Blog as CJ

7,292 views
7,232 views

Published on

materi presentasi MT di JOIN SESC IPB Dramaga - 12 Mei 2012

Published in: Education, Technology, Business
2 Comments
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
7,292
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6,371
Actions
Shares
0
Downloads
21
Comments
2
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Setting & reaching your blogging goals
  • Blog as CJ

    1. 1. Disampaikan oleh MT pada Journalistic & Blog Trainingdi SES-C FEM IPB, Dramaga, 12 Mei 2012
    2. 2. 2004 – Kini: Populer, Mati, TerseleksiSelengkapnya baca di http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_blogging
    3. 3. per 9 Mei 2012
    4. 4. Apakah Anda termasuk di dalamnya?
    5. 5. Blogging is easy | Anyone can blog
    6. 6. Contoh Blog x
    7. 7. Contoh Blog
    8. 8. Contoh Blog x
    9. 9. Contoh Blog x
    10. 10. Contoh Blog x
    11. 11. Contoh Blog x
    12. 12. Contoh Blog x
    13. 13. Blogging is easy | Anyone can blog
    14. 14. Blogging is easy? Anyone can blog?
    15. 15. No, it’s not always easy.Actually, it’s easier to set up a Twitteror Facebook account and start posting text than publishing a blog post.But with one little blog you can reachthousands if not millions more people
    16. 16. MASIH PERCAYANGEBLOG ITU GAMPANG?
    17. 17. Popularitas Blog/Blogger bukan proses instan. Perlu shortcut/pergulatan blogging jika itu yang ingin dicapai. Tapi lebih baik, abaikan niat menjadipopuler, karena hanya akan menjebak dalam kesemuan. Alamiah saja! Write, Share, Connecting!
    18. 18. GOAL Apa yang Anda ingin tingkatkan /capai? ANALYSIS PLANNING Berhasilkah? BagaimanaKonsistenkah? Caranya? ACTION Lakukan Rencana Anda!
    19. 19. Bandingkan Data, Yuk!
    20. 20. Lihat di sekitar kita!Lakukan Perubahan di Ranah Online!
    21. 21. bersama lebih berdaya
    22. 22. Interaksi via Teknologi
    23. 23. 4 Langkah Kontinuitas Blogging Rawat Tulis Tautkan Sebarkan
    24. 24. Jangan terpaku pada teori, tapi lakukan!
    25. 25. Konstruktif vs Destruktif
    26. 26. Blog  Jurnalisme Warga• Tidak semua orang yang ngeblog, ngetwit, ngenote, di ranah online menjadikan medianya sebagai media pewarta.• Ada juga yg hanya buat jualan, cari teman, cari lawan, keluhan, sumpah serapah, nyastra, curhat, dsb.• Namun keduanya tak lepas dari kaidah 5W+1H• Bahkan dalam blog tambah 1W = 6W+1H
    27. 27. KAIDAH 5W 1H? whathow who Weww Why where when
    28. 28. Beragam PersepsiBLOG sebagai Pewarta Warga
    29. 29. Orang Biasa• Di atas keserbacepatan informasi, perspektif orang biasa kemudian tampil dominan. Catatan harian, dialog sehari-hari, opini dan kesaksian atas peristiwa yang disampaikan siapa saja, dari mana saja, di website dan blog, menjadi genre baru penyebaran informasi dan komunikasi – panyingkul.com
    30. 30. Partisipatif• konsep pokok yang mendasari jurnalisme warga adalah bahwa reporter dan produser media mainstream bukanlah pusat pengetahuan tentang subjek tertentu yang bersifat ekslusif. Karenanya, media besar berusaha memanfaatkan pengetahuan pembacanya melalui penyediaan kolom komentar dan atau membuat media alternatif, (jurnalis warga) sebagai sumber penyampai informasi. – jurnalismewarga.com
