Surat Al   kautsar
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Surat Al kautsar

on

  • 10,422 views

 

Statistics

Views

Total Views
10,422
Views on SlideShare
10,422
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
47
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Surat Al   kautsar Surat Al kautsar Presentation Transcript

  • Penjelasan Surat Al - Kautsar• Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam al-Quran.• Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat.• Surat Al-Kausar di turunkan setelah surat Al-‟Adiyat.• Kata Al-Kausar sendiri berarti nikmat yang banyak dan diambil dari ayat pertama dari surah ini artinya karunia Allah SWT berupa telaga Al Kautsar bagi orang-orang penghuni surga.• Pokok isi surah ini adalah perintah melaksanakan salat dan berkorban karena Allah memberikan banyak kenikmatan untuk untuk mereka yang beriman sedangkan para orang kafir pembenci Nabi SAW yang mengatakan keturunan Nabi terputus karena semua putranya wafat maka sesungguhnya merekalah yang terputus. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Azhar).• Hubungan antara surat Al-kautsar dengan Al-kafirun adalah sebagai berikut: Dalam surah Al-Kautsar Allah memerintahkan agar memperhambakan diri kepada Allah, sedang dalam surah Al-Kafirun perintah tersebut ditandaskan lagi.
  • Bacaan dan Terjemahan SURAT AL-KAUTSARSesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nimat yang banyak.Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah.Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.
  • tafsir SURAT AL-KAUTSAR Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nimat yang banyak.Dalam ayat ini Allah menerangkan tentang nikmat yang diberikan kepada nabiNya yang tak ternilai banyaknya serta mutunya. Walaupun itu orang musyrik yang menilai pemberian itu dan menganggapnya hina, itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka akan nikmat yang banyak itu. Pemberian itu berupa kenabian, agama yang benar, petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa ke-kebahagiaan dunia dan akhirat.
  • Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah.Dalam ayat ini Allah memerintahkan nabiNya untuk mengerjakan shalatdan menyembelih kurban,dengan semata-mata karena Allah.Dalam firman Allah menyebutkan bahwa “sesungguhnya sembayangku, ibadatku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk ALLAH, tuhan semesta alam.”
  • Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan rasulNya serta memerintahkan untuk mensyukuri nikmatnya, maka Allah menjadikan musuh-musuh Nabi SAW itu Hina dan tidak dipercaya. Siapa saja yang membenci dan mencaci maki Nabi SAW akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di Akhirat.
  • Sebab Turunnya Surah al-Kautsar Surah al-Kautsar diturunkan untuk memindai hati RasulullahSaw dengan spirit dan kemurahan hati, dan mengukuhkan faktakebaikan yang lestari dan terhampar, yang dipilih oleh Tuhanuntuknya, serta memastikan fakta keterputusan yang ditetapkanbagi musuh-musuh beliau. Dalam rangkaian proses tipu daya terhadap Rasulullah Sawdan risalahnya yang dilakukan oleh orang-orang bodoh Quraisyuntuk memalingkan manusia dari mendengarkan seruan bimbinganTuhan yang dipancarkan dari dakwah Rasulullah Saw, sejumlahorang yang menentang kebenaran itu menghembuskan rumorbahwa Rasulullah Saw itu terputus nasabnya (abtar). Rumor tersebut menggema dan menghujam kuat padamasyarakat Badui Arab yang membanggakan diri denganketurunan, terutama anak laki-laki. Rumor itu menyakiti Nabi Saw,karena beliau mengetahui maksudnya yang hina, yang diinginkanoleh orang-orang jahiliah yang bodoh.
  • Jalaluddin al-Suyuti, dalam bukunya Durr al-Mantsur, mengutip haditsdari Ibn Sa„ad dan Ibn „Asakir yang meriwayatkan melalui jalur al-Kalbi, dariAbu Shalih, dari Ibn „Abbas, katanya, “Putra Rasulullah Saw paling besaradalah al-Qasim kemudian Zainab, „Abdullah, Ummu Kultsum, Fathimah,dan Ruqayyah. Al-Qasim meninggal di Makkah. Dialah putra RasulullahSaw yang pertama kali meninggal, kemudian disusul „Abdullah. Setelahputra-putra Rasulullah Saw meninggal, al-„Ash ibn Wa‟il al-Sahmimengatakan tentang Rasulullah Saw, “Nasabnya terputus. Dia itu orangyang putus nasab.” Maka Allah menurunkan ayat, “Sungguh, orang-orangyang membencimu dialah yang terputus.” Al-Zubair ibn Bakar dan Ibn „Asakir meriwayatkan dari Ja„far bin Muhammad,dari ayahnya, katanya, “Al-Qasim putra Rasulullah Saw meninggal di Makkah.Sepulang dari memakamkan jenazahnya, Rasulullah Saw lewat di depan al-„Ash ibnWa‟il dan putranya yang bernama „Amr. Ketika melihat Rasulullah Saw, al-„Ash ibnWa‟il berkata, “Aku membencinya. Sekarang dia terputus nasabnya.” KemudianAllah Swt menurunkan ayat, “Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yangterputus.”
