• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
49619147 bab-iii-metodologi-penelitian
 

49619147 bab-iii-metodologi-penelitian

on

  • 3,078 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,078
Views on SlideShare
3,078
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
30
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    49619147 bab-iii-metodologi-penelitian 49619147 bab-iii-metodologi-penelitian Document Transcript

    • BAB III METODOLOGI PENELITIAN Disusun oleh : Darius Marpow 525080014 Harto Darmono 525080016 Sunardi 525080018 Tugas ini dibuat untuk memenuhi sebagian persyaratan dalam mengikuti mata kuliah Metodologi Penelitian JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA 2011
    • BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1. Pengertian Referensi 1 Penelitian adalah proses mencari sesuatu secara sistematis dalam waktu yang relative lama dengan menggunakan metode ilmiah dengan prosedur ataupun aturan yang berlaku. Metodologi adalah suatu penerapan dalam suatu penelitian dimana dalam melakukan penelitian tersebut terdapat langkah-langkah dan juga hasil penelitian. Metodologi penelitian adalah langkah-langkah atau tahapan perencanaan dengan bantuan beberapa metode, teknik, alat (tools), dan dokumentasi dengan tujuan untuk membantu peneliti dalam meminimalkan resiko kegagalan dan menekankan pada proses/sasaran penelitian di bidang teknologi. Referensi 2 Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban (http://id.wikipedia.org/wiki/Metodologi_penelitian) Metodologi adalah analisis teoritis mengenai suatu cara atau metode. Metodologi penelitian adalah cara atau metode dalam melakukan penyelidikan secara sistematis dalam meningkatkan pengetahuan serta menemukan jawaban dari suatu permasalahan. Referensi 3 Penelitian adalah proses dalam mencari dan mengembangkan sesuatu yang telah ada agar lebih berdaya guna. Metodologi adalah teknik atau tata cara dalam melakukan suatu hal
    • Metodologi penelitian adalah teknik untuk mencari sesuatu yang belum ada maupun yang telah ada untuk dikembangkan agar memiliki suatu nilai guna. Dari pengertian-pengertian tersebut dapat ditarik kesamaan yang pokok yakni : Penelitian adalah studi, investigasi dan proses Penelitian harus diawali dengan adanya masalah dan fakta Penelitian bertujuan untuk menghubungkan phenomena ( fakta, variabel ) , menemukan fakta baru yang merupakan penyelesaian masalah Penelitian dilakukan dengan sistematik, terkontrol, teliti dan menyeluruh. 2. Susunan Suatu Laporan Sampul Luar ( terdiri dari sampul depan dan belakang ) Lembaran Judul Lembaran Pengesahan Prakata Abstrak Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel Daftar Lampiran Bab I Pendahuluan Bab II Kajian Pustaka Bab III Metodologi Penelitian Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bab V Kesimpulan Daftar Pustaka Lampiran
    • 3. Prinsip Penelitian Membicarakan masalah ilmu pengetahuan diawali dengan menyebutkan akal sehat (common sense) yang pada umumnya dimiliki oleh semua orang. Menjelaskan kaidah-kaidah pokok tentang metode yang akan dipergunakan dalam aktivitas ilmiah maupun penelitian. Ada 4 (empat) langkah atau aturan yang dapat mendukung metode yang dimaksud yaitu:  Jangan pernah menerima baik apa saja sebagai yang benar, jika anda tidak mempunyai pengetahuan yang jelas mengenai kebenarannya. Artinya, dengan cermat hindari kesimpulan- kesimpulan dan pra konsepsi yang terburu-buru dan jangan memasukkan apapun ke dalam pertimbangan anda lebih dari pada yang terpapar dengan begitu jelas sehingga tidak perlu diragukan lagi,  Pecahkanlah setiap kesulitan anda menjadi sebanyak mungkin bagian dan sebanyak yang dapat dilakukan untuk mempermudah penyelesaiannya secara lebih baik.  Arahkan pemikiran anda secara jernih dan tertib, mulai dari objek yang paling sederhana dan paling mudah diketahui, lalu meningkat sedikit demi sedikit, setahap demi setahap ke pengetahuan yang paling kompleks, dan dengan mengandaikan sesuatu urutan bahkan diantara objek yang sebelum itu tidak mempunyai ketertiban baru.  Buatlah penomoran untuk seluruh permasalahan selengkap mungkin, dan adakan tinjauan ulang secara menyeluruh sehingga anda dapat merasa pasti tidak suatu pun yang ketinggalan. Menyebutkan beberapa kaidah moral yang menjadi landasan bagi penerapan metode sebagai berikut :  Mematuhi undang-undang dan adat istiadat negeri, sambil berpegang pada agama yang diajarkan sejak masa kanak-kanak.
