0
KIMIA UNSUR
GOLONGAN GAS MULIA DAN HALOGEN
DISUSUN OLEH :
HAFIZ AKHYAR
INNU AL KAUTSAR
NANDA ERO BATHRIEK
SATRIA ADAM
TIKO...
APAKAH ITU KIMIA UNSUR ??
Kimia unsur adalah unsur unsur yang mempunyai sifat kimia
Yang berada di lingkungan sekitar kita...
Kimia Unsur
A. Kelimpahan dan Identifikasi Unsur
B. Golongan Gas Mulia dan Halogen
C. Golongan Alkali dan Alkali Tanah
D. ...
Golongan gas mulia dan halogen
Beberapa golongan unsur memiliki nama khusus seperti
golongan VIIIA (gas mulia) dan VIIA (h...
Pilih salah satu
GAS MULIA
• Sifat unsur golongan gas mulia
a. sifat periodik unsur golongan gas mulia
b. Sifat fisik gas mulia
c. Sifat ki...
SIFAT PERIODIK UNSUR GOLONGAN GAS M
Gas mulia merupakan unsur yang stabil. Gas mulia
sukar bereaksi dengan unsur lain dan ...
Sifat Periodik Unsur Gas Mulia
 
Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh, gas mulia termasuk unsur
yang stabil, artin...
Unsur Nomor Atom
Konfigurasi
Elektron
He 2 1s2
Ne 10 [He] 2s2
2p6
Ar 18 [Ne] 3s2
3p6
Kr 36 [Ar] 4s2
3d10
4p6
Xe 54 [Kr] 5s...
Keterangan Umum Unsur
Nama, Lambang, Nomor atom helium, He, 2
Deret kimia gas mulia
Golongan, Periode, Blok 18, 1, s
Penam...
Neon
2, 8Jumlah elektron tiap kulit
1s2
2s2
2p6
Konfigurasi elektron
20.1797(6) g/molMassa atom
takberwarna
Penampilan
18,...
ARGON
Keterangan Umum Unsur
Nama, Lambang, Nomor atom argon, Ar, 18
Deret kimia gas mulia
Golongan, Periode, Blok 18, 3, p...
KRIPTON
2, 8, 18, 8Jumlah elektron tiap kulit
[Ar] 3d10
4s2
4p6
Konfigurasi elektron
83.798(2) g/molMassa atom
Penampilan
...
XENON
Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan
massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwa...
RADON
Keterangan Umum Unsur
Nama, Lambang,Nomor atom radon, Rn, 86
Deret kimia gas mulia
Golongan, Periode, Blok 18, 6, p
...
SIFAT FISIK GAS MULIA
1.
Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak berasa, sedikit larut dalam air.
2. Mempunyai elektron valens...
Pembuatan dan reaksi gas mulia
Gas mulia dapat di peroleh dari pendingina udara cair secara bertahap (destilasi bertingkat...
Sifat kimia usur golongan gas mulia
Biloks Senyawa Penampakan 0
C Struktur
+2 XeF2 Kristal tak berwarna 129 Linier
KrF2, 2...
Kegunaan Gas Mulia
He
Pengisi balon udara, pencampur oksigen pada tabung penyelam
dan sebagai pendingin untuk suhu mendeka...
HALOGEN
Halogen artinya pembentuk garam.
Unsur-unsur halogen merupakan unsur yang
bersifat elektropositif dan mudah bereak...
SIFAT UNSUR HALOGEN
• Sifat periodik unsur halogen
• Sifat fisik unsur halogen
• Sifat kimia unsur halogen
a.Sifat periodik unsur halogen
Sifat
unsur
Elektron
Valensi
Jari-jari
Atom(Å)
Keeletro-
negatifan
Energi
Ionisasi (kJ
mol-...
Unsur Titik didih (‘C) Titik leleh (‘C)
Fluorin -188,14 -219.62
Klorin -34,6 -100,98
Bromin 58,78 -7,25
Iodin 184,35 113,5...
