• Save
Zat adiktif dan psikotropika tugas kel. ipa 2
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Zat adiktif dan psikotropika tugas kel. ipa 2

on

  • 25,274 views

 

Statistics

Views

Total Views
25,274
Views on SlideShare
25,260
Embed Views
14

Actions

Likes
11
Downloads
0
Comments
1

2 Embeds 14

http://uss-maulida.blogspot.com 13
http://uss-maulida.blogspot.ru 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • ah masa kgk bisa di save-,-
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Zat adiktif dan psikotropika tugas kel. ipa 2 Zat adiktif dan psikotropika tugas kel. ipa 2 Presentation Transcript

  • Oleh:1. Alfan Rozi2. Aulia Maulida3. Dyas Aisyah R.4. M. Alfin K.5. Tita Nafianisa
  • Pengertian Zat Adiktif danPsikotropikaZAT ADIKTIF adalah : zat yang dapat mengakibatkan efek adiksi(kecanduan) pada penggunanya.Contohnya :• rokok• alkohol• kopi• ganja• opium• shabu-shabu• putau• morfin dan lain-lain.Adiksi merupakan suatu keadaan fisik maupun psikologis(kejiwaan) seseorang yang mengakibatkan badan dan jiwanyaselalu memerlukan obat tersebut untuk dapat berfungsi normal.Istilah lain dari adiksi adalah ketergantungan obat
  • Bentuk ketergantungan obat1. Ketergantungan fisik, yang ditunjukkan melalui 2 faktor, yaitu:a. ToleransiYaitu menurunnya khasiat obat setelah pemakaian yang berulang-ulang, sehingga selanjutnya ia membutuhkan dosis yang lebihbesar untuk memberi khasiat yang sama. Lama kelamaandosis ini dapat mencapai batas yang membahayakansehingga dapat menimbulkan kematian.b. PemantanganDikenal juga dengan istilah putus obat atau abstinensi.Yaitu gejala-gejala sakit pada saat pemakaian obat dihentikan,seperti menggigil. Pemantangan ini menunjukkan bahwa obattersebut telah mempunyai peranan dalam fungsi tubuh orangitu, seolah-olah tubuhnya tidak bisa lepas lagi dari obat itu.2. Ketergantungan psikologisSuatu keinginan yang tak tertahankan (kompulsif) untuk terus memakaiobat. Keadaaan ini sering juga disebut sakau / ketagihan.
  • Pengelompokkan zat adiktifZat adiktif pada awalnya diperoleh dari berbagai jenis tumbuhan seperti daunganja dan kokain.Dalam perkembangannya, berbagai jenis senyawayang berkhasiat serupa, telah berhasil dibuat manusia untuk digunakandalam bidang kedokteran dan kesehatan.Keseluruhan zat adiktif inidisebut NARKOBA atau NAPZA.NARKOBA singkatan dari : narkotika dan obat-obat terlarangNAPZA singkatan dari : narkotika, psikotropika dan zat adiktiflainnya.Menurut undang-undang, zat yang digolongkan ke dalam narkotika, meliputi:• Opioda ( opium, morfin dan heroin)• Ganja• KokainPSIKOTROPIKA adalah obat atau zat yang tidak tergolong narkotika danalkohol, tetapi memiliki khasiat seperti narkoba dan alkohol.Contoh obat-obat psikotropika yang banyak digunakan yaitu :• Amfetamin• BarbituratZat yang digolongkan dalam ZAT ADIKTIF LAINNYA , adalah :• Rokok• Kopi• Berbagai jenis inhalansia, seperti tinner, bensin, lem dan sebagainya.
  • Narkotika atau NAPZANARKOTIKA : adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukantanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkanpenurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangisampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkanketergantungan. NARKOTIKA dibedakan kedalam golongan-golongan :a. Narkotika Golongan I :Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan,dan tidak ditujukan untuk terapi serta mempunyai potensi sangattinggi menimbulkan ketergantungan, (Contoh : heroin/putauw,kokain, ganja).b. Narkotika Golongan II :Narkotika yang berkhasiat pengobatan digunakan sebagai pilihanterakhir dan dapat digunakan dalam terapi atau tujuanpengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggimengakibatkan ketergantungan (Contoh : morfin, petidin).c. Narkotika Golongan III :Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalamterapi atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan sertamempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan (Contoh :kodein).
