Your SlideShare is downloading. ×
Pendidikan pancasila
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pendidikan pancasila

1,956
views

Published on

ppt tugas pen pancasila

ppt tugas pen pancasila

Published in: Education

1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,956
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
53
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KELOMPOK 2 :1. AI SRI RU’YATI2. AYU PUJI LESTARI3. DIAN NURFITRIANI4. TRI RATNANINGRUM5. SUBHAN MAULANA MUSLIH
  • 2. Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dariSanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusandan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adildan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantumpada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalambeberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingatisebagai hari lahirnya Pancasila. (http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila#Pranala_luar)
  • 3. Terminologi (bahasa Latin: terminus) atau peristilahan adalah ilmu tentang istilah danpenggunaannya. Istilah (bahasa Arab: iṣṭilāḥ) adalah kata dan gabungan kata yangdigunakan dalam konteks tertentu. Kajian terminologi antara lain mencakup pembentukannyaserta kaitan istilah dengan suatu budaya. Ahli dalam terminologi disebut dengan juru istilah(terminologist) dan kadang merupakan bagian dari bidang penerjemahan.
  • 4. Hakikat Pembangunan NasionalPembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yangberkesinambungan meliputi, seluruh kehidupan masyrakat, bangsa da Negara untukmelaksanakan tugas, dan tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945,yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukankesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, seta ikut melaksanakanketertiban dunia yang berdasarkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,perdamaian abadi, dan keadilan social.
  • 5. Dalam pemahaman sederhana pembangunan diartikan sebagai proses perubahan kearah yanglebih baik, melalui upaya yang dilakukan secara terencana. Pembangunan dalam sebuah negarasering dikaitkan dengan pembangunan ekonomi (economic development). Pembangunan ekonomiadalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita denganmemperhitungkan adanya peningkatan jumlah dan produktifitas sumber daya, termasukpertambahan penduduk, disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatunegara serta pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara. Hal ini sejalan dengan apayang dikemukakan oleh Sumitro dalam Deliarnov (2006:89), bahwa proses pembangunan ekonomiharus merupakan proses pembebasan, yaitu pembebasan rakyat banyak dari belenggu kekuatan-kekuatan ekonomi, dan pembebasan negara-negara berkembang dari belenggu tata kekuatanekonomi dunia.
  • 6. Sila pertama yang berbunyi, “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sila ini mengemukakantentang hubungan manusia, terutama bangsa Indonesia dengan Tuhan. Sesuai denganUndang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 ayat (2) bahwa Negara menjamin kemerdekaantiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadatmenurut agama dan kepercayaannya itu. Untuk menghindari terjadinya keretakan dalampersatuan dan kesatuan bangsa, Pancasila memiliki andil besar. Pancasila mengakuiadanya pluralisme bangsa Indonesia tidak terkecuali agamanya. Pluralisme ini sendirimerupakan sesuatu yang sudah ada dalam diri bangsa Indonesia sejak zaman dahulu.Pada sila pertama inilah, hal yang kita kenal dengan toleransi dan saling menghormatidiajarkan kepada kita. Pemerintah juga telah menjamin keamanan dan hak-hak warganegaranya untuk memeluk agama tertentu dan menjalankan agamanya itu dengan baikdan benar sambil menghormati agama lain.
  • 7. Sila kedua Pancasila yang berbunyi, “Kemanusiaan yang adil dan beradab” merupakan cerminandari bangsa Indonesia yang mengakui hak-hak asasi manusia yang melekat dalam setiap diriindividu. Bangsa Indonesia terkenal dengan adat gotong royong merupakan salah satu nilaipraksis dari sila kedua ini. Semua manusia sama dan perbedaan bukanlah sebuah masalah besaryang dapat menghancurkan persatuan negara ini. Semua suku bangsa yang ada di dalam NegaraKesatuan Republik Indonesia merupakan individu yang beradab. Mereka memiliki sikap-sikapdan aturan-aturan yang mereka taati masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat. Sudahtentu, apa yang mereka lakukan adalah baik, sehingga bangsa Indonesia dapat hidup dalampersatuan walaupun mereka berasal dari berbagai suku bangsa.
