• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Tugas TIK B
 

Tugas TIK B

on

  • 79 views

 

Statistics

Views

Total Views
79
Views on SlideShare
79
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Tugas TIK B Tugas TIK B Presentation Transcript

    • IBU MASA NIFAS Di Susun oleh : Meilina Tri WP Kelas 1B 10132062
    • Pengertian Nifas Masa nifas adalah masa pasca persalinan. Bagi beberapa perempuan, masa nifas adalah masa yang tidak mudah. Belum lagi anggapan dan mitos yang beredar membuat para ibu semakin bingung menjalani hari-hari di masa nifas. Proses pemulihan rahim dan alat-alat reproduksi membutuhkan waktu yang berbeda bagi tiap orang. Involusi erat kaitannya dengan masa nifas. Involusi adalah proses mengecil kembali rahim ke ukuran semula. Hal ini tentunya terjadi berangsur-angsur.Namun, masa nifas bukan hanya masa pemulihan ragam instrument reproduksi belaka. Kala ini, banyak ibu yang harus bersiap menghadapi tantangan baru menjadi seorang ibu. Bukan hal mudah membiasakan diri untuk berperan sebagai ibu. Ibu yang secara mentalitas belum dewasa, biasanya rentan terkena sindrom babies blues. Sebaiknya ibu dan pasangan mempersiapkan mental untuk menjadi orang tua jauh sebelum akhirnya memutuskan untuk mengandung.
    • Tujuan Masa Nifas  mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu maupun bayinya. Memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan diri, nutrisi, keluarga berencana, menyusui, pemberian imunisasi kepada bayinya dan perawatan bayi sehat. Memberikan pelayanan keluarga berencana
    • Periode Masa Nifas Masa nifas ini di bagi menjadi dalam 3 periode antara lain :  Puerperium dini  yaitu kepulihan ketika ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan.  Puerperium intermedial  yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genital.  Remote puerperium  yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna,terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai komplikasi. Waktu untuk sehat sempurna mungkin beberapa minggu,bulan atau tahun.
    • Perubahan Trias Nifas 1. Involusi involusi uterius adalah perubahan yang merupakan proses kembalinya alat kandungan atau uterius dan jalan lahir setelah bayi lahir hingga mencapai keadaan sebelum hamil.proses involusi terjadi karena adanya proses autolisis aktifitas otot-otot dan iskhemia dimana protein dindig rahim di pecah,diaborsi dan kemudian di buang melalui uriene 2. Lokhea Lokhea adalah sekret luka yang berasal dari luka dalam rahim terutama luka plasenta dan keluar melalui fagina .Lokhea di bedakan sesuai tingkat penyembuhan luka yaitu : a) Lokhea Rubra Lokhea ini berwarna merah segar seperti darah haid karena banyak mengandung darah segar dan sisa-sisa selaput ketuban ,sel-sel decidua,vernix caseosa,lanugo meconium.pengeluarannya segera setelah persalinan sampai 2 hari post partum jumlah makin sedikit. b) Lokhea Sanguinolenta Lokhea ini berwarna merah kuning berisi darah dan lendir karena pengaruh plasma darah,penggeluarannya pada hari ke 3-7 hari post partum c) Lokhea Serosa Lokhea ini berwarnah kuning kecoklatan atau serum,pengeluarnnya pada hari 7-14 post Partum. d) Lokhea Alba berupacairan putih kekuningan pengeluran Setelah 2 minggu hari port partum kadangkadang
    • Lanjutan 3. Laktasi  Laktasi adalah proses pembentukan dan pengeluaran ASI.fisiologi laktasi itu sendiri adalah pada saat persalinan hormone estrogen dan progesteronmenurun sedangkan prolaktin meningkat.hisapan bayi pada putting susu memacu atau merangsang kelenjar hipofise anterior untuk mempruduksi atau melepaskan proklatin sehingga terjadi sekreksi ASI Hal-hal yang mempengaruhi pembentukan dan pengeluarkan ASI a) Faktor Antomi payudara b) Faktor fisologis nutrisi ibu c) Faktor istirahat d) Faktor isapan bayi e) Obat – obatan f) Psikologi  4. Masalah – masalah pada nifas :  Suhu badan  Rasa nyeri  Urine  Darah  Penurunan berat badan
