Ebook soting rio-purboyo

525 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
525
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
12
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ebook soting rio-purboyo

  1. 1. Simple dan Aplikatif. Sangat BEJO bisa membaca karya seorang praktisi yang bukan hanyapintar berteori.“Ranaka Strategic, Business Coach”---Ketika seseorang tidak cukup berani memprediksi suksesnya sendiri, itu adalah karena dialupa bahwa cara terbaik untuk meramal masa depan adalah dengan "menciptakannya". E-book SOTING ini memberi gambaran yang sangat baik tentang bagaimana merancangblueprint masa depan Anda; itu jika Anda memang tidak ingin main-main dengan kehidupanAnda.“Guntar, Productivity Scientist at fb.com/akhmad.guntar”---Aplikatif dan reflektif, langsung bisa dipraktekkan isinya, kayak tutorial. Bacaan Wajib nih! :)“Hanif Rahman, Owner & CEO Zledo™ | zledo.com ”---Jadi, keseluruhan e-book ini merupakan suatu rumusan singkat bagaimana menjadi pribadiyang memiliki kemampuan untuk mencapai suatu pencapaian hidup.“Hermiyawan Yulianto, teman sebangku saat kuliah | Production-Supervisor di PT CheilJedang Indonesia”---Membaca buku ini seperti membaca pengalaman pribadi. Apa yang penulis sampaikancukup mewakili dilakukan apa yang harus saya lakukan untuk bisa mencapai tujuan hidup.Masih banyak masyarakat Indonesia yang bingung untuk melangkah, karena (mungkin) butaarah. Melalui e-book ini, penulis berbagi panduan dan petunjuk arah yang -Insya Allah- bisamemudahkan kita dalam mengambil keputusan.“Ibrahim Vatih, CEO Fimadani.com | Internet Marketer”---
  2. 2. Systemic Outcome Thinking panduan sederhana mendesain tujuan hidup Bahagia Lahir-Bathin Dunia-AKhirat yang lebih mudah tercapaiSebelum Anda membaca dan mulai menyelesaikan satu per satu latihan yang ada. Sayaucapkan terima kasih yang tulus atas kesediaan Anda mengawali tahun baru ini dengansebuah niatan baru. Betapa tidak, bukankah setiap perbuatan tergantung niatanawalnya? Dan karenanya, ijinkan pula diri saya membantu perjalanan Anda gunamenikmati perjalanan keberhasilan kita di tahun ini. Entah, setahun ke depan Andamerancang hidup demi tujuan-tujuan baru, atau memenuhi tujuan lama dengan tekadyang lebih baru, atau pun kombinasi keduanya. Tujuan baru plus gelora jiwa yang lebihmenyala. Apa pun itu, yang pasti hanya cara-cara baru yang menghasilkan sesuatu yangbaru. Jika kehendaki hasil yang lebih baik, kenapa tidak kita perbaiki cara-cara lamayang sudah usang dan tak efektif itu? Tulisan ini mengandung 5 tema utama, yang sayasusun berdasarkan urutan prioritas, supaya mudah bagi kita dalam memahami danmenindaklanjutinya dalam keseharian.Semoga berguna, selamat menempuh hidup baru!
  3. 3. Cara terbaik meramal masa depan adalah dengan menciptakannya. Miliki bekal kemungkinan terbaik sebagai hasil dari penyelesaian tugas kita. Mulailah hari ini dengan penggunaan sepenuhnya atas kekuatan terbesar kita. Hanya karena telah selesaikan yang kecil-kecil, kita pantas untuk yang lebih besar. Pantaskanlah diri kita untuk yang lebih hebat, dengan keberanian yang lebih. “Seeing is believing.”Berdasarkan Hukum Sebab-Akibat, ditegaskan bahwa untuk setiap akibat –misalpenghasilan yang tinggi– terjadi karena ada suatu penyebab yang jelas, mungkin jugaada beberapa. Jika Anda melakukan apa yang telah dilakukan para pribadi yang telahsukses, lama-kelamaan Anda pun akan dapatkan hasil yang sama seperti mereka. Ada beberapa penyebab/alasan, untuk kesuksesan besar. Semakin sering Andamelatihnya, semakin mudah Anda kuasainya, dengannya semakin sedikit usaha untukdapatkan hasil yang lebih optimal. Berikut ini 3 kunci strategis bagi kesuksesan Anda.Yakni keputusan, tujuan, dan prioritas. Kita permudah dengan singkatan KTP.Menjadi sempurna adalah keputusan. Setiap kali Anda putuskan bahwa hari ini haruslebih baik dari hari sebelumnya, maka dengan serta merta segala sumber daya yangAnda perlukan untuk sukses mulai satu per satu bermunculan. Hal ini bermula darikecintaan Anda untuk melakukan sesuatu, kesediaan hati Anda untuk menyelesaikanyang telah Anda mulai. Dan itu semua, membutuhkan dedikasi dan disiplin pribadi yangtinggi. Oleh karenanya pasti kita jumpai para pakar yang sukses, mereka senantiasaberorientasi pada tindakan. Jarang sekali terpikir untuk menunda aktivitas, sekecil apapun itu. Karena bara api cinta melengkapi mereka dengan sumber daya yang hampir takterbatas.
  4. 4. Hanya ketika mencintai-lah, kesukaran berubah menjadi kemudahan, jauhnyaperjalanan dirasakan sebagai petualangan baru yang memperkaya pengalaman,ketidaktahuan laksana mata air yang terus menyemburkan rasa penasaran dalammenemukan kunci kebijaksanaan. Itu semua bisa terjadi, saat Anda mulai mencintai apapun yang Anda kerjakan, dalam kecintaan yang penuh sebagai seorang hamba yangmengharapkan cintaNya. Bukankah aktivitas Anda adalah bukti dan sarana untukmendapatkan cintaNya? Sejak sekarang! Berhentilah menunda hingga segala sesuatunya sempurna.Sebagai gantinya, ambillah tindakan kecil agar Anda bisa sempurnakan apa yang Andainginkan. Hal ini mempertegas bahwa hanya karena Anda berani memutuskan, makaAnda segera berlari dan ambil tindakan sekecil apa pun itu, untuk mulaimenyempurnakan satu per satu kepingan impian Anda. Ingatlah bahwa kreativitasadalah menyiasati keterbatasan demi melampaui harapan semula. Mulailah denganmelakukan hal yang benar-benar Anda cintai, yang berasal dari panggilan hati Andayang paling dalam. Mungkin, seringkali nurani Anda perintahkan kerjakan sesuatu, yangsebetulnya itu baik untuk Anda, dan pada saat yang bersamaan Anda-lah manusiapertama yang menolaknya. Anda menunda hal itu. Padahal, semakin Anda menundakegiatan yang Anda cintai, semakin tersiksa Anda dengan hidup Anda sendiri. Cara terdekat untuk menilai seberapa suka Anda dengan diri dan kehidupanAnda, adalah dengan bertanya kepada diri sendiri dengan 4 pertanyaan ini…(1) “Seberapa cepat aku mengambil tindakan pertama untuk mulai mengerjakan apayang kucintai?”(2) “Apa yang masih kupertahankan sampai saat ini, hingga aku bersedia menunda-nunda hal penting yang benar-benar kuidamkan untuk kuselesaikan?”(3) “Sampai kapan aku bersedia menerima -dengan sukarela- hasil yang kunikmatiselama ini, sebagai akibat penundaanku?”(4) “Jika hari ini adalah hari terakhir dalam hidupku, apa yang harus pertama kalikukerjakan untuk membuktikan kecintaanku pada Sang Pencipta?”
