Your SlideShare is downloading. ×
Pres. klaster ind. buah 2008
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pres. klaster ind. buah 2008

948
views

Published on

Pres. klaster ind. buah 2008

Pres. klaster ind. buah 2008

Published in: Education, Technology, Business

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
948
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. ROADMAP KLASTER INDUSTRI PENGOLAHAN BUAH JAWA BARAT PEMERINTAH DAERAH JAWA BARAT DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN AGRO
  • 2.
    • Nama Klaster : Industri Pengolahan Buah
    • Tahun Dimulainya Pengembangan Klaster 2006
    • Lokasi Klaster : Jawa Barat , Lokus : Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan ( Ciayumajakuning )
    Potensi Buah-buahan Jawa Barat Alpukat, belimbing, jeruk, strawbri, manggis, sawo, Nanas, Melon, semangka, Duren, Jambu, Sirsak, Nangka, Pepaya, Pisang, Salak, Markisa, Sukun, Jengkol, Rambutan, Mangga, dll.
  • 3.
    • -
    Data Produksi Buah-buahan di Jawa Barat Tahun 2006
  • 4. Fokus pengembangan industri pengolahan buah : Di Wilayah Ciayumajakuning Industri Pengolahan Buah Mangga Data produksi mangga di Ciayumajakuning 101.240,2 22.446,88 Jumlah 8.674,0 5.316,4 Majalengka 47.414,0 6.186,0 Indramayu 45.152,2 10.944,48 Cirebon Lainnya (ton) Gedong Gincu (ton) Daerah Kabupaten
  • 5. Pemangku Kepentingan ( StakeHolder ) Klaster Industri Pengolahan Buah Jawa Barat
    • Petani Buah (Mangga)
    • Industri Alsin
    • Lembaga Pelatihan
    • Instansi Pemerintah
    • Lembaga Keuangan
    • Perguruan Tinggi
    • Lembaga Penelitian & Informasi
    • Pedagang/Agen/Distributor
    • Asosiasi (APKA & AIKMA)
    • Jasa Transportasi
    • Industri Terkait lainnya
    • Kadin
    • dll.
  • 6. Tata niaga dan Rantai Suplai Buah mangga dan Produk Olahannya di Ciayumajakuning Industri pengolahan Distributor
  • 7. JENIS PENGEMBANGAN USAHA BUAH-BUAHAN Identifikasi Rantai Nilai Buah ( Value Change of Fruits ) Buah-buahan Sorting & Grading Perdagangan buah Segar curah Perdagangan buah Segar kemasan Industri buah proses minimal Industri pengol. buah produkantara Industri pengolahan Buah maksimal Ditingkat petani Penanganan pasca panen Pengepul / Bandar / Distributor / Koperasi / Kelompok Koperasi / Agen / Distributor Industri Pengolahan (kecil / Menengah) Industri Pengolahan (kecil / menengah / besar) Industri pengolahan (kecil / menengah / besar)
  • 8.
    • -
    - TAHAPAN PENGEMBANGAN KLASTER INDUSTRI BUAH DI JAWA BARAT SECARA KOMPREHENSIF Profil Produk Agro Berdaya Saing Membangun Karakter Produk Membangun Karakter Proses Produksi Membangun Sistem Manajemen Produksi Membangun Komunitas Industri Agro Rekomendasi Membangun Perencanaan Partisipasi Evaluasi SINTESA ANALISA Kondisi Industri Kecil Menengah Buah Posisi Makro Ekonomi Daya Saing- Kompetitif Pembangunan Jaringan Kerja & Aplikasi Teknologi Rujukan Kepentingan Stake Holder Agenda Mediasi dan Komunikasi Maju Norma Budaya Daerah Lingkungan Bisnis SWOT Posisi Mikro Ekonomi Komparatif – Nilai Tambah Pembangunan Sarana & Prasarana Pembiayaan Sinergitas Antar Lembaga Pendukung Transparansi & Komitmen GMP HACCP ISO, dll Profil Pelaku Gugur
  • 9.