 
 Membentuk asam oksi kecuali F
12. Pembentukan asam 
oksi
 3X2 + 6MOH ®  5MX + MXO3 + 3H2O (auto redoks) 
11. Dengan bas...
+1
+5, +7
+ 1
+5, +7
+ 1, +3
+5, +7
-1 
9. Bilangan Oksidasi Senyawa 
Halogen
18358-34-188.28. Suhu Didih (0o)
114.0-72-10...
SIFAT KIMIA UNSUR GOLONGAN HALOGEN
1. Kelarutan
2. Kereaktifan dan daya pengoksidasi halogen
3. Reaksi pendesakan halogen
...
halogen molecule structure model
d(X−X) / pm
(gas phase)
d(X−X) /
pm
(solid
phase)
fluorine F2 143 149
chlorine Cl2 199 19...
HX HF HCl HBr HI
Catatan :
→   makin 
besar/kuat 
sesuai dengan 
arah panah
Sifat reduktor
Keasaman
Kepolaran
Kestabilan 
...
SIFAT FISIKA DAN KIMIA HIDROGEN HALIDA
HCl
HBr HI
1. Bentuk pada suhu
biasa
Gas tidak berwarna
2. Dalam pelarut non
polar
...
 
X2
Fluor (F2
) Klor (Cl2
) Brom (Br2
) Iodium (I2
)
1. Molekulnya Diatom
2. Wujud zat (suhu kamar) Gas Gas Cair Padat
3....
Kimia Unsur
Kimia Unsur
Kimia Unsur
Kimia Unsur
Kimia Unsur
Kimia Unsur
Kimia Unsur
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kimia Unsur

261

Published on

Kimia Unsur | Kimia Murni

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
261
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Kimia Unsur"

  1. 1. KIMIA UNSUR GOLONGAN GAS MULIA DAN HALOGEN DISUSUN OLEH : HAFIZ AKHYAR INNU AL KAUTSAR NANDA ERO BATHRIEK SATRIA ADAM TIKO WARDIMAN KELAS : XII IPA 2
  2. 2. APAKAH ITU KIMIA UNSUR ?? Kimia unsur adalah unsur unsur yang mempunyai sifat kimia Yang berada di lingkungan sekitar kita. Kimia unsur dalam pelajaran kimia mempelajari tentang unsur – unsur kimia yang mempunyai sifat – sifat khusus
  3. 3. Kimia Unsur A. Kelimpahan dan Identifikasi Unsur B. Golongan Gas Mulia dan Halogen C. Golongan Alkali dan Alkali Tanah D. Periode Ketiga dan Periode Keempat E. Kegunaan Unsur dan Senyawa Kimia F. Unsur Radioaktif
  4. 4. Golongan gas mulia dan halogen Beberapa golongan unsur memiliki nama khusus seperti golongan VIIIA (gas mulia) dan VIIA (halogen). Golongan tersebut memiliki nama khusus seperti sifat priodik, sifat fisik dan sifat kimia. Kekhas sifat ke 2 golongan tersebut dapat membantu kita unsur-unsur yang lain. Dalam 1 golongan (semakin ke atas) dan dalam 1 periode (semakin ke kanan). Berlaku : - jari jari atom : semakin kecil - Keelektronegatifan : semakin besar - Energi ionisasi : semakin besar - Afinitas : semakin besar
  5. 5. Pilih salah satu
  6. 6. GAS MULIA • Sifat unsur golongan gas mulia a. sifat periodik unsur golongan gas mulia b. Sifat fisik gas mulia c. Sifat kimia usur golongan gas mulia
  7. 7. SIFAT PERIODIK UNSUR GOLONGAN GAS M Gas mulia merupakan unsur yang stabil. Gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain dan sukar menerima ataupun melepas elktron. Dengan elektron valensi yang sudah penuh hal unsur gas mulia yang sangat sukar menerima elektron. Hal ini dapat dilihat dari harga afinitas elektronnya yang rendah. Kesetabilan unsur- unsur golongan gas mulia menyebabkan unsur- unsur ini sukar membentuk ion, artinya sukar melepas atau menerima elektron.