  5. 5. Jujurlah dengan diri sendiri saat menjawab keempat pertanyaan sederhana diatas. Dengan mudahnya, Anda akan temukan salah satu jawaban dari “Hal terunikapakah dari diriku, sebuah aktivitas yang hanya aku yang bisa kerjakan itu, sebagaialasan keberadaanku?”Tentukan dengan jelas apa yang Anda inginkan dalam hidup. Buatlah tujuan dantentukan apa yang harus Anda lakukan untuk mendapatkannya. Hanya 3% orangdewasa, yang pernah tuliskan tujuan hidupnya. Dan mereka adalah orang tersukses danberpendapatan tinggi di bidangnya.Pertama.Tentukan secara tepat apa yang Anda inginkan. Jika Anda ingin tingkatkan penghasilanAnda, sebutkan jumlah spesifik yang ingin Anda hasilkan. Termasuk dengan keahliandan networking baru Anda.Kedua.Tulislah. Sebuah tujuan yang tidak ditulis hanyalah angan-angan. Hal ini tidakmempunyai energi di belakangnya. Seperti tinta printer tanpa isi tinta.Ketiga.Tentukan tenggat waktu untuk tujuan Anda. Pikiran bawah sadar Anda menyukaitenggat waktu. Yang dibutuhkan adalah ’sistem pendorong’ untuk aktifkan semuakekuatan. Jika tujuan Anda cukup besaar, tentukan turunan tenggat waktu. Jika hal ituadalah tujuan untuk 10 tahun, tentukan tujuan untuk setiap tahun, dan kemudian untuksetiap bulan. Teruslah ukur kemajuan Anda menuju tujuan dan tenggat waktu Anda.Keempat.Buatlah daftar semua yang mungkin bisa Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda.Saat Anda memikirkan aktivitas baru, tambahkan ke dalam daftar Anda. Lakukan hingga
  6. 6. daftar Anda lengkap. Semakin banyak langkah yang Anda tulis dalam daftar Anda, Andaakan semakin terpacu untuk mencapai tujuan dan semakin termotivasi. Henry Fordberkata, ”Tujuan apa pun, sebesar apa pun, bisa dicapai jika Anda memecahnya menjadilangkah-langkah kecil.”Kelima.Susunlah daftar Anda berdasarkan urutan dan prioritas. Saat Anda mengorganisirberdasarkan dengan urutan, Anda memutuskan apa yang harus diselesaikan sebelumselesaikan hal yang lain. Anda kemudian menentukan apa yang harus dilakukanpertama, kedua, dan sebagainya. Saat Anda mengorganisir berdasarkan prioritas, Andamenentukan hal terpenting dalam daftar Anda, dan kemudian hal terpenting kedua,ketiga, keempat, dan seterusnya. Mengenai criteria apa yang lebih diprioritaskandaripada yang lainnya, segera akan Anda temui di bagian ini. Setelah Anda miliki daftar langkah tindakan, mengorganisirnya berdasarkanurutan dan prioritas, Anda sekarang mempunyai sebuah rencana. Seseorang dengantujuan dan rencana akan berlari jauh mendahului di sekitar orang yang hanyamempunyai keinginan dan harapan.Keenam.Lakukan sesuatu untuk tujuan Anda, apa pun itu. Alasan utama orang yang sukses luarbiasa adalah karena mereka berorientasi tindakan. Alasan utama orang gagal adalahkarena mereka tidak bertindak. Kegagalan biasanya selalu mempunyai alasan untukmenunda, sampai akhirnya energi dan keinginan mereka lenyap dan mereka kembali ketempat semula.Ketujuh.Lakukan sesuatu setiap hari yang mendekatkan Anda pada tujuan terpenting Anda, apapun itu. Lakukan ini 365 hari per tahun. Kembangkan rasa disiplin untuk mencapaitujuan Anda setiap hari agar membuat Anda normal dan biasa seperti menghirup napaske dalam dan menghembuskannya keluar.
  7. 7. Ambil selembar kertas, dan tulislah tujuan di atas halaman, dan tanggal hari ini. Lalu,tulislah sepuluh tujuan yang ingin Anda capai dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.Tulislah secepat mungkin. Latihan ini hanya akan menghabiskan 3 hingga 5 menit. Setelah Anda punya daftar 10 tujuan, tanyakan pada diri Anda, “Tujuan manakahdalam daftar ini, seandainya ingin saya capai dalam 24 jam, akan menyebabkan dampakpositif terbesar dalam hidup saya?”[Jawaban dari pertanyaan ini akan menjadi alasan utama Anda. Inilah dasar pengaturanatau titik fokus dari kehidupan Anda. Pindahkan tujuan ini ke dalam kertas dan tulislahdengan jelas dan detail, buatlah terukur. Tentukan tenggat waktu kapan Anda inginmencapainya. Buatlah daftar tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mencapai tujuanitu. Organisir daftar ini berdasarkan urutan dan prioritas ke dalam sebuah rencana.Bertindaklah sesuai tujuan ini, dan kemudian lakukan sesuatu setiap hari hingga Andamencapainya.] Saat Anda bangun di pagi hari, pikirkan tujuan ini. Saat Anda bekerja, pikirkantujuan ini. Diskusikan tujuan ini dengan orang-orang yang penting dalam hidup Anda. Dimalam hari, sebelum Anda tidur, pikirkan tujuan ini dan bagaimana Anda akan terlihatserta terasa nyaman saat Anda mencapainya. Terus-meneruslah visualisasikan tujuanAnda seolah-olah telah menjadi kenyataan. Berjanjilah sebelumnya bahwa Anda tidakakan pernah berhenti hingga Anda capai tujuan ini.Waktu adalah anugrah terbesar, titipan Allah yang tak mungkin kembali terulang bagiAnda. Waktu adalah wasit objektif, karenanya mudah kita bisa temukan 2 pribadi yanghidup dalam usia yang sama, yang dipisahkan oleh bentangan prestasi yang jauhberbeda. Prestasi pribadi yang satu di atas rata-rata, melebihi prestasi yang lainnya.Lamanya usia hidup kita, tidak lebih penting dari penggunaan waktu kita secara efektif,produktif, kontributif.
  8. 8. Waktu Anda adalah apa yang Anda miliki untuk bisa “dijual”. Waktulah asetutama Anda. Cara Anda menggunakan waktu Anda, menentukan standar hidup Anda.Putuskanlah untuk menggunakan waktu sebaik mungkin. Mulai saat ini, berfokuslah untuk selesaikan aktivitas yang memberikankontribusi tertinggi dalam kehidupan dan karier-profesional Anda, dan jugaharmonisnya keluarga, tentunya. Mulailah setiap hari dengan sebuah daftar, dan waktuterbaik untuk membuat daftar pekerjaan adalah malam sebelumnya, setelah Andaselesaikan pekerjaan di hari itu. Tulislah setiap hal yang harus Anda selesaikankeesokan harinya. Jangan pernah bekerja tanpa daftar.Untuk mempermudah kita melatihkan kebiasaan efektif harian ini, di bawah ini kiatpraktis yang saya sarikan dari konsultan ternama dunia, Ivy Lee.NO AKTIVITAS# 1 Tulislah 6 pekerjaan yang paling menentukan kesuksesan hidup Anda bila Anda bisa menyelesaikan pekerjaan itu hari ini juga. Tidak peduli seberat apa pun pekerjaan itu.#2 Urutkan dan beri nomer keenam pekerjaan itu dari atas ke bawah, berdasarkan dampak dan prioritas yang ditimbulkannya bagi kemajuan hidup Anda.#3 Begitu Anda sampai di lokasi kerja esok hari, segera ambil daftar itu dan kerjakan pekerjaan pertama dan fokuskan perhatian dan energi yang Anda miliki untuk dapat menyelesaikannya sebaik dan secepat mungkin. Usahakan Anda tidak terganggu oleh interupsi (jadwal meeting atau telepon) yang tidak penting yang hanya akan mengganggu konsentrasi dan energi Anda. Mintalah bantuan sekretaris atau orang kepercayaan Anda untuk mengatur hal tersebut.#4 Jangan pernah mencoba mengerjakan pekerjaan berikutnya sebelum pekerjaan itu selesai, bahkan jika pekerjaan tersebut menyita waktu Anda seharian, seminggu penuh, atau bahkan lebih. Oh iya, Anda dapat menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk membantu Anda menyelesaikan pekerjaan itu secepatnya.
