Jurnal m.lukmansyah 5215080277
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Jurnal m.lukmansyah 5215080277

on

  • 1,164 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,164
Views on SlideShare
1,164
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
9
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Jurnal m.lukmansyah 5215080277 Document Transcript

  • 1. Peningkatan Hasil Belajar Teknik Digital Siswa Kelas XI EA1 (ELEKTRONIKA AVIONIK) SMKN 29 Dengan Menggunakan Metode Pemberian Tugas Melalui Sumber Dari Internet SHENDY WIYANA (Penulis) Alumni Pendidikan Teknik Elektronika 2009 YULIATRI SASTRA WIJAYA (Pembimbing 1) JUSUF BINTORO (Pembimbing 2) Dosen Universitas Negri Jakarta MUHAMMAD LUKMANSYAH Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika (2008)Shendy Wiyana, Peningkatan hasil belajar teknik digital siswa kelas XI EA1 (ELEKTRONIKA AVIONIK)SMKN 29 dengan menggunakan metode pemberian tugas melalui sumber dari internet oleh pembimbingYuliatri Sastra Wijaya. Paper, Jakarta: Studis program Electronics Tech Education Elelktros Tech Majors, Techfaculty, Negris university Jakarta, 2009.Research aims to know trick increases digital tech studying result student by use of task application method viaInternet. Research is done at SMKN 29 terhadapsiswas south Jakartas brazes XI EA (avioniks electronics) 1,school year 2008 / 2009 on peculiar semester. Before research is done, researcher observes to usufruct studentstudying, keaktifan is student in teaching and learning activity. Of watch before research at gets student studyingresult that insufficiently maximal and less its active student in processes teaching and learning. Researcherapplies task application via learned source of Internet, expected by observational method that is applied gets toincrease digital tech studying result student.Belajar adalah hal yang sangat penting dari sebagai kegiatan pembelajaran yangbagi manusia adalah proses yang telah dilakukan siswa disekolah hasildilakukan seseorang untuk mengubah belajar tersebut dapat diperoleh setelahkeadaan dari yang tidak tahu menjadi tahu. siswa menempuh aktifitas belajar.Dalam proses belajar, terdapat pelaku danada sesutu yang akan di ketahui. Belajar SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)mengandung perubahan dalam diri kelompok teknologi industri sebagai suatuseseorang yang melakukan perubanhan lembaga formal yang memiliki tugas danbelajar. Perubahan tersebut dapat tanggung jawab dalam penyelenggaraandinyatakan dalam satu kecakapan, suatu sistem pendidikan yang mengacu padasikap, suatu kebiasaan, suatu pengertian, perkembangan teknologi di dunia industri.sebagai pengetahuan, atau apresiasi. Salah satu sekolah teknik kejuruan yangDalam proses belajar, seseorang atau siswa telah melaksanakan KTSP (kurikulumakan memperoleh hasil belajar. Hasil tingkat satuan pendidikan) adalah SMKbelajar adalah hasil akhir yang di peroleh Negri 29 Jakarta Selatan. KTSPPeningkatan Hasil Belajar Teknik Digital Siswa SMKN 29 Dengan Tugas Bersumber dari Internet 1