    • -
    SKEMA PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KLASTER INDUSTRI BUAH Level II : Supporting (Aktif) SOLUSI EVALUASI SINTESA ANALISA APLIKASI PENGETAHUAN INFORMASI DATA OBJEKTIVE Output I : Rujukan Kompetensi Output II : Komentar Justifikasi Benar dan Tidak Output III : Rujukan Konten Output IV : Rujukan Konteks Level V: Pengambil Keputusan Level IV: Penggagas Level III : Korektor Level I : Pengikut (Pasif)
  • 10.
    • -
    SISTEM BABAKAN/KLASTER INDUSTRI BUAH SUB SISTEM LINGKUNGAN USAHA SUB SISTEM PERDAGANGAN SUB SISTEM PEMBIAYAAN SUB SISTEM PRODUKSI SUB SISTEM KELEMBAGAAN DEMAND PASAR BAHAN BAKU & BAHAN PENUNJANG BELANJA & PENDAPATAN TENAGA KERJA, ALAT DAN MESIN SDM, TEKNOLOGI, SARANA PRASARANA, R & D KEAMANAN INVESTASI PRODUK & PROMOSI APLIKASI MANAJEMEN KAPASITAS PRODUKSI KUALITAS (GMP, HACCP, ISO) JENIS PRODUK JARINGAN KERJA
  • 11. Tahapan Pengembangan Klaster Industri Pengolahan Buah di Jawa Barat : 1.    Inisiasi 2.    Koordinasi / konsolidasi 3.    Sosialisasi 4.    Identifikasi 5.    Perumusan 6.    Pelaksanaan/Implementasi 7.    Monitoring dan Evaluasi 8.   Improvisasi / Penyempurnaan 9.   Pemantapan / Pematangan 10. Pengembangan Usaha (teknologi, manajemen, pemasaran, dsb.) Target Tahun 2006 Target tahun 2007 / 2008
  • 12. Telah dilakukan Analisis SWOT Terhadap
    • Sumber Daya Alam (Buah-buahan)
    • Infrastruktur Fisik
    • Kemampuan SDM
    • Sarana Pengembangan SDM
    • Kebijakan Pembangunan Berbasis Lingkungan
    • Bebas Hama
    • Keamanan Lingkungan
    • Regulasi
    • Karakteristik Target Pasar Lokal/Ekspor
    • Kondisi Penawaran
    • Perjanjian kerjasama perdagangan bebas
    • Akses Jaringan Pasar
    • Kejelasan fungsi-fungsi kepemilikan
    • Pajak dan Kaitan dg tanggung jawab lainnya
    • Peraturan-peraturan Pembiayaan
    • Peraturan-peraturan berkaitan dg laporan finansial
    • Kondisi pasar didihubungkan dg resiko modal
    • Reward Sistem
    • Peraturan-peraturan Usaha, Regulasi, dan ketenaga kerjaan
    • Insentif bagi kewirausahaan
    • Struktur persaingan industri
    • Persaingan dan Kemitraan antar industri
    • Pengembangan industri terkait dan pendukung
    • Integrasi jaringan permintaan
    • Formasi klaster/jaringan
  • 13.
    • -
    SKEMA PENGEMBANGAN KLASTER INDUSTRI BUAH JAWA BARAT
  • 14.
