Kashf dalala t

1,374 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,374
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
1
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kashf dalala t

  1. 1. ‫ﻛﺸـﻒ ﺿـﻼﻻﺕ‬ ‫ﻧﺎﻇﻢ ﺍﻟﻘـﱪﺻﻲ‬MENGUNGKAP KESESATAN NADZIM AL QUBRUSHI Syaikh Samir al Qadli
  2. 2. PENGANTAR PENERBIT Segala puji bagi Allah, tuhan sekalian alam. Shalawat dan salam semoga tercurah atas baginda Nabi besar Muhammad, penghulu seluruh yang hidup dulu dan belakangan, keluarganya dan para sahabatnya yang baik dan suci, Amma Badu, Allah taala berfirman: ‫ﻑ‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ﻥﹶ ﺑﹺﺎﻟﹾﻤ‬‫ﻭ‬  ‫ﺄﹾ‬‫ﻳ‬‫ﺮﹺ ﻭ‬‫ﻴ‬‫ﻥﹶ ﺇﹺﻟﹶﻰ ﺍﻟﹾﺨ‬‫ﻮ‬ ‫ﺪ‬‫ ﹲ ﻳ‬ ‫ ﺃﹸ‬‫ ﹸﻢ‬‫ﻨ‬‫ ﻣ‬‫ ﹸﻦ‬‫ﻟﹾﺘ‬‫ ﻭ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﻣﺮ‬ ‫ﻜ ﻜ ﻣﺔ ﻋ‬ ‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﺁﻝ‬ ‫ﻥﹶ‬‫ﻮ‬ ‫ﻔﹾﻠ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬  ‫ﻚ‬‫ﻟﹶﺌ‬‫ﹸﻭ‬‫ﻜﹶﺮﹺ ﻭ‬‫ﻨ‬ ‫ﻦﹺ ﺍﻟﹾ‬‫ﻥﹶ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻬ‬‫ﻨ‬‫ﻳ‬‫ﻭ‬ ‫ ﻫﻢ ﻤ ﺤ‬ ‫ﺃ‬ ‫ﻤ‬ [104 :‫ﻋﻤﺮﺍﻥ‬Diterjemahkan dari Teks aslinya oleh Maknanya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolonganSyabab Ahlussunnah Wal Jamaah ummat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada al1427 H / 2006 R. ma’ruf (hal-hal yang diperintahkan Allah) dan mencegah dari alP.O. Box: 1168 Jkt. 13470 Klender Jakarta Timur munkar (hal-hal yang dilarang Allah); merekalah orang yang beruntung”. (Q.S. Ali Imran: 104)
  3. 3. Rasulullah shallallahu alayhi wasallam bersabda: Maknanya: "Akan muncul di akhir zaman orang-orang yang memburu dunia, mengelabui orang dengan gaya yang lemah‫ﻜﹶﺮﹺ ﺃﹶﻭ‬‫ﻨ‬ ‫ﻦﹺ ﺍﻟﹾ‬‫ﻥﱠ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻬ‬‫ﻨ‬‫ﻟﹶﺘ‬‫ ﻭ‬‫ﻑ‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ ﱠ ﹺﺑﺎﻟﹾﻤ‬  ‫ﺄﹾ‬‫ ﻟﹶﺘ‬‫ﻩ‬‫ﺪ‬‫ ﺑﹺﻴ‬‫ﻔﹾﺴِﻲ‬‫ ﻧ‬‫ﻱ‬‫ﺍﻟﱠﺬ‬‫"ﻭ‬ ‫ﻤ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﻣﺮﻥ‬ lembut, lidah mereka lebih manis dari gula, hati mereka hati ‫ﺎﺏ‬‫ﺠ‬‫ﺘ‬‫ﺴ‬‫ ﻓﹶﻼﹶ ﻳ‬‫ﻪ‬‫ﻧ‬‫ﻮ‬ ‫ﺗﺪ‬  ‫ ﹸ‬ ‫ﻨ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﻘﹶﺎﺑ‬‫ ﻋ‬‫ ﹸﻢ‬‫ﻠﹶﻴ‬‫ﺚﹶ ﻋ‬‫ﻌ‬‫ﺒ‬‫ ﺍﷲ ﺃﹶﻥﹾ ﻳ‬ ‫ﻜﹶ‬‫ﺷ‬‫ﻮ‬‫ﻟﹶﻴ‬ ‫ﻪ ﺛﻢ ﻋ‬ ‫ﻜ‬ ُ ‫ﻦ‬ srigala. Allah taala mengatakan (tentang mereka): apakah mereka tertipu atau terlalu berani terhadapku, Aku bersumpah (‫ ﻭﻗﺎﻝ ﺣﺪﻳﺚ ﺣﺴﻦ‬ ‫" )ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬ‬‫ﻟﹶﻜﹸﻢ‬ ‫ﻱ‬ demi Dzat-Ku akan Aku kirimkan kepada mereka fitnah yang akan menyebabkan orang yang pemaaf menjadi goyah" (H.R.Maknanya: "Demi Allah, kalian mesti menyuruh kepada al at-Turmudzi)ma’ruf (hal-hal yang diperintahkan Allah) dan mencegah dari al Ibnu Abi ad-Dun-ya meriwayatkan:munkar (hal-hal yang dilarang Allah) atau (jika tidak) Allahakan mengirimkan siksa kepada kalian, kemudian kalian ‫ﺍ‬‫ﻭ‬  ‫ﺄﹾ‬‫ ﺗ‬‫ ﺇﹺﺫﹶﺍ ﻟﹶﻢ‬‫ﻢ‬‫ ﺃﹶﻧ‬‫ﻒ‬‫ ﻗﹶﺎﻝﹶ: "ﻛﹶﻴ‬‫ﻠﱠﻢ‬‫ﺳ‬‫ ﻭ‬‫ﻪ‬‫ﻠﹶﻴ‬‫ﻠﱠﻰ ﺍﷲُ ﻋ‬‫ ﺻ‬ ‫ﺒﹺ‬‫ﺃﹶﻥﱠ ﺍﻟ‬ ‫ﻣﺮ‬ ‫ﺘ‬ ‫ﻨﻲ‬berdoa kepada-Nya lalu tidak dikabulkan doa kalian" (H.R.at-Turmudzi dan ia mengatakan: hadits ini hadits hasan) ‫ﺎ‬‫ ﻳ‬‫ﻚ‬‫ ﺫﹶﻟ‬ ‫ ﻛﹶﺎﺋ‬‫ﺍ: ﺃﹶﻭ‬‫ﻜﹶﺮﹺ ؟ ﻗﹶﺎﻟﹸﻮ‬‫ﻨ‬ ‫ﻦﹺ ﺍﻟﹾ‬‫ﺍ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻬ‬‫ﻨ‬‫ ﺗ‬‫ﻟﹶﻢ‬‫ ﻭ‬‫ﻑ‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ﺑﹺﺎﻟﹾﻤ‬ ‫ﻦ‬ ‫ﻤ‬ ‫ﺮ‬Dalam Sunan at-Tirmidzi, Rasulullah shallallahu alayhi ‫ﺪ ﻪ‬  ‫ﻨ‬‫ ﻣ‬ ‫ﺃﹶﺷ‬‫، ﻭ‬‫ﻩ‬‫ﺪ‬‫ ﺑﹺﻴ‬‫ﻔﹾﺴِﻲ‬‫ ﻧ‬‫ﻱ‬‫ﺍﻟﱠﺬ‬‫، ﻭ‬‫ﻢ‬‫ﻌ‬‫ﻝﹶ َﺍﷲِ ؟ ﻗﹶﺎﻝﹶ: "ﻧ‬‫ﻮ‬‫ﺳ‬‫ﺭ‬wasallam juga bersabda: ‫ﻢ‬‫ ﺃﹶﻧ‬‫ﻒ‬‫ﻝﹶ ﺍﷲِ ؟ ﻗﹶﺎﻝﹶ: "ﻛﹶﻴ‬‫ﻮ‬ ‫ﻳﺎ ﺭ‬  ‫ﻨ‬‫ ﻣ‬ ‫ﺎ ﺃﹶﺷ‬‫ﻣ‬‫ﺍ: ﻭ‬‫ ﹸ". ﻗﹶﺎﻟﹸﻮ‬‫ﻴ ﹸﻮ‬‫ﺳ‬ ‫ﺘ‬ ‫ﺳ‬ ‫ﺪ ﻪ‬ ‫ﻜ ﻥ‬‫ﺎﺱﹺ‬‫ﻠ‬‫ﻥﹶ ﻟ‬‫ﻮ‬‫ﺴ‬‫ﻠﹾﺒ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ﻴ‬‫ﻧ‬ ‫ﻥﹶ ﺍﻟ‬‫ﻠﹸﻮ‬‫ﺘ‬‫ﺨ‬‫ﺎ ﹲ ﻳ‬‫ ﺭﹺﺟ‬‫ﺎﻥ‬‫ﻣ‬ ‫ﺮﹺ ﺍﻟ‬‫ ﺀَﺍﺧ‬‫ ﻓﻲ‬  ‫ﺨ‬‫"ﻳ‬ ‫ﻨ‬ ‫ﺪ‬ ‫ﻝ‬ ‫ﺰ‬  ‫ﺮﺝ‬ ."‫ﻓﹰﺎ ؟‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ ﻣ‬‫ﻜﹶﺮ‬‫ﻨ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬‫ﻢ‬‫ﺃﹶﻳ‬‫ﺭ‬‫ﺍ ﻭ‬‫ﻜﹶﺮ‬‫ﻨ‬‫ ﻣ‬‫ﻑ‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﻢ‬‫ﺃﹶﻳ‬‫ﺇﹺﺫﹶﺍ ﺭ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﺘ ﻤ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﺘ‬ ‫ﻗﻠ ﺑﻬ ﻗﻠ ﺏ‬ ‫ﺴﻜ ﹺ‬  ‫ ﹸﹸﻮ‬‫ﻢ‬ ‫ ﱠﺮ ﻭﹸﹸﻮ‬ ‫ ﺍﻟ‬‫ﻦ‬‫ﻠﹶﻰ ﻣ‬‫ ﺃﹶﺣ‬‫ﻢ‬‫ﻬ‬‫ﺘ‬‫ﻦﹺ، ﺃﹶﻟﹾﺴِﻨ‬‫ ﺍﻟﱢﻴ‬‫ﻦ‬‫ ﻣ‬‫ﺄﹾﻥ‬ ‫ ﺍﻟ‬‫ﺩ‬‫ﹸﻮ‬ ‫ﻠ‬ ‫ﺟﻠ ﻀ‬ Maknanya: "Bagaimana kalian ketika tidak menyeru kepada ‫ﻥﹶ، ﻓﹶﺒﹺﻲ‬‫ﺮﹺﺀُﻭ‬‫ﺘ‬‫ﺠ‬‫ ﻳ‬ ‫ﻠﹶ‬‫ ﻋ‬‫ﻥﹶ ﺃﹶﻡ‬‫ﻭ‬ ‫ﺘ‬‫ﻐ‬‫ ﻳ‬‫ﻞﱠ ﺃﹶﺑﹺﻲ‬‫ﺟ‬‫ ﻭ‬ ‫ ﹸ ﺍ ُ ﻋ‬‫ﻘﹸﻮ‬‫ﺍﻟ ﱢﺋﹶﺎﺏﹺ، ﻳ‬ ‫ﻲ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﻝ ﷲ ﺰ‬ ‫ﺬ‬ al ma’ruf (hal-hal yang diperintahkan Allah) dan tidak mencegah dari al munkar (hal-hal yang dilarang Allah) ?, Para"‫ﺎ‬‫ﺍﻧ‬‫ﺮ‬‫ﻴ‬‫ ﺣ‬‫ﻢ‬ ‫ﻨ‬‫ ﻣ‬‫ﻢ‬‫ﻴ‬‫ﻠ‬‫ ﺍﻟﹾﺤ‬‫ﻉ‬‫ﺪ‬‫ﺔﹰ ﺗ‬‫ﻨ‬‫ﺘ‬‫ ﻓ‬‫ﻢ‬ ‫ﻨ‬‫ ﻣ‬‫ﻚ‬‫ﻟﹶﺌ‬‫ﻠﹶﻰ ﺃﹸﻭ‬‫ ﻋ‬ ‫ﺜﹶ‬‫ﻌ‬‫ ﹶﻟﺄﺑ‬ ‫ﻠﹶﻔﹾ‬‫ﺣ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﺖ ﹶ ﻦ‬ sahabat mengatakan: Apakah itu akan terjadi, Wahai (‫)ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ‬ Rasulullah ?. Rasulullah menjawab: "Iya, demi Allah, dan yang lebih parah dari itu (juga akan terjadi)". Mereka bertanya: Apa yang lebih parah itu, Wahai Rasulullah ?.