  • 2. merupakan salahsatu bentuk realisasi Kealitas yang twJ« di tingkat tekolahkebijakan desentrlisasi di bidang menengah kejuruan memperlihatkanpendidikan agar kurikulum benar – benar dalam proses pembelajaran teknik digital,sesuai dengan kebutuhan pengembangan guru dari mata pelajaran kurang optimalpotensi peserta didik disekolah yang haik di dalam memanfaatkan maupunbersangkutan dimasa sekarang dan akan memberdayakan sumber pembelajaran,datang dengan mempertimbangkan karena dalam proses pembelajarankepentingan lokal, nasional dan tuntutan cenderung masih berpusat pada guruglobal dengan semangat managemen (teacher Centered), berpusat pada buku tekaberbasis sekolah (MBS). Berbeda dalam (textbook centered), dan monomedia.kurikulum 2004, dimana KBK merupakansebuah konsep kurikulum yang menekan Siswa juga mengalami kesulitan dalampada pengembangna kemampuan proses pembelajaran teknik digitalmelakukan (kompetensi) tugas – tugas khususnya dalam hal teori dibandingkandengan standar performansi tertentu, dengan praktek. Dengan demikian banyaksehingga hasilnya dapat dirasakan oleh siswa yang mengganggap bahwa prosessiswa berupa penguasaan terhadap pembelajaran teknik digital khususnyaseperangkat kopetensi tertentu. Dalam dalam hal teori sebagai sesuatu yangkurikulum 2006 semua sekolah wajib membosankan, monoton, kurangmenyusun tanpa pengecualian, sehingga menyenangkan, kurang variatif, danidealnya KTSP sekolah satu dengan lainya keluhan lainnya sehingga mengakibatkanberbeda beda. Akan tetapi satuan hasil belajar siswa pada mata pelajaranpendidikan boleh mengadopsi model teknik digital tidak memenuhi hasil yangKTSP yang tersedia dengan maksimum,mempertimbangkan kebutuhan dan potensi Salah satu solusi yang dapat diterapkanpeserta didik serta kondisi sumberdaya untuk meningkatkan hasil belajar teknikpendidikan sekolah yang bersangkutan. digital adalah dengan metode dan sumberJurusan elektronika AVIONIC di SMKN belajar yang dapat merangsang keaktifan29 Jakarta Selatanmenekan pada siswa dalam belajar. Salah satu sumberkemampuan siswanya dalam menguasai belajar yang dapat digunakan dalamteknik digital dan tercantum dalam standar proses pembenaran yaitu sumber belajarkopetensi pada silabus sekolah. Teknik melalui internet Internet sebagai salahdigital adalah salahsatu mata pelajaran satu sumber belajar diyakini dapatdasar yangharus dikuasai siswa agar siswa meningkatkan akses dan kualitasdapat menguasai teori elektronika yang pembelajaran. Internet memilikilebih tinggi. Dalam pembelajaran teknik kemampuan untuk memberikan aksesdigital siswa dituntut untuk lebih paham, yang luas kepada masyarakat dankarna teknik digital yang berwujud abstrak kemampuan menjadi wahana kontendan perlu penggambaran kongkrit dalam pembelajaran secara berkesinambunganproses pembelajaran adalah gerbang dasar dalam dimensi audio dan visual yanglogika. Rangkaian gerbang dasar logika dinamis secara real time. cepat, dan akurat.merupakan inti dari rangkaian digital. Molalui internet sumber pembelajaranDengan demikian, dalam mempelajari meqjadi lebih terbuka, setiap orang bisateknik digital siswa harus mempelajari mengakses berbagal situs perpustakaandasar dasar gerbang logika. Apabila siswa serta situs-situs lembaga kajian ilmutelah menguasai dasar gerbang logika pengetahuan, penelitian, danmaka akan memudahkan siswa dalam pengembangan. Artinya siapa pun dapatmempelajari rangkaian digital yang lebih melakukan.rumit lagi. 2 Pevote, Vol. 4, No. 7, September 2009 : 1-6