  8. 8. Sifat Periodik Unsur Gas Mulia   Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh, gas mulia termasuk unsur yang stabil, artinya sukar bereaksi dengan unsur lain, sukar untuk menerima elektron maupun untuk melepas elektron. Perhatikanlah data afinitas elektron, energi ionisasi, dan jari-jari atom unsur gas mulia pada Tabel di bawah! Data Fisis He Ne Ar Kr Xe Rn Nomor atom Elektron valensi Jari-jari atom (Ǻ) Titik leleh (0 C) Titik didih (0 C) Energi ionisasi (kj/mol) Afinitas electron (kj/mol) Kerapatan (g/L) 2 2 0,50 -272,2 -268,9 2640 -48 0,178 10 8 0,65 -248,6 -246,0 2080 -120 0,900 18 8 0,95 -189,4 -185,9 1520 -96 1,78 36 8 1,10 -157,2 -153,4 1350 -96 1,78 54 8 1,30 -111,8 -108,1 1170 -77 5,89 86 8 1,45 -71 -62 1040 - 9,73
  9. 9. Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron He 2 1s2 Ne 10 [He] 2s2 2p6 Ar 18 [Ne] 3s2 3p6 Kr 36 [Ar] 4s2 3d10 4p6 Xe 54 [Kr] 5s2 4d10 5p6 Rn 86 [Xe] 6s2 5d10 6p6 Sifat periodik unsur gas mulia
  10. 10. Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom helium, He, 2 Deret kimia gas mulia Golongan, Periode, Blok 18, 1, s Penampilan Massa atom 4,002602(2)  g/mol Konfigurasi elektron 1s2 Jumlah elektron tiap kulit 2 HELIUM 2 hidrogen ← helium → - - ↑ He ↓ Ne
  11. 11. Neon 2, 8Jumlah elektron tiap kulit 1s2 2s2 2p6 Konfigurasi elektron 20.1797(6) g/molMassa atom takberwarna Penampilan 18, 2, pGolongan, Periode, Blok gas muliaDeret kimia neon, Ne, 10Nama, Lambang, Nomor atom Keterangan Umum Unsur Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda
  12. 12. ARGON Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom argon, Ar, 18 Deret kimia gas mulia Golongan, Periode, Blok 18, 3, p Penampilan Massa atom 39,948(1) g/mol Konfigurasi elektron [Ne] 3s2 3p6 Jumlah elektron tiap kulit 2, 8, 8 Ne ↑ Ar ↓ Kr klorin ← argon → -18
  13. 13. KRIPTON 2, 8, 18, 8Jumlah elektron tiap kulit [Ar] 3d10 4s2 4p6 Konfigurasi elektron 83.798(2) g/molMassa atom Penampilan 18, 4, pGolongan, Periode, Blok noble gasesDeret kimia krypton, Kr, 36Nama, Lambang, Nomor atom Keterangan Umum Unsur
  14. 14. XENON Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwarna, tak berbau dan tidak ada rasanya. Xenon diperoleh dari udara yang dicairkan. Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom.