  • 8. Sila ketiga Pancasila yang berbunyi, “Persatuan Indonesia” mencerminkan pluralisme bangsaIndonesia yang kaya akan budaya dan bahasa. Latar belakang suku bangsa yang beraneka ragammerupakan salah satu ciri dan kebanggaan bangsa Indonesia. Tapi hal ini merupakan pedangbermata dua, saat suku-suku itu tidak lagi memiliki sesuatu yang dapat diperjuangkan bersama.Pancasila merupakan tonggak utama dan saka guru dari sebuah bangunan megah yang dikenaldengan bangsa Indonesia dan bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • 9. Sila keempat Pancasila yang berbunyi, “Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan”. Sebuah kelompok tanpa pemimpin tidak akan meraih sebuahkesepakatan dan kesamaan pemikiran. Setiap orang memiliki pendapat masing-masing dansetiap orang akan mempertahankan pendapatnya tersebut. Dalam keadaan seperti inilah,seorang pemimpin bertugas menjadi penengah dalam pengambilan keputusan. Sama sepertiIndonesia yang memiliki pemimpin dalam menjalani kehidupan bernegara baik dalam lingkupnasional maupun internasional. Indonesia yang mengakui adanya demokrasi di mana rakyatadalah raja, dan negara adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Pemimpin adalahrakyat, rakyat yang memilih, dan semua itu kepentingan rakyat. Dalam menjalankanpemerintahan Indoesia, rakyat menempatkan wakil-wakilnya sebagai pemimpin bangsa danwakil dari rakyat dalam mengambil keputusan demi kelangsungan hidup negara. Pemimpin danwakil-wakil yang terpilih seharusnya merupakan orang-orang yang bijaksana dan telah siapmengabdikan dirinya demi kepentingan bangsa dan negaranya.
  • 10. Sila kelima Pancasila yang berbunyi, “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 27, 28, 29, 30, dan 31 telah menyebutkan tentang persamaan derajat,hak, dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Setiap individu memiliki hak yang samauntuk mendapatkan penghidupan yang layak, persamaan derajat di mata hukum, danpersamaan hak dalam mendapatkan pendidikan. Mereka juga mendapatkan kebebasan dalammenyampaikan pendapat yang bertanggung jawab.
  • 11. PENGAMALAN PANCASILA DALAM PEMBANGUNAN1. Pengamalan sila ketuhanan yang maha esa, yang antara lain mencakup tanggung jawabbersama dari semua golongan beragama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa untuksecara terus menerus dan bersama meletakan landasan spiritual, moral dan etika yang kukuhbagi pembangunan nasional sebagai pengamalan pancasila. 2. Pengamalan sila kemanusiaan yang beradab, yang antara lain mencakup peningkatan martabat serta hak dan kewajiban asasi warga Negara serta penghapusan penjajahan, kesengsaraan, dan ketidak adilan dari muka bumi.3. Pengamalan sila persatuan Indonesia, yang antara lain mencakuppeningkatan pembinaan bangsa di segala bidang kehidupan manusia,masyarakat, bangsa dan Negara, sehingga rasa ketidaksetiakawanan semakinkuat dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan.
  • 12. 4. Pengalaman sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan, yang antara lain mencakup upaya makinmenumbuh dan mengembangkan system politik demokrasi pancasila yangmampu memelihara stabilitas nasional yang dinamis, mengembangkankesadaran dan tanggung jawab politik warga Negara serta mengairahkan rakyatdalam proses politik 5. Pengalaman sila keadilan sisial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang antara lain mencakup upaya untuk mengembangkan petumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yang dikaitkan dengan pemerataan pembangunan dan hasil menuju kepada tercapainya kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam system ekonomi yang disusun sebagai uasaha bersama berdasarkan atas asaskekeluargaan.
  • 13. KESIMPULANdalam pembangunan nasional, harus ada keselarasan hubunganantara manusia dengan Tuhannya, antara sesama manusia, sertakeselarasan antara cita-cita hidup di dunia dan mengejar kebahagiaanakhirat. Pembangunan kehidupan manusia dan masyarakat yang serbaselaras adalah tujuan akhir dari pembangunan nasional, yaitumencapai “Masyarakat maju, adil, dan makmur berdasarkanPancasila”.