  • Narkotika yang sering disalahgunakan adalah NarkotikaGolongan I : Opiat : morfin, herion (putauw), petidin, candu, dan lain-lain -Ganja atau kanabis, marihuana, hashis - Kokain, yaitu serbuk kokain,pasta kokain, daun koka.Selain itu NAPZA juga dibedakan berdasarkan efek yang ditimbulkannyasebagai berikut:a. Zat-zat StimulanStimulan adalah zat yang merangsang sistim saraf pusat sehinggamempercepat proses-proses dalam tubuh, seperti meningkatnyadetak jantung, pernapasan dan tekanan darah. Stimulan dapatmembuat orang lebih siaga dan menyembunyikan kelelahan.Contohnya :• Kafein• Nikotin• Kokain• Amfetamin
  • b. Zat-zat DepresanDepresan adalah zat yang dapat mengakibatkan aksi kebalikan daristimulan, yaitu :a. Menurunnya kesadaran terhadap dunia luar dan menidurkan,b. Memperlambat proses tubuh dan otak, seperti menurunkantekanan darah , suhu tubuh, detak jantung, dan kontraksi otot.c. Depresan digunakan dalam bidang kedokteran untuk terapiinsomia (sulit tidur) dan ketegangan (stress).Contohnya :• Alkohol• Obat-obat penenang seperti valium dan barbituratc. Zat HalusinogenHalusinogen adalah zat yang dapat mempengaruhi sistim saraf danmenyebabkan timbulnya halusinasi (khayalan).Pengguna zat inimendengar dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak nyata.Contohnya :LSD (Lysergic Acid Diethylamide)
  • PsikotropikaPSIKOTROPIKA adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukanNarkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif padasusunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitasmental dan perilaku. PSIKOTROPIKA dibedakan dalam golongan-golongan sebagai berikut.a. Psikotropika golongan I : yaitu psikotropika yang tidak digunakan untuktujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat dankarenanya hanya digunakan untuk ilmu pengetahuan (Contoh : ekstasi,shabu, LSD)b. Psikotropika golongan II : yaitu psikotropika yang digunakan untukkepentingan ilmu pengetahuan dan berkhasiat terapi tetapi berpotensikuat dapat menimbulkan ketergantungan ( Contoh amfetamin,metilfenidat atau ritalin)c. Psikotropika golongan III : yaitu psikotropika yang digunakan untuk tujuanilmu pengetahuan dan dapat juga untuk terapi namun dengan efekketergantungannya sedang dari kelompok hipnotik sedatif. ( Contohamfetamin, metilfenidat atau ritalin)d. Psikotropika golongan IV : yaitu psikotropika yang efekketergantungannya ringan(Contoh : diazepam, bromazepam,Fenobarbital, klonazepam, klordiazepoxide, nitrazepam, seperti pil BK, pilKoplo, Rohip, Dum, MG)
  • Psikotropika yang sering disalahgunakan antara lain :• Psikostimulansia : amfetamin, ekstasi, shabu• Sedatif & Hipnotika (obat penenang, obat tidur): MG, BK,DUM, Pil koplo dan lain-lain• Halusinogenika : Iysergic acid dyethylamide (LSD),mushroom.Penggunaan jenis Psikotropika dapat dibagi menjadi beberapa kelompokbagian yaitu sebagai obat :• Hallucinogens• Antipsychotics• Depressants• Stimulants
