0
BAB VIFUNGSI PERENCANAAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSANTUJUAN1.   Mengetahui konsep dasar mengenai perencanaan dalam manajemen ...
Pengertian Perencanaan   Perencanaan atau Planning adalah sebuah proses yang dimulai dari    penetapan tujuan organisasi,...
Fungsi atau Manfaat dari Perencanaan Pengarah Organisasi Minimalisasi Ketidakpastian Minimalisasi inefisiensi sumber da...
Persyaratan Perencanaan      (Planning Requirements) Faktual dan Realistis Logis dan Rasional Fleksibel Komitmen Komp...
Peran Tujuan dan Rencana       dalam Proses Perencanaan Tujuan (Goals) pada dasarnya adalah hasil akhir   yang diharapkan...
Jenis-jenis Tujuan Berdasarkan jumlah  Tujuan tunggal (single goals) dan Tujuan yang banyak  (multiple goals) Berdasarka...
Jenis-jenis Rencana Berdasarkan Keluasan dan Waktu  Pencapaian  Rencana Strategis (Jangka Panjang), Rencana Taktis (jangk...
Hubungan antara Rencana dan Tujuan                                Tujuan                               OrganisasiTujuan St...
Pendekatan dalam Penetapan Tujuan Pendekatan Tradisional (Traditional Goal  Setting) Pendekatan Manajemen Berdasarkan  S...
Pendekatan Tradisional                  dalam Penetapan Tujuan                                        Kita memerlukan peni...
Pendekatan MBO           Perencanaan     Pelaksanaan pada       Evaluasi BersamaPimpinan           Bersama         setiap ...
Kekuatan dan Kelemahan MBO                Kekuatan                                  Kelemahan   MBO melakukan integrasi f...
Beberapa Alat Bantu perencanaan Bagan Arus (Flow Chart) Bagan Gantt (Gantt Chart) Jaringan PERT (PERT Network)   dll  ...
Contoh Bagan Arus (Flow Chart)             Mulai             Perlu             Tida             Buku                      ...
Contoh Bagan GanttPekerjaan                  Bulan 1             Bulan 2             Bulan 3             Bulan 4          ...
Contoh Jaringan PERT                          2        C      5      F       8                         Te=6            Te=...
Penyelesaian Masalah            dan Pengambilan Keputusan    Masalah vs Gejala    “ if we fail to identify the problem, we...
Lingkungan dan Pengambilan Keputusan  Keputusan pada saat Keadaan yang pasti   (certainty)  Keputusan pada saat Keadaan ...
Proses Pengambilan Keputusan       INVESTIGASI                  PENENTUAN       SITUASI                      ALTERNATIF   ...
Tahapan Evaluasi Alternatif                                        Batalkan alternatif                  TIDAK             ...
Keterbatasan dalam Pengambilan Keputusan                  Keterbatsan Dalam Pengambilan                      Keputusan yan...
Memperbaiki Keputusan Penggunaan Aturan terhadap Alternatif  Keputusan  Kriteria Prioritas, Kriteria Minimum Pengujian T...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Fungsi Perencanaan dan Pengambilan Keputusan

21,153

Published on

Published in: Education
1 Comment
8 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
21,153
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
638
Comments
1
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Fungsi Perencanaan dan Pengambilan Keputusan"

  1. 1. BAB VIFUNGSI PERENCANAAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSANTUJUAN1. Mengetahui konsep dasar mengenai perencanaan dalam manajemen organisasi.2. Mengetahui jenis-jenis perencanaan dan bagaimana perencanaan dilaksanakan3. Mengetahui alat-alat bantu manajemen dalam kegiatan perencanaan4. Mengetahui cara-cara penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan 1-1
