• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
PDU 211 Research Methodology: Scientific Research
 

PDU 211 Research Methodology: Scientific Research

on

  • 527 views

What's the difference between scientific approach and common sense?

What's the difference between scientific approach and common sense?
(Lecture slides mostly in Bahasa Indonesia)

Statistics

Views

Total Views
527
Views on SlideShare
527
Embed Views
0

Actions

Likes
3
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    PDU 211 Research Methodology: Scientific Research PDU 211 Research Methodology: Scientific Research Presentation Transcript

    • PDU 211METODOLOGIPENELITIANSEMESTER GASAL 2012/2013FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYAKuliah II - 27 Agustus 2012SCIENCE AND SCIENTIFIC APPROACH & THE ROLE OF RESEARCH IN PSYCHOLOGY
    • +ardhiati © 2012 Chapter 1. SCIENCE AND THE SCIENTIFIC APPROACH (Kerlinger & Lee, 2000)
    • ardhiati © 2012 Mana yang lebih menarik untuk dijadikan pacar?FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 Mana yang lebih menarik untuk dijadikan pacar?FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 GOOD BOY BAD BOY Kenapa perempuan lebih tertarik pada BAD BOY?FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 + ardhiati © 2012COMMON SENSE vs SCIENCE COMMON SENSE SCIENCE! LEBIH MEMENTINGKAN PERASAAN ! SELF-ESTEEM daripada LOGIKA ! RIVALRY: perasaan MENANG, lebih unggul ! Mudah luluh oleh hal-hal romantis yang daripada perempuan lain yang ingin mendapatkan juga dilakukan pria ! SAVIOUR: (berharap) bisa membuat si pria ! Sadar (secara logika) kalau si pria ini menjadi lebih setia bajingan, tetapi tetap tidak mau melepaskan diri dari pria tersebut ! PYGMALLION EFFECT ! Tertarik karena si pria sangat berbeda, berharap bisa membuat si pria menjadi lebih mirip dengan kita ! (REPRESSED) UNCONSCIOUS NEEDS ! Si pria representasi terhadap kebutuhan akan seks -yang dianggap tabu untuk perempuan FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 + ardhiati © 2012COMMON SENSE vs SCIENCEDALAM MENJELASKAN FENOMENA (Kerlinger & Lee, 2000) COMMON SENSE SCIENCE ! Menggunakan KONSEP ‘AWAM’ untuk ! Menggunakan KONSEP TEORETIS untuk menjelaskan fenomena menjelaskan fenomena ! Melakukan pengujian terhadap suatu ! Melakukan pengujian (berulang kali) konsep terhadap suatu teori ! menyesuaikan suatu konsep untuk menjawab ! systematic, controlled, empirical fenomena ! Tidak ada kontrol ! Kontrol yang kuat, memungkinkan untuk menjelaskan hubungan antara 1 hal dengan hal lain ! Tidak terfokus pada hubungan ! Preokupasi terhadap hubungan ! Penjelasan terhadap fenomena tidak ! Penjelasan terhadap fenomena bisa diuji harus bisa diuji kembali kembali FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 + ardhiati © 2012 (Kerlinger & Lee, 2000) PENELITIAN SCIENCE ! Menggunakan KONSEP TEORETIS untuk menjelaskan fenomena menghasilkan ! Melakukan pengujian (berulang kali) terhadap suatu teori TEORI systematic, controlled, empirical ! ! Kontrol yang kuat, memungkinkan untuk menjelaskan hubungan antara 1 hal dengan hal lain menjelaskan ! Preokupasi terhadap hubungan fenomena ! Penjelasan terhadap fenomena bisa diuji kembaliFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 + ardhiati © 2012METHODS OF KNOWING (Peirce, 1955; Dawes, 1994; Graziano & Raulin, 1993 dalam Kerlinger & Lee, 2000) METHOD OF TENACITY PENELITIAN ! ! Sesuatu dianggap benar karena ‘sudah dari sananya’ diketahui sebagai sesuatu yang ‘benar’ ! METHOD OF AUTHORITY ! Sesuatu dipercaya sebagai kebenaran karena menghasilkan karena pihak otoritas yang menyatakan demikian TEORI ! METHOD OF INTUITION ! Sesuatu dianggap benar karena a priori -ada alasan yang logis- tetapi tidak dibuktikan sendiri menjelaskan ! METHOD OF SCIENCE ! Sesuatu hanya dianggap benar jika dapat fenomena dibuktikan secara empirisFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 2012PENELITIAN ILMIAH (Kerlinger & Lee, 2000) SYSTEMATIC and prosedur baku dan terstandar, ada situasi yang dikontrol, sehingga CONTROLLED yang diperoleh memang dapat dipastikan sebagai hasil penelitian ada buktinya, dapat diuji ulang EMPIRICAL oleh peneliti lain NOT SUBJECT TO