• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
03 Pepera
 

03 Pepera

on

  • 9,476 views

Penentuan Pendapat Rakyat Irian Barat akhirnya diselenggarakan setelah amanat TRIKORA dikumandangkan oleh Bung Karno di Yogyakarta

Penentuan Pendapat Rakyat Irian Barat akhirnya diselenggarakan setelah amanat TRIKORA dikumandangkan oleh Bung Karno di Yogyakarta

Statistics

Views

Total Views
9,476
Views on SlideShare
9,473
Embed Views
3

Actions

Likes
0
Downloads
92
Comments
0

1 Embed 3

http://www.slideshare.net 3

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    03 Pepera 03 Pepera Presentation Transcript

    • PS SEJARAH IX Perjuangan Bangsa Indonesia Merebut Irian Barat
    • Perjuangan Bangsa Indonesia Merebut Irian Barat 3 JALUR Persetujuan New York PEPERA Pendekatan Diplomasi Perjuangan Konfrontasi Perjuangan Melalui TRIKORA Konfrontasi Politik Konfrontasi Ekonomi Fase infiltrasi Fase Eksploitasi Fase Konsolidasi
    • Pendekatan Diplomasi Dalam menghadapi masalah Irian Barat tersebut Indonesia mula-mula melakukan upaya damai, yakni melalui diplomasi bilateral dalam lingkungan ikatan Uni Indonesia-Belanda . Akan tetapi usaha-usaha melalui meja perundingan secara bilateral ini selalu mengalami kegagalan maka sejak tahun 1953 perjuangan pembebasan Irian Barat mulai dilakukan di forum- forum internasional , terutama PBB dan forum-forum solidaritas Asia-Afrika seperti Konferensi Asia-Afrika. Karena upaya-upaya diplomasi tidak mencapai hasil maka pemerintah mengambil sikap yang lebih keras yakni membatalkan Uni Indonesia-Belanda dan diikuti pembatalan secara sepihak persetujuan KMB oleh Indonesia pada tahun 1956 . Dengan Partai-partai politik dan semua golongan perjuangan merebut Irian Barat diresmikan pemerintah pada tanggal 23 September 1956 . Ditetapkanlah Soa-Siu di Tidore sebagai ibu kota provinsi Irian Barat dan Zainal Abidin Syah sebagai Gubernur. 3 JALUR (1)
    • Perjuangan Konfrontasi Konfrontasi Politik Konfrontasi Ekonomi Pada tanggal 17 Agustus 1960 Republik Indonesia secara resmi memutuskan hubungan diplomatik dengan Pemerintah Kerajaan Belanda. Melihat hubungan yang tegang antara Indonesia dengan Belanda ini maka dalam Sidang Umum PBB tahun 1961 kembali masalah ini diperdebatkan. Konfrontasi Ekonomi dilakukan dengan pengambilalihan Perusahaan-perusahaan milik Belanda pada bulan Desember 1957 antara lain Nederlandsche Handel Maatschappij N.V. (sekarang menjadi Bank Dagang Negara), bank Escompto di Jakarta serta Perusahaan Philips dan KLM . 3 JALUR (2)
    • Perjuangan Melalui TRIKORA Fase Eksploitasi Fase Konsolidasi Fase infiltrasi 1962 Memasukkan 10 kompi ke sekitar sasaran-sasaran tertentu untuk menciptakan daerah bebas de facto. Kesatuan-kesatuan ini harus dapat mengembangkan penguasaan wilayah dengan membawa serta rakyat Irian Barat dalam perjuangan fisi untk membebaskan wilayah tersebut. 1963 Mengadakan serangan terbuka terhadap induk militer lawan, menduduki semua pos pertahanan musuh yang penting. 1964 Menegakkan kekuasaan Republik Indonesia secara mutlak di seluruh Irian Barat. 3 JALUR (3)
    • Persetujuan New York Operasi-operasi yang dilakukan Pasukan Komando Mandala terbukti berhasil menguasai Teminabuan . Sementara itu Pemerintah Kerajaan Belanda mendapat tekanan dari pihak Amerika Serikat untuk berunding agar tidak menyeret Uni Soviet dan Ameriksa Serikat ke dalam konfrontasi. 14 Agustus 1962 RI melakukan operasi besar-besaran yang terkenal sebagai operasi Jayawijaya . Tanggal penyerbuan ini ditetapkan sebagai ”Hari H” atau “Hari Penyerbuan.” 15 Agustus 1962 ditandatangani suatu perjanjian antara Indonesia dengan Pemerintah Belanda di New York, bertempat di Markas Besar PBB. Perjanjian ini terkenal dengan Perjanjian New York .