  4. 4. Rasulullah menjawab: "Bagaimana kalian, ketika mengklaim bahwa pada tahun 2000 akan tiba kiamat danmenganggap yang maruf sebagai mungkar dan melihat perkara ia perintahkan pengikut-pengikutnya untuk mengungsimungkar sebagai maruf ?". (H.R. Ibnu Abi ad-Dun-ya) ke daerah pegunungan sehingga oleh karena ramalan ini Karena mengamalkan ayat dan hadits-hadits ia dibantah oleh para ulama Lebanon.tersebut, kami terjemahkan kitab "Kasyf Dlalalat Nazhim Di situs internet "As-Sahah al Arabiyyah"al Qubrushshi" karya dosen Aqidah dan Fiqh Islam di disebutkan bahwa Hisyam Qabbani mempunyaiGlobal University, Lebanon; Syekh Samir al Qadli karena hubungan yang erat dengan negara-negara yangbegitu pentingnya kitab ini. Hal ini kami pandang memusuhi Islam. Qabbani juga mengatakan bahwapenting karena Nazhim al Qubrushshi dan muridnya; melawan Zionis adalah amal yang tidak sesuai denganHisyam Qabbani telah masuk ke Indonesia bermodalkan syariat.harta, untuk merubah akidah ummat Islam dengan Karena semua yang telah disebutkan, kamikedok sebagai sufi. Padahal sesungguhnya para sufi yang bermaksud menjelaskan hakekat Nazhim dan parahakiki terbebas dari mereka, dan pengakuan mereka pengikutnya kepada ummat Islam Indonesia untuksebagai pengikut tarekat Naqsyabandiyyah adalah dusta, membersihkan Islam secara umum dan para sufi secarakarena guru besar mereka Abdullah ad-Daghistani adalah khusus dari para pembohong tersebut. Karena paraseorang syiah yang bodoh, yang menisbatkan diri kepada ulama dan ormas-ormas Ahlussunnah telahtarekat Naqsyabandiyyah secara dusta dan sanadnya memperingatkan masyarakat akan kesesatan mereka ini,terputus (Maqthu) sebagaimana dijelaskan oleh Syekh di antaranya Darul Fatwa di Australia dan al JamiyyahMuhammad Zahid at-Turki –rahimahullah-, Mufti ash-Shufiyyah al Astraliyyah, Jamiyyah Masyayikh ash-Daghistan as-Sayyid Ahmad bin Sulaiman Darwisy Shufiyyah dan Jamiyyah al Asyraaf di Timur TengahHajiyu seperti akan dilampirkan di akhir buku ini. Mufti dan lainnya.Lebanon yang lalu juga telah memperingatkanmasyarakat akan kesesatannya karena beliau melihat Sebelum masuk ke terjemahan kitab "Kasyfpenyimpangan-penyimpangan dan khurafat yang Dlalalat Nazhim al Qubrushshi", akan kami cantumkanberkembang di kalangan mereka. Nazhim telah penjelasan singkat para ulama Indonesia yang berisi tahdzir tentang kelompok Nazhim ini, Wabillah at-Taufiq.
  5. 5. setelah sebelumnya ia menodai Thariqah NAZIM HAQQANI Naqsyabandiyyah yang dirintis oleh wali Allah maulana DAN HISHAM KABBANI Syekh Syah Bahauddin Naqsyaband dan ia (Abdullah ad- Daghestani) juga telah mewariskan kesesatan- kesesatannya kepada muridnya Nazim al Haqqani. Adalah Nazim, yang menyebut dirinya dengan "al Sekedar mengambil contoh, di antara kesesatan-Haqqani", seorang berkebangsaan Cyprus yang pernah kesesatan mereka adalah: Dalam kitab Washiyyahdideportasi dari Lebanon atas perintah Mufti Lebanon Mursyid az-Zaman Wa Ghauts al Anam, karanganpada waktu itu; Syekh Hasan Khalid, dan dikecam Abdullah ad-Daghestani dan telah diterjemahkan olehkarena kesesatannya oleh mufti Tripoli Lebanon; Thaha Nazim, pada hlm. 9, ia menyebutkan: "Seorang pengikutash-Shabunji sebagaimana dikutip oleh majalah Al Thariqah tidak boleh bertanya kepada syekhnya suatuAfkar, Beirut, edisi 898, November 1999. Ia juga telah pertanyaan apapun tentang segala perintah yang ia perintahkan.mengklaim dirinya sebagai mursyid ke-40 Thariqah Hal ini dikarenakan perintah seorang wali quthb merupakanNaqsyabandiyyah al Haqqaniyyah, dan Hisham Kabbani; perintah Allah dan kehendaknya sama dengan kehendakimigran Lebanon yang sekarang berdomisili di California, Allah", sebagaimana yang dikatakan oleh Nazim dalamAmerika dinobatkan sebagai Khalifah Naqsyabandi karyanya yang berjudul Mercy Oceans EndlessHaqqani untuk benua Amerika. Mata rantai Thariqah Horizon, hlm. 6.yang dibawa oleh keduanya berasal dari seseorang yangbernama Abdullah Faiz ad-Daghestani yang tinggal di Dalam kitab yang sama, hlm. 12, dia mengatakan:Damaskus, padahal mufti Negara Daghestan Sayyid "Seandainya seorang kafir membaca surat al Fatihah walaupunAhmad ibn Sulaiman Darwisy Hajiyu mengatakan dalam sekali seumur hidup, maka dia tidak akan keluar dari dunia inisurat yang diterbitkan oleh Al Idarah ad-Diniyyah Li kecuali memperoleh sebagian dari inayah (pertolongan) tersebut,Muslimi Daghestan bahwa mata rantai thariqah yang karena Allah tidak membedakan orang kafir, fasiq, mukmin,dibawa oleh Abdullah ad-Daghestani tidaklah ataupun muslim, semuanya sama". Perkataan yang serupabersambung alias maqthu dan Thariqah yang ia bawa juga dikatakan oleh Nazim dalam kitabnya di atas, hlm.adalah sesat. Ia meninggal dunia pada 3 september 1973, 15, bahwa semua agama sama; mengajak kepada penyembahan
  6. 6. kepada Allah, dan pada hlm. 58, ia mengatakan bahwa Dalam kaset berisi suaranya, Nazim mengatakan: "Ketikaorang kafir yang membaca surat al Fatihah meskipun hanya muncul al Mahdi maka warga Inggris akan mengikutinya".sekali dalam hidupnya pasti ia akan mati dalam keadaan Nazim yang mengklaim dirinya sebagai syekhmukmin. (Adakah Allah menerima ibadah orang kafir?!). thariqah menghalalkan seorang lelaki berjabat tangan denganPada hlm. 29 dalam kitab tersebut ia mengatakan bahwa perempuan yang bukan mahramnya, sebagaimana diungkapmakna Su al Khatimah bukan berarti seseorang akan celaka oleh majalah Manar al Huda, edisi 33, Juli 1995di akhirat, akan tetapi ia hanya akan di tempatkan di surga terbitan Jamiyyah al Masyari, Beirut. Kami juga pernahorang-orang awam. Tak kalah (sesatnya) dengan apa yang melihatnya berjabat tangan dengan perempuan bahkandikatakan gurunya; Nazim mengatakan dalam kitabnya ada yang mencium tangannya di masjid at-Taqwahlm. 78, bahwa Neraka Jahannam hanya merupakan tempat Kebayoran Baru, karena dia dan Hisham sering datangpenyucian (seperti halnya rumah sakit tempat penyembuhan) dan ke masjid tersebut. Bukankah Rasulullah pernahpada akhirnya orang-orang kafir akan keluar dari neraka. bersabda yang maknanya: "Saya tidak akan pernah berjabat(Bukankah orang-orang kafir tidak akan masuk surga dan tangan dengan perempuan ajnabiyyah (yang bukan mahrammereka kekal selamanya di neraka !!) atau istri)" (H.R. Ibn Hibban, lihat Fath al Bari, vol 8, Dalam bukunya yang dia namakan Muhithat ar- hlm. 636-637).Rahmah, Nazim mengingkari kewajiban shalat dan Adapun Hisham yang merupakan anak emasnyamengatakan: "Bagi para wanita pemula (yang baru mulai Nazim pernah mengatakan dalam sebuah ceramahnyamelakukan shalat) cukup melakukan sujud sekali saja, dan jika bahwa yang dimaksud ar-Rahman adalah Muhammad. Untuksudah agak lama dan ada kemajuan nanti minta izin dulu, hal ini lihat risalah ringkas yang berjudul The Unveilinginilah yang diperintahkan guruku". Untuk mengetahui of Nazim al Qubrusis Misguidance, karya Syekhhakekat Nazim Haqqani dan dari mana mereka Samir al Qadli, seorang dai yang peduli dengan aktivitasmengambil keyakinan-keyakinan mereka, silahkan dakwah di Amerika.membaca buku mereka "Muhithat ar-Rahmah", dihlm. 9, Nazim menyamakan Allah dengan Ratu Inggris. Perlu diketahui bahwa Nazim dan Hisham yang sekarang berdomisili di Amerika sering datang ke
  7. 7. Indonesia atas nama mursyid Thariqah Naqsyabandiyyah 3. K.H.A. Aziz Masyhuri (Ketua Pimpinan Pusathanya untuk mencari pengikut, bahkan mereka Rabithah Maahid Islamiyyah dan Pengasuh Pon.mendirikan Yayasan Haqqani Indonesia yang bermarkas Pes. Al Aziziyah Denanyar, Jombang, Jawa Timur).di Jakarta Pusat, yang merupakan wadah koordinasi dan 4. Habib Luthfi ibn Yahya (Pekalongan) Ketua MUIinformasi bagi pengikutnya. Dan ada juga beberapa Jawa Tengah dan Ketua Jamiyyah ath-Thariqah alorang Indonesia yang telah dibaiat sebagai wakil dari Mutabarah, Indonesia.Nazim. Besar kemungkinan mereka tidak mengetahui 5. Habib Syekh al Musawa (Penasehat P.P. az-Ziyadah,atau menyadari hakekat Nazim yang sebenarnya. Jakarta Timur). Hanya karena niat yang ikhlas karena Allah dan 6. K.H. Masyhuri Syahid, MA (Mantan Ketua Umumdidasari ghirah Islamiyah yang tinggi, kami menulis nasehat Jamiyyah ath-Thariqah al Mutabarah dan Ketuaini agar umat Islam tetap berpegang teguh pada ajaran MUI Propinsi DKI Jakarta).sufi sejati dan mewaspadai serta memberitahukan kepada 7. Habib Ali ibn Abdur Rahman as-Saqqaf (Pimpinanmasyarakat akan kesesatan-kesesatan Nazim al Haqqani Madrasah ats-Tsaqafah dan Majelis Talim al Afaf,dan Hisham Kabbani. Dan hanya kepada Allah kami Jakarta Selatan).berharap semoga Allah mempersatukan umat Islam 8. K.H. Mahfudz Asirun (Pengasuh P.P. al Itqon,dalam kebenaran, ajaran yang dibawa oleh Rasulullah Cengkareng, Jakarta Barat), Habib Hud al Attas,shalallahu alayhi wasallam, Amin. MA (Pimpinan Yayasan as-Salafi, Jakarta Timur). 9. K.H. Saifuddin Amsir (Dosen UIN SyarifNama-Nama Para Ulama Dan Habaib Yang Turut Hidayatullah, Jakarta).Merekomendasi Nasehat Ini: 10. K.H. Abdul Mujib Khudlari (Ketua Umum ISADA,1. K.H. Mundzir Tamam, M.A, (Mantan Anggota Jakarta). DPR/MPR RI). 11. Kh. Syauqi Madlawan (Mursyid Thariqah2. K.H. M. Syafii Hadzami (Mantan Ketua Umum Naqsyabandiyah Riau, Sumatera). MUI DKI Jakarta). 12. K.H. Ahmad Saidi (Pengasuh P.P. AT- TAUHIDIYYAH, Cikura-Bojong, Tegal, Jawa Tengah)
