Tugas Power Point Linda
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Tugas Power Point Linda

on

  • 3,098 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,098
Views on SlideShare
3,086
Embed Views
12

Actions

Likes
1
Downloads
16
Comments
0

1 Embed 12

http://www.slideshare.net 12

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Tugas Power Point Linda Tugas Power Point Linda Presentation Transcript

  • RESENSI BUKU Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Kurikulum dan Pembelajaran
    • “ Kurikulum dan Bahan Belajar TK”
    • Pengarang : Ali Nugraha, dkk
    • Penerbit : Universitas Terbuka
    • Thn. Terbit : 2007
    • Jumlah BAB : 12
    • Jml. Halaman : 12. 25
    • Disusun Oleh:
    • MULYA PARLINDA
    • (2008021109)
    • PEND. EKONOMI
    • FKIP
    • UNIVERSITAS KUNINGAN
    • 2010
  • BAB I HAKIKAT KURIKULUM Kurikulum berasal dari bahasa yunani yaitu “curir” yang berarti pelari, dan “curere” yang artinya tempat berpacu. Dalam arti sempit kurikulum dapat diartikan sebagai “Sejumlah Mata Pelajaran yang harus dilali untuk memperoleh ijazah, sementara itu dalam arti yang lebih luas kurikulum dapat diartikan sebagai semua pengalaman belajar yang dilakukan pihak sekolah untuk mempengaruhi perkembangan pribadi siswa ke arah yang lebih positif sesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan. Di sisi lain, kurikulum juga dapat diartkan sebagi program pendidikan yang mengatur dan mengelola segala hal yang berkaitan dengan kepentingan pendidikan. Dan dalam perspektif masa kini, dengan orientasi KBK, kurikulum diartikan sebagai seperangkat rencana dan pengaturan tentang kompetensi dan hasil belajar yang harus dicapai siswa, penilaian, kegiatan pembelajaran, serta pemberdayaan sumber daya pendidikan dalam pengembangan kurikulum sekolah.
    • Kurikulum memiliki empat komponen utama, yaitu:
    • Tujuan, yang terdiri dari tujuan Pendidikan Nasional, Tujuan Institusional, Tujuan Kurikuler, dan Tujuan Instruksional.
    • Isi / Materi yang berisi teori, konsep. Generalisasi, prinsip, fakta, istilah, contoh, definisi, preposisi dan lain sebagainya.
    • Kegiatan, yaitu aktivitas yang dilakukan untuk mencapai tujuan.
    • Evaluasi, yaitu instrumen untuk mengukur dan memberiikan penilaian terhadap proses dan hasil belajar.
    • Ke empat komponen tersebut memiliki keterikatan sehingga menjadi sebuah sistem yang saling mempengaruhi.
    View slide
  • BAB II PENGEMBANGAN KURIKULUM
    • Kurikulum adalah sesutau yang bersifat dinamis dan memerlukan sebuah proses pengembangan dari para pelaksana dan pengelola proses pendidikan, ada empat hal yang harus diperhatikan dalam proses pengembangan kurikulum tersebut, yaitu:
    • Landasan filosofis, yang berisi tentang kebenaran, pola berpikir yang mendalam, logis, sistematis dan komprehensif.
    • Landasan psikologis, yaitu yang berkenaan dengan tingkah laku manusia peserta didik, kegiatan belajar, pertumbuhan dan perkembangannya.
    • Landasan sosial budaya, berkenaan dengan kondisi masyarakat sekitar tempat pendidikan tersebut.
    • Landasan ilmu pengetahuan, berkenaan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, hal ini agar kurikulum yang ada tetap up to date.
    • Sedangkan tentang pelaksanaan pengembangan kurikulum tersebut terdapat dua jenis pendekatan, yaitu top down approach dan grass roots approach.
    View slide
    • Selain itu proses pengembangan kurikulum juga harus memperhatikan perinsip-perinsip berikut ini:
    • Relevansi, artinya pengembangan yang dilakukan harus sesuai dengan kondisi terkini.
    • Fleksibilitas, pengembangan yang dilakukan hendaknya tidak bersifat kaku dan tetap dapat mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi.
    • Kontinuitas, artinya pengembangan yang dilakukan hendaknya berkesinambungan.
    • Efisien dan efektif.
  • BAB III KURIKULUM TK DI INDONESIA
    • Kurilkulum TK di Indonesia telah mengalami banyak perubahan, dimulai dengan kurikulum TK tahun 1968, kurikulum 1976, kurikulum 1984 yang disebut juga dengan kurikulum 1976 yang disempurnakan dan kurikulum tahun 1994.
    • Sebelum tahun 1968, kurikulum TK sepenuhnya dipengaruhi kurikulum SD tahun 1964, kurikulum TK tahun 1968 dan tahun 1976 pada dasarnya tidak jauh berbeda. Keduanya menunjukan pengelompokan materi kedalam 8 bidang kegiatan, yaitu penerapan pancasila, bidang bermain/ kegiatan bebas, pendidikan bahasa, pengenalan lingkungan, pengembangan ungkapan kreatif, pengembangan jasmani, bidang sosial medis atau pendidikan dan pemeliharaan kesehatan, serta bidang pengembangan pendidikan skolastik.
