Penanganan Sampah
Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan
dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga
dan Sejenis Sampah...
Nawasis.Com
Penanganan Sampah
Penanganan sampah meliputi kegiatan:
1. Pemilahan;
2. Pengumpulan;
3. Pengangkutan;
4. Pengo...
Nawasis.Com
1. PEMILAHAN
Penanganan Sampah
Nawasis.Com
Pemilahan
Pemilahan dilakukan melalui kegiatan
pengelompokan sampah.
Pengelompokkan jenis sampah yang terdir...
Nawasis.Com
Pemilahan berdasarkan Jenis Sampah
1. Sampah yang mengandung bahan berbahaya
dan beracun serta limbah bahan be...
Nawasis.Com
Pemilahan berdasarkan Jenis Sampah
3. Sampah yang dapat digunakan kembali
merupakan sampah yang dapat dimanfaa...
Nawasis.Com
Pelaku Pemilahan Sampah
Setiap orang pada sumbernya;
Pengelola kawasan permukiman, kawasan
komersial, kawasa...
Nawasis.Com
Pelaku Pemilahan Sampah dan Sarana
Pelaku Pemilahan Sampah dan sarana pemilahan
dan pewadahan yang harus dised...
Nawasis.Com
Persyaratan Sarana Pemilahan dan Pewadahan
Persyaratan didasarkan pada:
 volume sampah;
 jenis sampah;
 pe...
Nawasis.Com
Jenis Sarana Pewadahan
Sarana pewadahan:
Individual:
 Bin, atau
 Wadah lain yang memenuhi persyaratan.
Kom...
Nawasis.Com
2. PENGUMPULAN
Penanganan Sampah
Nawasis.Com
Pengumpulan Sampah
Pengumpulan sampah tidak boleh dicampur
kembali setelah dilakukan pemilahan dan
pewadahan....
Nawasis.Com
Pengumpulan Sampah
Pengumpulan atas jenis sampah terpilah:
Pengaturan jadwal pengumpulan sesuai dengan
jenis ...
Nawasis.Com
Jenis Sarana Pengumpulan Sampah
Jenis sarana pengumpulan sampah dapat berupa:
a. Motor sampah;
b. Gerobak samp...
Nawasis.Com
Pelaku Pengumpulan Sampah
Pengumpulan sampah dilakukan oleh:
Pengelola kawasan permukiman, kawasan
komersial,...
Nawasis.Com
Pelaku Pengumpulan Sampah dan Sarana
Pengelola kawasan permukiman, kawasan
komersial, kawasan industri, kawas...
Nawasis.Com
Kriteria Teknis TPS
Luas TPS sampai dengan 200 m2;
Tersedia sarana untuk mengelompokkan sampah
menjadi palin...
Nawasis.Com
3. PENGANGKUTAN SAMPAH
Penanganan Sampah
Nawasis.Com
Pengangkutan Sampah
Pengangkutan sampah dari TPS dan/atau TPS 3R
ke TPA atau TPST tidak boleh dicampur kembal...
Nawasis.Com
Pengangkutan Limbah B3
Dalam hal terdapat sampah yang mengandung
bahan berbahaya dan beracun serta limbah
bah...
Nawasis.Com
Ketentuan Pengangkutan Sampah
Memaksimalkan kapasitas kendaraan angkut
yang digunakan;
Rute pengangkutan sep...
Nawasis.Com
Operasional Pengangkutan Sampah
Pengangkutan sampah harus memperhatikan:
Pola pengangkutan;
Sarana pengangku...
Nawasis.Com
Pola Pengangkutan Sampah
Pola pengangkutan sampah terdiri atas:
Pengangkutan sampah dengan sistem
pengumpulan...
Nawasis.Com
Sarana Pengangkutan Sampah
Sarana pengangkutan sampah dapat berupa:
Dump truck/tipper truck;
Armroll truck;
...
Nawasis.Com
Pemilihan Sarana Pengangkutan Sampah
Pemilihan sarana pengangkutan sampah harus
mempertimbangkan:
Umur teknis...
Nawasis.Com
Rute Pengangkutan Sampah
Rute pengangkutan sampah harus memperhatikan:
Peraturan lalu lintas;
Kondisi lalu l...
Nawasis.Com
Pelaku Pengangkutan Sampah
Pengangkutan dilakukan oleh pemerintah
kabupaten/kota.
