Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Gizi remaja
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply
Published

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
10,475
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
557
Comments
0
Likes
4

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. GIZI REMAJA Puskesmas Banjarnegara 1
  • 2. KEBUTUHAN GIZI
    • Kebutuhan gz pd masa tumbuh kembang remaja yaitu :
    • Energi aktifitas aktif.
    • Protein membentuk sel-sel baru,
    • Lemak sumb. energi & membentuk sel 2 saraf/transp.vit.
    • Vit. & mineral & air metabolisme tubuh
    • Serat membantu proses pencernaan,
    • Fe & zinc/Zn berperan u/ pembentukan
    • jaringan tubuh,
    •  
    •  
  • 3.
    • Kalsium, phosphor & Vit. D pembent.
    • tulang/gigi,
    • Vit.B1, niacin & riboflavin metabolisme karbohidrat,
    • Vit.B6, as. folat & vit. B.12 membentuk anti sel/DNA/RNA
    • Vit.A, vit.C & vit. E fungsi penglihatan & meningkatkan daya tahan tubuh & anti oksidan.
    • Kecukupan gz didapat dr keseimbangan antara asupan mak. yg dikons. dg kebut. fungsi tubuh, shg bermanfaat bagi terpeliharanya fungsi tubuh secara optimal .
    •  
    •  
    •  
  • 4. MASALAH GIZI REMAJA
    • Masalah gz pd remaja mrp masalah penting krn selain mempunyai risiko peny. ttt juga dpt mempengarungi kebugaran, daya konsentrasi remaja. Masalah gz yg sering dijumpai pd remaja, yaitu Anemia defisiensi besi, KEK & gizi lebih (obesitas )
    • & kekurangan BB
  • 5. KEK
    • KEK, kurangnya kons zat gz khususnya kurang energi (sumber karboohidrat) yg terus menerus.
    • Dampak gangg. Pertumb ( badan menjadi pendek & tulang panggul tdk sempurna)
    • Akibat WUS – KEK, sulit melahirkan. Berisiko BBLR, kematian pd anak krn gangg. Tumkem di dlm janin.
  • 6. Kurang Energi Kalori
  • 7. OBESITAS
    • Kondisi yg diakibatkan o/ asupan energi yg > kebut.tubuh. (simpan lemak - gemuk)
    • Akibat – peny. degeratif
    PENANGGULANGAN merubah perilaku gz. yg tdk sehat, mel a l ui peningkatan penget.ttg gz mel a l ui penerapan PUGS
  • 8. Kegemukan
  • 9. Masalah ?
  • 10.
    •  
    •  
    • Masalah stat. gz pada remaja putri di Ind.
    • Kurang z. gz makro karbohidrat, protein,
    • lemak,
    • Kurang z. gz mikro vit., mineral.
    • Kurang z. gz makro & mikro menyebabkan :
    • Tubuh menjadi kurus & BB turun drastis
    • pendek, anemia, sakit terus menerus, shg
    • sbg calon ibu tdk sehat.
  • 11.
    •  
    •  
    • Ratri rentan mengalami kurang gz pd
    • periode puncak tumbuh kembang, kurang
    • asupan zat gizi krn pola mak. yg salah,
    • pengaruh dari ling. pergaulan (ingin
    • langsing).
    • Ratri yg kurang gz tdk dpt mencapai stat.
    • gizi yg optimal (kurus, pendek & pertumb.
    • tulang tdk proporsional). Kurang zat besi
    • & gizi lain yg pentig u/ tumbuh kembang,
    • sering sakit 2 an.
  • 12.   Dari kedua masalah stat. gz remaja putri tsb, diperlukan upaya peningkatan stat gizinya, krn remaja putri membutuhkan zat gizi u/ tumbuh kembang yg optimal. Remaja putri yg menderita KEK, kekurangan zat beri (anemia), kekurangan kalisum, Vitamin D, Yodium, seng (Zn) dan kekurangan vitamin serta mineral lainnya, akan mempengaruhi proses reproduksi.
  • 13. DAMPAK
    • Kurang gizi berdampak pd penurunan kualitas SDM.