    31. 31. Kabarkan Lingkungan• Kompasiana menampung beragam konten yang menarik, bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan dari semua lapisan masyarakat dengan beragam latar belakang budaya, hobi, profesi dan kompetensi. setiap orang didorong menjadi seorang pewarta warga yang, atas nama dirinya sendiri, melaporkan peristiwa yang dialami atau terjadi di sekitarnya – kompasiana.com
    32. 32. Tanggung Jawab• Seluruh konten, tulisan, pendapat, dan materi apapun yang ditampilkan di masing-masing blog adalah tanggungjawab pemilik blog. Penyedia layanan tidak bertanggungjawab dan dibebaskan dari segala tuntutan terhadap efek, akibat, konsekuensi atau apapun yang ditimbulkan dari materi yang dimuat sendiri oleh pemilik blog atau member bersangkutan. – blogdetik.com
    33. 33. Kredibilitas Pewarta• Dengan segala kekurangannya, jurnalisme warga sebuah alternatif baru di antara dominasi dan hegemoni berita-berita buatan pers tradisional. Warga juga bisa menjadi pelapor yang baik ketika jurnalis profesional tak bisa meliput. - wicaksono
    34. 34. Melanggar Kode Etik• Membuat kesalahan dalam mewartakan fakta, bisa saja dilakukan oleh seorang jurnalis/reporter resmi (wartawan). Seorang pewarta warga pun demikian.• Pewarta resmi punya KODE ETIK resmi• Pewarta warga masih mendebatkan perlu atau tidaknya Kode Etik.
    35. 35. PerlukahKode Etik Onliner?
    36. 36. Masalah dalam CJ• Plagiarism• Judul tak sesuai dengan isi tulisan• Pencemaran nama baik• Akurasi data• Tanpa Konfirmasi berita• Flaming No Flame by www.lbecker.com
    37. 37. Bahwa kegiatan penggunaan Internet dapat membantu mencari, mendapatkan, Tebet Principals of Online Ethics mengelola dan mendistribusikan banyak informasi yang positif dan bermanfaat bagi individu maupun masyarakat luas. Bahwa kegiatan penggunaan Internet ternyata membuka peluang bagi diri sendiri terkena dampak negatif ataupun menghadapi perkara dari pihak lain yang dirugikan atau merasa dirugikan. Bahwa dampak negatif ataupun perkara yang timbul akibat penggunaan Internet, dalam batas-batas tertentu dapat diselesaikan secara musyawarah, namun seseorang tetap dapat terkena konsekuensi hukum secara perdata dan/atau pidana. Untuk itu maka kami, atas nama perwakilan organisasi/komunitas berjejaring (network society) dari berbagai kota di Indonesia bersepakat menyerukan kepada seluruh masyarakat luas pada umumnya dan pengguna Internet pada khususnya, agar bijak dalam pengunaan Internet. Untuk itu pula maka kami secara bersama telah merumuskan acuan etika online (menggunakan Internet) yang bersifat konsep umum, tidak mengikat, bebas diadopsi siapapun dan diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing, yang berbunyi: Siapapun tanpa terkecuali, ketika online (menggunakan Internet), harus menjunjung tinggi dan menghormati: Tebet, 16 September 2011 Tertanda, • • photo credit: internet nilai kemanusiaan hak individu atau lembaga • kebebasan berekspresi • hasil karya pihak lain • perbedaan dan keragaman • norma masyarakat • keterbukaan dan kejujuran • tanggung-jawab (Tim Perumus) info: http://bit.ly/etikaonline8 Prinsip tentang ETIKA ONLINE
    38. 38. Aturan dan Tatanan• Blog/Jurnalisme Warga tetap berbeda dengan Jurnalis Resmi.• Blogger bebas menulis, masyarakat bebas menilai• Meskipun tak punya Kode Etik, perlu Acuan Etika yang ditegakkan• Komunitas sebagai wadah blogger/JC, mesti berperan dalam menegakkan etika
    39. 39. Yuk, Ngeblog! • wordpress • Blogdetik wordpress • Kompasiana • dagdigdug blogspot multiply
    40. 40. Personal contact: @mataharitimoerTerima Kasih

    ×