Kriteria Pengelolaan Air Limbah

  • 2,318 views
Uploaded on

Kriteria Pengelolaan Air Limbah

Kriteria Pengelolaan Air Limbah

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • terima kasih Pak Irman ppt nya sangat membantu tugas saya.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • Pak Irman, gambar sistem sanitasi sistem terpusat (slide 4) itu kurang tepat, karena itu gambar Instalasi Pengolahan Air Minum di Padang (kalau tidak salah). Kalau lihat di materi diseminasi PLP PU juga pakai gambar tersebut.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,318
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
243
Comments
2
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Kriteria TeknikPengelolaan Air LimbahStep by Step Series:Dasar-dasar Teknik dan Pengelolaan Air Limbah Free Powerpoint Templates Page 1
  • 2. Kriteria TeknikPengelolaan Air Limbah Sistem Sistem Setempat Terpusat. Free Powerpoint Templates Page 2
  • 3. Kriteria Teknik Pengelolaan Air LimbahPEMILIHAN SISTEM Free Powerpoint Templates Page 3
  • 4. Pemilihan Sistem Sanitasi sistem setempat Sanitasi sistem terpusat (off- (on-site) site) atau sistem sewerage • Sistem dimana fasilitas pengolahan • Sistem dimana fasilitas pengolahan air limbah berada dalam persil atau air limbah berada diluar persil atau batas tanah yang dimiliki dipisahkan dengan batas jarak atau • Fasilitas ini merupakan fasilitas tanah yang menggunakan sanitasi individual seperti septik perpipaan untuk mengalirkan air tank atau cubluk limbah dari rumah-rumah secara bersamaan dan kemudian dialirkan ke IPAL. Free Powerpoint Templates Page 4
  • 5. Kriteria Teknik Pengelolaan Air LimbahSISTEM SETEMPAT (ON-SITE) Free Powerpoint Templates Page 5
  • 6. Kelebihan Sistem Setempat• Menggunakan teknologi sederhana• Memerlukan biaya yang rendah• Masyarakat dan tiap-tiap keluarga dapat menyediakannya sendiri• Pengoperasian dan pemeliharaan oleh masyarakat• Manfaat dapat dirasakan secara langsung Free Powerpoint Templates Page 6
  • 7. Kekurangan Sistem Setempat• Tidak dapat diterapkan pada semua daerah misalnya tergantung permeabilitas tanah, tingkat kepadatan dan lain-lain• Fungsi terbatas pada buangan kotoran manusia dan tidak menerima limbah kamar mandi dan air limbah bekas mencuci• Operasi dan pemeliharaan sulit dilaksanakan Free Powerpoint Templates Page 7
  • 8. Persyaratan PemilihanSistem Setempat• Kepadatan < 100 org/ha• Kepadatan > 100 org/ha sarana on site dilengkapi pengolahan tambahan seperti kontak media dengan atau tanpa aerasi• Jarak sumur dengan bidang resapan atau cubluk > 10 m• Instalasi pengolahan lumpur tinja minimal untuk melayani penduduk urban > 50.000 jiwa atau bergabung dengan kawasan urban lainnya. Free Powerpoint Templates Page 8
  • 9. Alternatif Teknologi SanitasiSistem Setempat (1/3)• Pada sistem on site ada dua jenis sarana yang dapat diterapkan yakni : – sistem individual dan – sistem komunal. Free Powerpoint Templates Page 9
  • 10. Alternatif Teknologi SanitasiSistem Setempat (2/3)• Pada skala individual sarana yang digunakan adalah septik dengan varian pada pengolahan lanjutan untuk efluennya yakni : – dengan bidang resapan – dialirkan pada small bore sewer – dengan evapotranspirasi – menggunakan filter Free Powerpoint Templates Page 10
  • 11. Alternatif Teknologi SanitasiSistem Setempat (3/3)• Tinja dari septik tank akan – diangkut menggunakan truk penyedot tinja, kemudian – diolah di IPLT (Instalasi Pengolahan Limbah Tinja). Free Powerpoint Templates Page 11
  • 12. Septic Tank Free Powerpoint Templates Page 12
  • 13. Instalasi Pengolahan Limbah TinjaContoh : IPLT Bandung Free Powerpoint Templates Page 13
  • 14. Skema Pengolahan Lumpur di IPLT• IPLT sebagai pengolahan lumpur perlu: – Digester sebagai pengeram lumpur sampai tingkat kompos dan pembentukan gas methan dan membunuh bakteri bila mencapai kondisi temperatur thermophilic – Pengeringan lumpur dgn menggunakan bak pasir menyaring supernatan – Pengolahan supernatant dgn serial unit-unit Kolam anaerobik, kolam fakultatif dan kolam maturasi. Dapat juga dilakukan dgn alternatif pengolahan dalam unit unit pengolahan aerobik dgn aerasi mekanik. – Pertimbangan alternatif atas dasar cost effektif. Free Powerpoint Templates Page 14
  • 15. Skema Pengolahan Lumpur di IPLT Free Powerpoint Templates Page 15
  • 16. Kriteria Teknik Pengelolaan Air LimbahSISTEM TERPUSAT (OFF-SITE) Free Powerpoint Templates Page 16
  • 17. Kelebihan Sistem Terpusat• Menyediakan pelayanan yang terbaik• Sesuai untuk daerah dengan kepadatan tinggi• Pencemaran terhadap air tanah dan badan air dapat dihindari• Memiliki masa guna lebih lama• Dapat menampung semua air limbah Free Powerpoint Templates Page 17
