• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
6. estimasi
 

6. estimasi

on

  • 1,371 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,371
Views on SlideShare
1,363
Embed Views
8

Actions

Likes
0
Downloads
52
Comments
0

1 Embed 8

http://warungedukasi.moodlehub.com 8

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    6. estimasi 6. estimasi Document Transcript

    • MATERI KULIAH IIMetode Estimasi Biaya“Mengenal Metode Estimasi Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan yangSesuai dengan Konsep Manajemen Konstruksi “Oleh: Dewi Sulistyaningsih, ST., MT.1 Perkiraan Biaya ProyekPerkiraan biaya adalah seni memperkirakan (the art of approximating)kemungkinan jumlah biaya yang diperlukan untuk suatu kegiatan yangdidasarkan atas informasi yang tersedia pada waktu itu. Estimasi Biayamemiliki sifat yang sangat luas tergantung sudut pandang yang digunakan.Secara harafiah estimasi biaya terdiri dari kata:- Estimasi: Perkiraan- Biaya: Pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang,yang terjadi atau kemungkinan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.Dalam industri kostruksi esbi adalah istilah yang sering digunakan untukmenggambarkan perkiraan biaya yang akan digunakan untuk merealisasikansuatu proyek konstruksi.Menurut Perifoy, Estimasi biaya sangat penting mengingat:- Estimasi Biaya sangat fundamental dalam industri konstruksi- Estimasi adalah pendekatan atau perkiraan biaya yang diharapkan terjadidari suatu pelaksanaan proyek konstruksi- Estimasi menjadi alat untuk membantu pengambilan keputusanBanyak ragam estimasi biaya. Semua dibuat tergantung dengan apakebutuhan kita dalam melakukan estimasi. Setiap tahap konstruksi memilikikebutuhan yang berbeda. Akurasi biaya konstruksi sangat tergantung padawaktu yang tersedia, data serta informasi yang ada saat itu. Sehingga dalamEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 1
    • melakukan estimasi, sangat penting memikirkan tujuan kita dan kondisiketiga aspek tersebut.2 Kategori Estimasi BiayaTerdapat bebrapa kategori estimasi Biaya, antara lain:- Estimasi Order of magnitude. Digunakan untuk studi kelayakan,memilih antar alternatif dan menentukan ekonomi dari suatu proyek padatahap awal (Konseptual)- Estimasi Anggaran. Digunakan untuk penganggaran dan persetujuanpendanaan, serta sebagai dasar pengendalian biaya dasar- Estimasi Definitif. Estimasi detail di mana informasi yang digunakanmelingkupi gambar, spesifikasi, dan harga usulan dari sub-kontraktordan supplierTingkat akurasi biaya dapat dilihat pada gambar 1.Gambar 1. Grafik Tingkat akurasi BiayaDapat dilihat dalam grafik tersebut bahwa ada beberapa tingkat yang bisadibedakan yaitu pada masa order magnitude, saat perkiraan budget danperkiraan definitive. Tingkat akurasi bisa kurang atau lebih dari apa yangEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 2
    • tertera dalam bagan tersebut. Tergantung informasi yang didapatkan.Informasi yang diperlukan dalam estimasi biaya antara lain:- Gambar- Spesifikasi- Basis data produktivitas- Basis data harga- Basis data proyek yang telah dilaksanakan- Harga dari suppliers dan subkontraktor- Kebijakan dan strategi perusahaan- Kondisi pasar dan pesaing3. Keperluan Total Biaya ProyekPerkiraan biaya mengandung peranan penting dalam penyelenggraraanproyek. Keperluan biaya total dikelompokkan menjadi modal tetap danmodal kerja. Pengertian modal tetap adalah bagian dari biaya proyek yangdipakai untuk membangun instalasi atau menghasilkan produk proyek yangdiinginkan. Sementara modal kerja adalah biaya yang digunakan untukmenutupi kebutuhan pada tahap awal operasi proyek. Adapun pembagiandari total biaya tersebut dapat dengan mudah dilihat pada gambar 2 berikutini.Gambar 2. Pembagian ModalDari pembagian modal tersebut, dapat kita telaah lebih lanjut masing-masingnya yaitu:a. Fixed CapitalEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 3