  9. 9. #5 Setelah pekerjaan dengan prioritas pertama selesai, kerjakan pekerjaan kedua dengan pola kerja yang sama. Dan ulangi terus sampai 6 pekerjaan itu betul-betul dapat Anda selesaikan secepatnya.#6 Setiap kali Anda selesai melakukan daftar pekerjaan tersebut, segera masukkan 6 pekerjaan terpenting berikutnya bagi hidup Anda sebagai PR baru Anda keesokan harinya.#7 Mintalah semua orang di posisi kunci dalam lingkungan terdekat Anda untuk melakukan hal serupa. Inti dari pelajaran ini ialah fokuskanlah energi terhebat Anda pada tantanganterbesar hidup Anda. Jika satu tantangan terbesar bagi hidup Anda dapat diselesaikansecepat mungkin, maka satu penghalang terbesar bagi kemajuan hidup Anda akansegera lenyap.Prioritas adalah peta jalan menuju tercapainya tujuan. Prioritas menyajikan peta yangmengatur dan mengarahkan Anda pada tujuan. Saat prioritas Anda sangat jelas danspesifik. Anda akan tahu apa yang harus difokuskan dan karenanya, Anda kenali apayang harus mendapat perhatian, daya upaya, dan tindakan lanjut. Prioritas yang tepat,dikombinasikan dengan tindak lanjut yang tepat, akan memastikan bahwa hal-hal yangbenar-benar penting tidak tersisih dari agenda kerja, di mana seringkali semua haltampak penting dan mendesak (genting). Prioritas yang tepat membantu Anda menghadapi tuntutan terus-menerus yangbisa membuat stres dan kebingungan arah. Prioritas ini membuat Anda mampumemberi kejelasan dan fokus untuk diri Anda sendiri dan bagi orang lain dalamorganisasi Anda. Tanpa prioritas, orang cenderung melakukan semuanya, yang berartimereka membuang waktu dan energi berharga untuk hal-hal yang tidak penting. Anda menetapkan tujuan BESAR (tujuan hidup, cita-cita) pada ketinggian 30.000kaki (serasa naik pesawat pribadi, bukan?). Sedangkan prioritas ditetapkan dari lantaidi mana kaki Anda berpijak. Prioritas diputuskan pada posisi dasar di mana Anda harus
  10. 10. mempunyai kegigihan, sikap, dan kemauan tanpa batas untuk menyelidiki setiap detailyang kadang tak menentu, guna memikirkan serta mendefinisikan ulang tindakan yangterpenting dan konsekuensi tingkat kedua, serta ketiga yang ditimbulkan.Ada 4 kriteria dalam memilih prioritas:(1) Apa yang penting.(2) Apa yang mendesak.(3) Apa yang jangka panjang vs jangka pendek.(4) Apa yang realistis vs visioner. Bila Anda tidak memilih salah satunya karena menginginkan semuanya, bisadipastikan diri dan organisasi Anda akan kurang terfokus. Memiliki terlalu banyakprioritas sama buruknya dengan tidak memiliki prioritas. Prioritas yang salah seringmerupakan akibat dari kurangnya informasi memadai, karena usaha sepintas untukmenghindari munculnya konflik, atau kegagalan memikirkan cara membenahikerumitan dan memikirkan kemungkinan. Prioritas menentukan bagaimana sumber daya dialokasikan, dan karenanyaberpotensi menimbulkan perselisihan saat sumber daya yang sama saling diperebutkandi saat yang bersamaan. Sebagai seorang pemimpin (bisnis), Anda harus memilikikeberanian psikologis untuk menetapkan prioritas yang tepat dan mempunyaiketrampilan meyakinkan orang-orang dalam organisasi untuk melakukan perubahanyang diperlukan. Sembari memastikan bahwa prioritas harus sangat jelas, spesifik, dan terutamabisa dilaksanakan, hal ini ternyata belum cukup. Sekalinya prioritas ditetapkan, Andaharus konsisten, Anda harus mengulanginya berkali-kali dan memonitornya untukmemastikan diri Anda dan orang di organisasi Anda memahaminya, meyakininya, danbertindak tepat agar organisasi melaksanakannya serta tidak menyimpang dari jalanyang ditetapkan prioritas.Pakar manajemen menjelaskan bahwa Anda bisa meniingkatkan produktivitas hingga25%, atau 2 jam lebih setiap hari, dengan merencanakan hari Anda sebelumnya. Daftar
  11. 11. Anda menjadi kunci dari waktu Anda dan manajemen sistem kehidupan Anda.Berikut ini latihan untuk mempermudah kita dalam menentukan prioritas.Tanyakan pada diri Anda, ”Jika saya bisa lakukan satu hal dari daftar ini sebelum sayadinas keluar kota selama sebulan, yang mana yang bisa saya lakukan?” Apa pun jawabanAnda, lingkari jawaban itu. Lalu tanyakan pada diri Anda lagi, ”Jika saya bisa lakukandua hal dari daftar ini sebelum saya dinas keluar kota selama sebulan, hal kedua manayang bisa saya lakukan?” Lingkari jawaban itu. Lalu tanyakan pada diri Andapertanyaan ini lagi. Latihan ini mendorong Anda untuk berpikir tentang hal yang benar-benarpenting, daripada sekedar apa yang harus dilakukan.Pilihlah pekerjaan terpenting Anda.Tanyakan, ”Satu hal apa, jika saya lakukan dengan sempurna, akan memberikandampak positif terbesar dalam karier saya?” Variasi lainnya, ”Apa yang bisa sayalakukan, dan hanya saya yang bisa melakukannya, yang jika saya lakukan dengan baik,akan membuat perbedaan yang luar biasa?” Dan, ”Apa pemanfaatan waktu saya yangterbaik saat ini?”Fokus dan konsentrasiKunci terakhir dalam manajemen waktu setelah membuat daftar dan menentukanprioritas, adalah memulai pekerjaan yang paling penting, dan berkonsentrasi padapekerjaan itu sampai selesai.Setiap keberhasilan adalah hak hidup kita. Setiap kesuksesan meninggalkan jejakpenciptaannya. Pada awal hingga akhirnya, kita bisa meniru langkah dan cara merekayang telah sukses. Atau, bila tidak kita temukan, kita bisa membuat jalur baru dalammenciptakan kecemerlangan. Dan, ketiga kunci sukses yang paling mendasar telah Andapelajari dan pasti mulai praktekkan sejak saat ini. Yakni: keputusan, tujuan, danprioritas. Dengan ketiganya, kita bisa memprediksi keberhasilan kita, yang bisatercapai dengan lebih sering melalui cara-cara yang lebih mudah, dan dalam waktu yanglebih pendek.