  • 3. proses pembelajaran secara mandiri B. Identifikasi Masalahdengan memanfaatkan salah satu sumberpembelajaran yaitu internet. Kemampuan Berdasarkan latar belakang yang telahinternet dalam penyampaian materi dikemukakan maka masalah penelitianbelajar yang mudah dipahami dapat adalah:dilakukan dengan fasilitas teknik-teknikaudio visual dan animasi. Konsep-konsep 1. Apakah penelitian tindakan kelasabstrak atau deskripsi suatu proses dapat dapat diaplikasikan pada matadigambarkan secara menarik serta bahasa pelajaran teknik digital?yang digunakan cenderung lebih dapat 2. Apakah penelitian tindakan kelasdipahami melalui internet. dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran teknik digital? Informasi yang ada di internet tidak 3. Apakah internet dapat menjadisemuanya benar dan dapat dipercaya sumber belajar siswa?sehingga memberikan keahlian serta 4. Apakah metode pemberi« tugastantangan baru bagi guru dan siswa untuk melalui sumber dari internet dapatmenjadi kritis terhadap informasi yang meningkatkan hasil belajar teknikdidapatkan. Kenyataannya internet digital siswa?digunakan oleh siswa hanya untukbersenang-senang seperti mencari teman, C. Pembatasan Masalahmembuka situs komersil dan situs lainnya.Siswa udak menyadari bahwa melalui Penelitian dibatasi pada peningkatan hasilinternet didapatkan informasi yang belajar teknik digital dengan menggunakanberhubungan dengan materi pembelajaran metode pemberian tugas melalui sumberdi kelas, dikarenakan guru tidak belajar dari internet.menugaskan siswa untuk mencari sumberinformasi melalui internet D. Perumusan Masalah Berdasarkan permasalahan yang Berdasarkan pembatasan masalah, makatelah dikemukakan, peneliti bermaksud perumusan masalah dapat disimpulkanuntuk mengadakan penelitian tindakan yaitu : Bagaimanakah meningkatkan hasilkelas dalam upaya meningkatkan hasil belajar Teknik Digital siswa denganbelajar teknik digital siswa melalui menggunakan metode pemberian tngaasumber belajar internet Guru menyuruh melaini sumber dari Internet?siswa untuk mencari situs teknik digital diinternet yang sesuai dengan materi E. Manfaat Penelitianpelajaran yang akan dibahas. Setelahinformasi tersebut diperoleh, siswa diberi Dari hasil penelitian yang dilakukanbeberapa pertanyaan sesuai materi yang diharapkan dapat bermanfaat bagi:akan diajarkan di mana sebelumnya siswa 1. Guru elektronika yangdiberi tugas untuk mencari bahan diharapkan akan dapat dijadikan salahinformasi mengenai teknik digital yang satu bahan pertimbangan dan sebagaidiperoleh dan internet sebagai sumber salah satu alternatif dalam prosesbacaan tambahan selain sumber yang ada pembelajaran dikelas gunadi buku dan didiskusikan oleh siswa yang meningkatkan hasil belajar siswanya,lainnya. Maksudnya agar siswa turut aktif mengingat internet bukan hal yang barumcncari informasi yang berkaitan dengan lagi dalam kehidupan siswa sekolah.pemahaman terhadap teknik digital. 2. Mahasiswa yang ingin meneliti tentang hal yang sama sehingga diharapkan penelitian yang saya susunPeningkatan Hasil Belajar Teknik Digital Siswa SMKN 29 Dengan Tugas Bersumber dari Internet 3
  • 4. dapat menjadi bahan masukan dan METODOLOGI PENELITIAN referensi untuk penelitian sejenis3. Bahan masukan untuk mata Tujuan Opertional Penelitian pelajaran teknik digital yang dapat Tujuan opertional dalam penelitian ini dikembangkan dalam bentuk virtual di adalah: internet. Membuat game roller yang dapat digunakan sebagai metode bermain dalam Kajian Teori belajar PKRE. Makna Pendidikan Sekolah menengah Membiasakan siswa dengan medode alat Kejuruan (SMK) peraga berupa program electronics Pendidikan nasional berakar pada workbench melalui media computer dalam kebudayaan bangsa Indonesia dan penjelasan skema rangkaian elektronika. berdasarkan Pancasila dan Undang- Membantu siswa untuk lebih memahami Undang Dasar 1945. Pendidikan nasional rangkaian elektonika dan digital cara kerja memiliki fungsi mengembangkan serta