    • 1. Pemerintah Belanda akan menyerahkan Irian Barat kepada Penguasa Pelaksana Sementara PBB ( UNTEA = United Nations Temporary Executive Authority) pada tanggal 1 Oktober 1962 . 2. Pada tanggal 1 Oktober 1962 bendera PBB akan berkibar di Irian Barat berdampingan dengan bendera Belanda, yang selanjutnya akan diturunkan pada tanggal 31 Desember untuk digantikan oleh bendera Indonesia mendampingi bendera PBB. 3. Pemerintah UNTEA berakhir pada tanggal 1 Mei 1963 , pemerintahan selanjutnya diserahkan kepada pihak Indonesia. 4. Pemulangan orang-orang sipil dan militer Belanda harus sudah selesai pada tanggal 1 Mei 1963 . 5. Pada tahun 1969 rakyat Irian Barat diberi kesempatan untuk menyatakan pendapatnya tetap dalam wilayah RI atau memisahkan diri dari RI melalui Penentuan Pendapat Rakyat ( Pepera ). ISI PERJANJIAN NEW YORK
    • PEPERA Sebagai bagian dari Persetujuan New York bahwa “Penentuan Pendapat Rakyat” ( Ascertainment of the wishes of the people ) di Irian Barat yang dilaksanakan sebelum akhir tahun 1969 harus dihormati kedua belah pihak. Hasil Pepera adalah bahwa rakyat Irian Barat tetap menghendaki sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia . Hasil tersebut dibawa ke New York oleh utusan Sekjen PBB Ortizs Sanz untuk dilaporkan dalam Sidang Umum PBB ke- 24 pada bulan November 1969 . Hubungan RI-Belanda akrab lagi dan banyak sekali bantuan dari Belanda kepada Indonesia baik melalui IGGI (Inter Governmental Group for Indonesia) atau di luarnya. 19 November 1969 Sidang Umum PBB menyetujui hasil-hasil Pepera tersebut sehingga Irian Barat tetap merupakan bagian dari wilayah Republik Indonesia.
    • Quis (1): 1. Jelaskan perbedaan penafsiran tentang Irian Barat hasil Konferensi Meja Bundar ! 2. Siapakah Gubernur Irian Barat yang ditetapkan pada tanggal 23 September 1956 ? 3. Jelaskan bagaimanakah perjuangan yang dilakukan Indonesia melalui atau dengan jalan konfrontasi politik dan ekonomi ! 4. Di manakah TRIKORA dikeluarkan dan apa isinya ! Pihak Indonesia menafsirkan bahwa Belanda akan menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia Pihak Belanda menafsirkan hanya merundingkan saja (bukan menyerahkan) Zainal Abidin Syah Konfrontasi politik, pemutusan hubungan diplomatik Konfrontasi ekonomi, pengambilalihan aset Belanda berupa bangunan Di Yogyakarta, isi: (1) gagalkan pembentukan “Negara Papua”, (2) kibarkan Sang Merah Putih, (3) bersiap untuk mobilisasi umum.
    • 6. Apa pesan terakhir sebelum Komodor Yos Sudarso gugur ? 7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Fase infiltrasi dari Komando Mandala ? 8. Kapan ditanda tangani Persetujuan New York ? 9. Pada tahun berapakah dilaksanakan Penentuan Pendapat Rakyat di Papua ? 10. Bagaimanakah hasil PEPERA ? Quis (2): 5. Apakah tugas pokok Komando Mandala, dan siapakah panglimanya ? Mengembangkan operasi-operasi militer dengan, tujuan pengembangan wilayah Irian Barat ke dalam kekuasaan negara Republik Indonesia. “ Kobarkan semangat pertempuran” Memasukkan 10 kompi ke sekitar sasaran-sasaran tertentu untuk menciptakan daerah bebas de facto 15 Agustus 1962 1969 Irian Barat tetap menghendaki sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia.
    • SUMBER BELAJAR Buku : IPS Untuk SMP/MTs Kelas IX Oleh : Sutarto, Sunardi, Nanang Herjunanto, Penny Rahmawaty, Bambang Tri Purwanto. Penerbit : Pusat Perbukuan Depdiknas – Jakarta. (BSE) Free Download : http://www.bse.depdiknas.go.id