  12. 12. Karena ternyata, menjadi lebih mudah bagi kita untuk mengantongi pencapaianhidup, saat kita putuskan bahwa berhasil adalah hak hidup yang perlu kita prioritaskan. Guna membiasakan hidup kita, mudah beralih dari terjebak dalam masalahmenjadi terbiasa menjaring solusi, sudah siapkah Anda untuk berlatih menggunakan“Outcome Frame”? Frame, bingkai maksudnya? Benar, bingkai. Lebih tepatnya bingkaidalam model berpikir, bertindak, dan merasa. Karena sesaat lagi, kita akan menjelajahidunia…
  13. 13. Kata-kata baru akan memiliki makna, jika dan hanya jika ia diletakkan dalam kontekstertentu. Sebuah belaian bisa berarti kasih sayang jika kita mendapatkannya dariseorang yang kita sayangi seperti keluarga, namun ia bisa pula berarti kengerian jikayang memberikannya adalah seseorang yang tidak kita kenal di pinggir jalan nan gelapgulita. Konteks inilah yang di dalam NLP seringkali disebut dengan frame aliaskerangka berpikir. Bayangkan sebuah foto atau lukisan besar bernuansa klasiktergantung di dinding dengan bingkai berbahan stainless nan mengkilap. Masihkahnuansa klasik aslinya muncul? Tidak, bukan? Meminjam kalimat dari Joseph O’ Connor,frame yang kita kenakan akan mengendalikan pertanyaan yang kita ajukan terhadapsuatu hal, bagaimana kita akan merasakan hal tersebut, bagaimana kita akan bereaksiterhadapnya, dan bagaimana kita akan mengatasinya. Sebaliknya, kita bisa menciptakandan mengubah frame hanya dengan mengajukan sebuah pertanyaan ataupunmemunculkan reaksi tertentu.Perhatikan kedua kalimat di bawah ini:  Sebagai orang tua, bagaimana Anda akan menanggapi masalah kenakalan remaja seperti ini?  Mencermati masalah kenakalan remaja seperti ini, bagaimana Anda bisa membantunya sebagai seorang sahabat?Anda bisa merasakan efek perbedaan perasaan yang muncul demi mendengar keduakalimat di atas? Itu baru satu dua kalimat. Bagaimana dengan budaya?  Alon-alon waton kelakon  Adat basandi Syara, Syara’ basandi Kitabullah Ya, budaya adalah frame yang terintegrasi. Kalimat-kalimat yang dijadikanpedoman hidup, ritual-ritual yang dijadikan kebiasaan, simbol-simbol, cara berpakaian,dll., kesemuanya adalah frame yang menandakan suatu budaya tertentu danmembedakannya dari budaya yang lain. Apa yang akan Anda pikirkan jika melihatseseorang berjalan di pinggir jalan raya hanya dengan mengenakan penutup kemaluan?
  14. 14. Orang gila, bukan? Ya, jika Anda melihatnya di jalanan kota seperti Jakarta. Tidak, jikaAnda melihatnya di pedesaan Irian Jaya. Kita bersatu atau bertengkar karena makna. Kita sedih atau gembira karenamakna. Kita susah atau senang karena makna. Kita sukses atau gagal karena makna. Kitamenang atau kalah karena makna. Kita adalah makhluk makna. Dan karena maknaditentukan oleh frame, maka kita pun adalah makhluk dengan frame.OK, cukup bahasan filosofisnya. Lebih praktis sekarang. Saat ini kita akan gunakan 2 dari 7 frame yang tersedia dalam NLP (Diadaptasidari NLP Workbook, Joseph O’ Connor). Dan kita akan berfokus pada salah satunya, gunalangsung kita terapkan dalam workshop kita saat ini. Kedua frame itu adalah: EcologyFrame, dan Outcome Frame.Ini adalah frame yang selalu mengajak kita untuk melihat dalam jangka panjang.Dengannya kita diarahkan untuk mengevaluasi setiap kejadian dalam konteks maknayang lebih luas. Kita melihat keluar dari berbagai batas-batas normal seperti ruang danwaktu. Kita menilai bagaimana sebuah pengalaman dapat cocok dengan sistem yanglebih luas seperti keluarga, sahabat, dan rekan kerja. Kita memikirkan konsekuensi yanglebih luas dan kesesuaiannya dengan nilai-nilai yang kita anut.Menggunakan ecology frame, kita bisa bertanya:  Bagaimana jadinya hal ini dalam jangka panjang?  Siapa saja yang terkena efek dari keputusan saya?  Apa yang mungkin dipikirkan oleh orang lain? Kebalikan dari ecology frame adalah me frame: Jika saya merasa hal ini baik,maka berarti hal ini memang baik.Menggunakan frame ini, kita diajak untuk mengevaluasi suatu hal tentangkemungkinannya untuk semakin mendekatkan kita pada tujuan yang ingin kita capai.
  15. 15. Anda bisa bertanya:  Apakah persisnya yang sedang saya ingin capai sekarang?  Apakah sebenarnya yang saya inginkan?  Apakah yang berharga dari hal ini yang bisa saya dapatkan? WARNING! Gunakan frame ini hanya setelah Anda menggunakan ecology frame!Jika tidak, Anda akan mengalami yang dinamakan sebagai King Midas Effect. King Midasberharap apapun yang ia capai dapat berubah menjadi emas. Lupa untuk menggunakanecology frame, ia pun menyentuh makanan dan orang lain.Lawan dari outcome frame adalah blame frame: Apa yang salah? Siapa yang harusdisalahkan? Guna meningkatkan nilai kepraktisan dari konsep bingkai ini, segera Anda akansaya ajak untuk melatihkan kebiasaan baru yang efektif bagi keberhasilan Anda.Simaklah...
  16. 16. Adalah satu set pertanyaan yang mengorientasikan pikiran seseorang sedemikian rupa,sehingga memaksimalkan kemungkinan untuk mendapatkan apa yang diinginkan danmerasa bahagia. Keuntungan: Menunjukkan sebuah arah yang pas untuk Anda danbagaimana Anda bergerak menggapainya, serta berbahagia dalam proses itu. Outcome Frame vs Blame Frame: Outcome Frame Blame Frame(1) Apa yang saya inginkan? Apa yang tidak beres di sini?(2) Kapan persisnya saya inginkan hal ini? Mengapa saya punya masalah ini?(3) Bagaimana saya tahu bahwa saya telah Sudah berapa lama saya punya masalah ini?mendapatkannya?(4) Saat saya mendapatkannya, apalagi aspek Bagaimana persisnya hal ini membatasi saya?dalam hidup saya yang akan berkembang?(5) Sumber daya apa yang saya miliki, yang Apa yang menjadikan masalah ini menjegaldapat membantu saya? saya untuk mendapatkan apa yang saya inginkan?(6) Bagaimana cara optimal memanfaatkan Kesalahan siapa sehingga saya punya masalahsumber daya yang saya miliki saat ini? ini?(7) Apa yang sekarang harus saya lakukan Kapan waktu terburuk saya tergangguuntuk memperoleh apa yang saya inginkan? masalah ini?Pengertian:Pertanyaan ini mengarahkan Anda untuk membangun representasi spesifik tentang apa
  17. 17. yang akan Anda tuju. Pertanyaan ini membantu Anda berhenti dari kebingungan, dankemudian membantu memutuskan kemana Anda dapat dan ingin pergi sesuai denganoutcome Anda. Anda dapat memusatkan energi Anda dan nantinya dapat melakukan tesapakah progresnya memang persis dengan apa yang Anda inginkan.Mungkin kesalahan yang paling sering dilakukan orang adalah menggeneralisasikanbahwa apa yang baik pada suatu waktu tertentu, pastilah akan berlaku sepanjang masa.Setiap kemampuan, pengalaman, atau perilaku, entah menyenangkan ataumenyebalkan, akan tepat pada konteks tertentu dan tidak tepat pada konteks yang lain.Misal: rasa percaya diri. Perasaan dan perilaku seperti ini akan sangat mendukungkinerja bagi kita yang sering tampil di public (baik sebagai pembicara, atau penjual).Namun di waktu ada seseorang yang meninggal dunia, dan kita sebagai salah satusahabat dekatnya, tentu tidak pas jika kita menampilkan diri kita sebagai sosok yangsangat PD di acara pemakaman itu. Akan sangat tepat, jika kita menjadi sosok pribadiyang santun dan empatik. “Kapan saya menginginkannya?” membuat Anda menentukan waktu dan tempatyang tepat. Kita menyebutnya sebagai kontekstual.Pertanyaan ini memungkinkan Anda untuk membuat bukti spesifik apa saja yang akanAnda lihat, dengar, dan rasakan ketika sudah mendapatkan apa yang Anda inginkan.Bukti spesifik tentang bagaimana Anda tahu bahwa Anda sudah memperoleh outcomeAnda tidak hanya memberi tes dari sukses Anda, tapi juga informasi penting tentangpenggalan-penggalan yang harus Anda lakukan sejalan dengan outcome Anda. Contoh: misal outcome Anda adalah “Saya ingin bisa berkomunikasi lancardengan prospek saya.” Cara Anda menguji bahwa Anda sudah seperti itu adalah denganberani menatap mata teman bicara Anda, suara Anda tenang, Anda bicara tepat padasasaran, pemikiran Anda tercurah pada proses memahami pikiran dan perasaan temanbicara Anda, Anda menggunakan bahasa tubuh yang mendukung pembicaraan Anda.