Pemerintah kabupaten/kota ...
Nawasis.Com
Pelaku Pengangkutan Sampah & SPA
Dalam pengangkutan sampah, pemerintah
kabupaten/kota dapat menyediakan stasi...
Nawasis.Com
4. PENGOLAHAN SAMPAH
Penanganan Sampah
Nawasis.Com
Pengolahan Sampah
Pengolahan sampah meliputi kegiatan:
Pemadatan;
Pengomposan;
Daur ulang materi; dan
Meng...
Nawasis.Com
Pengolahan Sampah
Pengolahan sampah mempertimbangkan:
Karakteristik sampah;
Teknologi pengolahan yang ramah ...
Nawasis.Com
Teknologi Pengolahan Sampah (1/2)
1. Teknologi pengolahan secara fisik berupa
pengurangan ukuran sampah, pemad...
Nawasis.Com
Teknologi Pengolahan Sampah (2/2)
4. Teknologi pengolahan secara termal berupa
insinerasi, pirolisis dan/atau ...
Nawasis.Com
Pelaku Pengolahan Sampah
Pengolahan sampah dilakukan oleh:
Setiap orang pada sumbernya;
Pengelola kawasan pe...
Nawasis.Com
Pelaku Pengolahan Sampah dan Fasilitasnya
Fasilitas pengolahan sampah yang wajib disediakan:
Pengelola kawasa...
Nawasis.Com
Persyaratan Teknis TPS 3R
Persyaratan TPS 3R (1/2):
1. Luas TPS 3R, lebih besar dari 200 m2;
2. Tersedia saran...
Nawasis.Com
Persyaratan Teknis TPS 3R
Persyaratan TPS 3R (2/2)+:
5. Penempatan lokasi TPS 3R sedekat mungkin
dengan daerah...
Nawasis.Com
TPS 3R Berbasis Masyarakat
TPS 3R termasuk skala lingkungan hunian
dilaksanakan dengan metode berbasis
masyar...
Nawasis.Com
Stasiun Peralihan Antara (SPA)
SPA terdiri dari
SPA skala kota dan
SPA skala lingkungan hunian.
Nawasis.Com
SPA Skala Kota
SPA skala kota harus memenuhi persyaratan teknis:
Luas SPA lebih besar dari 20.000 m2;
Produk...
Nawasis.Com
SPA Skala Lingkungan Hunian
SPA skala lingkungan hunian harus memenuhi
persyaratan teknis seperti:
Luas SPA p...
Nawasis.Com
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
Persyaratan teknis TPST :
 Luas TPST, lebih besar dari 20.000 m2;
Pe...
Nawasis.Com
5. PEMROSESAN AKHIR SAMPAH
Penanganan Sampah
Nawasis.Com
Pemrosesan Akhir Sampah
Pemrosesan akhir sampah dilakukan dengan
menggunakan metode:
Metode lahan urug terken...
Nawasis.Com
Pemrosesan Akhir Sampah
Pemrosesan akhir sampah dilakukan di TPA,
meliputi kegiatan:
Penimbunan/pemadatan;
P...
Nawasis.Com
Pemrosesan Akhir Sampah di TPA
Pemrosesan akhir sampah di TPA harus
memperhatikan (1/2):
1. Sampah yang boleh ...
Nawasis.Com
Pemrosesan Akhir Sampah di TPA
Pemrosesan akhir sampah di TPA harus
memperhatikan (2/2):
4. Dalam hal terdapat...
Nawasis.Com
Persyaratan TPA
Persyaratan TPA meliputi penyediaan dan
pengoperasian, harus memperhatikan :
Pemilihan lokasi...
Nawasis.Com
Pemilihan Lokasi TPA
Kriteria pemilihan lokasi TPA (1/3):
Geologi :
 tidak berada di daerah sesar atau patah...
Nawasis.Com
Pemilihan Lokasi TPA
Kriteria pemilihan lokasi TPA (2/3):
Hidrogeologi:
 Kondisi muka air tanah yang tidak k...
Nawasis.Com
Pemilihan Lokasi TPA
Kriteria pemilihan lokasi TPA (3/3):
Jarak dari lapangan terbang
 Berjarak lebih dari 3...