    • Kurikulum TK Tahun 1984 yang juga disebut sebagai kurikulum tahun 76 yang disempurnakan berisi tentang Pendidikan Moral Pancasila, Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa, kemapuan berbahasa, perasaan, kemasyarakatan, dan kesadaran lingkungan, daya cipta, pengetahuan, jasmani dan rohani
    • Sementara itu kurikulum TK Tahun 1994 mencakup pembentukan perilaku melalui pembiasaan yang terwujud melalui kegiatan sehari-hari di sekolah, yang meliputi moral pancasila, agama, disiplin, perasaan atau emosi dan kemampuan bermasyarakat.
  • BAB IV KURIKULUM TK BERBASIS KOMPETENSI
    • Kurikulum TK Berbasis Kompetensi mengacu pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
    • Keimanan, nilai dan budi pekerti luhur.
    • Penguatan integritas nasional
    • Keseimbangan etika, logika dan estetika.
    • Kesamaan memperoleh kesamaan.
    • Abad pengetahuan dan teknologi informasi.
    • Pengembangan keterampilan hidup/ life skill
    • Belajar sepanjang hayat
    • Berpusat kepada anak, dengan penilaian berkelanjutan dan komprehensif.
    • Pilar pendidikan.
    • Pendekatan menyeluruh dan kemitraan.
    • Diversifikasi.
    • Kurikuum TK berbasis kompetensi memiliki empat komponen, yaitu: 1) Kurikulum dan hasil beajar. 2). Penilaian berbasis kelas. 3). Kegiatan belajar mengajar. 3). Pengelolaan kurikulum berbasis sekolah.
    • KBK yang dikembangkan di TK dilaksanakan untuk:
    • Mengenalkan peraturan dan menerapkan disiplin pada anak.
    • Mengenalkan anak dengan dunia sekitar.
    • Menumbuhkan sikap dan perilaku yang baik.
    • Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.
    • Mengembangkan kemampuan, keteranpilan dan kreativitas anak.
    • Menyiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar.
  • BAB V HAKIKAT KEGIATAN PENGEMBANGAN DI TK
    • Kegiatan pengembangan usia dini di TK ini dilaksanakan karena dua alasan yaitu, pertama, karena usia dini adalah fase fundamental bagi setiap individu, dan kedua, anak adalah praktisi dan investasi masa depan. Menurut kurikulum TK tahun 2004, yang menjadi sasaran pengembangan diri di TK adalah pengembangan moral dan nilai-nilai agama, pengembangan sosial, emosional dan kemandirian, pengembangan kemampuan berbahasa, pengembangan kognitif, pengembangan fisik / motorik, serta pengembangan seni.
    • Karakteristik perkembangan anak TK bersifat holistic artinya salaing berkaitan sehingga asfek pengembangan yang satu akan dipengaruhi dan mempengaruhi asfek pengembangan lainnya. Karena itu menurut Bredekamp (1997) sistem pembelajaran yang cocok untuk diterapkan adalah sistem pembelajaran terpadu dengan berbasis pada tema karena menurutnya, dengan menggunakan sistem ini hampir semua domain perkembangan pada anak dapat dikembangkan.
  • BAB VI PENGEMBANGAN KEGIATAN PENGEMBANGAN TK
    • Kegiatan pengembangan TK dapat dikembangkan menjadi berbagai model pengajaranan. Model pengajaran yang dapat dikembangkan oleh guru antara lain adalah model pendidikan TK atraktif, moel pengembangan kecakapan hidup dan model pembelajaran kooperatif.
    • Setiap proses pengembangan kegiatan pengembangan di TK harus memiliki prosedur yang jelas agar dapat mencapai tujuan pendidikan secara optimal.
  • BAB VII ANALISIS INSTRUKSIONAL
    • Tujuan istruksional merupakan tujuan terendah dalam hirarki tujuan pendidikan nasional. Tujaun ini merupakan rumusan kualifikasi atau kemampuan yang dimiliki anak setiap selesai mengikuti pelajaran.
    • Dalam perumusan tujuan instruksional ini diusahakan harus mencakup tiga domain yang dipersyaratkan yaitu, kognitif yang berkenaan dengan kemampuan intelektua. Afektif yang berkenaan dengan sikap dan keperibadian, dan motorik yang berkenaan dengan kemampuan keterampilan atau kecekatan.
    • Analisis instruksional pada dasarnya adalah sebuah upaya untuk mengelola dan mengembangkan seluruh asfek pembelajaran.
  • BAB VIII PENGEMBANGAN ALAT PENILAIAN PEMBELAJARAN
    • Penilaian pendidikan prasekolah dapat diartikan sebagai proses pengambilan keputusan tentang kedudukan program pendidikan prasekolah yang dilaksanakan. Dalam melakukan penilaian hendaknya diperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