    •  Bertindak tegas dan mantap, baik pada pendapat yang paling meyakinkan maupun yang paling meragukan.  Berusaha lebih mengubah diri sendiri dari pada merombak tatanan dunia Menegaskan pengabdian pada kebenaran yang acap kali terkecoh oleh indera. Kita memang dapat membayangkan diri kita tidak berubah namun kita tidak dapat membayangkan diri kita tidak bereksistensi, karena terbukti kita dapat menyangsikan kebenaran pendapat lain. Oleh karena itu, kita dapat saja meragukan segala sesuatu, namun kita tidak mungkin meragukan kita sendiri yang sedang dalam keadaan ragu-ragu. Menegaskan perihal dualisme dalam diri manusia yang terdiri atas dua substansi yaitu RESCOGITANS (jiwa bernalar) dan RES-EXTENSA (jasmani yang meluas). Tubuh (Res-Extensa) diibaratkan dengan mesin yang tentunya karena ciptaan Tuhan, maka tertata lebih baik. Atas ketergantungan antara dua kodrat ialah jiwa bernalar dan kodrat jasmani. Jiwa secara kodrat tidak mungkin mati bersama dengan tubuh. Jiwa manusia itu abadi. 4. Metodologi Penelitian A. Metode dan Alasan Menggunakan Metode Tersebut Pada subbab ini peneliti menjelaskan metode yang digunakan dalam proses penelitian dan alasan memilih metode tersebut. Pada umumnya ada dua jenis metode yang digunakan yakni : - Metode Kualitatif Metode kualitatif menganalisis suatu aspek dengan observasi/investigasi/explorasi yang sifatnya deskriptif. Penelitian kualitatif cenderung menggunakan data teks yang bersifat subyektif. Realitas yang dipelajari dikonstruksikan sesuai dengan nilai sosial partisipan (subyek penelitian), oleh karenanya pemaknaan realitas sesuai dengan pemahaman partisipan.
    • Penelitian kualitatif memiliki jalinan variabel yang kompleks dan sulit untuk diukur. Penelitian kualitatif bertujuan untuk menjelaskan realitas secara kontekstual, interpretasi terhadap fenomena yang menjadi perhatian peneliti. - Metode Kuantitatif Metode kuantitatif menganalisis permasalahan dengan menggunakan parameter-parameter yang dapat dihitung/diukur/dikuantifikasikan, biasanya dengan aplikasi metode statistik. Penelitian kuantitatif memiliki ciri khas berhubungan dengan data numerik dan bersifat obyektif. Fakta atau fenomena yang diamati memiliki realitas obyektif yang bisa diukur. Variabel-variabel penelitian dapat diidentifikasi dan interkorelasi variabel dapat diukur. Peneliti kuantitatif menggunakan sisi pandangannya untuk mempelajari subyek yang ia teliti. Penelitian kuantitatif memiliki tujuan men-generalisasi temuan penelitian sehingga dapat digunakan untuk memprediksi situasi yang sama pada populasi lain. Penelitian kuantitatif juga digunakan untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antar variabel yang diteliti. Metode penelitian dalam bagian ini lebih rinci dibandingkan dengan pembahasan pada bagian pendahuluan. Dengan demikian, peneliti merinci langkah-langkah apa yang akan dilakukan dengan metode dan teknik dalam penjaringan, pengolahan, sampai pada penafsiran data yang diperoleh dari lapangan. Dengan kata lain, semu prosedur, proses, dan hasil penelitian dari langkah persiapan sampai akhir penelitian dibahas secara mendetail di bagian ini. Sebagai bahan perbandingan dalam menuangkan metode dan teknik penelitian dari judul laporan penelitian di atas adalah sebagai contoh berikut ini : Metode kuantitatif dengan demikian, kelompok eksperimen akan mengalami perubahan akibat variabel eksperimen bila