Nawasis.Com
Penempatan TPA pada Lokasi Lahan Gambut
Dalam hal penempatan TPA pada lokasi lahan
gambut tidak dapat dihindar...
Nawasis.Com
TPA Lama yang Sudah Beroperasi
Lokasi TPA lama yang sudah beroperasi dan tidak
memenuhi persyaratan, TPA ters...
Nawasis.Com
Luas Lahan, Kapasitas dan Umur TPA
Penentuan luas lahan dan kapasitas TPA harus
mempertimbangkan
 timbulan s...
Nawasis.Com
Prasarana dan Sarana TPA
Prasarana dan sarana TPA meliputi:
Fasilitas dasar;
Fasilitas perlindungan lingkung...
Nawasis.Com
Prasarana dan Sarana TPA
Fasilitas dasar TPA meliputi:
Jalan masuk;
Jalan operasional;
Listrik atau genset;...
Nawasis.Com
Prasarana dan Sarana TPA
Fasilitas perlindungan lingkungan TPA meliputi:
Lapisan kedap air;
Saluran pengumpu...
Nawasis.Com
Prasarana dan Sarana TPA
Fasilitas operasional TPA meliputi:
Alat berat;
Truk pengangkut tanah; dan
Tanah.
Nawasis.Com
Prasarana dan Sarana TPA
Fasilitas penunjang TPA meliputi:
Bengkel;
Garasi;
Tempat pencucian alat angkut da...
Nawasis.Com
Prasarana dan Sarana TPA
Fasilitas pelengkap TPA meliputi:
Fasilitas pendauran ulang,
Fasilitas pengomposan,...
Nawasis.Com
Kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota
Dalam melakukan pemrosesan akhir sampah
pemerintah kabupaten/kota wajib m...
Nawasis.Com
Kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota
Dalam menyediakan TPA pemerintah kabupaten/
kota: wajib:
Melakukan pemili...
Nawasis.Com
Daftar Modul
 Modul A: PENGANTAR
 A-1 : Definisi dan Istilah
 A-2 : Perencanaan Umum
 A-3 : Penanganan Sam...
Nawasis.Com
Sumber :
Permen PU No. 03/PRT/M/2013)
Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan
dalam Penanganan Sampah...
Nawasis.Com
Nawasis.Com
Water Inspiration
dimana inspirasi mengalir sampai jauh ...
Nawasis.Com
Sanitasi.Net
Spirit of Water
tak kenal lelah, terus mengalir, untuk kehidupan...
Nawasis.Com
Contact:
Joy Irmanputhra
Email : joyirman@nawasis.com
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Penanganan Sampah

3,411

Published on

Penanganan Sampah dalam Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,411
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
176
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penanganan Sampah

  1. 1. Penanganan Sampah Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga (Permen PU No. 03/PRT/M/2013) Modul A-3
  2. 2. Nawasis.Com Penanganan Sampah Penanganan sampah meliputi kegiatan: 1. Pemilahan; 2. Pengumpulan; 3. Pengangkutan; 4. Pengolahan; dan 5. Pemrosesan akhir sampah.
  3. 3. Nawasis.Com 1. PEMILAHAN Penanganan Sampah
  4. 4. Nawasis.Com Pemilahan Pemilahan dilakukan melalui kegiatan pengelompokan sampah. Pengelompokkan jenis sampah yang terdiri atas:  Sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun serta limbah bahan berbahaya dan beracun;  Sampah yang mudah terurai;  Sampah yang dapat digunakan kembali;  Sampah yang dapat didaur ulang; dan  Sampah lainnya.
  5. 5. Nawasis.Com Pemilahan berdasarkan Jenis Sampah 1. Sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun serta limbah bahan berbahaya dan beracun antara lain :  kemasan obat serangga,  kemasan oli,  kemasan obat- obatan, obat-obatan kadaluarsa,  peralatan listrik, dan peralatan elektronik rumah tangga. 2. Sampah yang mudah terurai antara lain sampah yang berasal dari :  Tumbuhan, hewan, dan/atau bagian-bagiannya yang dapat terurai oleh makhluk hidup lainnya dan/atau  Mikroorganisme seperti sampah makanan dan serasah.
