• Like

Loading…

Flash Player 9 (or above) is needed to view presentations.
We have detected that you do not have it on your computer. To install it, go here.

English Study Tips for Kids

  • 2,488 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • bagus
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
2,488
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
158
Comments
1
Likes
3

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TABLE OF CONTENTSSECTION ONE: The Seven Hidden Values of Homework -------------------------------------------- 2SECTION TWO: Building Good Study Habits ------------------------------------------------------------ 5SECTION THREE: Managing Homework -------------------------------------------------------------------8SECTION FOUR: How to Motivate Your Child to Study -----------------------------------------------12SECTION FIVE: Language Learning Strategies --------------------------------------------------------- 15SECTION SIX: From EF English First Teachers --------------------------------------------------------- 24SECTION SEVEN: Extra Resources for Kids and Teens --------------------------------------------- 28 DAFTAR ISIBAB 1: Tujuh Nilai Terselubung Pekerjaan Rumah ---------------------------------------------------- 2BAB 2: Membentuk Kebiasaan Belajar yang Baik ------------------------------------------------------ 5BAB 3: Mengatur Pekerjaan Rumah -------------------------------------------------------------------------8BAB 4: Bagaimana Memotivasi Anak Anda untuk Belajar -------------------------------------------12BAB 5: Strategi Belajar Bahasa -------------------------------------------------------------------------------15BAB 6: Dari Guru EF English First -------------------------------------------------------------------------- 24BAB 7: Sumber Lain bagi Anak-anak dan Remaja ----------------------------------------------------- 281/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 2. SECTION ONE The Seven Hidden Values of Homework BAB 1 Tujuh Nilai Terselubung Pekerjaan RumahHomework Affects Achievement in SchoolResearch tells us that time spent doing homework directly affects a child’s achievement.Students who consistently do homework perform better academically than those who do not dohomework. By doing homework, students can improve academic achievement in all subjects.Parents can maximize the benefit of homework for your child when you understand the purposeof it and the values it engenders.Pekerjaan Rumah Mempengaruhi Kesuksesan di SekolahPenelitian menunjukkan bahwa waktu yang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan rumahsecara langsung mempengaruhi kesuksesan anak. Siswa yang secara rutin menyelesaikanpekerjaan rumah mereka secara akademik memiliki kesuksesan lebih tinggi dibandingkanmereka yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah. Dengan mengerjakan pekerjaan rumah, siswadapat meningkatkan pencapaian akademik mereka di semua bidang.Orang tua dapat memaksimalkan keuntungan dari adanya pekerjaan rumah anak bila merekamemahami tujuan dan manfaat pekerjaan rumah.The Seven Hidden Values of Homework 1. Responsibility: Homework is the child’s responsibility. When parents get too involved they deny the child the opportunity to take responsibility. The homework task may get done but the real lessons do not get learned. 2. Independence: Because this is the first time that someone other than a parent assigns frequent tasks to the child, homework breaks new ground. How this golden opportunity is handled will enhance or detract from the child’s progress toward self-direction.2/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 3. 3. Perseverance: There is no point to a child doing homework, if every time the gets frustrated, parents step right in and take over. It is alright to let the child struggle a little with a problem or task. 4. Time management: Children need to be told when to finish homework, not when to start it. That way, instead of learning to waste time, the child learns to manage it efficiently. 5. Initiative: Like a muscle, the ability to be a ‘self-starter’ strengthens with exercise. For this reason, it is essential that the child decides when it is time to begin each homework assignment. 6. Self-reliance: Homework can affirm a child’s feeling of ‘I CAN DO IT!’. If homework is mismanaged, it destroys that feeling. Unfortunately, there is no in-between. 7. Resourcefulness: The ability to be inventive in the face of problems is the very essence of being human. Homework encourages students to use lateral thinking, problem solving and other coping mechanisms, equipping them to meet the demands of the adult world.Tujuh Nilai Terselubung dari Pekerjaan Rumah 1. Tanggung jawab: Pekerjaan rumah merupakan tanggung jawab anak. Saat orang tua terlalu terlibat, mereka justru akan menghilangkan kesempatan anak untuk belajar bertanggung jawab. Tugas pekerjaan rumah tersebut mungkin akan terselesaikan, tetapi anak akan kehilangan makna sesungguhnya dari adanya pekerjaan rumah tersebut. 2. Kebebasan: Karena mungkin ini merupakan kali pertama bagi anak mendapatkan tugas secara rutin dari orang lain selain orang tua mereka sendiri, pekerjaan rumah akan menjadi sesuatu yang baru bagi anak. Bagaimana anak menangani kesempatan emas ini akan berpengaruh – baik atau buruk – terhadap perkembangan mereka dalam menentukan tujuan diri mereka sendiri. 3. Ketekunan: Tidak ada gunanya anak mengerjakan pekerjaan rumah bila setiap kali mereka menghadapi kesulitan, orang tua mereka akan ambil bagian dan menyelesaikannya. Ada baiknya bila anak berusaha untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. 4. Pembagian waktu: Anak perlu diberi tahu kapan mereka harus menyelesaikan pekerjaan rumah mereka, bukan kapan mereka harus mulai mengerjakannya. Dengan demikian, anak akan belajar cara mengatur waktu secara efisien, bukan cara membuang-buang waktu. 5. Inisiatif: Seperti juga otot tubuh, kemampuan untuk memotivasi diri sendiri juga perlu diasah dan dilatih. Oleh karena itu, sangat penting bagi anak untuk belajar memutuskan kapan mereka harus mulai mengerjakan pekerjaan rumah mereka.3/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 4. 