    • Kurang gizi pd remaja putri akan mengakibatkan kegagalan pertumbuhan fisik, perkembangan mental & intelektual, menurunkan produktifitas, meningkatkan angka kesakitan dan kematian
  • 14.
    • Remaja yg mengkonsumsi mak tdk cukup gizi & tdk teratur akan menggangu proses tumbuh kembang shg dpt menurunkan prestasi belajar, daya konsentrasi, mempengarungi kebugaran dan aktifitas serta mempunyai risiko peny. ttt.
  • 15. ANEMIA
    • Suatu keadaan dimana kadar Hb dlm darah kurang dr normal (12 gram %)
    • Penyebab ketidak seimbangan antara konsumsi bahan mak, sumber z.besi yg masuk kedlm tubuh dg.kebut.tubuh akan z.besi, atau meningkatnya kebut. Tubuh akan z.besi (hamil, remaja, peny.kronis, infeksi dll)
    • Gejala : 5 L (lelah,lemah,lesu,lelah,lalai) pusing, pucat selaput mata, mata kunang kunang
  • 16.
    • Akibat
    • Me ↘ kemampuan tubuh
    • Me ↘ konsentrasi belajar
    • Me ↘ kebugaran tubuh
    • Me ↘ daya tahuan tubuh thd. Peny.
    • Menghambat tungkem
    • Penangulangan :
    • Jangka pendek pemberian tablet Fe
    • Jangka panjang mengkonsumsi bahan mak.yg mengandung tinggi zat besi (nabati & hewani)
  • 17. SOLUSI MENGATASI ANEMIA
    • Beberapa cara menanggulangi dan
    • mencegah terjadinya anemia dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi tinggi seperti sayuran segar (bayam, daun singkong, dll), kacang-kacangan (kedelai, kacang merah, dll), olah raga dan istirahat cukup.
    • Penambahan vitamin dan suplemen, jika memang dibutuhkan.
  • 18. GIZI SEIMBANG Gizi Simbang – mak.yg dikons.dlm 1 hr.yg.beraneka ragam & mengandung z.tenaga, z.pemb. & z.pengatur sesuai dg kebut.tubuh Gizi seimbang dlm se-hari 2 dpt mencegah terjadinya gz. kurang atau gz. lebih. Kekurangan dlm mengkonsumsi mak. baik jumlah maupun mutunya akan menyebabkan kurang gizi & apabila berlebihan akan menimbulkan kegemukan atau obesitas.    
  • 19. Contoh Menu Seimbang
  • 20. Gizi Seimbang
  • 21. PUGS
    • Mak.aneka ragam mak.
    • Mak.mak. u/ memenuhi kecukupan energi
    • Mak.sumber KH. 1/2 dr.kebut.energi
    • Batasi kons.lemak & minyak ¼ kecukupan energi.
    • Gunakan garam beryodiun.
    • Mak.mak.sumber z. Besi
    • Biasakan mak.pagi.
    • Minumlah air bersih, aman, & cukup jml.
    • Lakukan kegiatan fisik & OR scr teratur.
    • Hindari min.beralkohol.
  • 22.
    • BB ideal = [(TB – 100) – {10 %(TB-100)}]
    • Toleransi + 10 %
    • BB (kg)
    • IMT =
    • TB 2 (m)
    • Kurus : tk . berat : < 17 , tk ringan : 17 – 18,5
    • Normal : 18,5 – 25
    • Gemuk : tk ringan : > 25 - 27 , tk berat : > 27
    • u/ > 18 th
    • LILA (Lingkar Lengan Atas) normal 23,5 cm (WUS)  
  • 23. IMT = Berat badan (kg) __. Tinggi badan (m) X Tinggi badan (m) IMT KATEGORI < 17,0 Kurus, tingkat berat 17,0 – 18,4 Kurus, tingkat ringan 18,5 – 25,0 Normal 25,1 – 27,0 Gemuk, tingkat ringan >27,0 Gemuk, tingkat berat
  • 24.  
  • 25.  
  • 26.  
  • 27.  
  • 28.