  8. 8. Dan secara substansial, seluruh ulama Ahlussunnahmengingkari kesesatan-kesesatan semacam ini. PENDAHULUAN Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Ia telah melindungi agama ini dengan para ulama amilin, para sufi shadiqin, para ahli zuhud arifin. Shalawat beserta salam semoga tercurah kepada sayyidina Muhammad, keluarga, para sahabatnya dan orang yang mengikuti perilakunya dengan baik. Allah taala berfirman: ‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﺀﺍﻝ‬ ُ ‫ ﺍ‬ ‫ ﹸ‬‫ﺒﹺﺒ‬‫ﺤ‬ ‫ﻧﹺﻲ‬‫ﻮ‬‫ﺒﹺﻌ‬‫ﻥﹶ ﺍﷲَ ﻓﹶﺎ‬‫ﻮ‬‫ﺤ‬ ‫ﻢ‬‫ ﹸﻞﹾ ﺇﹺﻥﹾ ﹸﻨ‬ ‫ﻳ ﻜﻢ ﷲ‬ ‫ﺗ‬ ‫ﺒ‬ ‫ﻛ ﺘ ﺗ‬ ‫ﻗ‬ [31 :‫ﻋﻤﺮﺍﻥ‬ Maknanya: " Katakanlah olehmu Muhammad jika kalian mencintai Allah maka ikutilah jalanku maka Allah akan mencintai kalian ". (Q.S. Ali Imran: 31) Berdasarkan ayat ini Imam al Junaid al Baghdadi –semoga Allah meridlainya- mengatakan:
  9. 9. ِ‫ﻝﹺ ﺍﷲ‬‫ﻮ‬‫ﺳ‬‫ ﺭ‬‫ ﺀَﺍﺛﹶﺎﺭ‬‫ﻦ‬‫ﻴ‬‫ﻔ‬‫ﻘﹾﺘ‬ ‫ﻠﹶﻰ ﺍﻟﹾ‬‫ﹲ ﺇﹺ ﱠ ﻋ‬‫ﺩ‬‫ﻭ‬ ‫ﺴ‬‫ ﺇﹺﻟﹶﻰ ﺍﷲِ ﻣ‬ ‫" ﺍﹶﻟ ﱠﺮﹺﻳ‬ ‫ﻤ‬ ‫ﺪ ﺓ ﻻ‬ ‫ﻄ ﻖ‬ engkau melihat hal itu pada mereka dan tidak menerima serta mengingkarinya, Penyeru ke pintu-pintu neraka, barang siapa ." ‫ﻠﱠﻢ‬‫ﺳ‬‫ ﻭ‬‫ﻪ‬‫ﻠﹶﻴ‬‫ﻠﱠﻰ ﺍﷲُ ﻋ‬‫ﺻ‬ yang mengikuti mereka akan mereka jerumuskan ke dalamnya" (H.R. al Bukhari dan Muslim)“Jalan menuju (ketakwaan dan ridla) Allah itu tertutup kecuali Termasuk kelompok yang menyempal danbagi orang-orang yang mengikuti jejak (jalan yang dirintis) oleh menyimpang tersebut adalah seorang yang tidak dikenalRasulullah”. (Diriwayatkan oleh Abu ‘Abdurrahman as- sebagai ulama atau ahli zuhud, hatinya terikat denganSulami ash-Shufi dan al Hafizh al Khathib al Baghdadi) London dan Paris, tidak meninggalkan London kecualiJadi ciri orang yang mencintai Allah adalah mengikuti untuk kembali tinggal di sana. Nama orang ini adalahajaran Rasulullah shallallahu alayhi wasallam, sedangkan Nazhim al Qubrushshi, jama’ahnya kadang menyebutnyaciri orang yang menyimpang adalah menyalahi ajaran dengan al Haqqani (nisbat kepada al haqq; kebenaran)1Rasulullah dalam aqidah dan amal perbuatan. sebagai tipuan dan kebohongan. Ia mewarisi kesesatan, Rasulullah telah memperingatkan kita dari kebohongan dan tipu muslihat gurunya yang dikenalgolongan yang menyempal (syadz) ini dengan sabdanya: dengan nama Abdullah al Fa-iz ad-Daghistani.، ‫ﺮ‬‫ﻜ‬‫ﻨ‬‫ﺗ‬‫ ﻭ‬‫ﻢ‬ ‫ﻨ‬‫ ﻣ‬‫ﺮﹺﻑ‬‫ﻌ‬‫ﺎ، ﺗ‬‫ﻨ‬‫ﺘ‬‫ﻥﹶ ﺑﹺﺄﹶﻟﹾﺴِﻨ‬‫ﻮ‬‫ﻜﹶﻠﱠﻤ‬‫ﺘ‬‫ﺎ ، ﻳ‬‫ﻨ‬‫ﺗ‬‫ ﺟﹺﻠﹾﺪ‬‫ﻦ‬‫ ﻣ‬ ‫ﻧﺎ‬‫" ﹸ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﺃﺱ‬ Kemudian ia menambah sendiri kesesatan-kesesatan itu sehingga ia benar-benar menjadi Imam (pemuka dan‫ﺎ " )ﺭﻭﺍﻩ‬‫ﻬ‬‫ ﻓﻴ‬ ‫ ﻗﹶﺬﹶﻓﹸﻮ‬‫ﻢ‬ ‫ ﺃﹶﻃﹶﺎﻋ‬‫ﻦ‬‫ ﻣ‬‫ﻢ‬‫ﻬ‬‫ﺍﺏﹺ ﺟ‬‫ﻮ‬‫ﻠﹶﻰ ﺃﹶﺑ‬‫ﺎﹲ ﻋ‬‫ﻋ‬‫ﺩ‬  ‫ﻩ‬ ‫ﻬ‬ ‫ﻨ‬ ‫ﺓ‬ panutan) dalam bidah, baik dalam perbuatan, dakwah dan keyakinan, dan oleh karenanya hal ini tidak bisa lagi (‫ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻭﻣﺴﻠﻢ‬ didiamkan. Bagaimana mungkin orang seperti iniMaknanya: "(Mereka adalah) sekelompok orang dari ummat(yang mengaku) Islam, berbicara dengan pembicaraan kita 1 Sebutan ini juga dia pakai untuk menyebut gurunya Abdullah ad-Daghistani, padahal alangkah jauhnya kedua orang ini(mereka mengatakan Allah berfirman, Rasulullah bersabda), dari kebenaran.
  10. 10. didiamkan, padahal ia telah menyebarkan buku-buku membantahnya di majlis tersebut dan saya jelaskanyang menghidupkan kembali sebagian kekufuran- bahwa ini tidak benar dan ini adalah suatu kemurtadankekufuran yang telah punah. Ajaran-ajarannya ini (karena ar-Rahman adalah nama yang khusus bagi Allah).kemudian ditelan mentah-mentah oleh para muridnya Ia pun diam dan tidak mengemukakan jawaban apapun.dengan mengikuti langkah-langkahnya bak orang yang Meski demikian ia tidak mau bertaubat dari kesesatannyabuta, bisu dan tuli. dan tidak menyesalinya bahkan tidak merasa menyesal ‫ﺍ‬‫ﻭ‬‫ﺍﺭ‬‫ﺵﹺ ﺩ‬‫ـ ﹸﻮ‬‫ﻨ‬‫ﻠﹶﻰ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﻋ‬‫ﻭ‬ ‫ﻘ‬ ‫ـﻜﹰﺎ‬‫ﺴ‬ ‫ـﺎﺱﹺ‬‫ﻠ‬‫ﺍ ﻟ‬‫ﻭ‬‫ﺮ‬‫ﺃﹶﻇﹾـﻬ‬ ‫ﻧ‬ ‫ﻨ‬ sedikitpun atas kata-katanya tersebut, sebaliknya ia melakukan mudahanah dan kemunafikan. Sungguh " Di hadapan manusia mereka menampakkan ibadah mereka adalah panutan yang paling jelek, celakalah orang Padahal sesungguhnya mereka memburu harta semata ". yang menjadikan mereka sebagai panutan dalam Mereka ini besar sorbannya, tetapi ilmu dan agamanya.akalnya picik. Mereka tidak memahami Fiqih, Tafsir, Saya juga telah mendengar tingkah laku burukSharaf, Nahwu, Hadits ataupun Sejarah. Mereka hanya Nazhim al Qubrushshi ini dari beberapa orang yangbermodalkan : guru saya berkata begini, guru saya terpercaya (tsiqah) yang bertemu dengannya di Tripoli-mengerjakan amalan ini !!. Suatu kali saya menghadiri Lebanon, Damaskus, London, dan juga dari orang-orangsebuah majlis di Chicago dengan hadirin yang banyak, yang pernah berjumpa dengan gurunya sebelumnya. Parasalah satu muridnya –bahkan dia adalah khalifahnya yang saksi ini masih hidup, sehat akalnya, mengetahui apaditunggu-tunggunya-; Hisyam al Qabbani, berdiri sebagai yang mereka katakan dan mengetahui betul kesaksianpenceramah lalu mengatakan –Wal Iyadzu billah ; kita yang mereka sampaikan. Kemudian telah sampai juga keberlindung kepada Allah dari kesesatan semacam ini- : tanganku sebagian buku-buku ad-Daghistani yang berisi”Sesungguhnya ar-Rahman (Salah satu nama Allah yang photonya, juga beberapa berita tentangnya di Majalahkhusus bagi-Nya) adalah Muhammad”. Maka saya pun
  11. 11. Lebanon, al Anwar. Ternyata banyak sekali kesesatan- untuk berdebat di forum terbuka. Nazhim - karena takutkesesatan keduanya yang sangat aneh dan ganjil. - menolak tantangan untuk berdebat itu, namun ia Setelah itu saya berkunjung ke Perancis pada memberi instruksi kepada pengikutnya yang bodoh dantahun 1415 H, saat itu saya bertemu dengan salah rendah, mereka kemudian meneror orang sunni tersebutseorang muslim Perancis. Ia menceritakan bahwa dulu ia dan mengancamnya jika terus membantah guru mereka,sempat menjadi pengikut setia Nazhim untuk masa yang Nazhim. Setelah itu mereka berhasil menjebak lelakitidak sebentar, semula ia mengira bahwa Nazhim adalah sunni itu. Ketika itu ia sedang sendirian maka ia punorang yang menunjukkan kepada jalan kebaikan, hingga dipukuli oleh pengikut Nazhim, semoga Allahakhirnya terbukti baginya kerendahan moral Nazhim dan menunjukkan mereka ke jalan kebenaran dankeburukan hatinya. Bahkan sempat muslim Perancis ini menjauhkan keburukan mereka dari ummat Islam.sengaja pergi ke London dan mengikuti Nazhim selama Orang sunni ini juga memiliki beberapa kaset ceramahsetahun dan banyak mengoleksi buku-buku Nazhim. dan pelajaran dengan suara Nazhim sendiri.Ketika buku-buku tersebut diperlihatkan kepada saya Terakhir saya membaca banyak makalah danlalu saya membacanya, saya menemukan banyak sekali majalah yang disebarkan oleh pengikut Nazhim yangkesesatan-kesesatan yang tidak pernah saya kira isinya; Nazhim memuji Inggris, rakyat Inggris dansebelumnya bahwa semua kesesatan ini keluar dari pemerintahnya. Ini berarti Nazhim telah membukakepala satu orang, apalagi orang itu mengaku sebagai kedoknya sendiri, dan menyebarkan apa yang selama inimuslim. ia tutup-tutupi, dan menjelaskan siapa sebenarnya yang Kemudian sampai ke tangan saya karangan selama ini mendanai dan menopangnya dan bahwaseorang Ahli Sunnah yang tinggal di Inggris yang sebenarnya ia melakukan hal yang sama dengan yangmembantah kesesatan-kesesatan Nazhim al Mubtadi (ahli dilakukan oleh Ahmad al Qadiyani yang mengakubidah) ini dan bahkan ia beberapa kali mengajak Nazhim sebagai Nabi dan mengajarkan ajaran yang bersumber