6. Kepercayaan terhadap diri sendiri: Pekerjaan rumah dapat mempertegas kepercayaan diri anak bahwa mereka dapat melakukan sesuatu. Jika salah digunakan, pekerjaan rumah justru akan merusak kepercayaan diri tersebut. Sayangnya, tidak ada setengah- setengah untuk hal ini. 7. Kecerdikan: Kemampuan untuk menjadi seorang yang panjang akal dalam menghadapi suatu masalah merupakan hal yang sangat penting bagi seorang manusia. Pekerjaan rumah mendorong siswa untuk berpikir secara kreatif, mengasah kemampuan pemecahan masalah serta mempersiapkan mereka menghadapi dunia orang dewasa.4/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 5. SECTION TWO Building Good Study Habits BAB 2 Membentuk Kebiasaan Belajar yang BaikGetting StartedDevelop a homework system. Find a time, place and plan that becomes as routine as soon aspossible. Make study a part of this daily routine. Teach your child to pace their study, rather thancramming at the last minute. It is better to study daily in short segments.As you read the homework tips below, keep in mind that patience and step-by-stepmanagement are vital to developing organizational skills in your child. Remember: • To threaten children can destabilize them. • To overwhelm them can immobilize them. • Yet, to rescue them can undermine their self-confidence in their ability to take charge of their lives.The most promising approach is to MODEL and COACH. MODEL by demonstrating the behaviorand approach you want to encourage. COACH by slowly and gradually building upon theirprogress and appreciating every step they take toward independence.MemulaiKembangkan sistem pekerjaan rumah Anda sendiri. Tentukan waktu, tempat dan rencana yangdapat diterapkan secara rutin dengan segera. Jadikan kegiatan belajar sebagai bagian darirutinitas harian tersebut. Daripada membiarkan mereka meninggalkan segala sesuatunya hinggasaat-saat terakhir, ajarkan anak untuk mengatur jadwal belajar mereka. Akan lebih baik bilamereka belajar secara rutin setiap hari meski hanya sebentar.Saat Anda membaca tips di bawah ini, ingatlah bahwa kesabaran dan pengaturan tahap demitahap merupakan hal yang vital bagi perkembangan kemampuan organisasi anak. Ingatlahbahwa: • Menggunakan ancaman terhadap anak akan membuat mereka labil. • Memberikan informasi terlalu banyak akan membingungkan mereka.5/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 6. • Sebaliknya, menyelamatkan mereka justru dapat meruntuhkan rasa percaya diri mereka untuk mengatur hidup mereka sendiri.Pendekatan yang paling baik adalah dengan MENJADI CONTOH dan MEMBIMBING. MENJADICONTOH artinya orang tua perlu mendemonstrasikan perilaku dan sikap yang dianjurkan.MEMBIMBING artinya orang tua secara perlahan dan bertahap menuntun anak untuk maju danmenghargai setiap langkah yang berhasil dilalui anak mereka dalam usaha menuju kemandirian.Give Your Child ChoicesSome children are comfortable alone or in their bedroom while others will choose the kitchentable. Give your child the choice of where to study, but set some guidelines. Your child should: • Study in the same place every day. • Do work on a hard surface. • Choose a place that is quiet, without a lot of distractions or traffic. As a parent, ask yourself. Can you concentrate there? Is the noise level right for you? • Turn off the TV, computer games, music, mobile. • Make sure that the area is well lit. • Have supplies at their fingertips.Berikan Anak Anda PilihanBeberapa anak lebih senang belajar saat sendirian atau di kamar tidur, anak yang lain mungkinlebih memilih belajar di meja dapur. Berikan anak pilihan di mana mereka ingin belajar, tetapitentukan sejumlah aturan. Anak Anda harus: • Belajar di tempat yang sama setiap hari. • Belajar di alas yang keras. • Memilih tempat yang tenang, di mana tidak ada yang hal yang dapat mengganggu konsentrasi. Sebagai orang tua, tanyakan kepada diri Anda sendiri. Apakan Anda dapat berkonsentrasi di sana? Apakah tempat tersebut tidak terlalu bising bagi Anda? • Mematikan TV, permainan komputer, musik dan telepon seluler. • Memastikan area tersebut memiliki penerangan yang baik. • Memiliki alat tulis dan perlengkapan belajar yang mereka butuhkan.6/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 7. Create a Study Space Conducive for LearningHave your child organize their workspace or do it with him/her. Consider what supplies the childmight need (dictionary, pens, books, computer, etc). There should be a storage area to keepsupplies and work. Store each and every thing in its place and return things to their place afteruse. You may even consider labeling in English where supplies belong. Also consider how thechild will organize paper work. Usually the teacher will determine whether a notebook or folderwill be used. (Tip: Don’t throw away old tests, homework or papers. File them so you have theinformation for later reference and to study for tests.)Ciptakan Area dan Lingkungan Belajar yang KondusifMinta anak mengatur area belajar mereka sendiri atau lakukan hal tersebut bersama anak Anda.Pikirkan perangkat belajar apa yang mungkin diperlukan anak (kamus, pena, buku, komputer,dan sebagainya). Area belajar tersebut harus memiliki tempat penyimpanan perangkat belajaranak. Simpan semua benda di tempatnya masing-masing dan kembalikan benda tersebut ketempatnya setelah selesai digunakan. Anda bahkan dapat memberi label bahasa Inggris padatempat-tempat menaruh benda tersebut. Pikirkan pula bagaimana anak harus mengatur kertas-kertas mereka. Biasanya guru akan menentukan apakah anak harus menggunakan buku ataulembaran kertas. Jangan membuat ujian, pekerjaan rumah atau kertas lama. Simpanlahsemuanya agar anak dapat menggunakannya sebagai referensi di kemudian hari atau untukbelajar dalam menghadapi ujian.7/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 8. SECTION THREE Managing Homework BAB 3 Mengatur Pekerjaan RumahHelp Your Child Organize TimeHomework for the school-aged child is an opportunity to