  6. 6. Nawasis.Com Pemilahan berdasarkan Jenis Sampah 3. Sampah yang dapat digunakan kembali merupakan sampah yang dapat dimanfaatkan kembali tanpa melalui proses pengolahan antara lain  Kertas kardus,  Botol minuman, dan kaleng. 4. Sampah yang dapat didaur ulang merupakan sampah yang dapat dimanfaatkan kembali setelah melalui proses pengolahan antara lain  Sisa kain, plastik,  Kertas, dan kaca. 5. Sampah lainnya merupakan residu.
  7. 7. Nawasis.Com Pelaku Pemilahan Sampah Setiap orang pada sumbernya; Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya Pemerintah kabupaten/kota
  8. 8. Nawasis.Com Pelaku Pemilahan Sampah dan Sarana Pelaku Pemilahan Sampah dan sarana pemilahan dan pewadahan yang harus disediakan: Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya dalam melakukan pemilahan sampah wajib menyediakan sarana pemilahan dan pewadahan sampah skala kawasan. Pemerintah kabupaten/kota menyediakan sarana pemilahan dan pewadahan sampah skala kabupaten/kota.
  9. 9. Nawasis.Com Persyaratan Sarana Pemilahan dan Pewadahan Persyaratan didasarkan pada:  volume sampah;  jenis sampah;  penempatan;  jadwal pengumpulan; dan  jenis sarana pengumpulan dan pengangkutan. Sarana pemilahan dan pewadahan harus:  diberi label atau tanda;  dibedakan bahan, bentuk dan/atau warna wadah; dan  menggunakan wadah yang tertutup.
  10. 10. Nawasis.Com Jenis Sarana Pewadahan Sarana pewadahan: Individual:  Bin, atau  Wadah lain yang memenuhi persyaratan. Komunal.  TPS.
  11. 11. Nawasis.Com 2. PENGUMPULAN Penanganan Sampah
  12. 12. Nawasis.Com Pengumpulan Sampah Pengumpulan sampah tidak boleh dicampur kembali setelah dilakukan pemilahan dan pewadahan. Pengumpulan sampah meliputi pola:  individual langsung;  individual tidak langsung;  komunal langsung;  komunal tidak langsung; dan  penyapuan jalan.
  13. 13. Nawasis.Com Pengumpulan Sampah Pengumpulan atas jenis sampah terpilah: Pengaturan jadwal pengumpulan sesuai dengan jenis sampah terpilah dan sumber sampah; dan Penyediaan sarana pengumpul sampah terpilah.
  14. 14. Nawasis.Com Jenis Sarana Pengumpulan Sampah Jenis sarana pengumpulan sampah dapat berupa: a. Motor sampah; b. Gerobak sampah; dan/atau c. Sepeda sampah.
  15. 15. Nawasis.Com Pelaku Pengumpulan Sampah Pengumpulan sampah dilakukan oleh: Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya; dan Pemerintah kabupaten/kota.
  16. 16. Nawasis.Com Pelaku Pengumpulan Sampah dan Sarana Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya dalam melakukan pengumpulan sampah wajib menyediakan:  TPS;  TPS 3R; dan/atau  Alat pengumpul untuk sampah terpilah. Pemerintah kabupaten/kota menyediakan:  TPS dan/atau  TPS 3R pada wilayah permukiman.
  17. 17. Nawasis.Com Kriteria Teknis TPS Luas TPS sampai dengan 200 m2; Tersedia sarana untuk mengelompokkan sampah menjadi paling sedikit 5 (lima) jenis sampah; Jenis pembangunan penampung sampah sementara bukan merupakan wadah permanen; Luas lokasi dan kapasitas sesuai kebutuhan; Lokasinya mudah diakses; Tidak mencemari lingkungan; Penempatan tidak mengganggu estetika dan lalu lintas; dan Memiliki jadwal pengumpulan dan pengangkutan.
  18. 18. Nawasis.Com 3. PENGANGKUTAN SAMPAH Penanganan Sampah
  19. 19. Nawasis.Com Pengangkutan Sampah Pengangkutan sampah dari TPS dan/atau TPS 3R ke TPA atau TPST tidak boleh dicampur kembali setelah dilakukan pemilahan dan pewadahan.
  20. 20. Nawasis.Com Pengangkutan Limbah B3 Dalam hal terdapat sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun serta limbah bahan berbahaya dan beracun, pengangkutan sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun serta limbah bahan berbahaya dan beracun mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.