  12. 12. dari satu mata air keruh dan kotor yang sama ajaran para ulama shufi; Ahlillah agar tidak dikotori olehdengannya. kesesatan-kesesatannya, Maka saya menulis buku ini – Yang memperparah kesesatannya ia mengaku- sebagai upaya ala kadarnya- dengan mengharapkan ridlangaku sebagai guru tarekat shufi yang saleh, dan penerus Allah dan menjauhkan diri dari murka-Nya. Karenatarekat para ahli tarekat Naqsyabandiyyah yang suci, dan sesungguhnya orang yang diam dan tidak menjelaskanbahwa ia adalah Shufi zaman ini, Imam dan pimpinan kebenaran adalah setan yang bisu. Tulisan ini terbagipara wali di masa kini. Padahal tarekat para sufi yang menjadi beberapa bab, setiap bab berisi penjelasansebenarnya adalah dibatasi dengan al Quran dan mengenai satu kesesatan Nazhim al Qubrushshi danSunnah, ajaran yang sesuai dengan keduanya adalah gurunya ad-Daghistani tanpa bermaksud menuturkanajaran yang benar, yang menyalahi keduanya tertolak dan semua kesesatan-kesesatan mereka, karena kesesatan-tidak diterima. Sedangkan Nazhim ini membawa ajaran kesesatan mereka sangat banyak. Jadi maksud kami tiadayang bertentangan dengan tarekat-tarekat tersebut dan lain adalah agar orang yang cerdas berhati-hati dantidak disetujui oleh para tokoh tarekat, sebaliknya ia menjauhi ajaran-ajaran mereka serta memperingatkanmengajak kepada ibahiyyah (membolehkan hal-hal yang masyarakat akan kesesatan mereka. Setiap bab dilengkapiharam) dan mengikuti ajaran para Ghulat al Bathiniyyah dengan bantahan terhadap kesesatan Nazhim dari al(para pengikut aliran-aliran kebatinan yang ekstrim), Qur’an dan hadits serta perkataan para ulama yangsemoga Allah menjelekkan mereka dan mencelakakan diaku dengan bangga dan tanpa malu oleh Nazhim almereka. Qubrushshi sebagai gurunya secara bohong dan dusta. Karena orang ini telah memusuhi Allah dan Buku ini selanjutnya kami beri nama [ ‫ﻲ‬‫ﻄﹶﺎﺏﹺ ﻓ‬‫ﻞﹸ ﺍﻟﹾﺨ‬‫ﻓﹶﺼ‬Rasul-Nya, dan para imam serta ulama maka kamimenjadikannya -karena Allah- sebagai musuh, dan karena ‫ ﺍﻟﹾﻜﹶﺬﱠﺍﺏﹺ‬‫ﻋﻲ‬  ‫ﻠﹶﻰ ﺍﻟﹾ‬‫ ﻋ‬  ‫;]ﺍﻟ‬  ‫ﻤﺪ‬ ‫ﺮﺩ‬ "Perkataan yang lugas dalamterdorong oleh kepedulian kami terhadap kemurnian
  13. 13. membantah seorang pengaku dusta ", atau [   ‫ﻣﻦ‬ ‫ﺔ‬‫ﻓ‬‫ﻮ‬ ‫ﺍﺀَ ﹸ ﺍﻟ‬‫ﺮ‬‫ﺑ‬ ‫ﺓ ﺼ ﻴ‬ at-Tirmidzi dari ’Aisyah bahwasanya ada seorang lelaki meminta izin menghadap Rasulullah, ketika melihat lelaki ‫ﺔ‬‫ﻨﹺ‬‫ﺎﻃ‬‫ﺦﹺ ﺍﻟﹾﺒ‬‫ﻴ‬‫ ﺷ‬‫ﺎﻭﹺﻱ‬‫ﻋ‬‫]ﺩ‬ ‫ﻴ‬ “ Bebasnya para Ahli Tasawuf dari tersebut Rasulullah shallallahu alayhi wasallam berkata:ajaran sesat Tokoh Bathiniyyah (semacam aliran ." ‫ﺓ‬‫ﺮ‬‫ﻴ‬‫ﺸ‬‫ ﺍﻟﹾﻌ‬ ‫ ﺍﺑ‬‫ﺑﹺﺌﹾﺲ‬‫ ﻭ‬‫ﺓ‬‫ﺮ‬‫ﻴ‬‫ﺸ‬‫ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﻮ‬‫ ﺃﹶﺧ‬‫" ﺑﹺﺌﹾﺲ‬ ‫ﻦ‬kebatinan)”, atau [ ‫ﺓﹸ ﺇﹺﻟﹶﻰ‬‫ﻮ‬‫ﻋ‬ ‫ﺍﻟ‬‫ﻲ ... ﻭ‬  ‫ـ‬‫ـﻢ ﺍﻟ ﹸﺒ‬‫ﻧـَﺎﻇ‬ ‫ﺪ‬ ‫ﻘ ﺮﺻ‬ Maknanya: “ Dia adalah orang terburuk di antara kaumnya ". Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh al Bayhaqi dan‫ﻼﹶﻡﹺ‬‫ﺎﺭﹺﺍﻹِﺳ‬‫ﺘ‬‫ ﺳ‬‫ﺖ‬‫ﺤ‬‫ ﺗ‬‫ﺔ‬‫ﻨﹺ‬‫]ﺍﻟﺒـَﺎﻃ‬ ‫ﻴ‬ “Nazhim al Qubrushshi dan lainnya, Rasulullah bersabda:Ajakan kepada ajaran Bathiniyyah berkedok Islam". ‫ﻰ‬‫ ﺣ‬‫ﻪ‬‫ ﹺﺑﻤﺎ ﻓﻴ‬ ‫ﻭ‬‫ﻛﹾﺮﹺ ﺍﻟﹾﻔﹶﺎﺟﹺﺮﹺ ، ﺍﹸﺫﹾﻛﹸﺮ‬‫ ﺫ‬‫ﻦ‬‫ﻥﹶ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﺮﹺﻋ‬‫ﻰ ﺗ‬‫ﺘ‬‫ﻰ ﻣ‬‫" ﺣ‬ ‫ ﺘ‬  ‫ﻩ‬ ‫ﺘ‬ Dasar landasan kami dalam menulis bukubantahan ini adalah firman Allah taala : ."  ‫ﺎ‬‫ ﺍﻟ‬‫ﻩ‬‫ﺬﹶﺭ‬‫ﺤ‬‫ﻳ‬ ‫ﻨﺱ‬ Maknanya: " Sampai kapan kamu membiarkan (enggan‫ﻦﹺ‬‫ﻥﹶ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻬ‬‫ﻨ‬‫ﺗ‬‫ ﻭ‬‫ﻑ‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ﻥﹶ ﺑﹺﺎﻟﹾﻤ‬‫ﻭ‬  ‫ﺄﹾ‬‫ﺎﺱﹺ ﺗ‬‫ﻠ‬‫ ﻟ‬‫ﺖ‬‫ﺮﹺﺟ‬‫ ﹸﺃﺧ‬‫ﺔ‬ ‫ ﺃﹸ‬‫ﺮ‬‫ﻴ‬‫ ﺧ‬‫ﻢ‬‫ ﹸﻨ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﻣﺮ‬ ‫ﻨ‬ ‫ﻣ‬ ‫ﻛﺘ‬ memperingatkan masyarakat akan bahaya) orang sesat ? [110 : ‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ‬‫ﻜﹶﺮﹺ‬‫ﻨ‬ ‫ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻤ‬ beberkanlah kesesatan-kesesatannya sehingga orang-orang mewaspadai dan tidak mengikutinya ". (H.R. al Bayhaqi)Maknanya: “Kalian adalah sebaik-baik ummat yang Akhirnya, kepada Allah jualah kami memintadikeluarkan untuk manusia, menyeru kepada al ma’ruf (hal-hal pertolongan dan kekuatan dan kepada-Nya kamiyang diperintahkan Allah) dan mencegah dari al munkar (hal- bersandar.hal yang dilarang Allah)”. (Q.S. Ali Imran: 110)serta hadits Nabi shallallahu alayhi wasallam yangdiriwayatkan oleh al Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan
  14. 14. I KESESATAN NAZHIM : Perkataannya bahwa seorang guru tidak boleh ditentang dan dibantah dalam masalah apapun walaupun menyalahi syariat Islam yang suci. Ketahuilah -semoga Allah menyayangi anda dengantaufiq-Nya- sesungguhnya perkataan Nazhim alQubrushshi ini tidak memikili dasar sama sekali dari alQur’an dan Hadits, itu tidak lain hanyalah khurafat yangia buat-buat dan juga gurunya, dia tidak menopangnyadengan dalil akal, juga tidak mengokohkannya dengandalil naqli. Nazhim adalah penganut aliran Bathiniyyahyang menghalalkan yang haram dan mengharamkan yanghalal. Orang seperti ini tidak akan mengindahkan alQur’an sama sekali dan hadits baginya juga tidak berarti.
  15. 15. Hanya saja ia tidak akan bisa untuk selalu berterus terang ketahui kecuali ajarannya, dan mereka tidak merujukmenyatakan diri seperti itu, karenanya dalam hal ini ia kecuali kepada perkataannya. Dalam karyanya yangmenyelewengkan makna-makna nash-nash al Qur’an, berjudul Mercy Oceans Endless Horizons, hal. 56-57,atau menafsirkannya dengan semaunya tanpa dalil-dalil Nazhim mengatakan : ”Di hari kiamat nanti Allah akanyang benar. Ia tidak merujuk kepada para ulama tafsir bertanya kepada orang alim, apakah kamu seorang Ulamayang diakui, para ulama fiqih yang bisa menjadi sandaran, (agama) ?, lalu ia menjawab: sebagaimana Anda ketahui Wahaijuga tidak merujuk pada salah satu madzhab tuhanku. Allah bertanya kepadanya kembali: Apa yang sudahAhlussunnah Wal Jama’ah. Orang yang memeriksa buku- kau pelajari dari ilmu tersebut ? Ia menjawab: Saya telah hafal albuku dan buletin-buletinnya pasti akan menemukan Qur’an. Maka Allah berkata : itu bukan ilmumu, itu ilmuku.kebenaran pernyatan ini. Adalah hal yang mudah bagi Katakan kepadaku ilmu apa lagi yang kau pelajari selain itu ?orang yang ingin lebih meyakinkan diri tentang masalah Ia menjawab: Saya hafal beribu-ribu hadits Nabi. Allahini untuk mendengar langsung ceramah-ceramahnya atau menjawab: itu adalah ilmu Nabiku, bukan ilmu-mu. ilmu yangmembaca tulisan-tulisannya. lain lagi apa ? ia menjawab: Saya menguasai kaidah-kaidah fiqih Nazhim ini menempuh cara persis seperti cara dan hukum-hukum Fiqh. Allah menjawab: itu adalah ilmu parasekte Isma’iliyyah atau sekte-sekte Bathiniyyah lainnya imam Madzhab, bukan ilmu kamu. Apalagi yang kau pelajari ?untuk meyakinkan para pengikut mereka dalam hal ini. ia menjawab: Saya mengetahui perkataan-perkataan banyak ahli Pertama: Nazhim menurunkan minat mereka tashawwuf . Allah menjawab: itu ilmu mereka, bukan ilmuuntuk mempelajari ilmu-ilmu syari dan membuat para kamu !!. Dan begitu seterusnya Allah menampakkan kepadapengikutnya menyangka bahwa ilmu syari tidak manusia ini bahwa sebenarnya ia tidak menguasai ilmu apapunbermanfa’at sehingga para pengikutnya ini tetap sepanjang hidupnya”.tenggelam dalam kebodohan, tidak ada yang mereka Saya berkata: orang yang membaca perkataan ini atau mendengarnya lalu membenarkannya dan
  16. 16. mengikutinya, apakah masih tersisa pada dirinya himmah diketahui oleh Allah ?! Jika ia menjawab: Iya, betul, ini(keinginan dan minat) untuk menuntut ilmu agama adalah kekufuran yang sharih (jelas), jika ia menjawab:meski sedikit !? tidak, berarti ia telah merusak hikayatnya dan menguraiAtau Apakah setelah itu ia masih memiliki minat untuk untaian yang telah ia rangkai dengan lidahnya. Kepadamenghafal al Qur’an dan Hadits atau ucapan ulama Allah lah kita meminta pemeliharaan dan taufiq-Nya.kecuali perkataan Nazhim dan wejangan-wejangannya?! Sesungguhnya yang sebenarnya terjadi adalah Lalu jika bukan mempelajari al Qur’an, hadits, bahwa al Qubrushshi ini orang yang tidak berilmu samamakna keduanya dan ilmu-ilmu yang mulia yang terkait sekali. Ia tidak hafal al Qur’an, Hadits, dan tidakdengan keduanya untuk mengetahui agama kita, maka mengetahui fiqih. Ini bisa dengan mudah diujiilmu apa yang hendak kita pelajari ?! kebenarannya terhadap Nazhim kalau dia mau. Apakah kita tinggalkan madzhab as-Syafi’i, Karenanya untuk menutupi itu ia mencari jalan pintasMalik, Abu Hanifah dan Ahmad untuk beralih mengikuti agar dia bisa dengan mudah mengelabui dan mengatakanaqidahnya Nazhim ?! khurafat apa saja tanpa terikat dengan aturan atau kaidah Apa maksud Khurafat Nazhim yang dia ceritakan Syara’, dan mengecoh para pengikutnya dengan khurafat-bahwa Allah mengatakan: "Itu ilmuku bukan ilmu kamu khurafat semacam ini agar mereka mengira bahwa ajaran-?!", Padahal setiap ilmu yang diperoleh manusia itu pasti ajaran Nazhim lah ilmu yang sebenarnya.diketahui oleh Allah. Makna perkataan Nazhim ini Demi Allah, apa yang akan dilakukan oleh orangadalah bahwa seberapapun seseorang berupaya dan yang sesat ini terhadap firman Allah :melelahkan diri untuk menuntut ilmu ia tidak akan [9 :‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻹﺳﺮﺍﺀ‬ ‫ﻡ‬‫ ﺃﹶﻗﹾﻮ‬‫ﻲ‬‫ ﻫ‬‫ﻲ‬‫ﻠﱠﺘ‬‫ ﻟ‬‫ﻱ‬‫ﺪ‬‫ﻬ‬‫ﺀَﺍﻥﹶ ﻳ‬‫ ﺇﹺﻥﱠ ﻫﺬﹶﺍ ﺍﻟﹾ ﹸﺮ‬ ‫ﻘ‬mendapatkan ilmu apa-apa. Ahlussunnah bertanya kepadanya apakah Maknanya : “Sesungguhnya al Qur’an ini menunjukan kepadamungkin seorang hamba memiliki ilmu yang tidak jalan yang lurus” (Q.S. al Isra:9)