  18. 18. Setiap hal yang muncul selalu berhubungan dengan yang lain. Setiap perubahan yangberkaitan dengan kemampuan, pengalaman, atau perilaku akan berakibat pada aspek-aspek lain dalam rentang hidup kita. Pertanyaan ini bisa membuat hubungan outcomeyang Anda inginkan berjalan selaras dengan keseluruhan kehidupan dan lingkungansekitar Anda. Memahami aspek-aspek lain kehidupan Anda akan lebih bermanfaat dansangat membantu untuk mempertahankan outcome Anda. Atau sebaliknya. Dengan menjawab pertanyaan ini, mungkin Anda akanmenemukan bahwa outcome Anda tidak akan mengubah aspek-aspek lain dalamkehidupan Anda. Akibatnya malah mungkin Anda akan kehilangan kemilaunya.Kini, Anda sudah tahu persisnya apa yang Anda inginkan, bagaimana Anda tahu bahwaAnda sudah menggapainya, kapan persisnya hal itu Anda inginkan terjadi, danmemahami manfaatnya dalam kehidupan Anda. Sekaranglah waktunya Andamemobilisasi diri agar outcome itu menjadi kenyataan. Untuk merealisasikannya, Andamembutuhkan sumber daya. Pertanyaan ini memperjelas tentang sumber daya yangharus dimiliki, baik yang sekarang Anda miliki, sumberdaya fisik, ataupun bantuan dariorang lain.Setelah Anda mengidentifikasikan sumber-sumber daya Anda, langkah selanjutnyaadalah menentukan bagaimana menggunakannya dan kapan persisnya. Beberapasumberdaya bermanfaat untuk saat ini, sedangkan sisanya mungkin untuk kesempatanberikutnya. Bila Anda memutuskan untuk meminta bantuan seseorang sebagaisumberdaya, Anda harus menentukan bagaimana Anda dapat berinteraksi baik denganorang itu sehingga dapat benar-benar membantu Anda. Pertanyaan ini akan membantuAnda mempersiapakn sebuah rencana untuk mempertahankan outcome Anda.
  19. 19. Sering terjadi orang membuat rencana, lalu menunggu hasilnya begitu lama… tanpamelakukan apa pun. Tak diragukan, apa pun outcome Anda, maka apa yang Andalakukan sekarang akan mulai membawa Anda menuju ke outcome Anda. Tujuan daripertanyaan ini adalah untuk merangsang inisiatif serta langkah pertama Anda Well Formed Outcome adalah serangkaian orientasi, sebuah kerangka acuanuntuk melakukan sesuatu, bukan hanya satu set pertanyaan yang harus dilontarkan. Inilebih condong ke cara mengorganisasikan kemungkinan-kemungkinan, dan bukanmengeksploitasi kekurangan. Bukan hanya memperoleh jawaban verbal tapi jugamengarahkan seseorang pada bagian-bagian khusus pengalamannya, membangkitkanperasaan tertentu, dan mempengaruhi bagaimana seseorang menilai dirinya sendiri.Saat Anda berorientasi pada outcome, maka hambatan akan menjadi informasi tentangapa yang seharusnya diubah sehingga Anda atau orang lain mencapai outcomenya. Begitu Anda ahli membiasakan diri menggunakan Well Formed Outcome Frame,pastilah hidup Anda lebih lancar adanya. Maka bukan hal yang mustahil, ketika tujuanhidup, sedemikian lancar adanya, saat menyusun tujuan kita memasukkan unsurkonkrit.Tibalah saatnya, untuk kita pelajari…
  20. 20. Salah satu pemicu minat terbesar saya dalam mempelajari dan menerapkan NLP adalahbahwa ia mengajak kita untuk membentuk setiap tujuan yang kita kehendaki di setiapkonteksnya, berbasiskan pada bukti-bukti indrawi. Ternyata semakin banyak peserta pelatihan yang saya temui di beragamkesempatan, yang ketika berbagi kisah suksesnya pernah melakukan kegiatan mudahini. Memberikan segala detail bukti indrawi terhadap impian mereka. Hanya mungkinbedanya, ada yang sudah membiasakan diri dengan hal ini dan ada yang belum. Danketika seseorang mendapati dirinya berada di sebuah kondisi yang selaras dengantujuannya, entah bagaimana ceritanya, ia berada dalam kondisi yang baginya tidak baru.Seolah-olah ia pernah berada dalam kondisi itu sebelumnya. Beragam pengalaman yangia desain dalam dirinya sebelum itu, kini ia dapati dalam kepingan nyata yangmelingkupi dirinya. Tidak 100% memang, tetapi mirip. Bahkan bagi beberapa orangsangat mirip, hampir mustahil dibedakan antara yang pernah diimpikan dengan yangsekarang dilakukan. Karena itulah, mereka lebih sering mendapatkan tujuan baik yangmereka inginkan. Saya juga mengalaminya. Dengan demikian peluangnya tentu jugaterbuka sama lebarnya buat Anda, bukan? Pasti. Kecuali Anda tetap merasa nyamandengan keadaan Anda yang sekarang, dan berhenti inginkan hidup yang lebih baik. Sambil meneruskan rasa penasaran saya. “Kok bisa terjadi hal itu? Bagaimanamungkin bukti-bukti imajiner indrawi bisa menyelinap masuk dalam kehidupan nyata?Lha kok bisa, semakin rutin melatih diri lebih peka terhadap perubahan bukti-buktiindrawi –sebagai sinyal selaras/tidaknya tindakan dengan tujuan hidup– semakinsering menjumpai kesempatan tak terduga sebagai gerbang pembuka keberhasilan?” Entah, saya juga tidak tahu! Toh, meski tidak saya ketahui alasannya kenapa. Itutidak membuat saya surut untuk terus menuliskan tujuan hidup yang lebih menantang,dengan menempelkan berbagai bukti-bukti indrawi. Bahkan, ketika Anda menikmati e-book ini, beberapa waktu yang lalu saya telah rasakan diri ini dalam kondisi yang sama.Bangun lebih awal di pagi hari, keluar rumah untuk tunaikan kebutuhan pribadi sebagaihamba Allah, lalu pulang dan mengetikkan kalimat-kalimat sederhana ini. Awalnyabukan untuk Anda, tapi untuk pemberdaya pribadi saja. Lalu terpikirkan, ”Jika sayadapatkan manfaat dari menuliskan pengalaman kecil ini, bagaimana jika ada teman di
