Komunikasi  B erbasis  K omunitas
Latar Belakang <ul><li>Didorong oleh berkembangnya media dan sarana berkomunikasi guna kepentingan yang multifungsi . </li...
Tujuan <ul><li>Menjadi bagian penting dari Pasar yang terbuka luas memungkinkan Strategi komunitas berbasis komunitas seba...
Komunikasi  B erbasis  K omunitas
Definisi <ul><li>Komunikasi berbasis komunitas adalah sebuah aktifitas yang berawal dari pembangunan maupun pembentukan ja...
Komunikasi  B erbasis  K omunitas
TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM <ul><li>Survey awal : </li></ul><ul><li>Klasifikasi massa </li></ul><ul><li>Klasifikasi  & met...
<ul><li>Metodelogi Survey  Awal  </li></ul><ul><li>Tujuan Survey Karakteristik Kewilayahan  </li></ul><ul><li>Pemetaan pem...
Alur Kerja <ul><li>Metode pengumpulan data yang digunakan yakni; participant observation, indepth interview, dokumentasi, ...
Proses Interaksi Sosial  <ul><li>Kontak Sosial </li></ul><ul><li>Klien- Masyarakat (komunikan) </li></ul><ul><li>- assosia...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Komunikasi berbasis komunitas

2,308 views
2,161 views

Published on

creativestation,mediainside,publicrelation,togisbb,humas,dokumen,freedokumen,warungbambu,freedownload,data,sales,kiosmini,minikios,webdesigner

Published in: Education, Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,308
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
51
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Komunikasi berbasis komunitas