    • Lanjutan Lanjutan 5. Kebutuhan masa nifas a. Fisik Istirahat, makanan bergizi, udara segar, lingkungan yang bersih b. Psikologi Distress waktu persalinan segera distabilkan dengan sikap badan atau keluarga yang menunjukan simpati, mengakui, menghargai, sebagai mana adanya c. Social 1) Menemani ibu bila kelihatan kesepian 2) Ikut menyayangi anaknya 3) Menanggapi bila memperhatikan kebahagiaan d. Psikososial 1. Phase taking in atau tahap tergantungan Terjadi pada hari 1-2 post partum,perhatian ibu terhadap kebutuhan dirinya,pasif dan tergantung.Ibu tidak menginginkan kontak dengan bayinya bukan berarti tidak memperhatikan.Dalam phase ini yang diperlukan ibu adalah informasi tentang bayinya,bukan cara merawat bayi. 2. Phase Taking Hold Phase ini berlangsung sampai kira-kira 10 hari.Ibu berusaha mandiri dan berinisiatif,perhatian terhadap dirinya mengatasi tubuhnya,misalnya kelancaran miksi dan defikasi,melakukan aktefitas duduk,jalan,belajar tentang perawatan diri dan bayinya,timbul kurang percaya diri sehingga mudah mengatakan tidak mampu melakukan. 3. Fase letting Go atau saling ketergantungan dimulai sekarang minggu ke 5-6 pasca kelahiran.Tubuh ibu telah sembuh,secara fisik ibu mampun menerima tanggung jawab normaldan tidak lagi menerima peran sakit.Kegiatan seksualnya telah
    • E. Perubahan Terjadi Pada Masa Nifas Masa nifas (postpartum/puerperium) berasal dari bahasa latin yaitu dari kata “Puer” yang artinya bayi dan “Parous” yang berarti melahirkan. Masa nifas dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil, biasanya berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari, namun secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan. Selama hamil, terjadi perubahan pada sistem tubuh wanita, diantaranya terjadi perubahan pada sistem reproduksi, sistem pencernaan, sistem perkemihan, sistem musculoskeletal, sistem endokrin, sistem kardiovaskuler, sistem hematologi, dan perubahan pada tanda-tanda vital. Pada masa postpartum perubahan-perubahan tersebut akan kembali menjadi seperti saat sebelum hamil. Adapun perubahannya adalah sebagai berikut : 1. Involusi Uterus Involusi Uterus atau pengerutan uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil dengan bobot hanya 60 gram. Proses involusio uterus adalah sebagai berikut : a. Autolysis Merupakan proses penghancuran diri sendiri yang terjadi di dalam otot uterine. Enzim proteolitik akan memendekkan jaringan otot yang telah mengendur hingga panjangnya 10 kali panjang sebelum hamil dan lebarnya 5 kali lebar sebelum hamil yang terjadi selama kehamilan. b. Terdapat polymorph phagolitik dan macrophages di dalam system vascular dan system limphatik c. Efek oksitosin (cara bekerjanya oksitosin) Oksitosin menyebabkan terjadinya kontraksi dan retraksi otot uterin sehingga akan menekan pembuluh darah yang mengakibatkan berkurangnya suplai darah ke uterus. Proses ini membantu untuk mengurangi situs atau tempat implantasi plasenta serta mengurangi perdarahan. Waktu Pada akhir persalinan Bobot Uterus 900 gram Diameter Uterus 12,5 cm Palpasi Serviks Lembut/lunak Akhir minggu ke-1 450 gram 7,5 cm 2 cm Akhir minggu ke-2 200 gram 5,0 cm 1 cm Akhir minggu ke-6 60 gram 2,5 cm Menyempit
    • Lanjutan Lokia Waktu Warna Ciri-ciri Rubra 1-3 hari Merah kehita man Sanginolenta 3-7 hari Putih bercampur merah Terdiri dari sel desidua, verniks caseosa, rambut lanugo, sisa mekoneum dan sisa darah Sisa darah bercampur lendir Serosa 7-14 hari Kekuningan/ kecoklatan Lebih sedikit darah dan lebih banyak serum, juga terdiri dari leukosit dan robekan laserasi plasenta Alba >14 hari Putih Mengandung leukosit, selaput lendir serviks dan serabut jaringan yang mati.