  17. 17. Juga terhadap sabda Rasulullah shallallahu alayhi wasallam: sementara ucapan al Qubrushshi benar ?!. Tentu tidak. (‫ " )ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ‬‫ﻪ‬‫ﻠﱠﻤ‬‫ﻋ‬‫ﺀَﺍﻥﹶ ﻭ‬‫ ﺍﻟﹾ ﹸﺮ‬‫ﻠﱠﻢ‬‫ﻌ‬‫ ﺗ‬‫ﻦ‬‫ ﻣ‬‫ ﹸﻢ‬ ‫ﻴ‬‫" ﺧ‬ ‫ﻘ‬ ‫ﺮﻛ‬ Saya juga tidak mengerti, bagaimana bisa para pengikut Nazhim menerima darinya untuk diam, padahal merekaMaknanya : "Sebaik-baik kalian adalah orang yang terus menerus bersamanya bertahun-tahun, untukmempelajari al Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain ". mengetahui ucapan-ucapannya, dan menghafalkannya,(H.R. al Bukhari) dan ini oleh Nazhim dianggap sebagai hal yang baik,‫ﺘﺎ ﻣﻦ‬‫ﺗﻔﱡ‬  ‫ﻮ ﹶﺃﺷ‬ ‫ﻴﺪﻩ ﹶﻟ‬‫ ﹺﺑ‬‫ﺪ‬ ‫ﺤ‬  ‫ﻔﹾ‬‫ ﻧ‬‫ﻱ‬‫ﺍﻟﱠﺬ‬‫ﺀَﺍﻥﹶ ، ﻓﹶﻮ‬‫ﺍ ﺍﻟﹾ ﹸﺮ‬‫ﻭ‬ ‫ﺎﻫ‬‫ﻌ‬‫" ﺗ‬  ‫ﺪ ﹶﻠ‬  ‫ ﻬ‬  ‫ﻤ‬ ‫ﺲ ﻣ‬ ‫ﺪ ﻘ‬ sedangkan di saat yang sama jika mereka menghabiskan waktu (bersama Nazhim) tersebut untuk mempelajari (‫ﻠﻬﺎ " )ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ‬‫ ﹸ‬ ‫ﺍﻹِﹺﺑﻞ ﻓﻲ‬  ‫ ﻋﻘ‬ ‫ﹺ‬ perkataan para ulama tentang agama, maka ini dianggapMaknanya : “Jagalah (hafalan) al Qur’an kalian, sesungguhnya oleh Nazhim sebagai suatu kebodohan dan menyia-demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, (hafalan) al nyiakan umur saja ?!.Qur’an itu lebih mudah lepas daripada unta yang diikat ” (H.R. Bagaimana mungkin ini mereka terima sebagaial Bukhari dan Muslim) kebenaran, padahal imam al Junaid al Baghdadi -semogaLalu kenapa para sahabat susah payah menghafal al Allah meridlainya-, pimpinan para shufi di masanyaQur’an, sehingga ada sebagian sahabat hafal seluruh al mengatakan:Qur’an, dan ada yang hafal setengahnya, ada yang kurang ِ‫ ﺍﷲ‬‫ﺎﺏ‬‫ﺘ‬‫ﻝﹴ ﻛ‬‫ﺪ‬‫ ﻋ‬‫ﻱ‬‫ﺪ‬‫ﺎﻫ‬‫ ﺇﹺ ﱠ ﺑﹺﺸ‬‫ﻠﹸﻪ‬‫ ﻓﻼ ﹶﺃﻗﹾﺒ‬ ‫ﺍﺭﹺ‬‫ ﺍﻟﹾﻮ‬ ‫ﻠﹶ‬‫ ﻋ‬‫ﺮﹺﺩ‬‫ﻪ ﻟﹶﻴ‬‫" ﺇﹺ‬ ‫ﻻ‬ ‫ﺩﹶﹶ‬ ‫ﻲ‬ ‫ﻧ‬dari itu dan ada yang lebih ?!. Begitu pula para tabi’in,dan generasi setelah mereka, kenapa umat Islam ." ‫ﻠﱠﻢ‬‫ﺳ‬‫ ﻭ‬‫ﻪ‬‫ﻠﹶﻴ‬‫ﻠﱠﻰ ﺍﷲُ ﻋ‬‫ ﺻ‬‫ﻪ‬‫ﺒﹺ‬‫ﺔ ﻧ‬‫ﺳ‬‫ﻭ‬ ‫ﻨﹸ ﻴ‬seluruhnya sepakat atas keutamaan menghafal al Qur’an “Sesungguhnya seringkali aku kedatangan Warid (semacam?! Apakah orang yang berakal akan menerima bahwa ilham atau kasyf), kemudian semua itu tidak aku terima begituRasulullah, para sahabat, dan seluruh umat ini sesat,
  18. 18. saja kecuali dengan dua saksi yang adil, yaitu kitabullah dan martabat ulama di mata mereka karena ia tahu betulSunnah Nabi-Nya ”. bahwa para ulama-lah yang bisa membongkar kesesatan- Lalu bagaimana mungkin orang akan mengetahui kesesatannya. Oleh karenanya ia mengambil start terlebihapa kata Kitabullah padahal ia tidak mempelajarinya ?! dahulu agar bisa menjauhkan para pengikutnya dari paraApakah bisa tahu terhadap sunnah Rasulullah shallallahu ulama. Ia berkata dalam bukunya, Mercy Oceans, hal. 117 :alayhi wasallam orang yang tidak mempelajarinya ?!. “Banyak para ulama mengingkari hadits ini, hadits itu , padahal Kitab al Qubrushshi yang disebutkan tadi ditulis di saat yang sama hadits tersebut ditetapkan (diakui) oleh paradengan bahasa Inggris, disebarkan oleh para pengikut wali. Karenanya kita mengambil hadits dari para wali, yang hatiNazhim sendiri, dikenal dan beredar di kalangan mereka. mereka dipenuhi cahaya keimanan yang menjelaskan bagi merekaPerkataan ini juga dilihat oleh Nazhim dan penggantinya mana yang hak". Maksud Nazhim dengan para wali adalah‘Adnan al Qabbani, dan saudaranya Hisyam, mereka orang-orang semacamnya, yang hanya mengaku-ngakumelihat itu dengan mata kepala mereka dan merekapun sebagai wali dan bukan para ulama hadits sebagaimana iatidak mengingkarinya. Buku itu dicetak pada tahun tegaskan sendiri di beberapa bagian buku ini.1980, disitu tertera nama Nazhim, buku itu ada pada saya Setelah perkataan itu –beberapa baris diboleh dilihat oleh siapa pun yang mau membacanya, saya bawahnya- seseorang bertanya kepadanya: "Jadi agar kitamendapatkannya dari orang Perancis yang telah saya mencapai derajat penglihatan yang tinggi, yang dimiliki oleh parasebutkan tadi, semoga Allah membalas orang Perancis wali kita wajib meyakini bahwa semua hadits itu Sahih ",tersebut dengan balasan yang baik. Nazhim menjawab: iya, betul "!!!. Kedua: Nazhim meruntuhkan minat para Bahkan ia berkata dalam buku itu, h. 117: “Begitupengikutnya untuk bertanya kepada para ulama, meminta pula jika kita menemukan hadits apapun di kitab manapun yangfatwa terhadap mereka, sebaliknya ia merendahkan memuat hadits-hadits dari Rasulullah kita menerimanya sebagai penghormatan kita terhadap Rasulullah, jika ternyata hadits itu
  19. 19. tidak sahih maka kita tidak bertanggung jawab apapun !!. Ini kah yang dikatakan beretika dengan Rasul dan haditsnyaadalah adab yang tinggi !!!, jika seseorang berkata ini adalah adalah peduli terhadap maqamnya yang tinggi denganhadits, kita harus membenarkannya sebagai penghormatan menjauhkan Nabi yang mulia dari hal-hal yang tidakkepada Rasulullah ". layak dinisbatkan kepadanya ?, serta menjaga haditsnya Saya berkata: jikalau hal semacam ini tidak dari kebohongan, kepalsuan, dan dusta-dusta yangdisebut sebagai mempermainkan agama lalu hendak dimasukkan para pendusta kepada hadits Nabi?.disebut sebagai apa ? Apa sebutan yang layak untuk Seandainya yang dikatakan beretika itu seperti yangajaran seseorang yang mengatakan bahwa setiap ada dikatakan oleh tukang dongeng ini lalu kenapa Rasulullahorang yang menisbatkan hadits kepada Rasulullah maka bersabda:kita harus mempercayainya ?! Bukankah ini membuka " ‫ﻦ‬‫ ﺍﻟﻜ ﱠﺍﹺﺑﻴ‬ ‫ﻮ ﹶﺃﺣ‬ ‫ ﻓ‬ ‫ ﻛﺬ‬ ‫ﺮﻯ ﹶﺃ‬ ‫ﺚ‬‫ﻳ‬‫ﺪ‬‫ ﺑﹺﺤ‬‫ﻲ‬‫ﺙﹶ ﻋ‬ ‫ ﺣ‬‫ﻦ‬‫" ﻣ‬ ‫ﺪ ﹶﺬ‬  ‫ﺏ ﹶﻬ‬ ‫ ﻧﻪ ﹶ‬ ‫ﻳ‬ ‫ﺪ ﻨ‬jalan bagi setiap pendusta dan musuh Islam untukmemasukkan dan menyisipkan kesesatan dengan (‫)ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ‬seenaknya tanpa ada yang mengawasi ?! dan membuka Maknanya : "Barangsiapa menyampaikan hadits dariku suatupeluang kepada siapa pun untuk mengatakan apapun hadits yang diketahui bahwa itu adalah palsu maka ia termasuktanpa ada parameter kebenaran yang jelas, kecuali orang-orang yang berdusta terhadapku " (H.R. Muslim)pengakuan sebagai ilham dan cahaya yang setiap Kenapa para ulama susah payah menyusunorangpun bisa mengaku-ngaku memilikinya ?. Inilah kaidah-kaidah ilmu hadis dan mengarang banyak kitabsesungguhnya yang diinginkan oleh Nazhim. untuk memilah hadits yang sahih dari hadits yang palsu ? Apakah beretika terhadap Nabi dan haditsnya itu Apakah imam al Bukhari yang merupakan wali Allah,berarti mencampuradukkan antara hadits yang sahih dan muridnya Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud, an-dengan hadits yang dlaif, yang lurus dan yang bengkok Nasa-i, Ibnu Majah, al Hakim, Ibnu Hibban, al Bayhaqi,seperti yang dikatakan oleh si gila Nazhim ini ?! atau
  20. 20. Ibnu ash-Shalah, al Hafizh Ibnu Hajar al Asqalani, as- Jika Nazhim menjawab: iya, ada, berarti ia telahSuyuthi, az-Zabidi dan ulama-ulama lainnya, apakah membuka boroknya sendiri karena anak kecil saja tahumereka ini semuanya sesat dalam menentukan syarat- bahwa ini adalah kebohongan, jika jawabannya tidaksyarat yang detail dan sangat teliti untuk diterimanya maka hendaklah ia malu kepada Allah dan kepada umatsebuah hadits dan diamalkan atau tidak (bertentangan Islam, dan hendaklah ia mengikuti jalan para ahli ilmudengan ucapan Nazhim ini) ?!. Apakah masuk akal jika dan ikhlas daripada menyempal dari mereka.dikatakan bahwa al Bukhari dan Muslim telah bersusah Namun nampaknya Nazhim ini adalah orangpayah tanpa manfa’at ketika mengarang kitab ash-Shahih, yang takabbur, jauh dari kemungkinan kembali ke jalanat-Tarikh, berbicara tentang Jarh ar-Rijal dan tadil yang benar, jika tidak, apa maksud Nazhim dengan(menilai pribadi seorang rawi apakah bisa diterima hadits merendahkan martabat para ulama padahal Allah telahyang diriwayatkannya atau tidak) dan menentukan syarat- berfirman:syarat diterimanya hadits dan ditolaknya sebagian hadits [28 :‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﻓﺎﻃﺮ‬ ُ ‫ﻠﻤﺎ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬‫ﻩ‬‫ﺎﺩ‬‫ﺒ‬‫ ﻋ‬‫ﻦ‬‫ﻰ ﺍﷲَ ﻣ‬‫ﺸ‬‫ﺨ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ﻤ‬‫ ﺇﹺ‬ ‫ ﺀ‬ ‫ﻌﹶ‬ ‫ﻧ‬yang lain ?!. Apakah mungkin ada seorang muslim yangmenerima ketika dikatakan dirinya tidak punya adab Maknanya: "Sesungguhnya orang yang paling takut kepadakarena telah membuat syarat-syarat tersebut seperti Allah tiada lain adalah para ulama" (Q.S. Fathir: 28)perkataan Nazhim ?!. Apakah Nazhim lebih berilmu Juga Allah berfirman:daripada mereka, lebih faham, lebih wara’, atau lebih ‫ ]ﺳﻮﺭﺓ‬ ‫ﻥﹶ‬‫ﻮ‬‫ﻠﹶﻤ‬‫ﻌ‬‫ ﻻﹶ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ﺍﻟﱠﺬ‬‫ﻥﹶ ﻭ‬‫ﻮ‬‫ﻠﹶﻤ‬‫ﻌ‬‫ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ ﺍﱠﺬ‬‫ﻮﹺﻱ‬‫ﺘ‬‫ﺴ‬‫ﻞﹾ ﻳ‬‫ ﹸﻞﹾ ﻫ‬ ‫ﻟ‬ ‫ﻗ‬bertaqwa ?!. Apakah pernah perkataan seperti ini terucapoleh para ahli tasawuf terdahulu yang tidak diragukan [9: ‫ﺍﻟﺰﻣﺮ‬lagi keagungannya seperi al Junaid al Baghdadi, Amr ibn Maknanya : "Bukankah tidak sama antara orang yang berilmuUtsman al Makki, Abu Utsman al Maghribi, ar-Rifa’i, al dengan orang yang tidak berilmu " (Q.S. az-Zumar : 9)Jilani, Syah Naqsyaband, al Badawi dan asy-Syadzili ?!!