  21. 21. luar rumah yang juga bisa dapatkan hal yang sama? Jadi, mengapa tidak berbagi tulisanbuat Anda? Ya, tho?” Ketika membagikan 6 strategi elegan melekatkan gagasan ke sesama, dalamformat workshop “Public Speaking Magically”, barulah kemudian saya sadar betapa eratsaran di atas dengan proses melekatnya gagasan di hati dan pikiran manusia, kita. Dibagian konkret, kita bisa temukan lebih jauh penjelasan dari rasa penasaran saya tadi.Jangan terburu-buru untuk ingin tahu. Simpan sebentar rasa penasaran Anda, danbiarkan membesar seiring membaca tulisan ini. Anda akan temukan jawabannya,sebentar lagi.Apa yang membuat sesuatu menjadi ’konkret’? Jika Anda dapat meneliti sesuatu denganindra Anda, berarti itu konkret. Bahasa yang konkret membantu orang, terutama yangbelum berpengalaman, untuk pahami konsep-konsep baru. Saran buat trainer, guru, danpembicara, jika Anda mulai mengajarkan sebuah gagasan di sebuah ruangan yangdipenuhi orang, dan Anda tidak yakin apa yang mereka ketahui, bahasa yang konkretadalah satu-satunya bahasa yang aman. Gagasan konkret lebih mudah diingat. Eksperimen tentang ingatan manusia telahmembuktikan bahwa kita lebih baik dalam mengingat kata benda konkret dan yangmudah dibayangkan. Latihan di bawah ini membantu Anda menguji gagasan ini.Sekelompok kalimat berikut akan meminta Anda mengingat berbagai gagasan. Gunakan5 sampai 10 detik untuk memikirkan masing-masing, jangan cepat-cepat berpindah darigagasan itu. Anda akan melihat bahwa mengingat kembali hal-hal yang berbeda ituterasa beda. 1. Ingatlah ibukota Irian Jaya 2. Ingatlah kelima warna balon dalam lagu ”Balonku Ada Lima” 3. Ingatlah rumah saat Anda menghabiskan sebagian besar masa kecil Anda 4. Ingatlah definisi ’patriotisme’ 5. Ingatlah definisi ’nasi pecel’
  22. 22. Dari kesemua latihan di atas, setiap perintah untuk mengingat di atasmenggunakan kegiatan mental yang berbeda. Saat mengingat ibukota Irian Jaya, iniadalah latihan yang abstrak. Kecuali jika Anda pernah singgah atau tinggal di Papua.Yang berlawanan, ketika Anda berpikir tentang 5 warna balon dalam ’Balonku AdaLima’. Anda mungkin mendengar seseorang menyanyikannya, kata per kata, hinggamudah bagi Anda mengingatnya sambil bernyanyi lagu itu. Ingatan tentang rumah masakecil Anda dapat membangkitkan sejumlah besar ingatan, berbasiskan indrawi. Bau,penglihatan, suara. Anda bahkan mungkin merasakan diri Anda sendiri berlari, keluarmasuk rumah Anda, atau mengingat di mana orang tua Anda biasa membaca koran. Definisi ’patriotisme’ mungkin sedikit lebih sulit untuk dimunculkan. Anda tentusaja memiliki pengertian tentang apa makna ’patriotisme’, tetapi tidak memiliki definisiyang sudah dirumuskan dan mudah diingat seperti Anda mengeluarkan ingatan tentang’nasi pecel’. Saat ingat ’nasi pecel’, dengan segera membangkitkan ingatan rasa-bumbuadonan kacang goreng dicampur dengan bawang putih yang berwarna coklat, ditemaninasi putih punel/empuk, ditaburkan di atas sayuran yang hijau-ranum-dan tentunyamasih segar- semisal kacang pendek, bayam, kembang turi, kecambah, dibarengi lauk-pauk sesuai selera Anda. Dan yang paling khas adalah rempeyek-nya. Bahkan, ada diantara peserta pelatihan kami, ada yang langsung teringat kursi dan meja di manaterakhir kalinya ia menyantap nasi pecel di warung langganannya. Luar biasa! Gagasan yang melekat secara alamiah adalah yang penuh dengan kata konkritdan -seringkali- gambar. Pasti akan lebih mudah ingat, saat semakin banyak indra yangterlibat. Ingatan kita bekerja laksana Velcro. Bagi Anda yang belum tahu apa itunamanya Velcro, datangi penjahit atau toko perlengkapan konveksi, dan bertanyalah disana. Dan Anda akan temukan Velcro. Bagi Anda yang lebih dulu tahu, jika Andaperhatikan kedua sisi dari bahan Velcro, Anda akan lihat bahwa sisi yang satu tertutupdengan ribuan kait yang sangat kecil dan sisi yang lain tertutup ribuan gulungan yangsangat kecil. Saat Anda menekan kedua sisi bersamaan, sejumlah besar kait tertangkapdi dalam gulungan itu, dan itulah yang menyebabkan Velcro menempel. Mirip dengan itu, otak Anda menjadi tuan rumah bagi gulungan-gulungan dalamjumlah yang luar biasa. Semakin banyak kait yang dimiliki oleh sebuah ide, semakinbaik ide itu melekat pada ingatan. Rumah masa kecil Anda dan nasi pecel memiliki kaityang sangat banyak jumlahnya di dalam otak Anda.