  21. 21. Nawasis.Com Ketentuan Pengangkutan Sampah Memaksimalkan kapasitas kendaraan angkut yang digunakan; Rute pengangkutan sependek mungkin dan dengan hambatan sekecil mungkin; Frekuensi pengangkutan dari TPS dan/atau TPS 3R ke TPA atau TPST dilakukan sesuai dengan jumlah sampah yang ada; dan Ritasi dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektifitas pengangkutan.
  22. 22. Nawasis.Com Operasional Pengangkutan Sampah Pengangkutan sampah harus memperhatikan: Pola pengangkutan; Sarana pengangkutan; dan Rute pengangkutan.
  23. 23. Nawasis.Com Pola Pengangkutan Sampah Pola pengangkutan sampah terdiri atas: Pengangkutan sampah dengan sistem pengumpulan langsung dari sumber menuju TPA dengan syarat sumber sampah lebih besar dari 300 liter/unit serta topografi daerah pelayanan yang tidak memungkinkan penggunaan gerobak; dan Pengumpulan sampah melalui sistem pemindahan di TPS dan/atau TPS 3R.
  24. 24. Nawasis.Com Sarana Pengangkutan Sampah Sarana pengangkutan sampah dapat berupa: Dump truck/tipper truck; Armroll truck; Compactor truck; Street sweeper vehicle; dan Trailer.
  25. 25. Nawasis.Com Pemilihan Sarana Pengangkutan Sampah Pemilihan sarana pengangkutan sampah harus mempertimbangkan: Umur teknis peralatan; Kondisi jalan daerah operasi; Jarak tempuh; Karakteristik sampah; dan Daya dukung fasilitas pemeliharaan.
  26. 26. Nawasis.Com Rute Pengangkutan Sampah Rute pengangkutan sampah harus memperhatikan: Peraturan lalu lintas; Kondisi lalu lintas; Pekerja, ukuran dan tipe alat angkut; Timbulan sampah yang diangkut; dan Pola pengangkutan.
  27. 27. Nawasis.Com Pelaku Pengangkutan Sampah Pengangkutan dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah kabupaten/kota dalam melakukan pengangkutan sampah :  Menyediakan alat angkut sampah termasuk untuk sampah terpilah yang tidak mencemari lingkungan; dan  Melakukan pengangkutan sampah dari TPS dan/atau TPS 3R ke TPA atau TPST.
  28. 28. Nawasis.Com Pelaku Pengangkutan Sampah & SPA Dalam pengangkutan sampah, pemerintah kabupaten/kota dapat menyediakan stasiun peralihan antara (SPA). Dalam hal dua atau lebih kabupaten/kota melakukan pengolahan sampah bersama dan memerlukan pengangkutan sampah lintas kabupaten/kota, pemerintah kabupaten/kota dapat mengusulkan kepada pemerintah provinsi untuk menyediakan stasiun peralihan antara dan alat angkutnya.
  29. 29. Nawasis.Com 4. PENGOLAHAN SAMPAH Penanganan Sampah
  30. 30. Nawasis.Com Pengolahan Sampah Pengolahan sampah meliputi kegiatan: Pemadatan; Pengomposan; Daur ulang materi; dan Mengubah sampah menjadi sumber energi.
  31. 31. Nawasis.Com Pengolahan Sampah Pengolahan sampah mempertimbangkan: Karakteristik sampah; Teknologi pengolahan yang ramah lingkungan; Keselamatan kerja; dan Kondisi sosial masyarakat.
  32. 32. Nawasis.Com Teknologi Pengolahan Sampah (1/2) 1. Teknologi pengolahan secara fisik berupa pengurangan ukuran sampah, pemadatan, pemisahan secara magnetis, masa-jenis, dan optik; 2. Teknologi pengolahan secara kimia berupa pembubuhan bahan kimia atau bahan lain agar memudahkan proses pengolahan selanjutnya; 3. Teknologi pengolahan secara biologi berupa pengolahan secara aerobik dan/atau secara anaerobik seperti proses pengomposan dan/atau biogasifikasi;
  33. 33. Nawasis.Com Teknologi Pengolahan Sampah (2/2) 4. Teknologi pengolahan secara termal berupa insinerasi, pirolisis dan/atau gasifikasi; dan 5. Pengolahan sampah dapat pula dilakukan dengan menggunakan teknologi lain sehingga dihasilkan bahan bakar yaitu Refused Derifed Fuel (RDF);
  34. 34. Nawasis.Com Pelaku Pengolahan Sampah Pengolahan sampah dilakukan oleh: Setiap orang pada sumbernya; Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial dan fasilitas lainnya; dan Pemerintah kabupaten/kota.