  • Zat Adiktif lainnyaYang dimaksud disini adalah bahan/zat yang berpengaruh psikoaktif diluar yangdisebut Narkotika dan Psikotropika, meliputi :1. Minuman berakohol,Mengandung etanol etil alkohol, yang berpengaruh menekan susunan syarafpusat, dan sering menjadi bagian dari kehidupan manusia sehari-haridalam kebudayaan tertentu. Jika digunakan sebagai campuran dengannarkotika atau psikotropika, memperkuat pengaruh obat/zat itu dalamtubuh manusia. Ada 3 golongan minumanberakohol, yaitu• Golongan A: kadar etanol 1-5%, (Bir)• Golongan B : kadar etanol 5-20%, (Berbagai jenis minuman anggur)• Golongan C : kadar etanol 20-45 %, (Whiskey, Vodca, TKW, MansonHouse, Johny Walker, Kamput.)• Inhalansia (gas yang dihirup) dan solven (zat pelarut) mudah menguapberupa senyawa organik, yang terdapat pada berbagai barang keperluanrumah tangga, kantor dan sebagai pelumas mesin. Yang sering disalahgunakan, antara lain : Lem, thinner, penghapus cat kuku, bensin.• Tembakau : Pemakaian tembakau yang mengandung nikotin sangat luasdi masyarakat.
  • Pada upaya penanggulangan NAPZA di masyarakat, pemakaian rokokdan alkohol terutama pada remaja, harus menjadi bagian dari upayapencegahan, karena rokok dan alkohol sering menjadi pintu masukpenyalahgunaan NAPZA lain yang lebih berbahaya. Bahan/ obat/zatyang disalahgunakan dapat juga diklasifikasikan sebagai berikut :• Sama sekali dilarang : Narkotoka golongan I dan PsikotropikaGolongan I.• Penggunaan dengan resep dokter: amfetamin, sedatif hipnotika.• Diperjual belikan secara bebas : lem, thinner dan lain-lain.• Ada batas umur dalam penggunannya : alkohol, rokok2. RokokRokok dapat menimbulkan asap yang berbau tidak sedap. Asap rokokmenyebabkan sesak napas dan batuk-batuk. Mengapa dapat terjadidemikian ? asap rokok mengandung bahan kimia yang berbahaya.Tidak kurang 1.000 bahan kimia yang ada pada asap rokok. Selainmembahayakan penisapnya, juga membahayakan pada orang-orang sekitarnya. Walaupun tidak merokok tetapi mereka ikutmengisap asap rokok . orang seperti itu disebut sebagai perokokpasif ( diam). Dengan demikian asap rokok dapat dikatakan zatpencemar udara.
  • Asap rokok mengandung racun misalnya:• Tar : merupakan komponen dalam asap rokok yang tinggal sebagaisisa sesudah dihilangkan nikotin dan tetesan-tetesan cairannya. Tarmerupakan kumpulan berbagai zat kimia yang berasal dari dauntembakau sendiri, maupun yang ditambahkan pada tembakau dalamproses pertanian dan industri rokok. Perlu diketahui bahwa kadar tardalam rokok merupakan zat perangsang timbulnya kanker dalamtubuh.• Nikotin : adalah zat yang terdapat pada daun tembakau yang dapatmenyebabkan rasa ketagihan. Nikotn merupakan zat yangberbahaya karena dapat menyebabkan terhentinya pernapasan.Menghisap rokok sama saja dengan mengisap nikotin. Nikotinmenaikkan tekanan darah dan mempercepat denyut jantung hinggapekerjaan jantung menjadi berat.• karbon monoksida : merupakan gas beracun yang tidak berbausama sekali. Tentu saja, gas karbon monoksida yang terdapatdalam asaprokok dapat menyebabkan ganguan terhadaphaemoglobin (Hb, darah merah). Karbon monoksida dapatmenyingkirkan oksigen (O2 ) dalam tubuh. Bahaya yang lainnyaadalah akan menyebabkan penyempitan jaringan pembuluh darah.