  1. 1. Komunikasi B erbasis K omunitas
  2. 2. Latar Belakang <ul><li>Didorong oleh berkembangnya media dan sarana berkomunikasi guna kepentingan yang multifungsi . </li></ul><ul><li>Komunikasi berbasis komunitas merupakan strategi komunikasi yang berkembang dan memiliki celah untuk dijadikan strategi unggulan dalam mendukung suatu program . </li></ul><ul><li>Reaksi yang baik dari para klien atas hasil yang sudah dijalankan maupun sedang berlangsung dan dilaksanakan oleh tim merupakan indikator bahwa komunikasi berbasis komunitas memiliki kesempatan untuk dapat lebih berkembang kedepan . </li></ul><ul><li>Hasil yang telah dicapai akan dijadikan masukan yang lebih baik lagi guna perluasan dan pertambahan klien yang akan didorong agar menggunakan Strategi komunikasi berbasis komunitas . </li></ul>
  3. 3. Tujuan <ul><li>Menjadi bagian penting dari Pasar yang terbuka luas memungkinkan Strategi komunitas berbasis komunitas sebagai strategi utama yang effisien dan memiliki dampak yang diinginkan bagi penggunanya. </li></ul><ul><li>Strategi komunikasi berbasis komunitas akan menjadi bagian dari jasa yang Juga bisa membangun ID Brand dikalangan umum. </li></ul>
  4. 4. Komunikasi B erbasis K omunitas
  5. 5. Definisi <ul><li>Komunikasi berbasis komunitas adalah sebuah aktifitas yang berawal dari pembangunan maupun pembentukan jaringan komunitas lintas masyarakat yang sudah ada maupun belum ada untuk diberdayakan menjadi bagian pelaku pembawa pesan. </li></ul><ul><li>Pesan yang akan dibawa dan bisa disampaikan kepada target pesan adalah unsur-unsur penting dari pemberi pesan atau klien. Cakupan pesan maupun kegiatan selalu berlandaskan konseptual yang telah disepakati oleh klien.Komunikasi berbasis komunitas merupakan kerja tim yang tak bisa berdiri sendiri. </li></ul><ul><li>Semua personil yang masuk dalam tim ini memiliki tingkat suport yang sama pentingnya. Artinya Kesuksesan program yang dilaksanakan bergantung dari soliditas tim. </li></ul>
  6. 6. Komunikasi B erbasis K omunitas
  7. 7. TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM <ul><li>Survey awal : </li></ul><ul><li>Klasifikasi massa </li></ul><ul><li>Klasifikasi & metode sosialisasi </li></ul><ul><li>Implementasi </li></ul><ul><li>Tolak ukur pencapaian </li></ul><ul><li>Evaluasi </li></ul><ul><li>Survey Karateristik Wilayah : </li></ul><ul><li>Survey awal </li></ul><ul><li>- Riset mendalam </li></ul><ul><li>Program : </li></ul><ul><li>- Social interaksional database </li></ul><ul><li>- Interview </li></ul><ul><li>- Field in </li></ul><ul><li>- Stakeholders </li></ul><ul><li>  </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Metodelogi Survey Awal </li></ul><ul><li>Tujuan Survey Karakteristik Kewilayahan </li></ul><ul><li>Pemetaan pemangku kepentingan (Stakeholder Mapping) </li></ul><ul><ul><li>Potensi daerah, kelembagaan, mata pencaharian, analisis masalah, peta desa, bagan kecenderungan, angka dan ranking, peta daerah dan kalender musim. </li></ul></ul><ul><ul><li>Demografi (umur,kelamin,agama,pekerjaan,pendidikan,dan hubungan kekerabatan) </li></ul></ul><ul><ul><li>Psikografi (gaya hidup, nilai-nilai masyarakat, struktur, sosial,keinginan,sikap,dan ketertarikan) </li></ul></ul><ul><ul><li>Hubungan dengan klien (ada hubungan, tidak ada, diantara, latent) </li></ul></ul><ul><li>Validitas dan relaibilitas data </li></ul><ul><li>Membangun interaksi sosial yang kuat dengan stakeholders </li></ul><ul><li>Terintregasinya program klien dengan stakeholders </li></ul><ul><li>Rekomendasi kebijakan klien </li></ul>
  9. 9. Alur Kerja <ul><li>Metode pengumpulan data yang digunakan yakni; participant observation, indepth interview, dokumentasi, triangulasi dan PRA (participant rural approach) </li></ul><ul><li>Analisis yang digunakan yakni analisis kualitatif : </li></ul><ul><ul><li>Analisis domain adalah analisis untuk memperoleh gambaran umum yang menyeluruh dari yang diteliti. </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis taksonomi adalah penjabaran lebih rinci dari domain untuk mengetahui struktur internal. Dilakukan dengan observasi terfokus. </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis kompenensional adalah mencari ciri spesifik pada setiap struktur internal dengan cara mengkontraskan antar elemen. Dilakukan dengan observasi dan wawancara terseleksi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis tema kultural adalah mencari hubungan di antara domain, dan bagaimana hubungan dengan keseluruhan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Hasil analisis dapat digunakan dalam pusat data interaksi sosial data yang didapat disajikan kedalam pola hubungan assosiatif dan dissosiatif. </li></ul></ul><ul><li>Pola-pola yang ada dapat digunakan sebagai acuan program untuk diimplementasikan ke stakeholders </li></ul>
  10. 10. Proses Interaksi Sosial <ul><li>Kontak Sosial </li></ul><ul><li>Klien- Masyarakat (komunikan) </li></ul><ul><li>- assosiatif, yaitu : </li></ul><ul><li>- kerjasama ( tawar menawar,kooptasi,mendukung) </li></ul><ul><li>- akomodatif (kompromi,mengikuti langkah tokoh,melalui </li></ul><ul><li>mediasi,melalui proses konsiliasi) </li></ul><ul><li>- asimilasi atau penyatuan melalui ruang budaya </li></ul><ul><li>- dissosiatif, yaitu : </li></ul><ul><li>- persaingan antar elemen yang ada </li></ul><ul><li>- kontroversi (proses umum,bentuk sederhana,bentuk </li></ul><ul><li>- insentif,bentuk </li></ul><ul><li>- rahasia,bentuk taktis </li></ul><ul><li>- pertentangan /konflik </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>Setelah survey awal dilakukan maka tahap berikutnya adalah melakukan penyesuaian konsep awal </li></ul><ul><li>dengan data-data yang ditemukan di lapangan. Biasanya yang disesuaikan adalah : </li></ul><ul><ul><li>- Mekanisme kerja </li></ul></ul><ul><ul><li>- Pola pendekatan program </li></ul></ul>

×