Ekonomi mikro dan makro

24,189 views
23,771 views

Published on

1 Comment
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
24,189
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
78
Actions
Shares
0
Downloads
461
Comments
1
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ekonomi mikro dan makro

  1. 1. EKONOMI MIKRO DAN MAKRO
  2. 2. Untuk membedakan ekonomi mikrodan Makro ada 3 hal Konsep harga maksud dalam mikro yaitu harga sebuah komoditas/barang, misal: harga beras yg dibentuk oleh kekuatan permintaan dan penawaran pasar. Kalau dalam makro yaitu harga keseluruhan barang /komoditas pada masyarakat Analisis kajian , dalam mikro membahas perilaku pelaku ekonomi secara individu, seperti prilaku konsumen, prilaku produsen dan pasar. Jika dalam ekonomi makro membahas kegiatan ekonomi masyarakat, negara, dan sektor luar negeri Tujuan Analisis , dalam mikro lebih menekankan pada bagaimana perilaku seorang konsumen maupun produsen dalam menggunakan dana yang ada untuk mencapai hasil yang maksimal. Jika dalam ekonomi makro lebih menekankan pada pengaruh variabel ekonomi secara agregat ( menyeluruh terhadap pendapatan nasional misal: pengaruh perubahan pola konsumsi masyarakat, investai Nasional dan kegiatan ekonomi luar negeri terhadap pendapatan nasional
  3. 3. Perbedaan Ekonomi Mikro dan MakroMateri Pembahasan Mikro Makro1. Jumlah pelaku ekonomi Satu Pelaku ekonomi Seluruh pelaku ekonomi2. Wilayah (ruang lingkup) Pada diri pelaku ekonomi Masyarakat, negara,organis3. Pokok bahasan/kajian (individual) asi/komunitas ekonomi Pada : Pada : a. Konsumen a. Masyarakat Mengoptimalkan Meningkatkan kepuasan dalam kesejahteraan memenuhi kebutuhan masyarakat b. Produsen b. Nagara Memaksimalkan Meningkatkan keuntungan dan kesejaheteraan warga meminimalkan biaya melalui kebijakan produksi ekonomi pemerintah c. Organisasi / komunitas ekonomi Meningkatkan kesejahteraan dari negara-negara anggotanya melalui kebijakan ekonomi bersama
  4. 4. Materi Pembahasan Mikro Makro4. Teori – teori yang di Eori Kepuasan Teori tentang inflasi , pakai Konsumen), Teori Biaya Moneter, Perdagangan Internasional, dan lain- lain
  5. 5. Masalah - masalah yang dihadapioleh pemerintah1. Kemiskinan hasil BPS tahun 2003 mencatat 40 Juta penduduk pada garis kemiskinan antara lain : a. kemiskinan absolut yaitu berintikan pada rendahnya tingkat pendapatan yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan secara layak b. kemiskinan relatif yaitu walaupun pendapatan sudah mencapai tingkat kebutuhan dasar minimum tetapi kalau masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan keadaan masyarakat sekitarnya2. Keterbelakangan artinya ketertinggalan dalam berbagai bidang, maksudnya lambatnya kemajuan yang dicapai oleh seseorang atau negara3. Pengangguran karena rendahnya investasi di Indonesia, kualitas tenaga kerjadianggap kurang bermutu jika dibandingkan dengan negara lain4. Kekurangan Modal karena sedikitnya tabungan masyarakat yang diakibatkan oleh rendahnya pendapatan, rendahnya investasi
  6. 6. Menurut Adelman dan Cyntia Tatt Moris ada 8 halpenyebab tidak meratanya distribusi pendapatana. Pertambahan penduduk yang tinggi sehingga pendapatan per kapita menurunb. Adanya inflasi sehingga penadapatan masyarakat menurunc. Tidak meratanya pelaksanaan pembangunan antar daerahd. Kebijakan investasi yang padat modal ( capital intensive)e. Rendahnya stabilitas sosialf. Pelaksanaan kebijakan industri substitusi impor yang mengakibatkan kenaikan harga-harga barang hasil industri untuk melindungi usaha2 golongan kapitalisg. Memburuknya nilai tukar bagi Negara Sedang Berkembang
  7. 7. Kebijakan 8 jalur pemerataanpembangunan Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan Pemerataan pembagian pendapatan Pemerataan kesempatan kerja Pemerataan kesempatan berusaha Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan Pemerataan penyebab pembangunan keseluruh wilayah Indonesia Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan
  8. 8. Kebijakan Pemerintah dalam BidangEkonomi menurut Adam Smith Pemerintah tidak perlu campur tangan dalam kebijakan ekonomi kecuali dalam masalah administrasi saja. Dia berpendapat “bahwa perekonomian negara akan selalu berada dalam keseimbangan karena bekerjanya mekanisme pasar”
  9. 9. Menurut John KeynesPemerintah harus campurtangan dalam masalahekonomi dengan melakukaninvestasi.
  10. 10. Contoh kebijakan Pemerintahyang di Bahas dalam ekonomiMikro Penetapan Harga Minimum ( floor Price) yaitu harga dasar yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk melindungi produsen, misalnya penetapan harga dasar gabah yang dijual petani Penetapan harga Maksimum yaitu dilakukan untuk melindungi konsumen, misalnya penetapan maksimum untuk bahan bakar minyak, pupuk, obat-obatan
  11. 11. Contoh kebijakan Pemerintahyang dibahas dalam EkonomiMakro Kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, yang termasuk kebijakan fiskal antara lain kebijakan anggaran pemerintah, pengeluaran pemerintah yang dapat berpengaruh terhadap pendapatan nasional Kebijakan Moneter antara lain :a. Penetapan tingkat Bunga Bankb. Politik Pasar terbukac. Penambahan Jumlah Uang yang beredard. Pengaturan Pemberian Kredite. Penetapan Cadangan Minimal Bank Swasta
  12. 12. Contoh Kebijakan Pemerintah yang dibahasdalam Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro  Penetapan Pajak a.Dalam mikro umumnya dikaitkan dengan naiknya biaya produksi sehingga kurva penawaran bergeser ke kiri atas. b. Dalam makro umumnya dikaitkan dengan menurunnya disposible income sehingga mengurangi daya beli masyarakat, akibatnya tingkat konsumsi masyarakat menurun  Pemberian Subsidi a. Dalam mikro ditekankan pada dampak subsidi tersebut terhadap pergeseran kurva permintaan, akibatnya keseimbangan harga turun dan output keseimbangan naik b. Dalam makro dikenal dengan istilah pembayaran transfer. Dampaknya meningkatkan kegiatan produksi dan menambah pendapatan Nasional

×