  • Dampak Negatif Zat Adiktif danPsikotropika1. Golongan Opium, pada pemakaian yang terlalu banyakmenyebabkan pingsan, atau bahkan mati. Jika pecandumenghentikan pemakaian opium akan menderita penyakitpenghentian, dengan tanda-tanda seperti kejang, muntah,diare, berkeringat dan sukar tidur.2. Obat Penenang (termasuk alkohol), menyebabkankerusakan hati dan lambung, otot dan syaraf, daya ingathilang, gemetar, ketakutan yang berlebihan, dan terkadangkejang.3. Obat Perangsang, mengakibatkan gangguan jiwa sepertiperasaan tertekan, ketakutan yang berlebihan, dan rasacuriga.4. Kanabis dan Obat halusinogen, menunjukkaan gangguanjiwa seperti acuh tak acuh, kebingungan, dan tertekan.5. Tembakau (mengandung nikotin), menyebabkan gangguankerongkongan dan paru-paru (kanker), jantung (tekanandarah tinggi), gangguan pada janin, dan kemandulan
  • Dampak Negatif dari contoh ZatAdiktif dan Psikotropika1. Minuman KerasMinuman keras juga menganggu kesehatan. minuman kerasmengandung alcohol (etanol) merupakan cairan yang bening tidakberwarna, mudah menguap dan mudah terbakar. Alcohol diperolehdari proses fermentasi karbohidrat. Alcohol mudah dimetabolismeoleh tubuh sehingga cepat menimbulkan ketagihan atau kecanduanbagi peminumnya alcohol selain itu alcohol dapat merugikan oranglain. Orang yang kecanduaan alcohol sering melakukan tindakancriminal, misalnya mencuri, merampok, memperkosa, dan bahkanmembunuh. Alcohol juga membahayakan bagi kesehatan. beberapabahaya alcohol diuraikan sebagai berikut ini.Alcohol mengganggu system saraf. Orang yang banyak minum alcoholakan mabuk sehingga tidak peka akan keadaan sekitarnya. Ia akanberkata tanpa kesadaran sehingga perkataanya tidak masuk akaluntuk diajak berkomunikasi.Gangguan metabolisme tubuh yang berdampak pada kegagalan jantungatau kelainan jantung hal itu disebabkan karena lemak tertimbunpada pembuluh darah arteri sehingga dapat menghambat alirandarah dan kerja jantung meningkat .Hambatan pembentukan trombosit merusak susum tulang sehinggadapat menyebabkan pendarahan, anemia , dan kekurangan seldarah putih .
  • Dapat merusak hati dalam jangka panjang mengakibatankegagalan fungsi hati dan kanker.Meningkatkan kerentaan infeksi karena kerusakan salurannapas, hati, atau kurang makan.Dapat menyebabkan kerusakan susunan syarafyangmengendalikan aliran darah sehingga menimbulkan warnakemerahan pada kulit. Selain itu alcohol juga menyebabkanpelebaran pembuluh darah pada kulitAlcohol mengganggu kemampuan ginjal untuk menyerapcairan. Akibatnya , tubuh menjadi kekurangan cairan(dehidrasi ) kekurangan cairan dalam jumlah banyak.2. Zat psikotropikaZat psikotropika sebenarnya obat yang dapat mempengaruhipikiran dan system saraf. Zat psiktropika yang ada dalamtumbuhan seperti ganja, opium, mariyuana , dan kokainsejak digunakan sejak dahulu. Sekarang makin banyakragam zat psikotropika karena banyak dibuat manusia.
  • Berdasarkan fungsinya obat psikotropikadibedakan menjadi tiga yaitu obat stimulan, obatdepresan, dan obat halusinogen:• Obat stimulan ( obat perangsang ) adalahobat yang merangsang system sarafsehingga orang yang merasakan lebihpwecaya diri dan selalu waspada contohobat ini adalah, kafein nikotin dan kokain• Obat depresan ( obat penenang ) adalahobat yang dapat menekan system sarafsehingga pemakaiannya merasa ngantukdan tingkat kesadarannyaturun. Contohobat jenis ini adalah alcohol dan barbiturate• Obat halusinogen adalah obat yang dapatmembelokkan pikiran pemakaiannya
  • Ciri-ciri umum pecandu NAPZACiri-ciri umum pecandu narkoba adalah:A. Kesehatan dan Emosi1. Sering menguap padahal tidak mengantuk,2. Batuk dan pilek berkepanjangan,3. Sering pusing, otot kaku, suhu tubuh tidak normal (demam),4. Diare, perut melilit,5. Mata sering berair dan merah,6. Sesak napas,7. Takut air,8. Mudah tersinggung,9. Mulut berbau,10.Agresif, yang ditandai dengan sering berkelahi, mabuk,11.Senang mendengarkan musik keras-keras,12.Emosi tidak stabil.