  21. 21. Rasulullah shallallahu alayhi wasallam juga bersabda: ayyad, beliau berkata: “Katakanlah oleh kalian imam Syafi’i(‫ " )ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ‬‫ﺎﻛﹸﻢ‬‫ﻧ‬‫ﻠﹶﻰ ﺃﹶﺩ‬‫ ﻋ‬‫ﻲ‬‫ﻠ‬‫ ﻛﹶﻔﹶﻀ‬‫ﺎﺑﹺﺪ‬‫ﻠﹶﻰ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﻢﹺ ﻋ‬‫ ﹸ ﺍﻟﻌﺎﻟ‬‫"ﻓﹶﻀ‬  ‫ﻞ‬ berkata, imam Malik berkata, imam Ahmad (ibn Hanbal), an- Nu’man (Abu Hanifah) berkata. Baguskanlah (sesuaikanMaknanya : " Keutamaan orang yang alim (yang sesungguhnya, dengan aturan Syara) dulu sholat, puasa, transaksi-transaksiyang mengamalkan ilmunya) atas orang yang ahli ibadah (yang dengan sesama hamba, setelah itu baru menambah denganibadahnya sah; memenuhi rukun-rukun dan syarat-syaratnya) itu ucapan-ucapan bermanfaat yang sifatnya sebagai pelengkap,bagaikan keutamaanku atas orang yang terendah derajatnya di seperti al Harits dan Abu Yazid berkata, jangan dikurangi danantara kalian (para sahabat)" (H.R. at-Tirmidzi) ditambah. Asy-Syafi’i dan Malik berkata…adalah jalan yangNabi shallallahu alayhi wasallam juga bersabda: paling berhasil dan yang paling dekat…. Para pimpinan (‫ﺎﺀِ " )ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ‬‫ﺒﹺﻴ‬‫ﺛﹶﺔﹸ ﺍﻷَﻧ‬‫ﺭ‬‫ﹶﻠﻤﺎ ُ ﻭ‬ ‫" ﺍﹶﻟﹾ‬ ‫ﺀ‬ ‫ﻌ‬ Thariqah dan ulama al Haqiqah berkata kepada kalian : ikutilah jalan para ulama, saya tidak mengatakan kepadaMaknanya : " Para ulama adalah pewaris para Nabi " (H.R. kalian berfilsafatlah tetapi saya berkata belajar fiqihlah. BarangAbu Dawud) siapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Allah Bukankah orang-orang yang saleh tiada lain akan memudahkannya belajar ilmu agama kepada para ahliadalah mereka yang mempelajari ilmu agama yang ilmu ".diwajibkan (untuk dituntut) kemudian mengamalkannya. Di halaman lain Imam ar-Rifa’i berkata: “WahaiJika bukan para ulama amilun ; yang mengamalkan para tuan, sesungguhnya akhir perjalanan para ahli tasawufilmunya, yang layak untuk menjadi auliya, lalu siapakah adalah akhir perjalanan para ahli fiqih, dan puncak perjalananpara wali menurut definisi Nazhim dan orang-orang ahli fiqih adalah puncak perjalanan ahli tasawuf. Rintangan yangsemacamnya ini ! bisa menggagalkan yang dirasakan ahli fiqih dalam belajar Semoga Allah meridlai imam ar-Rifa’i yang telah adalah rintangan yang dirasakan oleh ahli tasawuf dalam suluk.menjelaskan masalah ini dalam kitabnya al Burhan al Mu- Tarekat adalah Syari’at dan Syari’at adalah Tarekat, perbedaan
  22. 22. antara keduanya hanya pada lafazh saja, sedangkan esensi, Ketiga: al-Qubrushshi menanamkan kepada paramakna dan kesimpulannya satu. Menurutku seorang sufi yang pengikutnya bahwa seseorang yang bodoh tidak akanmengingkari jalan seorang faqih adalah orang yang tertipu, dihisab dan disiksa. Dalam kitab yang berisi ajaran-ajaranseorang faqih yang mengingkari seorang sufi adalah orang yang gurunya; ad-Daghistani yang telah disebutkan di atas, hal.dijauhkan (dari kebenaran)…”. Inilah perkatan Imam ar- 57, ia mengatakan: “Setiapkali ilmu kita bertambah, makaRifa’i -semoga Allah meridlainya- yang telah menghukumi bertambah pula beban tanggung jawab kita. Sedangkan orangal-Qubrushshi sebagai orang yang janggal, telah yang bodoh, ia tidak disiksa”. Dengan ini al-Qubrushshimenyalahi jalan ahli makrifat dan bahwa ia termasuk semakin menjauhkan para pengikutnya dari ilmu agarorang yang tertipu. Imam Ahmad ar-Rifa’i adalah salah mereka tetap bodoh dan terus membenarkan sertasatu tokoh besar ash-Shufiyyah al Aarifin yang telah mengikuti setiap kebohongan-kebohongannya. Jawabandisepakati. Bahkan Nazhim sendiri menyatakan ar-Rifai kami: Apa yang dikatakan al-Qubrushshi ini adalahadalah salah seorang wali besar, seperti yang tertera di pendustaan terhadap al Quran, Rasulullah dan parabukunya yang telah kita sebut tadi. Ar-Rifai hafal al- imam dan ulama yang menunjukkan kepada kebenaranQur’an, hafal hadits-hadits beserta sanadnya, menguasai (A-immatul Huda). Allah taala berfirman:fiqih Syafi’i, mengajarkannya dan mengarahkan murid-  ‫ﺍ‬‫ﻮ‬‫ﻬ‬‫ﺘ‬‫ ﻓﺎﻧ‬ ‫ﻨ‬‫ ﻋ‬‫ﻧﻬﺎ ﹸﻢ‬ ‫ ﻭﻣﺎ‬ ‫ ﹸﻭ‬ ‫ ﹸ ﻓ‬‫ﻮ‬  ‫ ﺍﻟ‬ ‫ﺎ ﹸ‬‫ﺎ ﺀَﺍﺗ‬‫ﻣ‬‫ ﻭ‬ ‫ ﻛ ﻪ ﹶ‬   ‫ﻛﻢ ﺮﺳ ﻝ ﹶﺨﺬ ﻩ‬muridnyanya kepada hal itu (sangat berbeda dengan jalanal-Qubrushshi). Dengan demikian, hendaklah orang yang [7 : ‫]ﺳﻮﺭﺓ ﺍﳊﺸﺮ‬berakal merenungkan hal ini semua, sehingga dia akan Maknanya : “Dan apa-apa yang dibawa oleh Rasulullah makaterheran-heran oleh keberanian Nazhim untuk ambillah dan apa yang dilarangnya maka jauhilah”. (Q.S. almelanggar batas-batas syariat lalu ia menghukuminya Hasyr: 7)dengan hukum yang sesuai.