  • Ibn Abi Hatim meriwayatkan dari al-Sudi, katanya, “Ketika seseorang ditinggalmati oleh putranya, orang-orang Quraisy akan mengatakan, „Si Polan putusnasabnya.‟” Tatkala putra Nabi Saw meninggal, al-„Ash ibn Wa‟il mengatakan,“Muhammad terputus nasabnya.” Lalu turunlah surah al-Kaustar. Al-Baihaqi meriwayatkan hadis serupa dari Muhammad ibn Ali denganmenyebutkan nama putra Rasulullah, yaitu al-Qasim. Al-Baihaqi juga meriwayatkandari Mujahid, katanya, “Surah al-Kautsar diturunkan terkait al-„Ash ibn Wa‟il, dimanadia mengatakan, „Aku membenci Muhammad.‟” Begitulah orang-orang bodoh yang bersekongkol melancarkan muslihat yanghina kepada Nabi Saw, sebagaimana diceritakan dalam berbagai riwayat. Merekaadalah al-„Ash ibn Wa‟il al-Sahmi, putranya yang bernama „Amr, „Uqbah ibn AbiMu„ith, Abu Lahab, Abu Jahal, al-Walid ibn al-Mughirah dan yang lainnya, tapi yangmengutarakan kebencian itu adalah al-„Ash ibn Wa‟il dan putranya.
  • Diantara arti Al kautsar1. Sungai di surga. 12. Ulama dari keturunan Rosululloh2. Telaga di surga SAW3. Telaga di mauqif (tempat 13. Wahyu yang diturunkn kepada menunggu/ mahsyar) Rosululloh SAW secara mutlak4. Keutamaan yang sangat banyak 14. Kenabian dari Alloh SWT 15. Sahabat-sahabat Rosululloh SAW5. Tempat yang terpuji di sisi Alloh yang mulia SWT 16. Tafsir Al quran6. Akhlak yang baik 17. Tahqiq Syar‟i7. Kemulyaan namanya 18. Jumlah ummat Rosululloh SAW8. Surat Al kautsar yang sangat banyak9. Putra-putri Rosululloh SAW dan 19. Karomah/ kemulyaan yang telah pengikutnya diberikan10. Ulama dari ummatnya 20. Syafa‟atul „udzma11. Al qurnul karim
  • Hadist yang menerangkan tentang surat Al-KautsarPertama : Keterangan-keterangan yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas tidak bertentangan dengan nash hadits yang shahih.Dari Abi Basyar dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas sesungguhnya dia berkata tentang Al Kautsar. Ia adalah limpahan kebaikan yang Allah berikan kepada Rasulullah. Abu Bisyr berkata kepada Said bin Jubair „Sesungguhnya orang-orang menyangkanya sungai di surga‟. Maka Said berkata,”Sungai di surga merupakan bagian dari kebaikan yang Allah berikan kepada Rasulullah"7
  • kedua : Telah diriwayatkan dari Rasulullah bahwasanya Beliau menafsirkan Al Kautsar sebagai sungai di surga dalambeberapa hadits. Diantaranya.
  • Dari Anas, dia berkata: Pada suatu hari ketika Rasulullah berada di tengah kami, Beliau mengantuk sekejap. Kemudian Beliau mengangkat kepalanya dengan senyum. Maka kami bertanya: “Apa yang membuatmu tertawa, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab,”Baru saja turun kepadaku sebuah surat,” maka Beliau membaca surat Al Kautsar. Kemudian Rasulullah bersabda,”Apakah kalian tahu apakah Al Kautsar itu?” Maka kami berkata,”Allah dan RasulNya lebih mengetahui.” Rasulullah bersabda,”Al Kautsar adalah sungai yang dijanjikan Rabbku Azza wa Jalla untukku. Disana terdapat kebaikan yang banyak. Ia adalah telaga yang akan didatangi umatku pada hari Kiamat. Jumlah bejananya sebanyak bintang-bintang...."6
  • Ketiga : Keterangan yang dikemukakan oleh Al-Qurtubi yaitu: "Dan semua tafsiran yang dikemukakan dalam masalah ini (makna Al-Kautsar), telah diberikan kepada Rasulullah sebagai tambahan atas karunia telaga. Semoga Allah mencurahkan selawat dan keselamatan yang banyak kepada Beliau"12Jadi, kesimpulan dari keterangan surat Al-Kautsar , sebagai berikut:Al-Kautsar adalah sungai di surga dan airnya akan dialirkan keadalam telaga. Maka Al-Kautsar airnya berada dalam sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abu Dzar, ia berkata, "Wahai Rasulullah, apa bejananya al- ahaudh (telaga)?" Rasulullah menjawab: " Demi dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, sungguh bejananya lebih banyak dari jumlah bintang-bintang dan planet-planet yang ada di langit di malam malam gelap gulita tanpa awan. Bejana-bejana dari surga. Barangsiapa yang minum darinya, maka tidak akan merasa haus selamanya. Ada dua talang dari surga yan menjulur ke dalamnya. barangsiapa yang minum darinya, tidak akan merasa haus selamanya. Lebar sungai tersebut sama dengan panjangnya, kira-kira sejauh antara Amman dan Aila`. Airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu". 13