  • B. Perubahan Sikap Pribadi1. Sering menyendiri, menghindar dari pergaulan,2. Menunjukkan sikap acuh,3. Suka ingkar janji,4. Malas mengurus diri,5. Banyak menghabiskan waktu di kamar mandi,6. Jika ditanya sikapnya defensif dan penuhkebencian,7. Mudah bertindak dan bersikap kasar kepada oranglain,8. Sering berbohong,9. Terlibat tindak kejahatan (mencuri, mencopet, danlainlain)
  • Cara Pencegahan danPenyembuhanCara Pencegahan dan Penyembuhan Masalah penyalahgunaan narkobamerupakan permasalahan yang kompleks, yang tidak mudahpenanganannya. Banyak korban penyalahgunaan narkoba disebabkanoleh keluarga yang kurang harmonis, oleh karena itu pengobatan danrehabilitasi korban narkoba harus ditekankan pada pembinaankeluarganya. Banyak dijumpai kasus apabila terdapat anggota keluargamenjadi korban narkoba, justru dikucilkan dari keluarga. Hal ini tidak akandapat menyembuhkan, tetapi sebaliknya. Dalam hal semacam inihendaknya keluarga menarik simpatinya dan memberikan pengertianbahwa penggunaan narkoba akan berakibat buruk pada pemakainya. Bilaakan dilakukan penyembuhan ke rumah sakit atau pusat rehabilitasi,anggota keluarganya harus memberikan pengertian kepada korban,sehingga korban secara sadar memerlukan pengobatan dan rehabilitasi.Hal ini penting agar setelah sembuh korban tidak terjerumus lagi padapenyalahgunaan narkoba. Apabila korban adalah siswa sekolah, makapihak sekolah (kepala sekolah dan guru) harus bertindak bijaksana. Pihaksekolah hendaknya tidak serta merta mengeluarkan siswanya yangterlibat narkoba. Hendaknya diteliti dahulu penyebabnya, kenapa siswaterlibat narkoba dan segera memberikan informasi serta berkonsultasidengan pihak keluarga, sehingga ditemukan jalan pemecahan yangbijaksana. Korban narkoba harus diperlakukan sebagai orang sakit yangharus mendapatkan pertolongan dan bukan penjahat yang harusmendapat hukuman berat.
  • Psikotropika dalam BidangKesehatanPenggunaan zat adiktif dan psikotropika dalam bidang kesehatan hanyaboleh dilakukan oleh pihak yang berwenang (dokter, psikiater, ataupetugas kesehatan lain) dengan jenis dan dosis yang terkontrol.Penggunaan jenis obat ini biasanya dilakukan dalam keadaanmendesak, yaitu jika obat-obat lain tidak bisa menyembuhkan.Penggunaan obat-obatan yang tergolong NAPZA dalam bidangkesehatan antara lain adalah.a. Morfin, terutama digunakan untuk menghilangkan rasa nyeriyang hebat yang tidak dapat diobati dengan analgetik nonnarkotik. Apabila rasa nyeri makin hebat maka dosis yangdigunakan juga makin tinggi. Semua analgetik narkotika dapatmenimbulkan adiksi (ketagihan). Morfin juga digunakan untukmengurangi rasa tegang pada penderita yang akan dioperasi.b. Heroin, merupakan turunan morfin yang berfungsi sebagaidepresant, misalnya meredakan batuk.c. Barbiturat, terdiri dari pentobarbital dan secobarbital, seringdigunakan untuk menghilangkan rasa cemas sebelum operasi.d. Amfetamin dan turunannya, digunakan untuk mengurangidepresi, menambah kewaspadaan, menghilangkan rasa kantukdan lelah, menambah keyakinan diri dan konsentrasi, sertaeuforia.
  • e. Meperidin, sering juga disebut petidin, demerol, ataudolantin, digunakan sebagai analgesia. Obat ini tidak efektifuntuk terapi batuk dan diare. Daya kerja meperidin lebihpendek daripada morfin.f. Metadon, digunakan sebagai analgesia bagi penderita rasanyeri dan digunakan pula untuk terapi pecandu narkotika.