  23. 23. Sedangkan al Qubrushshi menyatakan bahwa seseorang (‫ﺎﺭﹺ" )ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ‬‫ﻲ ﺍﻟ‬‫ ﻓ‬‫ﻮ‬‫ﻞﹴ ﻓﹶﻬ‬‫ﻬ‬‫ﻰ ﺑﹺﺠ‬‫ﻗﹶﺎﺽﹴ ﻗﹶﻀ‬‫" ﻭ‬ ‫ﻨ‬boleh hidup dalam kebodohan dan menyalahi ajaranRasulullah; tidak mengambil apa yang dibawa beliau dan Maknanya : “…Dan seorang hakim (qadli) yang memutuskanmengerjakan apa yang dicegahnya. Kemudian di akhirat perkara berdasarkan kebodohan, maka ia ada di neraka”.ia tidak akan disiksa karena ia tidak tahu (bodoh) !!!. Juga hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud juga,Bagaimana bisa, kalau memang demikian halnya niscaya mengenai seseorang yang terluka kemudian diberi fatwakebodohan lebih baik dari pada ilmu. Karena menurut untuk mandi besar dengan menggunakan air padahal airpernyataannya ini, kebodohan akan menjamin itu akan berakibat bahaya terhadapnya lalu ia mati. Makakeselamatan di akhirat kelak, sedangkan ilmu tidak dapat Rasulullah shallallahu alayhi wasallam bersabda:menjaminnya. Penjelasan mengenai kesalahan (‫ﺍ ﹸ " )ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ‬‫ﺆ‬ ‫ ﺍﻟ‬ ‫ﻔﹶﺎﺀُ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﺎ ﺷ‬‫ﻤ‬‫ﺇﹺ‬‫ ﺍ ُ، ﻭ‬  ‫ﺘﻠ‬‫ ﻗ‬ ‫ﻠﹸﻮ‬‫" ﻗﹶﺘ‬ ‫ﻲ ﺴ ﻝ‬ ‫ﻩ ﹶ ﹶ ﻬﻢ ﷲ ﻧ‬pernyataaan ini tidak butuh bantahan yang panjang lebar. Maknanya : “Mereka (orang-orang yang memberi fatwa tersebut)Ini adalah kekufuran yang nyata. Bagaimana tidak, telah membunuhnya, semoga Allah melaknat mereka, sebab obatbukankah ini berarti mendustakan firman Allah: orang yang tidak tahu adalah bertanya kepada para ahli ilmu ”.‫ ]ﺳﻮﺭﺓ‬ ‫ﻥﹶ‬‫ﻮ‬‫ﻠﹶﻤ‬‫ﻌ‬‫ ﻻﹶ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ﺍﻟﱠﺬ‬‫ﻥﹶ ﻭ‬‫ﻮ‬‫ﻠﹶﻤ‬‫ﻌ‬‫ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ ﺍﱠﺬ‬‫ﻮﹺﻱ‬‫ﺘ‬‫ﺴ‬‫ﻞﹾ ﻳ‬‫ ﹸﻞﹾ ﻫ‬ ‫ﻟ‬ ‫ﻗ‬ Pernyataan al Qubrushshi di atas juga bertentangan dengan konsensus (ijma’) umat Islam yang [9: ‫ﺍﻟﺰﻣﺮ‬ mewajibkan untuk mempelajari ilmu agama yang pokokMaknanya : " Bukankah tidak sama antara orang yang berilmu yang fardlu ‘ain atas setiap mukallaf untukdengan orang yang tidak berilmu " (Q.S. az-Zumar : 9) mempelajarinya dan orang yang meninggalkannya telahPernyataan al Qubrushshi tersebut juga mendustakan berdosa. Sayyid Ahmad ar-Rifa’i -semoga Allah meridlainya-hadis riwayat Abu Dawud: mengatakan: “Allah tidak akan menjadikan orang yang bodoh sebagai wali-Nya. Seorang wali itu tidak mungkin bodoh tentang
  24. 24. agamanya. Ilmu yang ringkas dan sederhana adalah mengetahui Karena ilmu kita berdasarkan al Quran dan Sunnah…”.perintah dan larangan Allah. Sedangkan ilmu yang sempurna (Diriwayatkan oleh al Hafizh al Khathib al Baghdadi).adalah menguasai ilmu tafsir, hadis, dan fikih…”. Demikian Maksud perkataan beliau ini jelas bagi orang yangbeliau nyatakan dalam al Burhan al Mu-ayyad. memiliki akal. Begitu tegas perkataan tersebut Sebelum beliau, seorang wali Allah yang menunjukkan kepada yang dimaksud. Jadi barangsiapadisepakati kewaliannya, al Imam asy-Syafi’i -semoga Allah yang tidak menuntut ilmu agama yang berdasarkan almeridlainya- mengatakan: “Menuntut ilmu lebih utama dari Quran dan al Hadis, bagaimana bisa ia menjadi seorangsholat sunnah”. Perkataan beliau ini dikutip oleh al Imam Musallik (pembimbing suluk) dan Murabbi (pendidikan-Nawawi di awal kitab al Majmu’. Untuk membantah murid menuju ketakwaan dan kewalian) ?!.kesesatan al Qubrushshi dalam masalah ini cukuplah apa Jadi jika murid al Qubrushshi tidak menuntutyang dikatakan oleh seorang pemuka kaum sufi, al Junaid ilmu, dia akan kehilangan Mizan Syari (standar syar’i) dan–semoga Allah meridlainya- (al Qubrushshi mengaku-ngaku ia akan menjadi mangsa al Qubrushshi dan setannya; iabahwa mata rantainya dalam tasawuf bersambung akan diperalat untuk meraup kekayaan dan mencarikepada beliau). Beliau mengatakan: kedudukan. Al Qubrushshi akan mengelabui bahwa ia‫ﻲ‬‫ ﻓ‬‫ﻯ ﺑﹺﻪ‬‫ﺪ‬‫ﻘﹾﺘ‬‫ﺚﹶ ﻻﹶ ﻳ‬‫ﻳ‬‫ﺪ‬‫ ﺍﻟﹾﺤ‬‫ﺐ‬‫ﻜﹾ‬‫ ﻳ‬‫ﻟﹶﻢ‬‫ﺀَﺍﻥﹶ ﻭ‬‫ﻔﹶﻆﹾ ﺍﻟﻘﹸﺮ‬‫ﺤ‬‫ ﻳ‬‫ ﻟﹶﻢ‬‫ﻦ‬‫" ﻣ‬ ‫ﺘ‬ mengangkatnya kapada derajat yang tinggi padahal justru ia menjerumuskannya ke dalam jurang kerendahan.‫ ...". )ﺭﻭﺍﻩ ﺍﳊﺎﻓﻆ‬‫ﺔ‬ ‫ﺍﻟ‬‫ﺎﺏﹺ ﻭ‬‫ﺘ‬‫ ﺑﹺﺎﻟﹾﻜ‬ ‫ﻘﹶ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﻨ‬‫ﻠﹾﻤ‬‫ﺄﹶﻥﱠ ﻋ‬‫ﻠﹾﻢﹺ، ﻟ‬‫ﺬﹶﺍ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﻫ‬ ‫ﺴﻨ‬ ‫ﻴﺪ‬ Keempat: Jika seorang murid yang telah terkecoh sudah melampaui tahapan-tahapan ini dan ( ‫ﺍﳋﻄﻴﺐ ﺍﻟﺒﻐﺪﺍﺩ‬ ‫ﻱ‬ membenarkan berbagai kedustaan dan omong kosong“Orang yang tidak hafal al Quran dan tidak mempelajari hadis, Nazhim ini, saat itu dia sudah siap untuk diberikanmaka ia tidak boleh diikuti dalam bidang ilmu ini (tasawuf). suntikan baru berisi racun-racunnya. Pembohong besar
  25. 25. ini akan memberinya berbagai fatwa yang aneh sehingga suami isteri ini diampuni !! serta khurafat-khurafat yangmurid akan dijadikan tak ubahnya seorang atheis nyata lainnya.yang meninggalkan berbagai ritual ibadah !!!. Al Orang yang meniti jalannya, ia akan mengingkariQubrushshi, selain dari kebodohannya yang mencolok hukum-hukum syariat Nabi Muhammad dan mengikutiterhadap agama serta mengandalkan berbagai hukum-hukum syariat Nazhim al Qubrushshi. Isikebohongan yang mengherankan —seperti perkataannya kepalanya hanya pemuasan perut dan nafsu syahwatnya,bahwa roh itu memiliki roh lagi, kemudian roh tersebut tidak menjauhi yang diharamkan, tidak menjaga diri darimemiliki roh lagi, atau perkataannya bahwa Allah hal yang syubhat, tidak takut siksa akhirat…..apalagi al-menciptakan langit dan bumi dalam tujuh hari (bukan Qubrushshi mengatakan kepada para pengikutnya:enam hari), atau bahwa Rabi’ah al ‘Adawiyah adalah “Sesungguhnya Allah mengampuni seluruh dosa hamba-hamba-termasuk keturunan Ahlul Bayt, dan kebohongan- Nya setiap malam !! Setan menggoda dan menjerumuskankebohongan yang lainnya— sesungguhnya disertai itu mereka di siang hari dan Allah mengampuni mereka di malamsemua ia berusaha membuang hukum-hukum syariat dan hari!".merusaknya. Ia mengingkari kewajiban sholat, Saya berkata: Bualan yang ganjil ini tidak akanmeremehkan nilai puasa, menganjurkan untuk memakan dipercaya kecuali oleh orang yang lemah himmahnya,barang haram dan yang ada dalam benaknya hanyalah bebal fikirannya dan telah keluar dari agama Nabinikah dan nikah !!. Seringkali ia membicarakan hal Muhammad ibn Abdullah.tersebut kepada para pengikutnya !! Andai saja ia Dalam semua kesesatan dan kebohongan ini,berbicara mengenai nikah tentang hukum-hukum syariat Nazhim mengikuti jalan para sufi gadungan yang ateis,yang berkaitan dengannya. Akan tetapi ia mengatakan para tokoh Bathiniyah yang terdahulu yang dikenalkepada para pengikutnya itu bahwa seorang lelaki ketika sebagai pengguna narkotika. Nazhim mengelabuhi paramenggauli istrinya pada malam pertama, semua dosa pengikutnya bahwa memahami agama tidak bisa kecuali
  26. 26. melewatinya, dan bahwa asrar-nya –seperti dia untuk menyingkap rahasia-rahasia al-Qur’an". Dan Nazhimungkapkan– tidak bisa diketahui kecuali melalui dirinya, adalah penggantinya, penerjemah dan penyebarbahwa ia adalah pimpinan para wali dan orang-orang pemikirannya, ini artinya hanya dia yang mengetahuiyang bertaqwa, apa yang ia katakan itulah agama, apa hakikat makna-makna syara’. Dan siapapun yangyang dia ucapkan itulah kebenaran, tidak boleh berharap untuk mengetahuinya tidak akan bisaditentang, tidak boleh dinilai perbuatan-perbuatannya mengetahuinya kecuali melaluinya. Ini adalah masalahdengan timbangan syari !!. Bahkan ia lebih tinggi dari itu yang telah dijelaskan Nazhim, di banyak tempat,!! Barang siapa yang menilai tingkah laku Nazhim dengan kesempatan dan kitabnya.timbangan syara’ maka ia adalah orang yang sempit Saya berkata: Ilmu maktum apakah yang dimaksudpandangannya dan mahrum (terhalang dari kebaikan), oleh pembohong besar ini ?!! Padahal Rasulullah telahgagal dalam ujian, jauh dari tajalliyat . Jadi Nazhim – menyampaikan segala perkara yang telah diwahyukanmenurut dirinya- tidak boleh ditentang ketika berbuat Allah kepadanya. Allah taala berfirman:apapun dan dia selalu benar meskipun menyalahi ‫ﺎ‬‫ﻞﹾ ﻓﹶﻤ‬‫ﻔﹾﻌ‬‫ ﺗ‬‫ﺇﹺﻥﹾ ﻟﹶﻢ‬‫ ﻭ‬‫ﻚ‬‫ ﺭ‬‫ﻦ‬‫ ﻣ‬‫ﻚ‬‫ﺰﹺﻝﹶ ﺇﹺﻟﹶﻴ‬‫ﺎ ﹸﻧ‬‫ﱢﻎﹾ ﻣ‬‫ﻝﹸ ﺑ‬‫ﻮ‬  ‫ﺎ ﺍﻟ‬‫ﻬ‬‫ﺎ ﺃﹶ‬‫ ﻳ‬ ‫ﺑ‬ ‫ﻳ ﺮﺳ ﻠ ﺃ‬perintah-perintah Allah dan Rasul-Nya !!. Agamamenurutnya dan para pengikut setianya adalah [67: ‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﺍﳌﺎﺋﺪﺓ‬ ‫ﻪ‬‫ﺎﻟﹶﺘ‬‫ ﺭﹺﺳ‬‫ﺖ‬‫ﱠﻐ‬‫ﺑ‬ ‫ﻠ‬ucapannya dan perbuatannya, bukan perintah dan ajaran Maknanya : "Hai Rasul-Ku, sampaikanlah apa yangyang telah disampaikan Nabi Muhammad. diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu Dengarlah perkataannya ini (Mercy Oceans, h.108): kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak"Guru besar kita -Abdullah ad-Daghistani- berkata menyampaikan risalah-Nya" (Q.S. al Maa-idah : 67)sesungguhnya di zaman ini hanya dia-lah di antara para wali Ibnu Hazm juga telah menegaskan dalam kitabnya, al-yang diberikan izin untuk mengutarakan tentang al Ilm al Fishal fi al-Milal Wa an-Nihal tentang kekufuran orangMaktuum (ilmu yang tersembunyi), dan ia telah diberikan izin