    • INDIKATOR KEBERHASILAN TAHAPAN
    • PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI
    • Terbentuknya kelompok / kelembagaan usaha industri pengemasan & pengolahan buah di setiap lokus klaster
    • Terjadi peningkatan kemampuan SDM dalam hal teknologi dan manajemen usaha industri
    • Peningkatan sarana dan prasarana untuk keperluan usaha industri pengolahan buah
    • Peningkatan kualitas, kuantitas, dan keragaman produk olahan buah
    • Peningkatan pemasaran ditingkat lokal, domestik, dan ekspor
    • Terjadi peningkatan penyerapan tenaga kerja di wilayah pengembangan klaster
    • Adanya penambahan industri-industri pengolahan buah di wilayah lokus klaster
    • Adanya peningkatan nilai investasi
  • 15. IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KLASTER INDUSTRI PENGOLAHAN BUAH-BUAHAN
    • Penentuan pelaku / kelompok usaha
    • Pelatihan teknis & praktis
    • Penentuan tempat dan lokasi usaha
    • Instalasi sarana dan prasarana
    • Pendampingan dan bimbingan teknis
    • Koordinasi Promosi & Perencanaan pemasaran
    • Monitoring dan Evaluasi
    • Pengembangan usaha industri
  • 16.
    • LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN
    • PENGOLAHAN BUAH SKALA INDUSTRI
    Persiapan Penelitian Pelaksanaan penelitian Skilling up / Percobaan Pilot Plant Manufacturing Hasilnya sesuai dg yg diharapkan Hasilnya tdk sesuai Dg yg diharapkan Evaluasi
  • 17. IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KLASTER INDUSTRI PENGOLAHAN BUAH JAWA BARAT TAHUN 2007
    • Kegiatan penentuan pelaku/kelompok usaha
    • Perjanjian kerjasama antara pelaku usaha industri pengolahan buah dengan Petani/pemasok buah (mangga)
    • Pelaksanaan diskusi kelompok secara fokus
    • Pelatihan teknis dan praktis
    • Pendampingan dan Bimbingan teknis
    • Kegiatan temu bisnis
  • 18. Kegiatan penentuan Kelompok usaha
    • Dilaksanakan pada Juli 2007
    • Melibatkan para Stakeholder
    • Tempat di Cirebon
    • Terbentuk Kelompok Usaha
    • industri pengolahan buah
    • (daftar terlampir)
    Koordinasi Perjanjian Kerjasama
    • Dilaksanakan pada Juli 2007
    • Melibatkan para Stakeholder
    • Tempat di Kuningan
    • Terbentuk Perjanjian kerjasama
    • (Dokumen terlampir)
  • 19. Pelaksanaan diskusi kelompok fokus
    • Dilaksanakan pada
    • Tgl 14 – 30 Agustus 2007
    • Lokasi : Cirebon, Indramayu,
    • Majalengka, dan
    • Kuningan
    • Pokok Bahasan program
    • kegiatan yg akan
    • dikembangkan
    Pelatihan Teknis & Praktis
    • Dilaksanakan pada
    • Tgl 24 – 26 September 2007
    • Lokasi : Cirebon
    • Materi : Pengolahan juice,
    • sirup, manisan kering/
    • basah, puree, fruit
    • leather, dodol, jam,
    • candy, consentrat,
    • pickle, dll.
    • Peserta : 60 orang
  • 20. Pendampingan & Bimteks
    • Dilaksanakan pada
    • Tgl 20-27 Oktober 2007
    • Lokasi : Tempat pelaku
    • usaha di Cirebon,
    • Indramayu,
    • Majalengka, dan
    • Kuningan
    • Materi : Pananganan Pasca
    • panen dan Teknologi
    • Pengolahan buah
    Kegiatan Temu Bisnis
    • Dilaksanakan pada
    • Bulan November 2007
    • Lokasi : Kuningan
    • Materi : Promosi & perkenalan
    • produk olahan buah
    • hasil para pelaku usaha
    • Melibatkan : APJI, Aprindo,
    • PHRI, Distributor,
    • dsb.