panggunaannya. kemampuan dan membentuk watak serta Mengetahui hasil belajar teori, praktik, peradaban bangsa yang bermartabat, dalam dengan jobsheet dari program EWB pada rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. mata diklat PKRE. Mata Diklat Penerapan Komponen Rangkaian Elektronika (PKRE) Tempat dan Waktu Penelitian Mata Diklat Penerapan Komponen Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 29 Rangkaian Elektronika merupakan bagian pada semester 1 tahun ajaran 2005/2006 dari program bidang keahlian yang bulan september 2005 sampai januari diajarkan kepada siswa kelas II SMK 2006. Program Teknik Elekrtonika Industri. Metode Penelitian Desain Pembelajaran Penerapan Metode yang digunakan pada penelitian ini Komponen Rangkaian Elektronika adalah eksperimen. (PKRE) Desain Penelitian Rancangan desain pembelajaran PKRE Desain penelitian terdiri dari tiga buah disusun berdasarkan kurikulum 1999 tindakan yang masih dapat berubah dengan sub kompetensi yang termasuk berdasarkan observasi. Desain ini adalah menguasai elektronika digital. berpegang pada model kemmis dan Hasil Belajar Teori Dengan Metode taggart. Permainan Variabel Penelitian Hasil belajar adalah hasil yang dicapai Variabel Penelitian dalam penelitian ini dalam proses be;ajar, yang berupa nilai adalah hasil belajar pada mata diklat atas skor yang didapat dari hasil evaluasi PKRE Hasil Belajar Praktik Dengan Alat Peraga Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Dalam proses belajar siswa dituntut untuk metode pengajaran yang digunakan dalam aktif berinteraksi. Interksi siswa dapat teori dan praktik pada mata diklat PKRE ditunjang dengan menipulasi alat peraga Definisi Operasional Variabel seperti mengamati, meraba, maupun Hasil belajar teori PKRE adalah nilai yang meneliti . medi pengajaran yang berupa diperoleh siswa dalam hal pengetahuan alat peraga tergolong ke dalam dan pemahaman yang diukur setelah pengamatan langsung dimana penerima diadakan tes tertulis. informasi akan langsung akan mendapatkan pesan hasil teori karena Hasil belajar praktik PKRE adalah nilai dapat memperagakan langsung sehingga yang diperoleh siswa dalam hal pemahaman teori lansung terbuktikan. keterampilan merangkai rangkaian elektronika dan digital pada media praktik 4 Pevote, Vol. 4, No. 7, September 2009 : 1-6
  • 5. dikemukakan oleh Miles dan Huberman Pengajaran teori PKRE dengan metode yaitu redaksi data dan penarikan permainan game roller adalah pengajaran kesimpulan. yang diberikan kepada siswa sebagai pelepas kejenuhan dalam metode belajar Pengecekan Keabsahan Data sebelumnya. Untuk mengecek validitas data yang diperoleh dan juga mengecek validitas Pengajaran praktik PKRE dengan alat terhadap proses kerja, penelitian peraga EWB adalah pengajaran yang menggunakan system triangulasi dimana diberiakan kepada siswa menggunakan peneliti menerangkan serta menyimpulkan media pengajaran computer dengan data dari tiga pihak yang memiliki program EWB. perbedaan pendapat. Populasi, Sampel, Teknik Pengambilan Hasil Penelitian Data Deskripsi Data Populasi dalam penelitian adalah seluruh 1. Pratindakan siswa kelas II EI-1 program leahlian Pengamatan pada kegiatan pratindakan ini elektronika industry SMKN 39 Jakarta dilakukan selama 6 kali yaitu pada tanggal tahun ajaran 2005/2006. Sampel diambil 6, 7, 13, 14, 19, dan 20 september 2005. sebanyak 10 siswa dari 35 jumlah seluruh Pada pertemuan pertama peneliti mencatat siswa kelas II EI-1. Teknik pengambilan fasilitas sekolah. Selanjutnya pada data dilakukan dengan cara acak pertemuan kedua dan ketiga peneliti mulai sederhana. dengan pengamatan kelas. Disini penulis menemukan letidakefektifan cara guru Instrument Penelitian mengajar. Pada pengamatan berikutnya Instrument penelitian ini berupa peneliti mulai mendiskusikan dengan guru seperangkat tes yang bersifat teori dan mengenai hasil pengamatan ini. praktik dengan lembar kerja . 