  2. 2. Pengertian Perencanaan Perencanaan atau Planning adalah sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh, serta merumuskan sistem perencanaan yang menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengkordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi (Robbins dan Coulter ,2002) Perencanaan dapat dilihat dari 3 hal, yaitu proses, fungsi manajemen, dan pengambilan keputusan. (Ernie&Kurniawan,2005) Dari sisi proses, fungsi perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaimana tujuan tersebut akan dicapai. Dari sisi fungsi manajemen, perencanaan adalah fungsi dimana pimpinan menggunakan pengaruh atas wewenangnya untuk menentukan atau merubah tujuan dan kegiatan organisasi. Dari sisi pengambilan keputusan, perencanaan merupakan pengambilan keputusan untuk jangka waktu yang panjang atau yang akan datang mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, bilamana dan siapa yang akan melakukannya, dimana keputusan yang diambil belum tentu sesuai hingga implementasi perencaan tersebut dibuktikan di kemudian hari. 1-2
  3. 3. Fungsi atau Manfaat dari Perencanaan Pengarah Organisasi Minimalisasi Ketidakpastian Minimalisasi inefisiensi sumber daya Penetapan Standar dalam Pengawasan Kualitas 1-3
  4. 4. Persyaratan Perencanaan (Planning Requirements) Faktual dan Realistis Logis dan Rasional Fleksibel Komitmen Komprehensif atau menyeluruh 1-4
  5. 5. Peran Tujuan dan Rencana dalam Proses Perencanaan Tujuan (Goals) pada dasarnya adalah hasil akhir yang diharapkan dapat diraih atau dicapai oleh individu, kelompok atau seluruh organisasi. Rencana (Plans) adalah segala bentuk konsep dan dokumentasi yang menggambarkan bagaimana tujuan akan dicapai dan bagaimana sumber daya perusahaan akan dialokasikan, penjadualan dari proses pencapaian tujuan, hingga segala hal yang terkait dengan pencapaian tujuan 1-5
  6. 6. Jenis-jenis Tujuan Berdasarkan jumlah Tujuan tunggal (single goals) dan Tujuan yang banyak (multiple goals) Berdasarkan Kejelasan Tujuan yang dinyatakan (stated goals) dan rujuan yang aktual atau nyata (real goals) Berdasarkan Keluasan dan Waktu Pencapaian Tujuan Strategis (strategic goals), Tujuan Taktis (tactical goals), dan Tujuan Operasional (operational goals) 1-6
  7. 7. Jenis-jenis Rencana Berdasarkan Keluasan dan Waktu Pencapaian Rencana Strategis (Jangka Panjang), Rencana Taktis (jangka Menengah) dan Rencana Operasional (Jangka Pendek) Berdasarkan Kejelasan Rencana Spesifik (Specific Plans) Rencana Direktif (Directive Plans) Berdasarkan Frekuensi Penggunaan Rencana Sekali Pakai (single-use plans), dan Rencana yang dipergunakan secara terus-menerus (standing plans) 1-7
  8. 8. Hubungan antara Rencana dan Tujuan Tujuan OrganisasiTujuan Strategis (Jangka Panjang) Rencana StrategisTujuan Taktis (Jangka Menengah) Rencana TaktisTujuan Operasional (Jangka Pendek) Rencana Operasional 1-8
  9. 9. Pendekatan dalam Penetapan Tujuan Pendekatan Tradisional (Traditional Goal Setting) Pendekatan Manajemen Berdasarkan Sasaran/Tujuan (Management by Objectives) 1-9
  10. 10. Pendekatan Tradisional dalam Penetapan Tujuan Kita memerlukan peningkatan kinerja Tujuan Manajemen Puncak perusahaan Kami ingin melihat peningkatan Tujuan Manajemen Divisi signifikan pada keuntungan dalam divisi kami Tingkatkan Keuntungan Tujuan Manajemen Departemen bagaimanapun caranyaTujuan Pekerja secara Individual Jangan khawatirkan kualitas, bekerjalah dengan cepat 1-10
  11. 11. Pendekatan MBO Perencanaan Pelaksanaan pada Evaluasi BersamaPimpinan Bersama setiap Pihak Analisa Hasil Penentu Bawahan yang dicapai an Tujuan Menunjukkan Mendiskusikan akibat dan Penentuan kinerja terbaik dari hasil yang dicapai Standar Pimpinan Memperbaharui siklus Pemilihan memberikan MBOBawahan Kegiatan pengarahan 1-11
  12. 12. Kekuatan dan Kelemahan MBO Kekuatan Kelemahan MBO melakukan integrasi fungsi  MBO dianggap terlalu perencanaan dan pengawasan ke dalam menyederhanakan kegiatan dengan suatu sistem yang rasional dalam berusaha untuk menyelesaikan segala manajemen sesuatu. MBO mendorong organisasi untuk  MBO secara cepat akan ditolak oleh menentukan tujuan dari tingkatan atas manajer yang memiliki gaya otoriter hingga tingkatan bawah dari manajemen (yang bisa saja disebabkan karena MBO memfokuskan pada hasil akhir orang-orang yang bertipe X dari daripada niat yang baik maupun faktor McGregor) dan oleh mereka yang personal. menerapkan birokrasi yang tidak MBO mendorong adanya manajemen diri fleksibel dan ketat. dan komitmen dari setiap orang melalui  MBO memerlukan banyak waktu dan partisipasi pada setiap tingkatan usaha dalam implementasinya manajemen dalam penentuan tujuan  MBO dapat menjadi tantangan bagi manajer yang kurang memiliki kualifikasi yang baik. 1-12