tidak digunakan dalam penilaian moral/untuk menentukan MORAL EVALUATION suatu hal sebagai BENAR atau SALAH systematic, controlled, empirical, amoral, public, and critical investigation of natural phenomena; it is guided by theory and hypotheses about the presumed relations among such phenomenaFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 2012PENELITIAN ILMIAH (Kerlinger & Lee, 2000) PROBLEM-OBSTACLE-IDEA HYPOTHESIS menemukan fenomena ➔ menyusun ‘jawaban permasalahan penelitian sementara’ atas permasalahan HASIL OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT REASONING-DEDUCTION pengambilan data menentukan bagaimana cara yang paling tepat untuk ‘menjawab’ permasalahanFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • +ardhiati © 2012 Chapter 1. THE ROLE OF RESEARCH IN PSYCHOLOGY (Howitt & Cramer, 2011)
    • ardhiati © 2012 Mana yang termasuk dalam bidang PSIKOLOGI PSIKOLOGI? ALASAN yang mendasari PERILAKUFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 2012Research Methods in PsychologyWHY IS IT IMPORTANT TO BE UNDERSTOOD? (Howitt & Cramer, 2011) } ! PERILAKU yang sama bisa disebabkan oleh ALASAN yang berbeda TEORI & METODE PENELITIAN ! ALASAN yang sama bisa mengakibatkan PERILAKU yang berbeda yang berbeda ALASAN yang mendasari PERILAKU FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 2012 PENELITIAN ILMIAH (Kerlinger & Lee, 2000) 1 PROBLEM-OBSTACLE-IDEA 2 HYPOTHESIS menemukan fenomena ➔ menyusun ‘jawaban permasalahan penelitian sementara’ atas permasalahan HASIL4 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT 3 REASONING-DEDUCTION pengambilan data menentukan bagaimana cara yang paling tepat untuk ‘menjawab’ permasalahan FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20121 PROBLEM-OBSTACLE-IDEA INTRODUCTION (Howitt & Cramer, 2011; Kerlinger & Lee, 2000) ! FENOMENA ! an observable fact or event ! an object or aspect known through the senses rather than by thought or intuition (Merriam-Webster) ! Bukan hanya ditemukan pada satu/ PRIA 1 PRIA 2 PRIA 3 dua peristiwa atau ‘kasus khusus’ ADA PRIA-PRIA YANG MEMILIKI BANYAK (MANTAN) PACAR WHY? PRIA 4 PRIA 5 PRIA 6 PRIA 7FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20121 PROBLEM-OBSTACLE-IDEA INTRODUCTION (Howitt & Cramer, 2011; Kerlinger & Lee, 2000) ! MASALAH (PROBLEM) ! an interogative sentence or statement that asks: what relationship exists between two or more variables? ! not all (behavioral) research problems contain two or more clear variables PRIA 1 PRIA 2 PRIA 3 ! GOOD PROBLEM STATEMENTS: 1. mengekspresikan hubungan antara dua variabel atau lebih 2. berbentuk kalimat tanya yang jelas dan tidak ambigu 3. menyatakan kemungkinan dilakukannya pembuktian empiris PRIA 4 PRIA 5 PRIA 6 PRIA 7FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 2012 1 PROBLEM-OBSTACLE-IDEA READING (Howitt & Cramer, 2011; Kerlinger & Lee, 2000) MEMBACA ! MASALAH (PROBLEM) ! an interogative sentence or statement that TEORI asks: what relationship exists between two or more variables? ! not all (behavioral) research problems contain two or more clear variables atau HASIL PENELITIAN lain ! GOOD PROBLEM STATEMENTS: 1. mengekspresikan hubungan antara duaApakah terdapat hubungan antara variabel atau lebihderajat kepemilikan karakter X dan 2. berbentuk kalimat tanya yang jelas dan tidak jumlah pacar pada pria? ambigu 3. menyatakan kemungkinan dilakukannya pembuktian empirisApakah kepemilikan karakter X pada pria meningkatkan jumlah pacar? FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20122 HYPOTHESIS EVALUATING THE EVIDENCE (Howitt & Cramer, 2011; Kerlinger & Lee, 2000) ! HIPOTESIS ! a conjenctural statement, a tentative proposition about the relation between two or more phenomena or variables Apakah terdapat hubungan antara derajat kepemilikan karakter X dan jumlah pacar pada pria? PRIA 1 PRIA 2 PRIA 3 Terdapat hubungan antara derajat kepemilikan karakter X dan jumlah pacar pada pria Apakah kepemilikan karakter X pada pria meningkatkan jumlah pacar? Kepemilikan karakter X pada pria PRIA 4 PRIA 5 PRIA 6 PRIA 7 meningkatkan jumlah pacarFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20123 REASONING-DEDUCTION INFERRING CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011; Kerlinger & Lee, 2000) ! Psychology characteristically emphasises CAUSAL EXPLANATIONS. ! Mengambil kesimpulan dengan mempertimbangkan konsekuensi dari hipotesis yang sudah disusun ➔ berkaitan dengan METODE PENELITIAN PRIA 1 PRIA 2 PRIA 3 PRIA 4 PRIA 5 PRIA 6 PRIA 7FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20124 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT ASSESSMENT OF CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011; Kerlinger & Lee, 2000) ! Melakukan pengambilan data untuk membuktikan hipotesis ! TYPES OF RESEARCH: ! Correlational or Cross-Sectional ! Longitudinal PRIA 1 PRIA 2 PRIA 3 ! Experiments - or studies with randomised assignment PRIA 4 PRIA 5 PRIA 6 PRIA 7FAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20124 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT ASSESSMENT OF CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011)TYPES OF RESEARCH:1. CORRELATIONAL or CROSS-SECTIONAL A. CORRELATIONAL STUDIES metode penelitian yang mengukur sejauh mana variabel-variabelnya saling berhubungan satu sama lain Terdapat hubungan antara derajat kepemilikan karakter X dan jumlah pacar pada pria KORELASI KARAKTER X JUMLAH PACARFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20124 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT ASSESSMENT OF CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011)TYPES OF RESEARCH:1. CORRELATIONAL or CROSS-SECTIONAL B. CROSS-SECTIONAL STUDIES metode penelitian yang mengukur variabel-variabelnya dalam satu waktu tertentu Terdapat hubungan antara derajat kepemilikan karakter X dan jumlah pacar pada pria KORELASI KARAKTER X JUMLAH PACARFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20124 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT ASSESSMENT OF CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011)TYPES OF RESEARCH:2. LONGITUDINAL metode penelitian yang mengukur variabel-variabelnya dalam waktu yang berbeda Terdapat hubungan antara derajat kepemilikan karakter X dan jumlah pacar pada pria Time 1 Time 2 KARAKTER X KARAKTER X Time 1 Time 2 JUMLAH PACAR JUMLAH PACARFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20124 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT ASSESSMENT OF CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011)TYPES OF RESEARCH:3. EXPERIMENTS - or studies with randomised assignment metode penelitian yang bertujuan untuk memastikan bahwa pengaruh terhadap suatu variabel hanya disebabkan oleh variabel yang ditentukan oleh peneliti, dan bukan oleh variabel lain Terdapat pengaruh kepemilikan karakter X terhadap jumlah pacar pada pria Participants randomly assigned to each group Experimental Group Control Group KARAKTER X ≠ KARAKTER X DIBANDINGKAN JUMLAH PACAR JUMLAH PACARFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • + ardhiati © 20124 OBSERVATION-TEST-EXPERIMENT ASSESSMENT OF CAUSALITY (Howitt & Cramer, 2011) CROSS-SECTIONAL LONGITUDINAL EXPERIMENTAL + Improves Provides strongest Simple and confidence in evidence of naturalistic causality causality Risks being - Poor at showing causality Complex to implement somewhat artificial and it is complex to implementFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian
    • ardhiati © 2012 DAFTAR PUSTAKA Howitt, D. & Cramer, D. (2011). Introduction to research methods in psychology (3rd ed.). Harlow, England: Pearson Education Limited. Kerlinger, F.N. & Lee, H.B. (2000). Foundations of behavioral research (4th ed.). Australia: Wadsworth Thomson Learning. DAFTAR FOTO 1. Jennifer Rouse | May 07, 2010 | mad scientist | http://flickr.com 2. Maria | June 19, 2006 | beckham | http://flickr.com 3. aToS_26 | November 29, 2005 | colin_farrell2 | http://flickr.com 4. Ari Gujil | February 01, 2012 | Ariel Peterpan | http:// a8.sphotos.ak.fbcdn.net 5. Anggara Sidjabat | July 23, 2008 | Glenn Fredly | http://flickr.com 6. Rafael Anderson Gonzales Mendoza | October 27, 2007 | MAGNIFYING GLASS | http://flickr.com 7. _____ | July 23, 2012 | Ariel Bebas | http://komunikan.comFAKULTAS PSIKOLOGI PDU 211Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Metodologi Penelitian