  23. 23. Seorang guru yang hebat memiliki keahlian khusus untuk melipatgandakanjumlah kait dalam gagasan tertentu. Kisah nyata berikut ini, diambil dari pengalamanJane Elliot, guru SD di Iowa. Ia merancang sebuah pesan yang sangat kuat –denganmemanfaatkan begitu banyak aspek emosi dan ingatan yang berbeda– sehingga, duapuluh tahun setelahnya, para muridnya masih dapat mengingat dengan jelas.Martin Luther King, Jr dibunuh pada 4 April 1968. Esoknya, Jane Elliot, guru SD di Iowamendapati dirinya berusaha menjelaskan kematian King kepada para muridnya. Kelas 3SD. Di kota kecil Riceville, Iowa, semua penduduknya berkulit putih, para murid kenaldengan King tetapi tidak dapat memahami siapa yang inginkan kematian King, ataumengapa. Elliot berkata, ”Saya tahu sekarang saatnya untuk menangani hal ini secarakonkrit, karena kita telah berbicara tentang diskriminasi sejak hari pertama sekolah.Tetapi, penembakan Martin Luther King, salah seorang yang dipilih menjadi ’PahlawanBulan Ini’ dua bulan sebelumnya, tidak dapat dijelaskan kepada anak-anak kelas tigayang masih kecil di Riceville, Iowa.” Esoknya, ia datang ke sekolah dengan sebuah rencana. Ia bermaksud membuatprasangka itu menjadi jelas bagi para muridnya. Di awal kelas, ia membagi para muridmenjadi dua kelompok. Anak-anak bermata cokelat dan satunya yang bermata biru. Iakemudian membuat pengumuman yang mengejutkan: ”Anak-anak bermata cokelatlebih unggul dari anak-anak bermata biru. Mereka orang-orang yang lebih baik diruangan ini.” Kelompok-kelompok itu lalu dipisahkan: Anak-anak bermata biru dipaksauntuk duduk di belakang kelas. Anak-anak bermata cokelat diberitahu bahwa merekalebih pintar. Mereka diberi waktu tambahan pada jam istirahat. Anak-anak bermata biruharus mengenakan kalung khusus, sehingga semua orang akan mengetahui warna matamereka dari jauh. Kedua kelompok itu tidak diijinkan bergabung pada jam istirahat. Elliot sangat terkejut dengan betapa cepatnya kelas berubah. ”Saya melihat anak-anak itu menjadi anak-anak kelas tiga yang tidak menyenangkan, jahat, dan melakukandiskriminasi… keadaan itu mengerikan,” ujarnya. ”Persahabatan nampaknya hilang
  24. 24. dengan seketika, pada waktu anak-anak bermata cokelat mengejek anak-anak bermatabiru yang sebelumnya adalah teman mereka. Seorang siswa bermata cokelat bertanyakepada Elliot bagaimana ia dapat menjadi guru ‘jika Anda mendapatkan merekabermata biru.’” Pada permulaan kelas keesokan harinya, Elliot berjalan masuk danmengumumkan bahwa ia telah berbuat salah. Sebenarnya anak-anak bermata cokelatyang lebih rendah kedudukannya. Pembalikan nasib ini diterima dengan seketika.Teriakan kegembiraan terdengar nyaring dari anak-anak bermata biru sewaktu merekaberlarian untuk memasangkan kalung mereka pada teman-teman mereka yang bermatacokelat, yang lebih rendah. Di hari ketika mereka berada di kelompok yang lebih rendah kedudukannya,para murid menggambarkan diri mereka sendiri sebagai sedih, buruk, bodoh, dan hina.”Ketika kami di bawah,” kata seorang anak laki-laki, suaranya jadi parau, ”rasanyaseperti segala sesuatu yang buruk sedang menimpa kami.” Ketika mereka di atas, paramurid merasa bergembira, baik, dan pintar. Yang lebih mencengangkan, performa mereka pada tugas-tugas akademisberubah. Salah satu latihan dalam pelajaran membaca adalah satu set kartu bunyibahasa yang harus dibaca secepat mungkin oleh anak-anak itu. Di hari pertama, ketikaanak-anak bermata biru berada di bawah, mereka membutuhkan waktu 5,5 menit. Dihari kedua, ketika mereka berada di atas, mereka memerlukan waktu 2,5 menit.”Mengapa kalian tidak bisa membaca secepat ini kemarin?” tanya Elliot. Seorang anakbermata biru menjawab, ”Kami mengenakan kalung itu…” Seorang yang lain menyela,”Kami tidak bisa berhenti berpikir tentang kalung itu.” Simulasi Elliot membuat prasangka menjadi konkret, bahkan sangat konkret.Simulasi itu juga berdampak tahan lama terhadap kehidupan para muridnya. Studi yangdilakukan sepuluh dan dua puluh tahun kemudian menunjukkan, betapa para muridElliot secara signifikan tidak terlalu berprasangka dibandingkan rekan-rekan merekayang tidak menjalani latihan itu. Para murid masih mengingat simulasi itu dengan sangat jelas. 15 tahunkemudian, mereka mengadakan reuni yang disiarkan serial oleh PBS Frontlinemengungkapkan betapa dalamnya hal itu telah menggerakkan mereka. Ray Hansen,
  25. 25. yang ingat bagaimana pemahamannya berubah dari satu hari ke hari selanjutnya,berkata ”Itu adalah salah satu pengalaman pembelajaran yang paling mendalam yangpernah saya jalani.” Sue Giner Rollan berkata, ”Prasangka harus diselesaikan ketikamasih muda atau hal itu akan menguasai Anda sepanjang usia Anda. Kadang-kadangsaya dapati diri saya (melakukan diskriminasi), menghentikan diri saya sendiri, berpikirkembali ke waktu saya di kelas tiga, dan mengingat bagaimana rasanya direndahkan.” Jane Elliot memasukkan beragam kait ke dalam gagasan tentang prasangka. Iamengubah prasangka menjadi pengalaman. Pikirkan tentang ’kait-kait’ yang terlibat. 1. Penglihatan tentang seorang teman yang mencemooh Anda. 2. Sentuhan sebuah kalung di leher Anda. 3. Perasaan putus asa karena merasa berkedudukan lebih rendah. 4. Kejutan yang Anda rasakan setiap kali Anda memperhatikan warna mata Anda di cermin.Pengalaman ini memasukkan begitu banyak kait ke dalam ingatan para siswa, sehingga,puluhan tahun kemudian, pengalaman itu tidak dapat dilupakan. Baik Anda menjadi guru bagi diri sendiri, atau juga bagi orang lain. Dengan carayang sama, Anda juga bisa berdayakan diri Anda dengan beragam kait (anchor) indrawi.Semakin spesifik kait indrawi Anda, semakin nyata ia membantu Anda lebih berdaya.Dengannya, semoga Anda lebih sering dapati diri Anda dengan lebih mudah dapatkantujuan hidup Anda secara lebih cepat.Selamat membuat tujuan hidup yang lebih multi indrawi!
  26. 26. Sebelum menyelesaikan bab terakhir dari e-book ini, jawablah pertanyaan sederhanaberikut…5+4 = ???Sudah? Gampang, ya! Apa pun yang terkait dengan cita-cita tentu membuat kita tertarik dengannya,‘kan? Terlebih ketika kita temukan prinsip dan pendekatan mutakhir yang lebih efektif.Betapa mudahnya saat ini, kita dapati panduan seperti itu. Tulisan di bawah ini, adalahsalah satu bagian yang makin menyempurnakan petualangan kita dalam mewujudkanharapan baik kita.Mencapai sebuah cita-cita besar, biasanya dilakukan dengan membagi cita-cita yangbesar itu menjadi satuan-satuan target yang lebih kecil, untuk kemudian didistribusikandalam satuan-satuan waktu yang lebih pendek.Cara ini kita lakukan dengan memenuhi 5 prinsip kerja seperti di bawah ini:Kita tidak bisa mencapai semua keinginan kita sekaligus. Maka, cita-cita kita harusdibuat seperti tangga, di mana kita mendakinya secara bertahap. Walaupun pentahapanini tidak boleh dibuat terlalu rigid, tetapi ia tetap diperlukan. Sebab, ketergesa-gesaanbiasanya merupakan pangkal kecerobohan dan kegagalan. Kita pastinya telah mengenali prinsip ini, ”Siapa yang ingin meraih sesuatusebelum waktunya, niscaya ia akan gagal mencapai sesuatu itu.”Prinsip pentahapan harus dilengkapi dengan prinsip prioritas. Karena kita tidakmungkin meraih segala sesuatu sekaligus, maka kita harus membaginya ke dalam
  27. 27. tahapan-tahapan. Namun, untuk menentukan dari mana kita memulainya, apa yang kitadahulukan, dan mengapa kita mendahulukannya, kita harus menerapkan prinsipprioritas. Prinsip ini mengajarkan bahwa sesuatu didahulukan karena hubungannya lebihdekat dengan pencapaian tujuan hidup kita dibandingkan dengan yang lain, dankemampuan kita untuk melakukannya, saat ini, lebih baik dibandingkan dengan yanglain.Prinsip ini mengajarkan bahwa kita tidak boleh membiasakan diri untuk membayarsetiap satu kemajuan yang kita capai dengan mengorbankan aspek-aspek lain dalamhidup kita. Kita harus mempertahankan keseimbangan hidup kita: keseimbangan antaraaspek dunia dan akhirat, keseimbangan antara aspek material dan spiritual,keseimbangan antara aspek pengetahuan dan perbuatan, keseimbangan antara ruh danfisik, keseimbangan antara akal dan hati, keseimbangan antara karir dan keluarga, dankeseimbangan kemajuan personal dan keharmonisan sosial. Setiap sesuatu yang kitakorbankan saat ini akan menuntut bayaran pada masa-masa berikutnya.Prinsip ini mengajarkan bahwa apa yang perlu kita pertahankan dalam mencapai cita-cita adalah kesinambungan kerja. Yakni bahwa kita terus bekerja, bekerja, dan bekerjalagi untuk mencapai cita-cita itu. Kesinambungan kerja akan sangat ditentukan olehkesinambungan tekad dan semangat kita. Prinsip ini percaya bahwa kesuksesan besar adalah gabungan kesuksesan-kesuksesan kecil. Bahwa air yang lembut tetap dapat menembus batu yang keras selamaia terus menetesi batu itu. Bahwa bangunan-bangunan besar tetaplah merupakangabungan dari butir-butir pasir.