    • Modal Tetap adalah bagian dari biaya proyek yang dipakai untukmembangun instalasi atau menghasilkan produk proyek yang diinginkan.Mulai dari pengeluaran studi kelayakan, desain engineering, pengadaan,pabrikasi, konstruksi sampai dengan instalasi atau produk tersebutberfungsi penuh. Modal tetap terdiri atas biaya langsung dan biaya tidaklangsung. Sementara Komponen antara masing-masing biaya tersebutdapat dilihat pada tabel 1.Tabel 1. Komponen Biaya Langsung dan Tidak LangsungBiaya langsung adalah biaya untuk segala sesuatu yang akan menjadikomponen permanen hasil akhir proyek. Biaya tidak langsung / IndirectCost adalah pengeluaran untuk manajemen, supervise, pembayaranmaterial serta jasa pengadaan bagian proyek yang bukan produkpermanen.b. Working CapitalModal kerja biasanya digunakan saat tahap awal operasi yang salahsatunya adalah biaya inventory, upah tenaga kerja, pembelian sukucadang dan lain-lain.Estimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 4
    • Perbandingan antara jumlah modal kerja terhadap total investasibiasanya antara 5-10 %.4. Unsur-Unsur Biaya & Kualitas Perkiraan Biaya Dalam ProyekUnsur-Unsur Perkiraan Biaya:- Biaya Pembelian Material dan Peralatan- Biaya Penyewaan dan Pembelian Peralatan konstruksi- Upah tenaga kerja- Biaya subkontrak- Biaya transportasi- Overhead dan administrasi- Fee/laba/kontigensiKualitas Perkiraan Biaya:- Tersedia data & informasi- Teknik atau metode yang dilakukan- Kecakapan dan pengalaman estimator- Tujuan pemakaian perkiraan biaya-5. Metode Perkiraan BiayaAda beberapa metode yang dapat digunakan sebagai cara melakukanperhitungan perkiraan biaya. Antara lain:a. Metode ParametrikEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 5
    • Pendekatan yang dilakukan dalam metode ini adalah dengan mencobamengkaitkan biaya atau jam orang dengan karakteristik fisik tertentudari objek (volume, luas, berat, tenaga/watt, panjang dan lain-lain).Contoh rumus matematik yang bisa digunakan antara lain:Y= biayaX=variableA= parameter yang menerangkan hubungan x dan yY= biayaq= komponen tetapp= komponen variabel tetap/ parameterx= variabelY1 = biaya pembangunan instansi AY2 = biaya pembangunan instansi BX1= kapasitas instansi AX2= kapasitas instansi Bn = indeks harga yang lazimnya=0.6b. Memakai Indeks Harga, catalog dan Informasi Proyek TerdahuluEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 6
    • Indeks harga adalah angka perbandingan antara harga pada suatuwaktu (tahun tertentu) terhadap harga pada waktu (tahun) yangdigunakan sebagai dasar. Katalog dan informasi proyek dapat didapatdari hand book, catalog dan penerbitan berkala. Dalam menggunakanindeks harga perlu memperhatikan:- Perhitungan kenaikan harga- Kecenderungan pasar lokal dan internasional- Perbedaan teknisc. Menganalisa Unsur-UnsurLingkup proyek diuraikan menjadi unsure-unsur menurut fungsinya.Agarperkiraan biaya efektif, maka pemilihan fungsi hendaknyadidasarkan atas:- Jelasnya hubungan relasi- Komponen biaya sejenis- Perbandingan rasio terhadap standard. Metode FaktorMetode ini menggunakan perkiraan biaya proyek dengan caramemakai asumsi bahwa terdapat angka kolerasi diantara hargaperalatan utama dengan komponen-komponen yang terkait. Salah satuyang dapat digunakan dalam metode ini adalah dengan menggunakanRumus Lang, Faktor tenaga kerja dan Rumus Hirrch dan Glazier.e. Quantity Take off dan harga SatuanEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 7