learn the valuable organizational skills.Children need to learn to effectively manage their time – both their free time and their homeworktime – for school and life success. Here are a few ideas to get them started.Bantu Anak Anda Mengatur WaktuPekerjaan rumah bagi anak-anak usia sekolah merupakan kesempatan yang baik untukmengasah kemampuan mengorganisasi mereka. Anak perlu belajar untuk mengatur waktumereka secara efektif – baik waktu luang maupun waktu belajar mereka – agar dapat suksesdalam kehidupan dan sekolah.PrioritizeA good way to manage time is to make a prioritized to-do list so that the most important tasks arecompleted first and the less important ones are completed last. Practice this with your child. Listthe activities your child must do. Start with the time school finishes and record what your childmust do from then until bedtime. On a daily basis, have your child prioritize their homeworkassignments onto a to-do list. As a tip, always do the most difficult tasks first.Tentukan PrioritasCara yang baik untuk mengatur waktu adalah dengan membuat daftar pekerjaan yang telahdiberi prioritas agar tugas yang lebih penting dapat diselesaikan terlebih dahulu dan sebaliknyatugas yang kurang penting diselesaikan kemudian. Terapkan ini pada anak Anda. Buat daftarpekerjaan yang harus diselesaikan anak. Mulailah dari saat anak selesai sekolah dan catat hal-hal yang harus anak Anda lakukan sampai saatnya mereka tidur. Setiap harinya, minta anakAnda memasukkan tugas dan pekerjaan rumah mereka dalam daftar pekerjaan yang kemudiandiberi prioritas. Saran kami, kerjakan tugas yang paling sukar duluan.8/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 9. Use a CalendarUse a calendar to keep track of dates and deadlines. Teach your child to record information inadvance so they can plan for upcoming assignments and events. For a great activity, have youchild design their own calendar.Gunakan KalenderGunakan kalender untuk mengingatkan tenggat waktu. Ajarkan anak Anda untuk mencatatinformasi dahulu sebelum mereka memulai agar mereka dapat merencanakan kegiatan dantugas yang mendatang.Make a Weekly Study PlanTransfer important events from your monthly calendar to your weekly plan. Put all assignmentsand due dates in it. Make sure it is visible or close-at-hand for quick reference. Estimate how longassignments and activities will take. Only when a child can estimate the time it takes to completea job, can they make good choices as to when to start.Model this for your child. Before each assignment, estimate how long it will take to complete.Then time your child to see how close the estimates are. How close are their predictions? Keep arecord of the child’s ‘estimate time’ and ‘completion time’ on a chart like the one below: Date Task Estimate time Actual time Other CommentsBuat Rencana Belajar MingguanPindahkan kegiatan penting dari kalender bulanan Anda menjadi rencana mingguan. Tulis semuatugas dan tenggat waktu pada rencana mingguan tersebut. Pastikan rencana mingguan Andamudah dijangkau dan ditemukan bila Anda membutuhkannya. Perkirakan berapa lama suatutugas atau kegiatan akan memakan waktu. Anak dapat menentukan secara baik kapan merekaharus memulai sesuatu bila mereka dapat memperkirakan berapa lama tugas tersebut akanmemakan waktu untuk diselesaikan.9/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 10. Praktekkan ini pada anak Anda. Sebelum mengerjakan suatu tugas, perkirakan berapa lamawaktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Kemudian bandingkan waktu yang merekagunakan untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan waktu perkiraan mereka sebelumnya.Seberapa tepat perkiraan mereka sebelumnya? Catat waktu perkiraan dan waktu yangsesungguhnya yang mereka habiskan dalam tabel seperti di bawah ini: Tanggal Tugas Waktu Waktu Catatan Lain Perkiraan SesungguhnyaBreak Down Projects into Smaller TasksBreak down big assignments into smaller parts to make time for each part. This prevents it frombecoming overwhelming and discourages waiting until the last minute. Make a three-step plan. 1. List the big jobs necessary to complete the assignment. Write them in order in which they should be done. For example: Book report on 240 page book due in 14 days. o Read the book o Write the paper 2. Divide the number of days you have to complete the assignment by the number of big jobs to figure out how many days you have to complete each big job. For example: 14 days divided 2 jobs = 7 days for each job 3. Divide the big jobs into smaller parts so the child can complete one small part each day. For example: If 7 days to read the book: If 7 days to write the paper Day One: read to page 30 Day One: Brainstorm Day Two: read to page 65 Day Two: Structure ideas Day Three: read to page 120 Day Two: Write a rough draft Day Three: Self-edit and rewrite Day Four: Mom edits Day Five: Final draft Day Seven: Illustration and Cover10/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 11. Bagi Tugas yang Besar Menjadi Bagian-bagian Lebih KecilBagi tugas yang besar menjadi beberapa tugas yang lebih kecil. Hal ini mencegah anakkewalahan dalam mengerjakan tugas dan membuat mereka tidak menunggu hingga menitterakhir sebelum akhirnya mereka mengerjakan tugas. Buatlah rencana yang dibagi dalam tigalangkah: 1. Buat daftar pekerjaan besar yang harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu tugas. Tulislah dalam urutan prioritas – tugas yang harus dilakukan pertama kali harus ditulis duluan. Contoh: Laporan mengenai buku setebal 240 halaman yang harus dikumpulkan dalam 14 hari. o Baca bukunya o Tulis laporannya 2. Bagilah jumlah hari yang Anda punya untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan jumlah pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengetahui berapa hari yang sebenarnya Anda miliki untuk menyelesaikan masing-masing pekerjaan. Contoh: 14 hari dibagi dengan 2 pekerjaan = 7 hari untuk masing-masing pekerjaan 3. Bagi pekerjaan tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil agar anak dapat menyelesaikan masing-masing tugas setiap