Manajemen Agroindustri
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Manajemen Agroindustri

on

  • 332 views

 

Statistics

Views

Total Views
332
Views on SlideShare
332
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Manajemen Agroindustri Manajemen Agroindustri Presentation Transcript

  • MANFAAT DAGING KELINCI DALAM INDUSTRI
  • NAMA KELOMPOK :  Nindyta Ayudyawati  Mala Wijayanti  Pramitha Surya Nurdiah  Ravenska Narendra Hapsari
  • MENGAPA TERNAK KELINCI ? - Para penggemar memelihara kelinci jenis ini untuk dikoleksi atau diikutkan dalam kontes kelinci hias yang saat ini banyak diadakan oleh asosiasi penggemar kelinci. Sedangkan kelinci pedaging banyak diminati karena peluang bisnis yang cukup potensial. Daging kelinci mulai diminati karena dagingnya rendah kolesterol dan rasanya yang lezat. - Demikian juga dengan bulunya dan kulitnya yang dapat diolah menjadi kerajinan tangan. Pada feses dan urine kelinci pun dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik dengan nilai jual yang tinggi. - Siklus usaha yang relatif lebih cepat dibandingkan beternak sapi atau kambing. Beternak kelinci tidak membutuhkan areal yang luas juga produk yang dihasilkan beragam dan belum banyak pesaing.
  • Bagaimana karakteristik kelinci ? 0 Secara taksonomi kelinci termasuk ordo Logomorpha, famili Leporidae. Panjang tubuh 45 – 50 cm, berat badan sekitar 3kg.  Lama hidup : 5 – 10 th., dapat sampai 12 th.  Lama produksi ekonomis : 1 – 3 tahun  Lama bunting : 30 -35 Hari (rata-rata 31-32 hari)  Berat dewasa : 1,5 – 7 kg (jantan), 1,4 – 6,5 kg (betina)  Berat Lahir : 30 -70 g, tergantung jumlah anak dan berat induk  Jumlah anak : rata-rata 4 sampai maksimal 10 ekor
  • Apa saja jenis kelinci ternak ?             Anggora Dutch English Spot Himalayan Holland Dwarf Harlequin Lyon New Zealand White Rex Tan Flamish Giant Satin
  • Apa keuntungan kelinci ? 1. Industri Pangan Biasanya kelinci yang digunakan adalah kelinci pedaging. Kelinci pedaging biasanya memiliki bobot lebih dari 2 Kg, dan berdaging tebal. Biasanya jenis kelinci yang digunakan adalah Flamish Giant, Rex, New Zeland White, Satin dan Tan. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa selain empuk dan rendah kolesterol, dagingnya dapat dijadikan obat dan dimasak dalam beraneka ragam cara mulai dari sate, abon, dendeng dan berbagai olahan lainnya. Kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan jenis ternak lain. Dan kelebihan ini disertai kadar kolesterol rendah.
  • Jenis Daging Kadar Kolesterol (Asam Lemak) Jenuh (%) Tak Jenuh (%) Kelinci 39 61 Ayam 34 66 Itik 30 70 Kambing 61 39 Domba 59 41 Sapi 50 50
  • Jenis Daging Protein (%) Lemak (%) Kadar Air (%) Kadar Kalori (MJ/Kg) Kelinci 20,8 10,2 67,9 7,3 Ayam 20,0 11,0 67,6 7,5 Anak Sapi (Veal) 18,8 14,0 66,0 8,4 Kalkun 20,1 28,0 58,3 10,9 Sapi 16,3 22,0 55,0 13,3 Domba 15,7 27,7 55,8 13,1 Babi 11,9 40,0 42,0 18,9
  • Tingginya protein dan asam tak jenuh yang terkandung di dalamnya membuat daging kelinci baik sekali untuk mempertahankan jaringan tubuh, membentuk sel-sel dan meningkatkan kecerdasan otak. Daging kelnci sangat baik dikonsumsi anakanak yang sedang dalam masa pertumbuhan, khususnya balita.  Daging kelinci ternyata juga mengandung zat yang disebut senyawa ketotifen yang apabila digabungkan dengan senyawa lain seperti lemak Omega 3 dan 9 disinyalir bisa sebagai penyembuh asma atau minimal meredakan penyakit asma, infeksi tenggorokan, liver dan asam urat. 
  • 2. Peliharaan Kelinci hias adalaha kelinci yang cocok untuk menjadi peliharaan. Di samping memeliki keunikan sendiri, kelinci hias biasanya memiliki bulu yang indah sehingga mirip dengan boneka kelinci yang lucu. Kelinci hias bisa juga dari kelinci yang berbadan mungil, telinga pendek/telinga panjang yang turun, berbulu tebal bahkan berbulu pendek. Contoh kelinci sebagai hewan kesayangan adalah anggora, dutch, holland lop, dan himalayan
  • 3. Peka terhadap Lingkungan Sesekali ia berhenti makan dan berdiri di atas kaki belakang, mengangkat daun kuping dan hidung yang mencium-cium pertanda waspada ada musuh. Apabila belum ketahuan oleh musuh, terwelu bertahan sembunyi dalam lubang. Warna bulunya yang samar membuat ia sukar ditemukan. Begitu musuh mendekat, ia segera melompat dan lari. Kaki belakangnya yang panjang dilontarkan jauh ke depan melewati kaki depan dan ditekan kuat-kuat ke tanah. Dengan cara melompat ini, kecepatan larinya dapat mencapai 60 km per jam. Dan dalam waktu yang singkat, terwelu pun menghilang.
  • 4. Penghasil Fur Kelinci Rex dan Satin merupakan dua bangsa kelinci yang sangat disuka sebagai penghasil fur (bulu-kulit). Dua bangsa kelinci inni memiliki kulitbulu yang eksotis dan indah, menaik, dan bernilai tinggi, sehingga berpotensi untuk di ekspor dengan mutu fisik kulit yang baik. Kelinci rex memiliki kulit-bulu halus seperti beludru dengan panjang bulu yang hampir seragam. Sementara kelinci Satin memiliki kuli-bulu pandang dan mengkilap seperti bulu mink. Kulit-bulu kelinci umumnya dimanfaatkan untuk pembuatan kerajinan interior mobil, boneka, mainan anak-anak, selendang, tas wanita, aksesoris rambut, sepatu bayi, topi, sarung tangan, serta tidak jarang pula digunakan sebagai bahan pembuatan jaket/mantel
  • 5. Penghasil Pupuk Organik Produk samping yang dapat diperoleh dari usaha budi daya kelinci adalah pupuk organik yang berasal dari kotorannya. Kelinci menghasilkan dia tipe kotoran yaitu yang lunak dan yang keras. Kotoran lunak ini pada umumnya selaputi mukosa, mengandung sedikit bahan kering, namun kandungan protein kasarnya cukup tinggi (kurang lebih 28%) serta vitamin B yang bermanfaat bagi ternak yang bersangkutan. Kotoran yang keras dikeluarkan pada siang hari. Kotoran keras mengandung bahan kering yang lebih banyak dibanding dengan kotoran basah, tetapi kandungan protein kasarnya cukup rendah (kurang lebih 9,2%). Kotoran kelinci menngandung unsur hara yang tidak kalah bagusnya dengan kotoran ternak lain karena telah banyak dilakukan penelitian terhadap sayuran dan tanaman.
  • CONTOH PRODUK INDUSTRI
  • Gulai Kelinci dan Dendeng Kelinci