ilmu statistika

485 views
402 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
485
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

ilmu statistika

  1. 1. Nama : Miftakhul Jannah No. Absen : 22 XII. IPA. 3
  2. 2. Statistika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan fakta ,pengolahan serta penganalisaannya , penerikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan penganalisaan yang dilakukan.
  3. 3. Sejarah Statistika Istilah statistika berasal dari bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus"). Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan. Statistika mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
  4. 4. Pengelompokan Statistika • Statistika Deskriptif adalah statistika yang menggunakan data pada suatu kelompok untuk menjelaskan mengenai kelompok itu saja. Seperti , ukuran lokasi, ukuran veriabilitas dan ukuran bentuk. • Statistika Induktif/inferensi adalah statistika yang menggunakan data pada suatu sampel untuk menarik kesimpulan mengenai populasi dari mana sampel itu diambil.
  5. 5. • Statistika Parametrik adalah statistika yang menggunakan asumsi mengenai populasi dan membutuhkan pengukuran kuantitatif dengan level data atau rasio. • Statistika Non Parametrik adalah statistika yang menggunakan asumsi populasi yang lebih sedikit dan membutuhkan data serendahrendahnya ordinal.
  6. 6. Kegunaan statistika 1. Sebagai metode ilmiah dalam penelitian. 2. Sebagai dasar ilmiah untuk menganalisa terhadap suatu masalah secara kuantitatif. 3. Sebagai alat untuk menggambarkan suatu peristiwa secara kwantitatif. 4. Memberi masukan bagi disiplin ilmu lain untuk menciptakan teori-teori atau metodametoda baru yang bermanfaat.
  7. 7. Macam-macam Statistika: • Statistika deskriptif: berkenaan dengan bagaimana data dapat digambarkan dideskripsikan) atau disimpulkan, baik secara numerik (misalnya menghitung rata-rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik), untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut, sehingga lebih mudah dibaca dan bermakna.
  8. 8. • Statistika inferensial: berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan estimasi pengamatan masa mendatang, membuat permodelan hubungan, dan sebagainya.
  9. 9. Populasi dan Sampel Totalitas semua nilai yang mungkin, hasil menghitung ataupun pengukuran, kwantitatif maupun kwalitatif dari pada karakteristik tertentu mengenai sekumpulan objek yang lengkap dan jelas dinamakan Populasi. Adapun sebagian yang diambil dari populasi dinamakan sampel.
  10. 10. Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel, yakni sebagian kecil dari populasi yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.
  11. 11. Tipe skala pengukuran dalam Statistika • Skala nominal hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif atau kategoris, misalnya jenis kelamin, agama, dan warna kulit. • Skala ordinal selain membedakan sesuatu juga menunjukkan tingkatan, misalnya pendidikan dan tingkat kepuasan pengguna.
  12. 12. • Skala interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak sehingga titik nol dapat digeser sesuka orang yang mengukur, misalnya tahun dan suhu dalam Celcius. • Skala rasio berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak dan tidak dapat digeser sesukanya, misalnya adalah suhu dalam Kelvin, panjang, dan massa.
  13. 13. Metode Statistika Terdapat dua jenis utama penelitian: eksperimen dan survei. Keduanya sama-sama mendalami pengaruh perubahan pada peubah penjelas dan perilaku peubah respon akibat perubahan itu. Beda keduanya terletak pada bagaimana kajiannya dilakukan. Suatu eksperimen melibatkan pengukuran terhadap sistem yang dikaji, memberi perlakuan terhadap sistem, dan kemudian melakukan pengukuran dengan cara yang sama terhadap sistem yang telah diperlakukan untuk mengetahui apakah perlakuan mengubah nilai pengukuran.
  14. 14. • Dalam survei, di sisi lain tidak dilakukan manipulasi terhadap sistem yang dikaji. Data dikumpulkan dan hubungan (korelasi) antara berbagai peubah diselidiki untuk memberi gambaran terhadap objek penelitian. Teknik-teknik survai dipelajari dalam metode survei.
  15. 15. THANK YOU,,,

×