harinya. Contoh: 7 hari untuk membaca buku: 7 hari untuk menulis laporan Hari pertama: baca hingga halaman 30 Hari pertama: Mencari ide Hari kedua: baca hingga halaman 65 Hari kedua: Menyusun ide Hari ketiga: baca hingga halaman 120 Hari ketiga: Membuat konsep Hari keempat: Menyunting dan menulis ulang Hari kelima: Ibu menyunting ulang Hari keenam: Laporan akhir selesai Hari ketujuh: Gambar dan sampul11/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 12. SECTION FOUR How to Motivate Your Child to Study BAB 4 Bagaimana Memotivasi Anak Anda untuk BelajarPraiseConsistently praise your child everyday for what they are doing well. Don’t save the praise foronly the top score. Tell your child specifically what you like about what they are doing or whatthey have done. A hug or pat on the shoulder increases the messages impact. When possibleinvolve other adults in helping you praise your child. For instance: • Mom praises the child for their behavior or achievement. • Mom then praises the child in front of another person (family friend, grandparent, or Dad). • The other person now praises the child.Berikan PujianPujilah anak Anda secara rutin setiap hari bila mereka menyelesaikan tugas dengan baik. Janganhanya memuji anak Anda bila mereka berhasil mendapat nilai tinggi. Secara khusus, beri tahuanak Anda apa yang Anda sukai dari hal-hal yang sedang mereka kerjakan atau hal-hal yangtelah mereka selesaikan. Pelukan atau tepukan di pundak akan menyampaikan pesan Anda lebihbaik. Jika memungkinkan, mintalah orang dewasa lain untuk memberi pujian juga kepada anakAnda. Misalnya: • Ibu memberi pujian atas kelakuan atau keberhasilan anak. • Ibu kemudian memuji anak di depan orang lain (teman keluarga, kakek, nenek, atau ayah). • Orang tersebut lalu juga akan memuji anak.IncentivesWhen praise is not enough, sometimes we have to use other incentives to get your childmotivated. An incentive is something that pushes a child into action. Once children start workingon their own, the rewards can be phased out but make sure to keep up the praise. It is importantto note that reward do not have to be expensive. More than anything, children want their parents’12/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 13. attention. Rewards may include something as simple as watching their favorite movie together,going to the park or getting an ice-cream together.InsentifSaat pujian saja tidak cukup, kadang ada baiknya menggunakan insentif lain untuk memotivasianak. Insentif merupakan sesuatu yang dapat membangkitkan motivasi anak untuk melakukansesuatu. Setelah anak memulai suatu hal, Anda dapat menjanjikan insentif kepada mereka –tetapi tetap jangan melupakan pujian. Penting diingat bahwa hadiah insentif tidak harus sesuatuyang mahal atau membutuhkan uang. Lebih dari segalanya, anak menginginkan perhatian orangtua. Hadiah insentif dapat berupa sesuatu yang sederhana seperti menonton film favoritbersama-sama, pergi bermain ke taman atau makan es krim bersama.Communicating Your ExpectationsTell your child clearly and firmly that you expect them to do their homework responsibly. • Give choices: Would you prefer to do your homework before or after a snack? • Don’t argue with your children; use the broken-record technique. For instance, say: “Feel free to watch TV when your homework is done.” Regardless of how your child tries to test this statement – keep repeating it. • Back up your words with actions. Show your child that you mean what you say and say what you mean. • Call your child’s teacher if your child cannot do the homework assignments, or does not bring home assigned work.Komunikasikan Harapan AndaBeritahu anak Anda secara jelas dan tegas bahwa Anda mengharapkan mereka menyelesaikanpekerjaan rumah mereka secara bertanggung jawab. • Berikan pilihan: Apakah kamu mau lebih suka menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum atau sesudah snack? • Jangan berdebat dengan anak Anda; gunakan teknik broken-record. Misalnya, beritahu mereka: “Kamu boleh menonton TV setelah menyelesaikan pekerjaan rumahmu.” Biar bagaimanapun anak bersikap terhadap pernyataan tersebut, ulangi terus pernyataan tersebut.13/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 14. • Dukung ucapan Anda dengan tindakan. Tunjukkan kepada anak bahwa Anda benar- benar bermaksud melakukan apa yang Anda katakan dan Anda mengatakan apa yang Anda maksudkan. • Telepon guru anak Anda bila anak tidak dapat mengerjakan perkejaan rumah atau tidak membawa pekerjaan rumah saat mereka pulang.14/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 15. SECTION FIVE Language Learning Strategies BAB 5 Strategi Belajar BahasaFor ParentsKids whose parents take an active interest in their child’s education will be much more likely tobecome successful language learners. Let them know that you care by communicating with themregularly about what they are learning at EF. Regardless of your own English level, the strategiesbelow can help you guide your child to improve their English language skills. Use the pointsbelow to coach your child. (TIP: Successful language learners have intensive and extensiveexposure to the target language. Look for opportunities to develop your child’s skills outside of theclassroom.)Untuk Orang TuaAnak-anak yang orang tuanya terlibat secara aktif dalam pendidikan mereka biasanya menjadipembelajar bahasa yang lebih sukses. Tunjukkan perhatian dengan berkomunikasi secara teraturdengan anak-anak Anda mengenai apa yang mereka pelajari di EF. Seberapapun baik atauburuknya kemampuan bahasa Inggris Anda, strategi di bawah ini dapat membantu Andamenuntun anak meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Gunakan poin di bawah iniuntuk membimbing anak. (TIP: Pembelajar bahasa yang sukses umumnya memiliki akses yangluas dan terfokus terhadap bahasa yang mereka pelajari itu. Temukan kesempatan lain untukmeningkatkan kemampuan anak Anda di luar ruang kelas.)Reading Strategies1. Look at the task/questions before reading.2. Look at the title, headings and any photos or illustrations before reading. Read the first paragraph and the last paragraph. Can you predict what the text might be about before reading the full text? (N.B.: The first sentence of a paragraph will usually give you a general idea of the whole paragraph.)3. On your first reading, try to understand as much as possible without using a dictionary.15/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 16. 