2. Tindakan Pada tindakan pertama dimulai dengan Uji Instrument kegiatan diskusi dengan guru. Diskusi ini Untuk menguji validitas dan realibilitas mengenai aktivitas-aktivitas apa saja yang dipergunakan 10 responden sebagai harus guru lakukan dalam penyajian sempel uji coba. materi. Aktivitas yang dipilih oleh guru dan peneliti yang akan diamati dengan Teknik Pengmpulan Data metode game rooler adalah aktivitas yang1. Data tes awal diambil dari hasil praktik diharapkan dapat meningkatkan proses berdasarkan desain pembelajaran belajar mengajar.2. Data hasil belajar diambil dengan 3. Temuan penelitian memberikan tes kepada siswa pada setiap 1 Penggunaan metode permainan dan alat tindakan. peraga dan system pembelajaran3. Dokumen aktivitas siswa diambil pada membantu perubahan sikap guru. Ternyata setisp tindakan murid pun dapat menikuti pelajaran yang disajikan dengan baik Analisa Data 2 Peningkatan pemahaman konsep setelah Proses analisa data dimulai dengan diberikan metode permainan game roller membaca seluruh data yang ada dari dengan penjelasan teori dan metode alat berbagai sumber kemudian mengadakan peraga berupa tampilan program reduksi data, menyusunnya dalam satuan- electronics workbench saat praktikum. satuan dan mengkatagorikannya. Hal tersebut sesuai dengan model yang Peningkatan Hasil Belajar Teknik Digital Siswa SMKN 29 Dengan Tugas Bersumber dari Internet 5
  • 6. 3 Faktor intalejensia siswa yangmerupakan salah satu factor keberhasilansiswa sendiri.KesimpulanSelama penelitian menerapkan metodepemberian tugas melalui sumber dariinternet siswa terlihat lebih aktif dalammengikuti kegiatan pembelajaran. Dapat dilihat dari keaktifan siswa dalammemperhatikan materi yang di berikanpenelitisebagai guru. Siswa pun terlihatsudah tidak ada yang mengantuk danmengobrol dalam proses pembelajaran.Siswa mampu menemukan informasiteknikdigital di internet yang sesuiadengan materi sebagai pendukung materiyang ada dibuku paket pelajaran yangdiberikan sekolah.Daftar PustakaDedy Rusmadi. (2000) Digital dan Rangkaian. Bandung: CV. Pioner JayaDirjen Pendidikan Menejemen Pendidikan Dasar dan Menengah. (2006) Pedoman Memilihdan Menyusun Bahan Ajar edisi Oktober. Jakarta: DepdiknasDirektorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2005) Menguasai Elektronika Digitaldan Komputer Jakarta: DepdiknasElla Yulaelawati. (2004) Kurikulum dan Pembelajaran: Filosofi, Teori dan Aplikasi. Jakarta:Pakar RayaGary B. Shelly dkk. (2007) Discovering Computer: Menjelajahi Dunia KomputerFundamental edisi 3. Jakarta: Salemba InfotekHariyono. (1995) Mempelajari Sejarah Secara Efektif. Jakarta: Pustaka JayaDrs. Slameto. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta1987Lathuheru Jhon. Media Pembelajaran. Jakarta : P2LPTK, 1988L. J Moeleong. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : remaja Rosdakarya, 1994Nazir, moh. Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia, 1998Sudjana, Nana. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru, 1991Dikmenjur. Kurikulum SMK Edisi 2004. Jakarta: DepDikNas, 2004 6 Pevote, Vol. 4, No. 7, September 2009 : 1-6