  35. 35. Nawasis.Com Pelaku Pengolahan Sampah dan Fasilitasnya Fasilitas pengolahan sampah yang wajib disediakan: Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, dan fasilitas lainnya, wajib menyediakan fasilitas pengolahan skala kawasan yang berupa TPS 3R. Pemerintah kabupaten/kota menyediakan fasilitas pengolahan sampah di lokasi:  TPS 3R;  SPA;  TPA; dan/atau  TPST.
  36. 36. Nawasis.Com Persyaratan Teknis TPS 3R Persyaratan TPS 3R (1/2): 1. Luas TPS 3R, lebih besar dari 200 m2; 2. Tersedia sarana untuk mengelompokkan sampah menjadi paling sedikit 5 (lima) jenis sampah; 3. TPS 3R dilengkapi dengan ruang pemilahan, pengomposan sampah organik, dan/atau unit penghasil gas bio, gudang, zona penyangga, dan tidak mengganggu estetika serta lalu lintas. 4. Jenis pembangunan penampung sisa pengolahan sampah di TPS 3R bukan merupakan wadah permanen;
  37. 37. Nawasis.Com Persyaratan Teknis TPS 3R Persyaratan TPS 3R (2/2)+: 5. Penempatan lokasi TPS 3R sedekat mungkin dengan daerah pelayanan dalam radius tidak lebih dari 1 km; 6. Luas lokasi dan kapasitas sesuai kebutuhan; g. lokasinya mudah diakses; 7. Tidak mencemari lingkungan; dan 8. Memiliki jadwal pengumpulan dan pengangkutan.
  38. 38. Nawasis.Com TPS 3R Berbasis Masyarakat TPS 3R termasuk skala lingkungan hunian dilaksanakan dengan metode berbasis masyarakat. Keberadaan TPS 3R dapat diintegrasikan dengan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti bank sampah.
  39. 39. Nawasis.Com Stasiun Peralihan Antara (SPA) SPA terdiri dari SPA skala kota dan SPA skala lingkungan hunian.
  40. 40. Nawasis.Com SPA Skala Kota SPA skala kota harus memenuhi persyaratan teknis: Luas SPA lebih besar dari 20.000 m2; Produksi timbulan sampah lebih besar dari 500 ton/hari Penempatan lokasi SPA dapat di dalam kota; Fasilitas SPA skala kota dilengkapi dengan ramp, sarana pemadatan, sarana alat angkut khusus, dan penampungan lindi; Pengolahan lindi dapat dilakukan di SPA atau TPA; dan Lokasi penempatan SPA ke permukiman terdekat paling sedikit 1 km.
  41. 41. Nawasis.Com SPA Skala Lingkungan Hunian SPA skala lingkungan hunian harus memenuhi persyaratan teknis seperti: Luas SPA paling sedikit 600 m2; Produksi timbulan sampah 20 – 30 ton/hari; Lokasi penempatan di titik pusat area lingkungan hunian; Fasilitas SPA skala kota dilengkapi dengan ramp dan sarana pemadatan dan penampungan lindi; dan Pengolahan lindi dapat dilakukan di SPA atau TPA
  42. 42. Nawasis.Com Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Persyaratan teknis TPST :  Luas TPST, lebih besar dari 20.000 m2; Penempatan lokasi TPST dapat di dalam kota dan atau di TPA; Jarak TPST ke permukiman terdekat paling sedikit 500 m; Pengolahan sampah di TPST dapat menggunakan teknologi yang tepat Fasilitas TPST dilengkapi dengan ruang pemilah, instalasi pengolahan sampah, pengendalian pencemaran lingkungan, penanganan residu, dan fasilitas penunjang serta zona penyangga.
  43. 43. Nawasis.Com 5. PEMROSESAN AKHIR SAMPAH Penanganan Sampah
  44. 44. Nawasis.Com Pemrosesan Akhir Sampah Pemrosesan akhir sampah dilakukan dengan menggunakan metode: Metode lahan urug terkendali; Metode lahan urug saniter; dan/atau Teknologi ramah lingkungan.