4. Skim to find the general idea of the whole text. Fast repeated reading is more effective than slow careful reading.5. Scan to find key words. Read around the key words to find the answer to the comprehension questions or to guess the meaning of unknown words. For any unknown words consider the following: a) What part of speech is it? b) Is it a positive or negative word? c) What is the context of the paragraph or sentence?Strategi Membaca1. Lihat pada tugas/pertanyaannya sebelum membaca.2. Lihat judul, sub judul dan foto-foto atau ilustrasi sebelum membaca. Baca paragraf pertama dan terakhir. Apakah Anda bisa menerka isi dari bacaan tersebut sebelum membaca seluruhnya? (Catatan: Kalimat pertama dari sebuah paragraf biasanya memberikan gambaran mengenai seluruh paragraf.)3. Pada saat pertama kali membaca, coba untuk mengerti sebanyak mungkin tanpa menggunakan kamus.4. Baca secara cepat untuk mendapatkan gambaran umum tentang bacaan tersebut. Membaca cepat berulang kali lebih efektif dibandingkan dengan membaca secara pelan- pelan.5. Cari kata-kata kunci. Cobalah membaca seputar kata-kata kunci itu untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang dimengerti atau untuk menebak arti kata-kata yang tidak dimengerti. Perhatikan beberapa hal berikut ini untuk kata-kata yang tidak dimengerti: a) Di bagian percakapan manakah kata tersebut berada? b) Apakah kata tersebut berkonotasi positif atau negatif? c) Bagaimana konteks paragraf dan kalimatnya?Immerse Yourself in English: Reading1. Access interactive websites on the internet. There are many that are especially relevant to young learners.2. Read the EF Magazine.3. Read ‘Graded Readers” (short books written with language graded to the student’s language level ability). There is a wide range of materials available to meet your child’s language level16/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 17. or interests. They can be found at most English language bookstores or can be ordered online.4. Read to your parent every day (or, if you know English, you can read to your child).5. Join a local or your school’s library.6. Subscribe to online English-language newsletters, which are mailed to your inbox.Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Membaca1. Kunjungi situs interaktif di internet. Ada banyak situs demikian yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak.2. Baca majalah EF.3. Baca buku belajar membaca ‘Graded Readers’ (buku bacaan singkat yang ditulis dengan bahasa yang telah diberi peringkat sesuai dengan kemampuan bahasa siswa). Tersedia berbagai pilihan materi sesuai dengan tingkat kemampuan bahasa Inggris dan minat anak. Buku tersebut dapat dibeli di toko buku bahasa Inggris atau di toko buku online.4. Baca untuk orang tua kamu (atau, bila Anda dapat berbahasa Inggris, membacalah untuk anak Anda).5. Jadilah anggota di perpustakaan lokal atau perpustakaan sekolah.6. Berlangganan buletin online berbahasa Inggris yang dikirim langsung ke kotak surat email Anda.Speaking Strategies1. Aim for fluency first and accuracy second!2. Learn delaying words/sounds used by English speakers to give themselves time to think, such as, “…er…”, “…umm…”, “…well…”.3. Use a mirror to practice making difficult English sounds by repeating after an English audio recording. Pay attention to the shape of your mouth and lips and the position of your tongue.4. Record yourself speaking English and listen afterward, paying attention to stress, intonation and problem sounds. Raising awareness is the first step towards improvement.5. Ask follow-up questions. Keep the other person talking by asking “Why?”, “How did you feel about that?”, “And then what happened?”, etc.6. Comment on what the other person has said with expressions like, “Really!”, “Exactly!”, “I totally agree”, etc. This also shows the other person that you are listening carefully and are interested in what the other person has to say.17/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 18. 7. Ask for repetition or explanation if you need it. “I’m sorry, I didn’t quite catch that”, “I’m sorry, what you do mean exactly?”8. Give reasons for your statements. Try to finish sentences with ‘because…’ For example, “I like my teacher because she’s really friendly”.9. For more cohesive speech, use linking devices to glue sentences together. For example, “On the other hand…”, “Despite…”, “On a similar note…”Strategi Berbicara1. Targetkan kelancaran untuk pertama kali, baru ketepatan setelah itu.2. Belajar kata-kata atau suara penundaan yang biasanya digunakan oleh pengguna bahasa Inggris untuk memberikan waktu lebih bagi mereka untuk berpikir, seperti “…er…”, “…umm…”, “…well…”.3. Gunakan cermin untuk berlatih mengucapan pelafalan bahasa Inggris yang sulit dengan mengikuti dan mengulang rekaman audio bahasa Inggris. Perhatikan bentuk mulut dan bibir serta posisi lidah Anda.4. Rekam diri Anda sendiri saat berbicara bahasa Inggris dan setelah itu dengarkan rekaman tersebut. Perhatikan penekanan, intonasi dan kesalahan pelafalan. Meningkatkan kesadaran merupakan langkah awal menuju peningkatan.5. Teruslah bertanya. Biarkan orang lain terus berbicara dengan bertanya “Mengapa?”, “Bagaimana perasaan Anda tentang hal itu?”, “Dan apa yang terjadi setelah itu?”, dan lainnya.6. Beri komentar atas apa yang dikatakan orang lain dengan ungkapan seperti, “Benar!”, “Tepat sekali!”, “Saya sepenuhnya setuju”, dan lainnya. Ini juga menunjukkan kepada orang tersebut bahwa Anda benar-benar mendengarkannya dan tertarik dengan apa yang dikatakan orang tersebut.7. Mintalah lawan bicara Anda untuk mengulang atau menjelaskan lebih lanjut bila perlu. Gunakan kalimat seperti berikut: “Maaf, bisakah Anda mengulanginya?”, “Maaf, apa maksud Anda