    • Lanjutan 3. Laktasi Laktasi dapat diartikan dengan pembentukan dan pengeluaran air susu ibu (ASI), yang merupakan makanan pokok terbaik bagi bayi yang bersifat alamiah. Bagi setiap ibu yang melahirkan akan tesedia makanan bagi bayinya, dan bagi si anak akan merasa puas dalam pelukan ibunya, merasa aman, tenteram, hangat akan kasih sayang ibunya. Hal ini merupakan faktor yang penting bagi perkembangan anak selanjutnya. Produksi ASI masih sangat dipengaruhi oleh faktor kejiwaan, ibu yang selalu dalam keadaan tertekan, sedih, kurang percaya diri dan berbagai ketegangan emosional akan menurunkan volume ASI bahkan tidak terjadi produksi ASI. Ibu yang sedang menyusui juga jangan terlalu banyak dibebani urusan pekerjaan rumah tangga, urusan kantor dan lainnya karena hal ini juga dapat mempengaruhi produksi ASI. Untuk memproduksi ASI yang baik harus dalam keadaan tenang.
    • F. Tujuan Asuhan Masa Nifas      Menjelaskan pengertian masa nifas Menjelaskan tujuan asuhan masa nifas Menjelaskan peran dan tanggungjawab bidan dalam masa nifas Menjelaskan tahapan masa nifas Mengetahui kebijakan program nasional masa nifas
    • Asuhan yang diberikan sewaktu melakukan kunjungan masa nifas Waktu Asuhan Mencegah perdarahan masa nifas oleh karena atonia uteri. Mendeteksi dan perawatan penyebab lain perdarahan serta melakukan rujukan bila perdarahan berlanjut. Memberikan konseling pada ibu dan keluarga tentang cara mencegah perdarahan yang disebabkan atonia uteri. I 6-8 jam post partum Pemberian ASI awal. Mengajarkan cara mempererat hubungan antara ibu dan bayi baru lahir. Menjaga bayi tetap sehat melalui pencegahan hipotermi. Setelah bidan melakukan pertolongan persalinan, maka bidan harus menjaga ibu dan bayi untuk 2 jam pertama setelah kelahiran atau sampai keadaan ibu dan bayi baru lahir dalam keadaan baik.
    • Lanjutan Memastikan involusi uterus barjalan dengan normal, uterus berkontraksi dengan baik, tinggi fundus uteri di bawah umbilikus, tidak ada perdarahan abnormal. Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi dan perdarahan. 6 hari post partum Memastikan ibu mendapat istirahat yang cukup. Memastikan ibu mendapat makanan yang bergizi dan cukup cairan. Memastikan ibu menyusui dengan baik dan benar serta tidak ada tanda-tanda kesulitan menyusui. Memberikan konseling tentang perawatan bayi baru lahir. III IV 2 minggu post partum 6 minggu post partum Asuhan pada 2 minggu post partum sama dengan asuhan yang diberikan pada kunjungan 6 hari post partum. Menanyakan penyulit-penyulit yang dialami ibu selama masa nifas. Memberikan konseling KB secara dini.
    • Ada 2 refleks yang sangat dipengaruhi oleh keadaan jiwa ibu, yaitu : 1 ) Refleks Prolaktin Pada waktu bayi menghisap payudara ibu, ibu menerima rangsangan neurohormonal pada putting dan areola, rangsangan ini melalui nervus vagus diteruskan ke hypophysa lalu ke lobus anterior, lobus anterior akan mengeluarkan hormon prolaktin yang masuk melalui peredaran darah sampai pada kelenjar-kelenjar pembuat ASI dan merangsang untuk memproduksi ASI. 2 ) Refleks Let Down Refleks ini mengakibatkan memancarnya ASI keluar, isapan bayi akan merangsang putting susu dan areola yang dikirim lobus posterior melalui nervus vagus, dari glandula pituitary posterior dikeluarkan hormon oxytosin ke dalam peredaran darah yang menyebabkan adanya kontraksi otot-otot myoepitel dari saluran air susu, karena adanya kontraksi ini maka ASI akan terperas ke arah ampula.
    • Terima kasih