  45. 45. Nawasis.Com Pemrosesan Akhir Sampah Pemrosesan akhir sampah dilakukan di TPA, meliputi kegiatan: Penimbunan/pemadatan; Penutupan tanah; Pengolahan lindi; dan Penanganan gas.
  46. 46. Nawasis.Com Pemrosesan Akhir Sampah di TPA Pemrosesan akhir sampah di TPA harus memperhatikan (1/2): 1. Sampah yang boleh masuk ke TPA adalah sampah rumah tangga, sampah sejenis sampah rumah tangga, dan residu; 2. Limbah yang dilarang diurug di TPA meliputi:  Limbah cair yang berasal dari kegiatan rumah tangga;  Limbah yang berkatagori bahan berbahaya dan beracun sesuai peraturan perundang-undangan; dan  Limbah medis dari pelayanan kesehatan. 3. Residu tidak berkategori bahan berbahaya dan beracun atau mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun;
  47. 47. Nawasis.Com Pemrosesan Akhir Sampah di TPA Pemrosesan akhir sampah di TPA harus memperhatikan (2/2): 4. Dalam hal terdapat sampah yang berkategori bahan berbahaya dan beracun atau mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun di TPA harus disimpan di tempat penyimpanan sementara sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan mengenai pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun; dan 5. Dilarang melakukan kegiatan peternakan di TPA.
  48. 48. Nawasis.Com Persyaratan TPA Persyaratan TPA meliputi penyediaan dan pengoperasian, harus memperhatikan : Pemilihan lokasi, Kondisi fisik, Kemudahan operasi, Aspek lingkungan, dan Sosial.
  49. 49. Nawasis.Com Pemilihan Lokasi TPA Kriteria pemilihan lokasi TPA (1/3): Geologi :  tidak berada di daerah sesar atau patahan yang masih aktif,  tidak berada di zona bahaya geologi misalnya daerah gunung berapi,  tidak berada di daerah karst,  tidak berada di daerah berlahan gambut, dan  dianjurkan berada di daerah lapisan tanah kedap air atau lempung;
  50. 50. Nawasis.Com Pemilihan Lokasi TPA Kriteria pemilihan lokasi TPA (2/3): Hidrogeologi:  Kondisi muka air tanah yang tidak kurang dari tiga meter,  kondisi kelulusan tanah tidak lebih besar dari 10-6 cm/detik, dan  jarak terhadap sumber air minum lebih besar dari 100 m (seratus meter) di hilir aliran. Kemiringan Zona  Berada pada kemiringan kurang dari 20% (dua puluh perseratus).
  51. 51. Nawasis.Com Pemilihan Lokasi TPA Kriteria pemilihan lokasi TPA (3/3): Jarak dari lapangan terbang  Berjarak lebih dari 3000 m (tiga ribu meter) untuk lapangan terbang yang didarati pesawat turbo jet dan  Berjarak lebih dari 1500 m (seribu lima ratus meter) untuk lapangan terbang yang didarati pesawat jenis lain; Jarak dari permukiman,  Lebih dari 1 km (satu kilometer) dengan mempertimbangkan pencemaran lindi, kebauan, penyebaran vektor penyakit, dan aspek sosial; Tidak berada di kawasan lindung/cagar alam; Bukan merupakan daerah banjir periode ulang 25 (dua puluh lima) tahun.
  52. 52. Nawasis.Com Penempatan TPA pada Lokasi Lahan Gambut Dalam hal penempatan TPA pada lokasi lahan gambut tidak dapat dihindari, TPA direkayasa secara teknologi sehingga berada di atas lapisan kedap air dengan menggunakan  Lapisan kedap alamiah dan/atau lapisan kedap artifisial seperti geosintetis dan/atau bahan lain yang memenuhi persyaratan hidrogeologi serta  Pondasi dan lantai kerja TPA diperkuat dengan konstruksi perbaikan tanah bawah.