    • Lembaga permodalan :
    • Perbankan, BUMN,dll
  • 21. Kegiatan ekspo/ pameran produk olahan buah
    • Dilaksanakan pada Juli 2007
    • Festifal pangan Jawa Barat
    • Tempat di Bandung
    • Melibatkan para pelaku usaha
    • industri pengolahan buah
    • (Klaster Buah Jawa Barat)
    Kegiatan ekspo/ Pameran produk Olahan Buah
    • Dilaksanakan Desember 2007
    • Pameran produk-produk KUKMI
    • Tempat di bandung Jawa Barat
    • Melibatkan para pelaku usaha
    • industri pengolahan buah
    • (Klaster Buah Jawa Barat)
    Kegiatan pelatihan Peningkatan motivasi Berprestasi (AMT)
    • Dilaksanakan Desember 2007
    • Pelatihan AMT
    • Tempat di Kuningan
    • Melibatkan para pelaku usaha
    • industri pengolahan buah
    • (Klaster Buah Jawa Barat)
  • 22. KESIMPULAN KEGIATAN KLASTER 2007
    • Berdasarkan identifikasi, inventarisasi, dan analisis SWOT bahwa pengembangan klaster industri pengolahan buah di Ciayumajakuning sangat layak untuk dikembangkan secara intensif, secara rinci dapat ditarik kesimpulan sebagai barikut:
    • Telah terbentuk kelompok-kelompok usaha industri pengolahan buah
    • Terjadi peningkatan keahlian para pelaku usaha pengolahan buah melalui bimbingan teknis
    • Peminatan dan motivasi mengembangkan usaha pengolahan buah semakin meningkat
    • Terjadi peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk
    • Terbentuk jaringan kerjasama antar pelaku usaha dengan pemasok dan distributor
    • Terjadi peningkatan kapasitas dan perluasan pemasaran
    • Para pemangku kepentingan ( Stakeholder ) memberikan dukungan yang baik terhadap pengembangan klaster industri pengolahan buah.
  • 23. REKOMENDASI :
    • Manfaatkan dan optimalkan potensi yang ada dilingkungan Ciayumajakuning
    • Tingkatkan secara terus menerus kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk olahan buah untuk meningkatkan daya saing
    • Peningkatan pengembangan sarana untuk peningkatan kemampuan SDM
    • Deregulasi peraturan yang sudah ada
    • Optimalisasi jaringan kemitraan
    • Peningkatan prasarana pendidikan/pelatihan untuk peningkatan kemampuan SDM
    • Kerjasama multilateral/bilateral untuk mendukung daya saing pelaku usaha
    • Pemanfaatan jaringan kemitraan dan program insentif
  • 24. PROGRAM KLASTER INDUSTRI PENGOLAHAN BUAH 2009
    • Peningkatan kualitas dan penganekaragaman (diversifikasi) produk olahan buah, melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan bimbingan teknis dilokasi usaha dan secara kolektif/ workshop
    • Peningkatan kapasitas produksi setiap unit usaha industri buah, kegiatan pelatihan, pendampingan, dan bimbingan teknis dilokasi usaha dan secara kolektif, serta bantuan/pemanduan akses investasi ke lembaga keuangan
    • Peningkatan jumlah unit usaha industri pengolahan buah, melalui kegiatan loka karya ( workshop ), focus group discusion (FGD), pelatihan, pendampingan, dan bimbingan teknis.
    • Perluasan pemasaran produk olahan buah (antar polau/ekspor), melalui kegiatan temu bisnis, pameran/expo, lelang, membuka jaringan distribusi, kerjasama, buka multi media ( website ), dsb.
    • Peningkatan kemampuan manajemen usaha industri, melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, bimbingan teknis, magang, dan studi banding
  • 25. RENCANA KEGIATAN KLASTER INDUSTRI PENGOLAHAN BUAH 2009
    • Pelatihan (Trainning)
    • Pendampingan produksi dan usaha dilokasi
    • Bimbingan teknis dilokasi dan workshop
    • Pemanduan akses investasi ke lembaga keuangan
    • Diskusi kelompok terfokus (FGD)
    • Loka karya ( Workshop )
    • Temu bisnis
    • Pameran/expo dan lelang
    • Membuka jaringan distribusi dan kerjasama
    • Membuka multi media ( website ), dsb.
    • Magang dan studi banding
  • 26. Terimakasih Atas Perhatiannya