    • dibandingkan keadaan sebelum dan sesudahnya. Berbeda halnya dengan kelompok kontrol, karena tidak diberi perlakuan maka tidak mengalami perbahan. Dengan demikian, akan diperoleh gambaran efektif tidaknya pendekatan keterampilan proses dalam pembelajaran membaca intensif. Sebagai mana dijelaskan pada bab sebelumnya, teknik yang dipilih dan digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan teknik observasi. Penggunaan teknik tes bertujuan untuk mengetahui efektif tidaknya penerapan pendekatan keterampilan proses dalam pembelajaran membaca intensif. Untuk mengetahui tujuan tersebut, peneliti membandingkan hasil tes yang diperoleh sebelum penerapan pendekatan keterampilan proses dengan hasil tes yang diperoleh setelah penerapan pendekatan. Dengan demikian, prosedur tes yang diberikan adalah pretes dan postes. Penggunaan teknik observasi sebagai teknik penunjang. B. Tempat Penelitian Menjelaskan tentang waktu dan lokasi atau tempat dimana peneliti melakukan penelitiannya serta menjelaskan alasan logis dan sistematis memilih tempat tersebut. Akan lebih meyakinkan pembaca, peneliti dapat mengaitkan dengan rumusan masalah, latar belakang penelitian, tujuan penelitian, atau dengan cara menganalisis data yang dibahas sebelumnya C. Instrumen Penelitian Bagian ini menjelaskan mengenai alasan dan jenis instrumen yang digunakan dalam melakukan penelitian. tingkat kemampuan instrumen penelitian untuk mengumpulkan data secara tetap dari sekelompok sampel disebut dengan reliabilitas. Instrumen yang memiliki tingkat reliabilitas tinggi cenderung menghasilkan data yang
    • sama tentang suatu variabel atau unsur-unsurnya, jika diulangi pada waktu yang berbeda pada kelompok sampel yang sama Bagian ini memaparkan pemilihan dan penggunaan istrumen dalam pelaksanaan penelitian disertai dengan alasan dan prosedur penggunannya. Untuk memperjelas pengembangan penulisan bagian ini, coba perhatikan contoh di bawah ini : Dalam penelitian ini sebagai alat penjaring data, penulis menggunakan instrumen berupa lembar tes dan lembar observasi. Lembar tes digunakan untuk mengetahui seberapa jauh kompetensi membaca intensif dapat diimplemantsikan oleh siswa melalui pendekatan keterampilan proses. Lembar observasi digunakan untuk mengatahu aktivitas siswa dalam mengikuti pelaksanaan pengajaran memba intensif dengan pendekatan keterampilan proses. Berikut ini pokok-pokok materi soal yang diajukan kepada siswa. D. Sampel Sumber Data Memamparkan tentang jumlah dan jenis obyek yang diteliti dan alassan pemilihan obyek tersebut. Bagian ini menjelaskan di mana dan berapa banyak objek yang diteliti yang dilengkapi dengan kriteria pengambilan sampel secara representatif. E. Teknik Pengumpulan Data Menjelaskan tentang teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian, pada umumnya ada dua jenis teknik pengumpulan data yakni : - data primer, diperoleh dengan melakukan penelitian secara langsung dari lapangan atau laboratorium. - data sekunder, diperoleh dari berbagai sumber atau berdasarkan dokumen-dokumen yang telah ada tanpa melakukan penelitian lagi.
    • Bagian ini, peneliti mengurutkan jadwal penelitian dan cara-cara mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari lapangan. Data dan hasil penelitian pada umumnya perlu dikomunikasikan dengan jelas, singkat, mudah dipahami dan lengkap. Salah satu cara untuk mengkomunikasikan dan menyajikan data dan hasil penelitian itu yaitu dengan menggunakan tabel dan bagan. Tabel atau daftar adalah suatu cara penyajian data sedemikian rupa, supaya pembaca data itu dapat memahaminya dengan jelas dan tepat. Oleh karena itu, daftar atau tabel harus disusun sedemikian rupa, sehingga jelas dan mudah dibaca F. Teknik Analisis Data Banyak sekali metode yang digunakan, berdasar pengalaman sering digunakan metode analitis statistika, yang merupakan perhitungan-perhitungan matematis untuk melihat kecenderungan suatu obyek penelitian. Peneliti mengurutkan langkah-langkah menganalisis data, baik data kualitatif (hasil observasi) maupun data kuantitatif Rencana
    • G. Kerangka Teori Contoh kerangka teori : Daftar Referensi 1. Barata, Samadi Surya. Metodologi Penelitian. Jakarta. Raja Grafindo Persada. 1998. 2. Effendi , Sofian. Metode Peneltian Survai. Jakarta. LP3ES. 2006 3. A. Hasibuan, Zainal. Metodologi Penelitian Pada Bidang Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. 2007.