  53. 53. Nawasis.Com TPA Lama yang Sudah Beroperasi Lokasi TPA lama yang sudah beroperasi dan tidak memenuhi persyaratan, TPA tersebut harus dioperasikan dengan metode lahan urug terkendali atau lahan urug saniter meliputi:  melakukan penutupan timbunan sampah dengan tanah penutup secara periodik;  mengolah lindi yang dihasilkan sehingga efluen yang keluar sesuai baku mutu;  mengelola gas bio yang dihasilkan sesuai persyaratan teknis yang berlaku; dan  membangun area tanaman penyangga di sekeliling lokasi TPA tersebut.
  54. 54. Nawasis.Com Luas Lahan, Kapasitas dan Umur TPA Penentuan luas lahan dan kapasitas TPA harus mempertimbangkan  timbulan sampah,  tingkat pelayanan, dan  kegiatan yang akan dilakukan di dalam TPA. Umur teknis TPA paling sedikit 10 (sepuluh) tahun.
  55. 55. Nawasis.Com Prasarana dan Sarana TPA Prasarana dan sarana TPA meliputi: Fasilitas dasar; Fasilitas perlindungan lingkungan; Fasilitas operasional; dan Fasilitas penunjang.
  56. 56. Nawasis.Com Prasarana dan Sarana TPA Fasilitas dasar TPA meliputi: Jalan masuk; Jalan operasional; Listrik atau genset; Drainase; Air bersih; Pagar; dan Kantor.
  57. 57. Nawasis.Com Prasarana dan Sarana TPA Fasilitas perlindungan lingkungan TPA meliputi: Lapisan kedap air; Saluran pengumpul lindi; Instalasi pengolahan lindi; Zona penyangga; Sumur uji atau pantau; dan Penanganan gas.
  58. 58. Nawasis.Com Prasarana dan Sarana TPA Fasilitas operasional TPA meliputi: Alat berat; Truk pengangkut tanah; dan Tanah.
  59. 59. Nawasis.Com Prasarana dan Sarana TPA Fasilitas penunjang TPA meliputi: Bengkel; Garasi; Tempat pencucian alat angkut dan alat berat; Alat pertolongan pertama pada kecelakaan; Jembatan timbang; Laboratorium; dan Tempat parkir.
  60. 60. Nawasis.Com Prasarana dan Sarana TPA Fasilitas pelengkap TPA meliputi: Fasilitas pendauran ulang, Fasilitas pengomposan, dan Fasilitas gas bio.
  61. 61. Nawasis.Com Kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota Dalam melakukan pemrosesan akhir sampah pemerintah kabupaten/kota wajib menyediakan dan mengoperasikan TPA. Dalam hal kondisi khusus atau terdapat kerjasama penanganan sampah lintas kabupaten/kota pemerintah provinsi dapat menyediakan dan mengoperasikan TPA.
  62. 62. Nawasis.Com Kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota Dalam menyediakan TPA pemerintah kabupaten/ kota: wajib: Melakukan pemilihan lokasi sesuai dengan rencana tata ruang wilayah provinsi dan/atau kabupaten/kota; Mengacu pada SNI tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA Sampah; Menyusun analisis biaya dan teknologi; dan Menyusun rancangan teknis.
  63. 63. Nawasis.Com Daftar Modul  Modul A: PENGANTAR  A-1 : Definisi dan Istilah  A-2 : Perencanaan Umum  A-3 : Penanganan Sampah  A-4 : Fasilitas Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah  A-5 : Penutupan dan Rehabilitasi TPA  A-6 : Peran Masyarakat dan Swasta  A-7 : Pembinaan dan Pengawasan  A-8 : Kompetensi, dan Penelitian & Pengembangan  Modul B : PERENCANAAN UMUM  Modul C : PENGUMPULAN SAMPAH, TPS & TPS-3R  Modul D : PENGOPERASIAN, PENUTUPAN, REHAB TPA  Modul E : PENGOLAHAN & PEMROSESAN AKHIR SAMPAH  Modul F : INDEKS RESIKO PENUTUPAN DAN REHAB TPA
  64. 64. Nawasis.Com Sumber : Permen PU No. 03/PRT/M/2013) Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga
  65. 65. Nawasis.Com Nawasis.Com Water Inspiration dimana inspirasi mengalir sampai jauh ...
  66. 66. Nawasis.Com Sanitasi.Net Spirit of Water tak kenal lelah, terus mengalir, untuk kehidupan...
  67. 67. Nawasis.Com Contact: Joy Irmanputhra Email : joyirman@nawasis.com
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×