    • Biasa digunakan untuk menghitung pekerjaan civil dan volumepekerjaan belum pasti biaya per unit sudah ada dan dapat diperkirakan.Prosedur yang ditempuh antara lain:- Klasifikasi komponen pekerjaan- Butir-butir pekerjaan- Memberi beban jam-orang- Memberi beban biayaSementara perkiraan harga satuan dilakukan bilamana angka yangmenunjukan volume total pekerjaan belum dapat ditentukan denganpasti per unitnya.f. Memakai Data dan Informasi Proyek Yang BersangkutanDalam menggunakan metode ini, informasi yang dibutuhkan adalahdata dan informasi yang benar-benar dimiliki oleh proyek itu sendiri.Makin banyak data dan informasi yang ada, akan semakin akuratestimasi yang bisa dilakukan.Seluruh metode ini dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kondisiyang ada yang paling sesuai dengan dengan apa yang ada saat itu dankemampuan dalam melakukan estimasi. Selain dari jenis estimasi yang adadan diterangkan diatas, ada beberapa metode konseptual yang dapatdipelajari pada modul berikutnya. Metode konseptual tersebut antara lain:- Cost Indices- Cost Capacity Factor- Location FactorEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 8
    • - Equipment Factored- Parameter (Elemental)Seluruh metode dapat digunakan sesuai dengan fase daur hidup konstruksi yangberbeda-beda. Dengan bervariasinya metode-metode tersebut, maka banyak pilihan.Masing-masing kontraktor atau pihak yang melakukan estimasi. Masing-masingmetode memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus dipelajari sehingga dapatmenggunakan dengan tepat.6. LiteraturPustaka Utama:Robert L. Peurifoy, Garold D. Oberlender, “Estimating ConstructionCost”, Mc Graw Hill, 2002.Hira A Huja, S.P. Dozzi, S.M. Abourizk, Project Management,Techniques in Planning & Controlling Construction Project, John Wiley&SonsInc, 1994.Imam Soeharto, “Manajemen Proyek dari Konseptual sampaiOperational”, Erlanga, 1997.Pustaka Pendukung (Harus Dipelajai oleh Mahasiswa sebagai bahanBacaan):Muhamad Abduh, Budi Kurniawan, "Pengembangan Indeks Lokasiuntuk Estimasi Biaya Konseptual Konstruksi Bangunan Gedun," SeminarNasional Peran Teknologi Teknik Sipil dalam Pembangunan Nasional 9Desember 2006, Universitas Muhammadiyah Malang.Ima Fatima, Muhamad Abduh, Rochhardjanto, “Sistem EstimasiBiaya Konseptual on-line untuk Konstruksi Bangunan Gedung, “ProsidingICIC 1st, 1st Indonesian Construction Industry Conference, Hotel Sultan,Jakarta, 8 – 9 November 2006.Ayar Fa’ati Amelia, Muhamad Abduh, "Model Faktor KapasitasBiaya untuk Estimasi Biaya Konseptual Konstruksi Bangunan Gedung,"International Civil Engineering Conference "Towards Sustainable CivilEngineering Practice" Universitas Kristen Petra, Surabaya, August 25-26,2006.Donny Riswan, Muhamad Abduh, "Pengembangan Model EstimasiBiaya Parameter Pada Proyek Pembangunan Gedung Negara," InternationalEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 9
    • Civil Engineering Conference "Towards Sustainable Civil EngineeringPractice" Universitas Kristen Petra, Surabaya, August 25-26, 2006.Dwiretno Wijiastuti, Muhamad Abduh, “Development of IndonesianBuilding Cost Index,” Prosiding the 10th East-Asia Pacific Conference onStructural Engineering and Construction, Bangkok, Thailand, Agustus 2006.Ima Fatima, Muhamad Abduh, Rochhardjanto, Budi Primantoro,Donny Riswan, Ayar Fa’ati Amelia, Dwiretno Wijiastuti, “ PengembanganModel Estimasi Biaya Konseptual (EBK) Konstruksi Bangunan Gedung”,Prosiding seminar Peringatan 25 Tahun Pendidikan MRK di Indonesia, 18-19Agustus 2005, Aula Barat ITBEstimasi Biaya ProyekDewi Sulistyaningsih, ST. MT.Pusat Pengembangan Bahan AjarUniversitas Mercu Buana‘11 10