  15. 15. RADON Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang,Nomor atom radon, Rn, 86 Deret kimia gas mulia Golongan, Periode, Blok 18, 6, p Penampilan tak berwarna Massa atom (222) g/mol Konfigurasi elektron [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p6 Jumlah elektron tiap kulit 2, 8, 18, 32, 18, 8 Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon terbentuk dari penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi. Radon dapat menyebabkan kanker paru paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya
  16. 16. SIFAT FISIK GAS MULIA 1. Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak berasa, sedikit larut dalam air. 2. Mempunyai elektron valensi 8, dan khusus untuk Helium elektron valensinya 2, maka gas mulia bersifat kekal dan diberi valensi nol. 3. Molekul-molekulnya terdiri atas satu atom (monoatom). Unsur Titik Didih Titik Leleh K 0 C K 0 C Helium Neon Argon Kripton Xenon Radon 4,2 27,2 87,3 120 165 211 -268,8 -245,8 -185,7 -153 -108 -62 0,8 24,6 83,9 116 161 202 -272,2 -248,4 -189,1 -157 -112 -71
  17. 17. Pembuatan dan reaksi gas mulia Gas mulia dapat di peroleh dari pendingina udara cair secara bertahap (destilasi bertingkat) Sebab titik didik komponennya bervariasi. • Argon secara khusus dapat diperoleh dari reaksi udara dengan karbit : CaC2 + N2 CaCN2 + C (bebas dari N2) 2CaC2 + O2 2CaO + 4C (bebas dari O2) CaO + CO2 CaCO3 (bebas dari CO2) Sebagai sisanya adalah Ar dan gas mulia lain. • He dapat diperolah dengan jalan pemisahan dari gas alam, sebab pada sumber gas alam tertentu terdapat He dalam jumlah tidak terlalu rendah • Rn terdapat dalam rongga-rongga batuab uranium berasal dari peluruhan Ra 226 Ra 222 Rn + 4 He88 86 2
  18. 18. Sifat kimia usur golongan gas mulia Biloks Senyawa Penampakan 0 C Struktur +2 XeF2 Kristal tak berwarna 129 Linier KrF2, 2SbF5 Padatan 50 Linier RnF2 - - Linier +4 XeF4 Kristal tak berwarna 117 Segiempat datar KrF4 - - Segiempat datar +6 XeF6 Kristal tak berwarna 49,6 Pentagonal bipiramidal cacat +8 XeO4 Gas tak berwarna - Tetrahedral XeO6 -4 Padatan tak berwarna - Oktahedral
  19. 19. Kegunaan Gas Mulia He Pengisi balon udara, pencampur oksigen pada tabung penyelam dan sebagai pendingin untuk suhu mendekati 0 K Ne Pengisi bola lampu, lampu TL, lampu reklame, pendingin pada reaktor nuklir Ar Kr Xe Sebagai obat biaus pada pembedahan. Senyawa Xe dan oksigen: XeO3, XeO4 merupakan oksdator yang sangat kuat Rn Terapi kanker
  20. 20. HALOGEN Halogen artinya pembentuk garam. Unsur-unsur halogen merupakan unsur yang bersifat elektropositif dan mudah bereaksi dengan unsur elektropositif untuk membentuk garam. Anda dapat lebih mengenal sifat-sifat unsur halogen dengan mempelajari urayan berikut. fluor clor brom iodin
  21. 21. SIFAT UNSUR HALOGEN • Sifat periodik unsur halogen • Sifat fisik unsur halogen • Sifat kimia unsur halogen
  22. 22. a.Sifat periodik unsur halogen Sifat unsur Elektron Valensi Jari-jari Atom(Å) Keeletro- negatifan Energi Ionisasi (kJ mol-1 ) Afinitas Elektron (kJ mol-1 ) Fluorin 2s2 2p5 0,64 3,98 1.681,0 -328,0 Klorin 3s2 3p5 0,99 3,16 1.251,1 -349,0 Bromin 4s2 4p5 1,14 2,96 1.139,9 -324,7 Iodin 5s2 5p5 1,33 2,66 1.008,4 -295,2 Astatin 6s2 6p5 1,40 2,20 930 -270
  23. 23. Unsur Titik didih (‘C) Titik leleh (‘C) Fluorin -188,14 -219.62 Klorin -34,6 -100,98 Bromin 58,78 -7,25 Iodin 184,35 113,5 Astatin 337 302 Titik didih dan titik leleh unsur-unsur halogen
