Powerpoint jagad raya
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Powerpoint jagad raya

on

  • 13,933 views

Jagad Raya

Jagad Raya

Statistics

Views

Total Views
13,933
Views on SlideShare
13,932
Embed Views
1

Actions

Likes
3
Downloads
520
Comments
6

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Powerpoint jagad raya Powerpoint jagad raya Presentation Transcript

  • PENGERTIAN JAGAD RAYA  Yang di sebut dengan jagad raya, alam semesta atau atariksa yaitu ruangan yang meluas ke segala arah, tidak terhingga, tetapi ada batas-batasnya yang belum dapat diketahui
  • TEORI TERBENTUKNYA JAGAD RAYA  Teori ledakan besar ( Big Bang ) Teori ini muncul pada tahun 1927 oleh George Lemaitre dan disempurnakan oleh Edwin hoile pada tahun 1929, mengemukakan bahwa berbagai galaksi yang telah diamatinya, sebenarnya menjauhi kita, dengan kecepatan sampai beberapa ribu kilo meter per detik. Alam semesta bermula dari satu ledakan besar sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu.dari ledakan yang maha dahsyat tersebut, semua materi yang ada di dalam angkasa berkembang tiada henti, ruang pemisah antar benda langit juga berkembang.
  • STRUKTUR JAGAD RAYA  1. Materi nampak, Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati. Struktur benda angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut : - matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll - Tata surya - Galaksi - Cluster galaksi  2. Materi gelap (dark mater) Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. Akibatnya materi itu tidak bisa dilihat keberadaanya, kecuali dari akibat gravitasinya. Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes)
  • MESKI TIDAK KELIHATAN JUSTRU MATERI GELAP MENGISI SEBAGIAN BESARJAGAD RAYA. MENURUT YANG SEKARANG BISA DIAMATI MELIPUTI 90 % DARIMATERI JAGAD RAYA BERISI MATERI GELAP. DI PUSAT GALAKSI BIMA SAKTIKITA TERDAPAT LUBANG HITAM YANG SANGAT BESAR.
  •  Teori Keadaan tetap(ILUSTRASI gambar teori keadaan tetap)Teori keadaan tetap menerangkan bahwa jagad raya tidak hanyasama dalam ruang angkasa tetapi takberubah dalam waktu yangsempurna. Teori keadaan tetap berlawanan sekali dengan teoriledakan besar . Dalam teori keadaan tetap harus diterima anggapanbahwa zat baru selalu diciptakan dalam ruang angkasa diantaraberbagai galaksi, sehingga galaksi baru akan terbentuk gunamenggantikan galaksi yang menjauh.
  • ANGGAPAN TETANG JAGAD RAYA Anggapan Antroposentris atau EgosentrisAnggapan ini dimulai pada tingkat awal manusiaatau pada masa manusia primitif yangmenganggap bahwa manusia sebagai pusat alamsemesta. Pada waktu menyadari ada Bumi danlangit, manusia menganggap matahari, bulan,bintang, dan Bumi serupa dengan hewan,tumbuhan, dan dengan dirinya sendiri.
  • • ANGGAPAN GEOSENTRIS ANGGAPAN INI MENEMPATKAN BUMI SEBAGAI PUSAT DARI ALAM SEMESTA. GEOSENTRIS (GEO = BUMI; CENTRUM = TITIK PUSAT). ANGGAPAN INI DIMULAI SEKITAR ABAD VI SEBELUM MASEHI (SM), SAAT PANDANGAN EGOSENTRIS MULAI DITINGGALKAN. SALAH SEORANG YANG MENGEMUKAKAN ANGGAPAN GEOSENTRIS ADALAH CLAUDIUS PTOLOMEUS. IA MELAKUKAN OBSERVASI DI ALEXANDRIA, KOTA PUSAT BUDAYA MESIR PADA MASA LALU. IA MENGANGGAP BAHWA PUSAT JAGAT RAYA ADALAH BUMI, SEHINGGA BUMI INI DIKELILINGI OLEH MATAHARI DAN BINTANG-BINTANG.
  •  Anggapan HeliosentrisPandangan heliosentris (helios = matahari) dianggapsebagai pandangan yang revolusioner yang menempatkanmatahari sebagai pusat alam semesta.Seorang mahasiswa kedokteran, ilmu pasti dan Astronomi,Nicholas Copernicus (1473–1543) pada tahun 1507menulis buku ”De Revolutionibus Orbium Caelestium”(tentang revolusi peredaran benda-benda langit).Ia mengemukakan bahwa matahari merupakan pusatjagat raya yang dikelilingi planet-planet, bahwa bulanmengelilingi Bumi dan bersama-sama mengitari matahari,dan bahwa Bumi berputar ke timur yang menyebabkansiang dan malam.
  • MATERI – MATERI YANG TERDAPATDALAM JAGAD RAYA  Galaksi
  •  Galaksi adalah gugusan dari miliaran bintang-bintang dan benda angkasa yang jumlahnya diperkirakan sekitar lebih dari 100 miliar bintang dan benda angkasa lain. Di jagad raya terdapat lebih dari 130 milliar galaksi. Ciri-ciri galaksi antara lain :1. Memiliki cahaya sendiri dan bukan cahaya pantulan2. Memiliki bentuk tertentu misalnya ellips, spiral, spiral berpalang atau tidak beraturan.3. Galaksi – galaksi lainnya dapat terlihat berada diluar Galaksi bimasakti. Dan jarak antar galaksi satu dengan yang lainnya jutaan tahun cahaya.
  • BENTUK – BENTUK GALAKSI Galaksi bentuk spiralGalaksi ini mempunyai roda-roda Catherina denganlengan-lengan berbentuk spiral keluar dari pusat yangterang ( jumlahnya kira-kira 60%).
  •  Galaksi berbentuk spiral berpalangLengan-lengan spiral galaksi ini keluar dari bagianujung suatu pusat kira-kira 18% dari jumlah galaksimerupakan spiral-spiral atau pun spiral-spiral yangterpotong.
  •  Galaksi berbentuk elipsGalaksi ini berbentuk elips, mulai dari bentuk hampirmenyerupai bola kaki, sampai pada bentuk yangsangat lonjong seperti bola rugby ( jumlahnya 18%)
  •  Galaksi berbentuk tak beraturanBentuk tak beraturan kira-kira 4% dari jumlah galaksiberbentuk tak beraturan atau tidak mempunyaibentuk tertentu.
  • BINTANGBintang adalah benda langit yang dapatmemancarkan cahaya sendiri. Bintang bewujudbola yang sangat besar dan panas. Salah satubintang yang terkenal adalah matahari.
  • GUGUS BINTANGGugus bintang merupakan susunan yang terdiridari ribuan bintang yang bergerombol, relatifberdekatan, dan saling beredar mengelilingi satudengan yang lainnya didalam ruang yang terbatas.
  • KELAS : X C