  28. 28. Kita juga harus memiliki keyakinan berikut ini. Bahwa terkadang situasi dan kondisi diluar diri kita menghadirkan sebuah momentum untuk melakukan lompatan besardalam hidup kita, dan melampaui tahapan-tahapan yang pernah kita susun sebelumnya.Momentum itu hadir begitu saja, tanpa pernah kita pikirkan sebelumnya dan tanpa kitausahakan dengan sengaja. Jika Anda menemui momentum seperti ini, maka rebutlahmomentum itu. Sebab, keberuntungan lebih menyukai pribadi yang lebih siap. Membicarakan kesiapan, layaknya kita menyiapkan diri untuk menaiki keretaapi atau pesawat terbang. Setelah memesan tiket, tentulah kita harus berada di lokasipemberangkatan. Tapi uniknya, seringkali bahkan sebelum berangkat dan tiba di lokasitujuan pun, kita sudah merasa seolah-olah berada di sana. Keahlian ini hanya dimilikimanusia. Kemampuan mengkondisikan diri selayaknya berada sepenuhnya di sebuahkondisi, terikat penuh pada ruang dan waktu tertentu, meskipun kita tidak dalamkonteks ruang dan waktu yang sesungguhnya, lebih dikenali dengan istilah “Visualisasi”.Kita lebih umum menyebutnya dengan ber-imajinasi, ber-khayal dengan melibatkansarana indrawi yang manusia miliki. Mungkin, Anda bertanya-tanya seputar efektivitas visualisasi guna melejitkanpencapaian tujuan hidup. Tentu saja, visualisasi merupakan suatu metode yang sangatefektif. Tapi ia tidak dapat mendahului akibat dari dampak yang kita ambil terkaitsebuah tujuan. Itulah sebabnya, visualisasi ialah hal terbaik kedua.Tapi… sudahkah Anda pahami dan praktekkan prinsip dasar visualisasi yang benar?Segera temukan jawabannya, berikut ini! “Seberapa sering kita dapati saran betapa manjurnya visualisasi?” “Sehebat itukah visualisasi dalam membantu menciptakan impian kita?”Seorang ilmuwan berujar, bahwa ”Apa pun yang bisa diciptakan manusia hanya melaluidua urutan. Pertama, dengan imajinasinya. Alias, visualisasi. Kedua, dengan eksekusitindakannya.
  29. 29. Sebuah hotel awalnya dibangun dalam ruang imajiner di pikiran sang arsitek,lantas ia desainkan cetak biru rancangan pembangunannya. Dan diselesaikan oleh kerjaberurutan para pekerja konstruksi. Dari imajinasi menuju eksekusi. Seperti itu!” Menggunakan visualisasi dengan melibatkan semua indera akan sangatmembantu kita untuk bisa melakukan sesuatu yang kita yakini pasti bisa kita lakukan.Kita lihat, kita dengar, kita rasakan semua situasi dimana kita menikmati sesuatu yangkita ingin lakukan, maka Insya Allah, dengan keyakinan yang kuat kita akan dapatlakukan seperti yang kita ingin lakukan. Hal ini dalam NLP merupakan bagian dari WellFormed Outcome. Semakin nyata kita membayangkan keberhasilan yang kita inginkan,maka semakin besar kemungkinan mencapai keberhasilan itu. Lantas, apa saja sih penyusun visualisasi yang efektif itu? Sebesar apa pun rasaingin tahu Anda, pastikan Anda langsung menggunakan keefektifan visualisasi untukimpian Anda, segera setelah membaca 4 unsur visualisasi di bawah ini. Semakin seringAnda menggunakannya, tentu semakin terasa manfaatnya. Silakan!Aspek pertama dari visualisasi adalah frekuensi. Frekuensi menunjukkan berapa kaliAnda memvisualisasikan tujuan Anda yang ingin Anda capai, atau kinerja prima yangingin Anda kuasai dalam konteks tertentu. Semakin sering Anda mengulang-ulanggambar mental dari outcome atau performa yang Anda kehendaki, semakin mudah halini akan diterima oleh kesadaran Anda, dan semakin cepat hal ini menjadi realita dalamhidup Anda.Aspek kedua dari visualisasi adalah durasi waktu dari gambaran di pikiran. Ini terkaitseberapa lama Anda mampu mempertahankan film imajiner itu di pikiran Anda, setiapkali Anda memutarnya. Saat Anda merasakan kenyamanan dan rileks, bahkan pastinyaAnda sangat mudah menjaga kondisi mental di mana Anda merasa mampu berkinerjasebaik mungkin selama beberapa detik, bahkan juga beberapa menit. Semakin lamaAnda mampu mempertahankan film imajinatif Anda, semakin dalam ia akan masuk
  30. 30. dalam pikiran bawah sadar Anda, dan akan makin sering ia menjadi realita sesuaiurutan yang Anda imajinasikan.Elemen ketiga adalah kejelasan, kejernihan. Terdapat hubungan selaras antara seberapajelas Anda bisa melihat tujuan yang Anda kehendaki dalam pikiran Anda denganseberapa cepat ia mewujud dalam kenyataan. Kejernihan dari impian Anda secaralangsung menentukan seberapa cepat ia terbukti dalam keseharian Anda. Yang menariknya. Saat Anda mendesain sebuah tujuan baru, gambar atau filmdari impian ini pada mulanya seringkali samar-samar dan buram. Mungkin Anda tidakmemiliki ide bagaimana impian ini akan menjadi seperti apa. Tapi, semakin sering Andamenuliskannya, makin sering Anda secara mental memperhatikannya lagi dan lagi, akansemakin jelas dan jernih impian Anda itu. Hingga di suatu waktu, akan sebening kacakristal. Di saat inilah, impian Anda secara tiba-tiba hadir dalam realita Anda, sesuaiseperti imajinasi Anda.Intensitas adalah elemen keempat. Ini terkait dengan kandungan perasaan yang terikatkuat dengan gambar/film imajiner Anda. Dalam prakteknya, inilah bagian terpentingdan terkuat dari proses visualisasi. Seringkali, saat emosi Anda berada dalam intensitasyang sangat baik dan imajinasi Anda terlihat jelas, impian Anda akan sangat cepatmenjadi kenyataan.Selamat menikmati perjalanan menuju satu per satu pencapaian legenda pribadi kita.
  31. 31. Profil Penyusun    

×