    • Berorientasi pada perkembangan.
    • Besifat menyeluruh
    • Mendidik
    • Berkesinambungan
    • Obyektif
    • Alat dan caranya valid
    • Sesuai dengan program yang dilaksanakan
    • Hasilnya dimanfaatkan untuk kepentingan anak
    • Mengakui perbedaan individual siswa, baik kemampuan maupun tipe belajarnya.
    • Mencakup seluruh asfek perkembangan
    • Melibatkan obesrvasi yang teratur dan periodik dari anak
    • Berdasarkan pada prosedur yang menggambarkan kegiatan anak secara khusus.
    • Ada tiga langkah utama dalam proses penilaian yaitu:
    • Pengamatan
    • Pencatatan
    • Pelaporan
    • Adapun teknik penilaian yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
    • Observasi atau pengamatan.
    • Catatan Anekdot
    • Percakapan atau interview
    • Pemberian Tugas
    • Portofolio
  • BAB IX MATERI KEGIATAN PENGEMBANGAN
    • Ruang lingkup materi pengembangan TK meliputi asfek pengembangan dan nilai-nilai agama, sosial, emosional, dan kemandirian, kemampuan berbahasa, kognitif, fisik, motorik dan seni. Namun untuk mempermudah guru kegiatan tersbut digolongkan menjadi dua yaitu; 1). Materi pengembangan pembentukan perilaku melaui pembiasaan dan 2). Materi kegiatan pengembangan kemampuan dasar.
    • Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di TK harus sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam penerpan kegiatan pembelajaran yaitu; berorientasi pada prinsip-prinsip perkembangan anak, berorientasi pada kebutuhan anak, bermain sambil belajar, menggunakan pendekatan tematik, kreatif dan inovatif.
  • BAB X PERENCANAAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DI TK
    • PENGEMBANGAN SILABUS BERBASIS KOMPETENSI
    • Posedur pengembangan silabus meliputi perencanaan, pelaksanaan dan revisi. Dalam proses pengembangan silabus ada beberapa hal yang harus dikuasai yaitu sebagai berikut:
    • Kompetensi Dasar, yaitu kemampuan yang diharapkan dimiliki anak dari setiap mata pelajaran yang di ikuti.
    • Pengalaman belajar, yaitu materi pokok untuk mencapai suatu kompetensisebagai bagian dari struktur keilmuan atau suatu bahan kajian.
    • Hasil belajar dan indikator hasil belajar, merupakan penjabaran karakteristik suatu kompetensi yang secara spesifik dapat dijadikan ukuran untuk menentukan dan menilai ketercapaian hasil belajar.
    • PEMILIHAN DAN PENGGUANAAN METODE PEMBELAJARAN DI TK
    • Metode adalah cara yang fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan kegiatan. Dalam pemilihan metode belajar di TK, harus diperhatikan faktor-faktor dibawah ini:
    • Karakteristik tujuan kegiatan
    • Karakteristik siswa
    • PEMILIHAN ALAT PERMAIANAN SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN
    • Dalam memilih alat permainan yang akan digunakan sebagai metode pembelajaran di TK, hendaknya memperhatikan faktor-faktor berikut ini:
    • Perkembangan emosi dan sosial anak
    • Kemampuan motorik halus anak
    • Kemampuan motorik kasar anak
    • Perkembangan bahasa anak
    • Persepsi penglihatan anak
    • Persepsi pendengaran anak
    • Keterampilan berpikir anak
  • BAB XI PENGEMBANGAN RENCANA KEGIATAN PENGEMBANGAN
    • Sebelum melaksanakan pengembangan rencana kegiatan di TK, hendaknya anda melakukan pengembangan silabus trlebih dahulu, hal ini karena silabus dapat digunakan sebagai sumber pokok dalam pengembangan rencana kegiatan pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran, endekatan pembelajaran dan sistem penilaian. Untuk mengembangakan silabus anda harus memperhatikan prinsip-prinsip seperti ilmiah, sistematis, relevan dan konsisten.
  • BAB XII EVALUASI KURIKULUM DI TAMAN KANAK-KANAK
    • Evaluasi berarti memberikan nilai terhadap sesuatu. Cara kerja evaluasi adalah membandingkan dan mengambil keputusan terhadap sesuatu dengan penghargaan baik-buruk.
    • Untuk mengetahui kedua hal tyersebut dalam sebuah evaluasi kurikulum diantaranya adalah:
    • Keputusan tentang apa yang dievaluasi harus tepat.
    • Berhasil mendapatkan bantuan yang dapat diberikan sesuai kebutuhan anak
    • Berhasil menemukan asfek-asfek pembelajaran yang harus diperbaiki.
    • Berhasil mengungkap program yang perlu didukung atau dihilangkan
    • Alat yang digunakan reliable dan valid
    • Obyektif
    • Praktis
    • Evaluator kompeten