  27. 27. yang menyatakan bahwa Nabi hanya menyampaikan dengan Khadlir ‘alayhissalam dan menempatkan dirinyazhahirnya syari’at saja dan syari’at itu memiliki dimensi yang tidak waras di barisan para Nabi, sampai iabathin yang bertentangan dengan zhahir syari’at tersebut. mengatakan –Wal Iyadzu billah-: "Dan jika masalahnyaBagaimana tidak dikafirkan orang yang mengatakan berkaitan dengan tingkah laku gurumu janganlah sesekaliseperti itu, Sedangkan Allah telah berfirman: berusaha untuk meluruskannya atau menilai dan menimbangnya [3 : ‫ ]ﺳﻮﺭﺓ ﺍﳌﺎﺋﺪﺓ‬ ‫ ﹸﻢ‬‫ﻨ‬‫ﻳ‬‫ ﺩ‬‫ ﻟﹶ ﹸﻢ‬‫ﻠﹾﺖ‬‫ ﺃﹶﻛﹾﻤ‬‫ﻡ‬‫ﻮ‬‫ ﺍﹶﻟﹾﻴ‬ ‫ﻜ ﻜ‬ dengan akalmu walaupun seandainya kamu adalah Nabiyyullah Musa". (lihat kitab yang sama)Maknanya : " Hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian Saya berkata: Demi Allah, bukankah perkataanagama kalian " (Q.S. al Maa-idah:3) semacam ini tidak akan keluar kecuali dari orang yangBandingkanlah ini dengan perkataan al Qubrushshi, tidak waras ? Bukankah orang yang mengatakan sepertikemudian berikanlah hukum yang layak untuknya. ini tiada lain adalah seorang Atheis yang telah Marilah kita dengarkan lagi perkataannya dalam melepaskan diri dari agama dan ajaran syari’at ? Apakahkitabnya, Merly Oceans Pink Pearls, h.45: "Guru besar kami boleh orang seperti ini disebut sulthan al Awliya,di banyak kesempatan berkata kepadaku: Wahai Tuan pimpinan para ‘arifin, atau sebutan-sebutan lainnya yangNazhim, jangan letakkan ucapanku pada timbangan untuk diberikan oleh para pengikutnya kepadanya ?!!. Demimenilainya. Jangan kau katakan kenapa guruku berbuat begini Allah, tidak. Melainkan hal yang wajib dilakukan olehatau berkata begini ?". Lihatlah ucapannya lagi dalam kitab ummat Islam adalah memperingatkan orang darinya, initersebut beberapa baris setelahnya: "Syarat sah kamu adalah termasuk jihad yang paling penting. Pahalanyadalam mengikutiku adalah mengikutiku tanpa menghukumi lebih besar daripada mendirikan masjid karena Allah !!.perbuatan-perbuatanku dan kamu tidak memprotes". Bahkan Bagaimana tidak, melakukan tahdzir ini artinya menjagaNazhim – dalam rangka menggiring para pengikutnya agama dan akidah umat Islam dan melaksanakanyang mengikutinya tanpa akal-, menyerupakan dirinya
  28. 28. kewajiban mengajak pada kebaikan dan menjauhi kelakuanku dengan akal kalian". Satupun dari keduanyalarangan (al Amr bil Maruf Wa an-Nahyu anil Munkar). tidak berkata: "Ikutilah aku dengan buta, tuli dan bisu". Bagaimana al-Qubrushshi yang tidak berilmu ini Tidak ada satupun dari keduanya yang mengaku bahwamenyatakan seperti itu padahal Rasulullah ash-Shadiq al ia mengetahui rahasia-rahasia syari’at, dan rincian-Mashduq (yang jujur dan benar) shallallahu alayhi wasallam rinciannya seperti pengakuan orang bodoh yang tidaktelah mengatakan: mengetahui rukun-rukun shalat dan hal-hal yang (‫ " )ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ‬‫ﻪ‬‫ﻴ‬‫ﺀَﺍﺓﹸ ﺃﹶﺧ‬‫ﺮ‬‫ ﻣ‬‫ﻦ‬‫ﺆﻣ‬ ‫" ﺍﹶﻟﹾ‬ ‫ﻤ‬ membatalkan wudlu ini. Bahkan Abu Bakar suatu hari pernah ditanya tentang makna ayat al-Quran, lalu ia-punMaknanya: "Seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya" menjawab: "Bumi mana yang mau membawaku dan langit(H.R. Abu Dawud) mana yang mau menaungiku jika aku berkata tentang al-Qur’an Umar sering mendiskusikan banyak hal dengan sesuatu yang tidak aku ketahui". Umar juga pernahAbu Bakar dalam masalah-masalah yang ia pandang tidak mengatakan: "Aku berlindung kepada Allah dari kesulitanbenar (padahal jelas Abu Bakar adalah sahabat paling yang tidak dapat diselesaikan oleh Abu Hasan (Ali) –karenamulia), seorang wanita yang jauh lebih rendah derajatnya Ali sedang tidak di dekatnya-". Dan manhaj para sahabatdari Umar pernah menyampaikan ketidaksetujuannya serta generasi-generasi setelah mereka dari kalangandengan pendapat Umar dan ia berkata kepada Umar: ulama dan para wali adalah bahwa jika mereka"Tuan tidak boleh melakukan itu", Umar menerima mengetahui pendapat mereka jelas salah dan tidak sesuaipendapat seorang wanita tersebut dan berkata: "Umar dengan dalil syara’ mereka langsung merujuk dansalah dan perkataan wanita ini benar". Abu Bakar dan mencabut pendapat mereka. Mereka tidak pernahUmar tidak pernah berkata: "Saya lebih agung dan mengatakan: "Kami adalah ahli batin dan kalian adalahpendapat saya tidak layak untuk dikritik atau dinilai, ahli zhahir". Syekh Abdul Qadir al Jilani tidak pernahjangan kalian mengukur perkataan-perkataanku dan berkata seperti ini, demikian juga ar-Rifa’i, Syah
  29. 29. Naqsyaband, para khalifah mereka dan para sufi sejati mencela tasawuf yang suci ini (dan memang sudah mulaitidak satupun dari mereka mengatakan seperti itu. ada yang melakukan hal ini). Padahal sesungguhnya jalanSementara al Qubrushshi mengatakan: "Saya-lah satu- para Awliya (Ahlullah) ini adalah tunduk dan taat (alsatunya orang yang mengetahui rahasia syari’at di zaman Inkisaar) terhadap syara, rendah hati (tawadlu) terhadapini !!! Jadi al Qubrushshi mengklaim dirinya mengetahui orang-orang mukmin, meninggalkan banyak pengakuan-hal-hal yang tidak diketahui Abu Bakar dan Umar dan pengakuan yang tidak bermanfa’at. Tujuan merekatelah sampai pada suatu martabat yang keduanya tidak bukan supaya diagungkan, dipuja dan dipuji, tetapisampai kepadanya !!! Orang yang telah sampai pada tujuan mereka adalah mencari keridlaan Allah semata.puncak ghurur (ketertipuan) seperti ini tidak bisa Mereka tidak menganggap diri mereka tidak perlu lagidinasehati lagi. nasehat dan mereka tidak takabbur dan menolak nasehat ‫ﻱ‬‫ﺎﺩ‬‫ﻨ‬ ‫ﻦ‬‫ﻤ‬‫ﺎﺓﹶ ﻟ‬‫ﻴ‬‫ ﻻﹶ ﺣ‬‫ﻦ‬‫ﻟﻜ‬‫ﻭ‬ ‫ﺗ‬ ‫ﺎ‬‫ ﺣ‬‫ﺖ‬‫ﻳ‬‫ﺎﺩ‬‫ ﻧ‬‫ ﻟﹶﻮ‬‫ﺖ‬‫ﻌ‬‫ﻤ‬‫ ﺃﹶﺳ‬‫ﻟﹶﻘﹶﺪ‬ ‫ﻴ‬ tersebut, mereka tidak menganggap murid yang mengingatkannya sebagai orang yang gagal dan menyimpang, akan tetapi yustru murid seperti ini-lah Panggilan kamu sudah terdengar jika memang orang tersebut yang maqbul. Jika para sufi ini terjatuh pada hal-hal yang masih hidup menyalahi syara lalu dijelaskan hal itu kepada mereka Tetapi orang yang kau panggil itu sudah tak bernyawa. maka mereka langsung kembali kepada yang benar danMeski demikian, tetap secara syara wajib bertaubat, dan tidak angkuh serta ngotot denganmemperingatkan masyarakat dari Nazhim al Qubrushshi kesalahannya. Syara’ bagi mereka adalah asal (landasanini, apalagi peringatan ini mengandung misi dan pijakan), bukan perkataan dan pendapat mereka.membersihkan para sufi sejati dari noda dan kotoran- (sangat berbeda dengan Nazhim ini yang secara dustakotoran ini agar ucapan-ucapan dan perilaku Nazhim ini mengaku sebagai bagian dari mereka).tidak dijadikan alat oleh musuh-musuh tasawuf untuk
  30. 30. Sufi besar, yang luas ilmunya, wali yang tidak penyimpangan ganjilnya dengan dorongan marah karenadiragukan lagi, Syekh Ahmad ar-Rifa’i -semoga Allah Allah dan syari’at-Nya. Kita wajib meninggalkan sikapmeridlainya- mengatakan: "Benarkan kepada para sufi dan mudahanah (memuji perkara munkar dan pelakunya)auliya perbuatan mereka selama tidak menyalahi syari’at, jika karena itu tidak akan bermanfa’at sedikit-pun kelak dimereka menyalahi syariat ikutilah syari’at". As-Sayyid Syekh hari kiamat. Rasulullah shallallahu alayhi wasallam telahAbdul Qadir al Jilani al Baaz al Asyhab -semoga Allah bersabda:meridlainya- mengatakan: "Jika engkau melihat seorang Syekh ‫ﻑ‬‫ﻭ‬ ‫ﻌ‬‫ ﺑﹺﺎﻟﹾﻤ‬‫ﺮ‬ ‫ﺄﹾ‬‫ﻳ‬‫ﺎ ﻭ‬‫ﻧ‬‫ﺮ‬‫ﻴ‬‫ﻐ‬‫ ﺻ‬‫ﻢ‬‫ﺣ‬‫ﺮ‬‫ﻳ‬‫ﺎ ﻭ‬‫ﻧ‬‫ﺮ‬‫ ﻛﹶﺒﹺﻴ‬‫ﱢﺮ‬‫ﻮ‬ ‫ ﻟﹶﻢ‬‫ﻦ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ ﻣ‬‫ﺲ‬‫" ﻟﹶﻴ‬ ‫ﺮ‬ ‫ﻣ‬ ‫ﻳﻗ‬ ‫ﻨ‬(tasawwuf) yang salah maka ingatkanlah, jika dia menerimamaka demikianlah semestinya dan jika dia tidak menerima (‫ﺎﻥ‬‫ﻜﹶﺮﹺ " )ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﺣ‬‫ﻨ‬ ‫ﻦﹺ ﺍﻟﹾ‬‫ ﻋ‬‫ﻪ‬‫ﻨ‬‫ﻳ‬‫ﻭ‬ ‫ﺒ‬ ‫ﻤ‬tinggalkanlah dan ikutilah syara’". (Lihat kitab Adab al Maknanya: "Tidak termasuk orang yang sempurna imannya diMurid karya Syekh Abdul Qadir). antara kita orang yang tidak menghormati yang lebih tua, Pembaca yang budiman, bandingkanlah apa yang menyayangi yang lebih muda, menyuruh pada kebaikan dandikatakan dua wali agung ini dengan perkataan al melarang kemungkaran " (H.R. Ibn Hibban)Qubrushshi ("Jangan kau peringatkan gurumu walaupun Orang yang cerdas adalah orang yang mengalahkanseandainya kamu Nabi Musa"), sehingga anda akan tahu nafsunya dan berbuat baik di dunia untukperbedaan antara orang-orang agung yang kepentingannya di akhirat.mengindahkan batasan-batasan Allah dan tidak Uraian singkat ini cukup bagi orang yang hatinyamelampauinya, yang mengagungkan para nabi dengan terbuka untuk menerangkan keadaan para pengikutmusang-musang dan gagak-gagak yang rakus menjilat- Nazhim, dan untuk mengobarkan semangatnyajilat bangkai-bangkai dunia yang menjijikkan. mengantisipasi keburukan mereka. Namun begitu, Jadi kita wajib bangkit memperingatkan umat dengan pertolongan Allah, kami setelah ini akandari al-Qubrushshi dan menjelaskan penyimpangan-
  31. 31. menuturkan pasal-pasal ringkas tentang perkataan-perkataan kelompok yang sangat berbahaya ini danakidah-akidah pimpinannya al-Qubrushshi sertabantahan-bantahan yang cukup terhadap setiapkesesatannya, supaya lebih jelas dan tidak ada peluang IIuntuk berkelit bagi siapapun. Allahlah yang memberi (Pasal)taufiq kepada kebenaran. Al-Qubrushshi Menyamakan dirinya dan gurunya; Abdullah ad-Daghistani dengan Allah Nazhim al-Qubrushshi berkata dalam kitabnya Mercy Oceans, hal.6 : "Segala perintah Quthb (pimpinan para wali) adalah perintah Allah, dan kehendaknya sama dengan kehendak Allah". Gurunya Abdullah Faiz ad-Daghistani berkata dalam kitabnya al-Washiyyah, hal.9: "Definisi kedua dari Tarekat adalah hendaklah seorang murid siap menerima perintah dari mursyid (guru tarekat)nya sebagaimana Rasulullah menunggu datangnya wahyu dari Allah". Saya mengatakan: Ini adalah perkataan yang aneh sekali. Perkataan ini bertentangan dengan firman Allah:

×