sebenarnya?”8. Berikan alasan untuk pernyataan Anda. Coba untuk menyelesaikan kalimat Anda dengan ‘karena…’. Contoh: “Saya suka dengan guru saya karena dia sangat bersahabat”.9. Untuk pernyataan yang berhubungan, gunakan kata sambung. Contohnya: “Di sisi lain…”, “Walaupun…”, “Sehubungan dengan ini…”.18/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 19. Immerse Yourself in English: Speaking1. Attend Life Club regularly for extra language exposure.2. Try speaking to your family and friends in English.3. Try to use English at all times in class, even when speaking to your classmates.4. Help foreign visitors to your city.5. Visit places where there are likely to be English speakers. English club can be found in many cities in Indonesia. Public places such as bookstores, libraries or schools often hold free English Corners. Don’t be shy. Go along and take part. Ask questions.6. Daydream: think how you would express yourself in English in a variety of situations. Create fantasy dialogues and imaginary encounters in English.Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Berbicara1. Hadiri Life Club secara teratur untuk mendapatkan akses lebih ke bahasa Inggris.2. Cobalah untuk menggunakan bahasa Inggris saat berbicara dengan teman dan keluarga.3. Gunakan bahasa Inggris selama di dalam kelas, bahkan ketika berbicara dengan teman sekelas.4. Bantulah turis asing yang sedang berkunjung di kota Anda.5. Kunjungi tempat-tempat di mana Anda akan menemukan banyak orang-orang yang berbahasa Inggris. Klub bahasa Inggris mulai banyak ada di Indonesia. Tempat umum seperti toko buku, perpustakaan atau sekolah seringkali membentuk klub bahasa Inggris. Jangan malu-malu. Bergabunglah. Ajukan pertanyaan.6. Melamunlah: pikirkan bagaimana Anda akan mengekpresikan diri Anda dengan bahasa Inggris di berbagai situasi. Ciptakan percakapan dan pertemuan imajinasi dalam bahasa Inggris.Listening Strategies1. Predict: a) What do you know about the topic before listening? b) What do you know about the speakers? What are they likely to say? c) What can you guess about the listening from visual support, the context, any gestures or facial expressions?2. Plan: a) Read any tasks or comprehension questions before you listen.19/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 20. b) Think about possible answers.3. As you listen: a) First listen for overall meaning, then listen for specific information. b) Don’t translate. c) Listen for clues in background noises, character/speakers, tone of voice.Strategi Mendengarkan1. Perkirakan: a) Apa yang Anda ketahui tentang topik tersebut sebelum mendengarkan? b) Apa yang Anda ketahui tentang pembicara tersebut? Apa yang mungkin akan mereka katakan? c) Apa yang dapat Anda tebak dengan melihat gerakan tangan, konteks atau ekspresi wajah pembicara tersebut?2. Rencanakan: a) Bacalah tugas atau pertanyaan yang diminta sebelum Anda mendengarkan. b) Pikirkan kemungkinan jawabannya.3. Saat Anda mendengarkan: a) Pertama-tama dengarkan arti keseluruhnya, baru kemudian dengarkan informasi khusus. b) Jangan diterjemahkan. c) Simak petunjuk yang ada dari suara latar belakang, karakter/pembicara dan intonasi suara.Immerse Yourself in English: Listening1. Listen to songs in English. These, along with the lyrics, can often be downloaded from the internet.2. Watch animated films on DVDs with language options. Choose films and TV programs in English suitable to your age and level. This will also help you understand different English- speaking cultures. a) Watch films with stories you are already familiar with. This will help you focus on the language rather than the plot. b) Use English subtitles.3. Access radio websites.4. At home, listen to the CD accompanying your EF course book.20/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 21. Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Mendengar1. Dengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris. Anda dapat men-download lagu beserta liriknya dari internet.2. Tonton DVD film kartun yang memiliki fungsi multi bahasa. Pilih film dan program tayangan TV yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan. Hal ini juga akan membantu Anda mengerti beragam kebudayaan orang-orang yang berbahasa Inggris. a) Tonton film yang alurnya sudah Anda ketahui. Ini akan membantu Anda fokus ke bahasanya, dan bukan ke alur cerita film. b) Gunakan subtitle bahasa Inggris.3. Dengarkan stasiun radio online.4. Di rumah, dengarkan CD EF English First yang melengkapi buku kursus Anda.Writing Strategies1. Write down all of your ideas quickly.2. Think about the language you will need.3. Organize your notes into a logical structure (beginning, middle, end).4. Organize your sentences into paragraphs. Start paragraphs with topic sentences and then follow with sentences that give examples, analogies, arguments, statistics, anecdotes, etc to support the topic of the paragraph.5. Write.6. Read and check.7. Make necessary changes.Strategi Menulis1. Tulis semua ide Anda secara cepat.2. Pikirkan bahasa yang Anda butuhkan.3. Atur catatan Anda dalam struktur yang benar (awal, pertengahan, akhir).4. Susun kalimat-kalimat Anda menjadi paragraf. Mulailah paragraf dengan kalimat yang menjelaskan topik dan diikuti dengan kalimat-kalimat yang memberikan contoh, perumpamaan, alasan, statistik, cerita-cerita pendek yang lucu dan lainnya untuk mendukung topik pada paragraf tersebut.5. Mulailah menulis.6. Baca dan periksa tulisan Anda.21/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 22. 7. Perbaiki bila mana diperlukan.Immerse Yourself in English: Writing1. For lower levels, copy new words ten times each. This improves handwriting and reinforces word recognition and spelling.2. For higher levels, notice the layout and format of a variety of text types. Pay attention to any formulaic language and try to incorporate it into your own writing.3. Keep a journal.4. Visit chat rooms and meet new friends by writing in English online.5. Send e-mail.6. Send SMS messages.7. Use Instant Messenger in English.Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Menulis1. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya rendah, tulis ulang kata-kata baru sebanyak sepuluh kali. Ini membantu memperbaiki tulisan tangan dan meningkatkan pengenalan kata serta kemampuan mengeja.2. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya tinggi, perhatikan susunan dan format dari berbagai jenis teks. Perhatikan standar bahasa dan usahakan untuk mengaplikasikannya ke dalam tulisan Anda.3. Tulislah catatan harian.4. Kunjungi chat room online dan cari teman-teman baru dengan menggunakan bahasa Inggris.5. Kirimlah e-mail.6. Kirim pesan SMS.7. Gunakan Instant Messenger dalam bahasa Inggris.Immerse Yourself in English: Vocabulary1. Put stickers around the house labeling objects you have recently learned. This helps to bring language alive and provides day-to-day exposure.2. Teach your parent what you learned in class. Look at the pages you studied in your course book. Identify the pictures and name objects.22/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 23. 3. Make a ‘personal dictionary’. In a notebook, write a letter of the alphabet at the top of each page. Start with ‘A’ and end with ‘Z’. Record new words learnt at EF or at school on the appropriate page. Draw pictures to illustrate the meaning. Give the Indonesian translation or use the work in a sentence. This can be a great way to review.4. For higher levels, record language in chunks and phrases.5. In addition to that, look for clues in the word that indicate what the word means (like prefixes and suffixes).Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Perbendaharaan Kata1. Beri label benda-benda di sekitar rumah Anda yang baru Anda pelajari bahasa Inggrisnya. Ini membantu menghidupkan suasana berbahasa Inggris di rumah dan memberikan Anda interaksi yang lebih banyak terhadap bahasa Inggris.2. Ajarkan kepada orang tua Anda apa yang baru saja Anda pelajari di kelas. Lihatlah halaman yang telah Anda pelajari di dalam buku kursus Anda. Sebutkan apa yang ada dalam gambar dan nama-nama benda.3. Buat ‘kamus pribadi’. Dalam buku catatan, tulis huruf di bagian atas halaman, mulai dari A hingga Z. Catat kata-kata yang baru dipelajari di EF atau di sekolah pada halaman yang tepat. Gambar benda tersebut untuk mengilustrasikan arti. Tulis pula terjemahan dalam bahasa Indonesia. Ini merupakan cara yang baik untuk mengulang.4. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya tinggi, coba untuk mengingat bahasa bahasa tersebut secara keseluruhan maupun bagian per bagian.5. Selain itu, cari petunjuk-petunjuk yang dapat menunjukkan arti dari kata-kata tersebut (seperti awalan dan akhiran).23/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 24. SECTION SIX From EF English First Teachers BAB 6 Dari Guru EF English FirstTo the Student:1. The teacher can show you the language and give you tools to help you learn but you must take the most important step and jump in and practice as much as you can.2. Don’t be afraid to participate, the teacher will create a friendly and open learning environment in which can experiment and try to speak English. Speak at every opportunity, with respect for others, of course. Listen when they are speaking for extra listening practice.3. Be prepared to work with your classmates and to speak with them in English. We call this ‘pair work’ or ‘group work.’ Learning a language is about communicating with everybody.4. Set yourself goals, but make them realistic. Congratulate yourself when you reach your goals.5. Don’t expect to understand everything immediately. Be patient, with time and effort the language will slowly become clearer.6. Expect to make lots of mistakes. You won’t learn without making mistakes. It’s part of the process. Mistakes can also help the teacher understand where you are in the learning process. If the teacher sees you making mistakes, they know you are trying, if you are not making mistakes, you are not trying hard enough.7. Don’t give up. Imagine if at the age of 18 months, after a few falls, you decide you don’t want to learn to walk!8. Continue to Study with EF! We’re confident that studying with EF is the best way to ensure that you learn English as effectively as possible. Your hard work and our proven track record is a winning combination.Untuk Para Siswa:1. Guru bisa mengajarkan suatu bahasa dan memberikan semua bahan yang Anda perlukan untuk mempelajari bahasa tersebut, namun Anda lah yang harus mengambil langkah pertama yang paling penting dan belajar serta berlatih sebanyak yang Anda bisa.2. Jangan takut untuk berpartisipasi, guru akan menciptakan lingkungan yang bersahabat dan kondusif untuk belajar di mana Anda dapat bereksperimen dan mencoba berbahasa Inggris.24/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 25. Berbicaralah pada setiap kesempatan, dan tentunya juga harus menghormati orang lain. Dengarkan pula saat orang lain berbicara untuk berlatih mendengarkan.3. Bekerjasamalah dengan teman-teman sekelas Anda dan berbicaralah dengan mereka dalam bahasa Inggris. Kami menyebut ini ‘kerja berpasangan’ atau ‘kerja kelompok’. Belajar bahasa berarti berkomunikasi dengan semua orang.4. Tetapkan tujuan Anda, tetapi yang realistis. Ucapkan selamat pada diri Anda sendiri bila Anda mencapai tujuan Anda itu.5. Jangan berharap bisa mengerti semuanya dalam waktu singkat. Bersabarlah. Seiring dengan waktu dan usaha Anda, bahasa itu akan menjadi lebih jelas secara perlahan.6. Berharaplah untuk membuat banyak kesalahan. Anda tidak belajar tanpa membuat kesalahan. Itu adalah bagian dari proses belajar. Apabila guru Anda melihat Anda berbuat kesalahan, maka beliau tahu Anda mencoba. Apabila Anda tidak membuat kesalahan, maka Anda tidak cukup keras berusaha.7. Jangan menyerah. Bayangkan bila saat Anda berumur 18 bulan, setelah beberapa kali terjatuh Anda memutuskan berhenti belajar berjalan!8. Terus belajar bersama EF! Kami yakin bahwa belajar di EF adalah jalan terbaik bagi Anda untuk belajar bahasa Inggris secara efektif. Kerja keras Anda dan reputasi kami yang sudah teruji merupakan kombinasi yang tak terkalahkan.Things to Remember