  13. 13. Beberapa Alat Bantu perencanaan Bagan Arus (Flow Chart) Bagan Gantt (Gantt Chart) Jaringan PERT (PERT Network) dll 1-13
  14. 14. Contoh Bagan Arus (Flow Chart) Mulai Perlu Tida Buku Berhenti k Bacaa n? Y a Beli Tida Pinjam Buku k Bacaa n? Y a Membeli Buku Bacaan Membaca Buku Yang yang diinginkan diinginkan Selesai 1-14
  15. 15. Contoh Bagan GanttPekerjaan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV1. Pembelian BahanBaku2. Proses Produksi3. Pergudangan4. Pengiriman Keterangan : Bagian yang diarsir menunjukkan waktu pengerjaan 1-15
  16. 16. Contoh Jaringan PERT 2 C 5 F 8 Te=6 Te=2 Te=2A 1 B 3 D 6 G 9 H 10 I Te=7 ¼ Te=1 Te=5 ¼ Te=2¼ Te=4 ¼ 4 E 7 Te=3 Te=1 = Kegiatan-kegiatan(Activites) dalam kerangka PERT, dimana pada contoh diatas dapat memerlukan waktu pengerjaan antara 1 hari hingga 7 ¼ hari. = Kejadian-kegiatan (Events) yang menjadi indikator sebelum kegiatan dilaksanakan. Misalnya, setelah kejadian A terjadi, maka pengerjaan kegiatan 1 dapat dilaksanakan, dan seterusnya. Te = Waktu Pengerjaan Kegiatan berdasarkan Te. Dari contoh diatas terdapat waktu pengerjaan berdasarkan Te yang berbeda-beda, dari mulai 1 hari hingga paling lama 7 ¼ hari. Secara keseluruhan contoh pengerjaan berdasarkan Jaringan PERT diatas akan membutuhkan waktu selama 21 ¾ hari yaitu dengan menjumlahkan salah satu jalur jaringan untuk waktu yang terpanjang, yaitu Te1=4 ¼ + Te2=6 + Te5=2 + Te8=2 + Te9=5 ¼ + Te10=2 ¼ sehingga total keseluruhannya adalah 21 ¾ hari. 1-16
  17. 17. Penyelesaian Masalah dan Pengambilan Keputusan Masalah vs Gejala “ if we fail to identify the problem, we will fail to solve the problem “ Penentuan faktor Penyebab Pendekatan dalam Penyelesaian Masalah Pengambilan Keputusan atas alternatif penyelesaian Masalah 1-17
  18. 18. Lingkungan dan Pengambilan Keputusan  Keputusan pada saat Keadaan yang pasti (certainty)  Keputusan pada saat Keadaan yang tidak pasti (uncertainty)  Keputusan pada saat Keadaan mengandung resiko (risky condition) 1-18
  19. 19. Proses Pengambilan Keputusan INVESTIGASI PENENTUAN SITUASI ALTERNATIF Identifikasi Identifikasi Masalah berbagai altenatif 1 Diagnosa Penyebab Identifikasi keputusan Evaluasi belum dilakukan 2 Tujuan dari pada tahap ini Keputusan yang akan diambil PENILAIAN IMPLEMENTASI DAN ALTERNATIF DAN PENGAWASAN PENENTUAN Rencana Implementasi KEPUTUSAN Impelementasi dari Evaluasi dan Penilaian 4 Rencana yang telah dibuat Pengawasan terhadap alternatif yang 3 langkah implementasi ada Penentuan Alternatif yang terbaik 1-19
  20. 20. Tahapan Evaluasi Alternatif Batalkan alternatif TIDAK Batalkan alternatif TIDAK Batalkan alternatifApakah YA TIDAKalternatif yangadamemungkinkan? YA Apakah alternatif yang ada Lakukan Evaluasi Apakah YA memuaskan ? Lanjutan alternatif yang ada memberikan kemungkinan hasil yang positif atau netral ? 1-20
  21. 21. Keterbatasan dalam Pengambilan Keputusan Keterbatsan Dalam Pengambilan Keputusan yang rasional Keterbatsan Dalam Keterbatsan Dalam Keterbatsan DalamPengambilan Keputusan Pengambilan Keputusan Pengambilan Keputusan Keterbatasan Kelebihan Keterbatasan Masalah Keahlian Sumber Daya Informasi Ingatan 1-21
  22. 22. Memperbaiki Keputusan Penggunaan Aturan terhadap Alternatif Keputusan Kriteria Prioritas, Kriteria Minimum Pengujian Terhadap Berbagai Alternatif Keputusan Pengambilan Keputusan secara berkelompok Teknik Curah Ide, Teknik Kelompok Nominal, Teknik Delphi,dll 1-22
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×