  • 18. Kekurangan Sistem Terpusat• Memerlukan biaya investasi, operasi dan pemeliharaan yang tinggi• Menggunakan teknologi yang tinggi• Tidak dapat dilakukan oleh perseorangan• Manfaat secara penuh diperolah setelah selesai jangka panjang• Waktu yang lama dalam perencanaan dan pelaksanaan• Memerlukan pengelolaan, operasi dan pemeliharaan yang baik. Free Powerpoint Templates Page 18
  • 19. Persyaratan PemilihanSistem Terpusat• Kawasan kepadatan > 100 org/ha• Bagi kawasan berpenghasilan rendah – Menggunakan sistem septik tank komunal (decentralized water treatment) dan pengaliran dengan konsep perpipaan shallow sewer. – Menggunakan sistem kota/modular bila ada subsidi tarif.• Bagi kawasan terbatas untuk pelayanan 500–1000 sambungan rumah disarankan menggunakan basis modul. Sistem ini hanya menggunakan 2 atau 3 unit pengolahan limbah yg paralel. Free Powerpoint Templates Page 19
  • 20. Alternatif Teknologi SanitasiSistem Terpusat (1/3)• Pengolahan sanitasi sistem terpusat terutama bertujuan untuk menurunkan kadar pencemar di dalam air buangan. Free Powerpoint Templates Page 20
  • 21. Alternatif Teknologi SanitasiSistem Terpusat (2/3)• Tingkat pengolahan yang umumnya dilakukan untuk mengolah air buangan: – Pengolahan fisik seperti: penyaringan sampah dari aliran, pengendapan pasir, pengendapan partikel discrete. – Pengolahan biologis yang dapat terdiri dari proses anaerobik dan/atau proses aerobik, serta pengendapan flok hasil proses sintesa oleh bakteri – Pengolahan secara kimia dengan pembubuhan disinfektan untuk mengontrol bakteri fekal dari effluent hasil pegolahan sebelumnya. – Di bagian bawah dari pengolahan air limbah adalah sisa lumpur yang terbentuk dan harus dikendalikan serta diolah sehingga aman terhadap lingkungan. Free Powerpoint Templates Page 21
  • 22. Alternatif Teknologi SanitasiSistem Terpusat (3/3)• Pertimbangan pemilihan sistem dan teknologi: – Standar effluent yang diperkenankan – Nilai present value dari beberapa alternatif unit yang dipilih• Nilai present value dipengaruhi faktor-faktor: – Biaya investasi – Biaya tenaga listrik (power cost) – Biaya sumber daya manusia (SDM) – Biaya lahan (tanah) untuk lokasi IPAL Free Powerpoint Templates Page 22
  • 23. Skema Pengolahan Air Limbah PadaIPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Free Powerpoint Templates Page 23
  • 24. Dasar-dasar Teknik Pengelolaan Air LimbahPEMILIHAN SISTEM Free Powerpoint Templates Page 24
  • 25. Pemilihan SistemHal-hal yang harus dipertimbangkan• Kepadatan penduduk• Sumber air yang ada• Permeabilitas tanah• Kemiringan tanah• Kemampuan membiayai Free Powerpoint Templates Page 25
  • 26. Diagram Alir Pemilihan Sistem Free Powerpoint Templates Page 26
  • 27. Referensi AIR LIMBAHMateri Diseminasi dan Sosialisasi Keteknikan Bidang PenyehatanLingkungan Permukiman (PLP), Direktorat Pengembangan PLP,Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementrian Pekerjaan Umum Free Powerpoint Templates Page 27
  • 28. Indonesian Institute for Infrastructure StudiesINFO UNTUK ANDA Page 28
  • 29. Materi LainnyaProgressio Series: Cara Mudah, Cepat dan Tepat• Proses Penyusunan Buku • Menyusun Skala Prioritas Putih Sanitasi (BPS) Program dan Kegiatan• Proses Penyusunan Strategi Sanitasi Sanitasi Kab/Kota (SSK) • Penggalangan Komitmen• Proses Penyusunan atas Program dan Kegiatan Memorandum Program Sanitasi (internalisasi dan (MPS) eksternalisasi)• Metode Review Strategi • Sumber Pendanaan Sanitasi (SSK) Pemerintah untuk Sanitasi• Penilaian Kualitas Program • Sumber Pendaan CSR untuk dan Kegiatan Sanitasi Sanitasi Page 29
  • 30. Materi LainnyaStep by Step Series : Pedoman Pelaksanaan PPSP• Sasaran PSP di Daerah • Tahapan Pelaksanaan/• Kriteria Penetapan Peserta Implementasi Program PPSP • Tahapan Pemantauan dan• Tahapan Kampanye, Evaluasi Edukasi dan Advokasi • Struktur Organisasi dan Tata• Tahapan Kelembagaan, Kerja Pokja Sanitasi Provinsi Keuangan dan Peraturan • Struktur Organisasi dan Tata• Tahapan Penyusunan Kerja Pokja Sanitasi Rencana Strategis (BPS/SSK) Kabupaten/Kota• Tahapan Memorandum Program Sanitasi (MPS) Page 30
  • 31. Materi LainnyaStep by Step Series : Pengelolaan Air Limbah Domestik• Kebijakan dan Strategi • Perencanaan Pengelolaan Pengembangan Sistem Air Limbah Sistem Terpusat Pengelolaan Air Limbah (Off-Site System)• Dasar-dasar Teknik dan • Instalasi Pengolahan Pengelolaan Air Limbah Lumpur Tinja (IPLT)• Penyusunan Perencanaan • Instalasi Pengolahan Air Sistem Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Limbah • Clean Construction Bidang• Perencanaan Pengolahan Air Limbah Sistem Setempat (On-Site System) Page 31
  • 32. Websites Pilihan Nawasis.ComSanitasi.Net, Sanitasi.Org PenataanRuang.Com Page 32
  • 33. Contact Page 33