Problem Solution Talking about In English you need to change the verb to talk about the past. Ask the past your teacher for practice opportunities and try to correct yourself and your classmates whenever possible. Try to use contractions when speaking. These include: • My name’s (My name is) • They’re (They are) Using contractions • I’d (I would) Native speakers use contractions all the time, making understanding what they are saying much more difficult. Using contractions will make you more aware of them, improve your comprehension and make your English more natural sounding. These sounds don’t exist in Indonesian and cause many problems for English learners. Try to find out Pronunciation /ϖ/ /Τ/ /∆/ /Ζ/ the correct mouth and tongue positions for making these sounds and practice saying words containing them.25/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 26. Hal yang Perlu Diingat Masalah Solusi Dalam bahasa Inggris, Anda harus mengubah kata kerja bila Anda Berbicara berbicara tentang masa lampau. Minta kesempatan berlatih kepada tentang masa guru Anda dan cobalah untuk mengoreksi diri Anda sendiri dan lampau teman-teman Anda apabila memungkinkan. Gunakan singkatan bila berbicara. Contoh: • My name’s (My name is) = Nama saya adalah • They’re (They are) = Mereka adalah atau Mereka sedang Mengggunakan • I’d (I would) = Saya akan singkatan Penutur asli menggunakan singkatan setiap saat, membuat kita sulit untuk memahami apa yang mereka katakan. Menggunakan singkatan akan membuat Anda lebih tahu, meningkatkan pemahaman Anda serta menjadikan bahasa Inggris Anda terdengar lebih alami. Suara atau bunyi ini pada dasarnya tidak ada dalam bahasa Indonesia dan mengakibatkan banyak kendala bagi mereka yang belajar bahasa Inggris. Pelafalan /ϖ/ /Τ/ /∆/ /Ζ/ Cobalah untuk menemukan posisi mulut dan lidah yang benar untuk melafalkan suara/bunyi tersebut dan berlatihlah untuk mengucapkan kata-kata yang mengandung suara atau bunyi tersebut.To the Parent:1. All students have active and passive knowledge. This means that students can understand and recognize more than they can say or write.2. Focus on what children know rather than what they have forgotten. Students often personalize new words. Desi might remember “doll” dan “skipping rope” while Angga remembers words like “dinosaur”, “robot”.3. When children acquire their mother tongue, they understand and speak before they are capable of reading and writing. This is also true when learning a foreign language.4. Foreign language learners often go through a ‘silent phase’ when beginning to learn a language. This is normal. They are listening and noticing language. When they are ready, they will speak.5. Learners need to encounter language many times over a period of time before they ‘know’ it. Don’t expect your child to ‘know’ it all after the first lesson. The teacher will review words in the next lesson to help students remember.6. Studies show that learners who have regular exposure to another language before puberty are more likely to have better language skills (including pronunciation) by the time they are adults.7. Making mistakes is a natural part of the learning process.26/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 27. 8. One of the best ways you can help with your child’s education is to take part yourself. Why not sign up for a course yourself. Come to EF together with your child and learn English togetherUntuk Orang Tua:1. Semua siswa memiliki pengetahuan pasif dan aktif. Artinya, siswa dapat mengerti dan tahu lebih banyak dari yang dapat mereka katakan atau tulis.2. Fokus pada apa yang anak ingat, jangan pada apa yang telah mereka lupakan. Anak seringkali mengasosiasikan kata-kata baru dengan kehidupan probadi mereka. Dewi mungkin lebih ingat kata “boneka” atau “tali skipping”, sedangkan Angga lebih ingat “dinosaurus” atau “robot”.3. Saat anak menguasai bahasa ibu mereka, mereka dapat mengerti dan berbicara bahkan sebelum mereka dapat membaca dan menulis. Hal ini juga terjadi saat mereka belajar bahasa asing.4. Pembelajar bahasa asing seringkali melalui ‘tahap diam’ saat mereka baru mulai belajar bahasa baru. Hal ini normal. Mereka sebenarnya sedang mendengarkan dan memperhatikan. Saat mereka siap, mereka akan berbicara.5. Siswa harus berinteraksi dengan bahasa baru mereka beberapa kali sebelum akhirnya mereka menguasai bahasa tersebut. Jangan berharap anak Anda menguasai segalanya setelah pelajaran pertama. Pada sesi pelajaran berikutnya, guru akan mengulang kembali kata-kata yang baru dipelajari untuk membantu siswa mengingat.6. Penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berinteraksi dengan suatu bahasa baru sebelum mereka mencapai masa pubertas umumnya akan memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik (termasuk pelafalan) saat mereka dewasa.7. Membuat kesalahan merupakan sesuatu yang alami dalam proses pembelajaran.8. Salah satu cara terbaik dalam membantu pendidikan anak Anda adalah dengan melibatkan diri Anda sendiri. Daftarkan diri Anda untuk mengikuti kursus di tempat kami. Datang ke EF bersama anak Anda dan belajar bahasa Inggris bersama.27/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id
  • 28. SECTION SEVEN Extra Resources for Children and Teens BAB 7 Sumber Lain bagi Anak-anak dan RemajaFor 7-10 year olds, try these sites: For 11-15 year olds, try these sites:Untuk anak berusia 7-10 tahun, kunjungi Untuk anak usia 11-15 tahun, kunjungisitus ini: situs ini:www.starfall.com www.funbrain.comwww.learnenglish.org.uk www.kidzworld.comwww.funschool.com www.britishcouncil.org/central.htmwww.magickeys.com www.in2english.com.cnwww.asiabigtime.com www.fekids.comwww.sesamestreet.com www.brainpop.comwww.primaryresources.co.uk www.homeworkspot.comwww.pbskids.org/lions/index.html www.howstuffworks.comwww.primarygames.com www.funology.comwww.enchantedlearning.com www.funschool.comwww.englishfirst.com.cn www.cluefinders.comAudio books for children:Buku audio untuk anak-anak:http://wiredforbooks.org/kids.htm28/28 Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.englishfirst.co.id