  24. 24.    Membentuk asam oksi kecuali F 12. Pembentukan asam  oksi  3X2 + 6MOH ®  5MX + MXO3 + 3H2O (auto redoks)  11. Dengan basa kuat  (panas)  X2 + 2MOH ®  MX + MXO + H2O (auto redoks)  10. Dengan basa kuat  MOH (dingin)   2 M + nX2 ®  2MXn (n = valensi logam tertinggi)  9. Reaksi dengan logam  (M) Tidak  dapat  mengusir  F, Cl, Br  X = I Br2 +  KX ®   2KBr  + X2  X = Br dan  I Cl2 + 2KX  ®   2KCl +  X2  X = Cl, Br, I F2 + 2KX ®  2KF X2  8. Reaksi pengusiran pada  senyawa halogenida    7. Kereaktifan terhadap gas  H2     (makin besar sesuai dengan arah panah)  6. Kelarutan oksidator UnguCoklat Tak  berwarna Tak berwarna 5. Warna larutan (terhadap  pelarut 4)  CCl4, CS24. Pelarutnya (organik) Ungu Coklat  merah Kuning  hijau Kuning muda3. Warna gas/uap PadatCairGasGas2. Wujud zat (suhu kamar)  Diatom1. Molekulnya Iodium (I2) Brom (Br2) Klor (Cl2)Fluor (F2) X2  SIFAT FISIS DAN KIMIA HALOGEN
  25. 25. +1 +5, +7 + 1 +5, +7 + 1, +3 +5, +7 -1  9. Bilangan Oksidasi Senyawa  Halogen 18358-34-188.28. Suhu Didih (0o) 114.0-72-101.0-216.67. Suhu Lebur (0o) 6. Potensial Reduksi (Eored > 0) 5. Keelektronegatifan 4. Energi Ionisasi dan Afinitas  Elektron  3. Jari-jari Atom 2. Massa Atom [X] ns2 , np51. Konfigurasi elektron 53I 35Br17Cl9F Iodium BromKlorFluor UNSUR  HUBUNGAN ANTARA JARI – JARI ATOM, AFINITAS ELEKTRON, DAN KEREAKTIFAN HALOGEN
  26. 26. SIFAT KIMIA UNSUR GOLONGAN HALOGEN 1. Kelarutan 2. Kereaktifan dan daya pengoksidasi halogen 3. Reaksi pendesakan halogen 4. Sifat asam 5. Reaksi kimia
  27. 27. halogen molecule structure model d(X−X) / pm (gas phase) d(X−X) / pm (solid phase) fluorine F2 143 149 chlorine Cl2 199 198 bromine Br2 228 227 iodine I2 266 272
  28. 28. HX HF HCl HBr HI Catatan : →   makin  besar/kuat  sesuai dengan  arah panah Sifat reduktor Keasaman Kepolaran Kestabilan  terhadap panas
  29. 29. SIFAT FISIKA DAN KIMIA HIDROGEN HALIDA HCl HBr HI 1. Bentuk pada suhu biasa Gas tidak berwarna 2. Dalam pelarut non polar (Benzana/Toluensa) Larut, tak menghantarkan arus listrik 3. Dalam air Larut, menghantarkan arus listrik 4. Dengan H2SO4, pekat (oksidator) Tidak teroksidasi Teroksidasi menjadi Br2 Teroksidasi menjadi I2 5. Kestabilan terhadap pemanasan Tidak terurai Sedikit terurai Terurai menjadi He dan I2
  30. 30.   X2 Fluor (F2 ) Klor (Cl2 ) Brom (Br2 ) Iodium (I2 ) 1. Molekulnya Diatom 2. Wujud zat (suhu kamar) Gas Gas Cair Padat 3. Warna gas/uap Kuning muda Kuning hijau Coklat merah Ungu 4. Pelarutnya (organik) CCl4 , CS2 5. Warna larutan (terhadap pelarut 4) Tak berwarna Tak berwarna Coklat Ungu 6. Kelarutan oksidator   (makin besar sesuai dengan arah panah)7. Kereaktifan terhadap gas H2 8. Reaksi pengusiran pada senyawa halogenida X = Cl, Br, I F2 + 2KX → 2KF X2 X = Br dan I Cl2 + 2KX → 2KCl + X2 X = I Br2 + KX → 2KBr + X2 Tidak dapat mengusir F, Cl, Br 9. Reaksi dengan logam (M) 2 M + nX2 → 2MXn (n = valensi logam tertinggi) 10. Dengan basa kuat MOH (dingin) X2 + 2MOH → MX + MXO + H2 O (auto redoks) 11. Dengan basa kuat (panas) 3X2 + 6MOH → 5MX + MXO3 + 3H2 O (auto redoks) 12. Pembentukan asam oksi Membentuk asam oksi kecuali F   Catatan : I2 larut dalam KI membentuk garam poli iodida I2 + KI → Kl3 I2 larut terhadap alkohol coklat  
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×