belajar berbasis aneka sumber

10,832 views
10,582 views

Published on

strategi belajar diartikan sebagai tingkah laku dan pemikiran yang dilakukan oleh siswa yang bertujuan untuk mempengaruhi hasil dari sebuah proses.

Published in: Business, Education
2 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
10,832
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
41
Actions
Shares
0
Downloads
575
Comments
2
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

belajar berbasis aneka sumber

  1. 1. Oleh: Bambang Suratno M. Nur Huda Kartini Rinawati Harini Indah Tusmiati STRATEGI BELAJAR DENGAN ANEKA SUMBER
  2. 2. STRATEGI BELAJAR <ul><li>Weinstein & Major mendefinisikan strategi belajar sebagai tingkah laku dan pemikiran yang dilakukan oleh siswa yang bertujuan untuk mempengaruhi hasil dari sebuah proses . </li></ul><ul><li>Chamot mendefinisikan strategi belajar sebagai pikiran dan tindakan sadar yang dilakukan oleh siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. </li></ul>
  3. 3. SUMBER BELAJAR <ul><li>AECT , Sumber Belajar meliputi semua sumber yang dapat digunakan oleh pelajar baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan, biasanya dalam situasi informasi, untuk memberikan fasilitas belajar. Sumber itu meliputi pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan tata tempat </li></ul>
  4. 4. Jenis-jenis Sumber Belajar <ul><li>Sumber Belajar yang sengaja direncanakan ( by design) </li></ul><ul><li>Sumber Belajar karena dimanfaatkan/Sumber Belajar yang tidak direncanakan. </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Pesan yaitu informasi yang harus diteruskan oleh komponen lain. Contoh: ide, fakta, ajaran, nilai data, dan lain-lain. </li></ul>Penggolongan Sumber Belajar <ul><li>Orang yaitu orang yang bertindak sebagai penyimpan dan penyalur informasi. Contoh: guru, pustakawan, tenaga ahli, petugas </li></ul><ul><li>laborat, dosen, widyaiswara, instruktur pelatihan, dan lain- lain. </li></ul><ul><li>Bahan yaitu perangkat lunak yang mengandung pesan (penyajian dengan perangkat keras). Contoh: buku teks, modul, transparansi, program video, </li></ul><ul><li>program multimedia pembelajaran, film, kaset, dan lain- lain. </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Alat yaitu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan pesan </li></ul><ul><li> Contoh: kaset recorder, VCD player, OHP, TV, kamera, komputer, dan lain-lain. </li></ul><ul><li>Lingkungan yaitu situasi/suasana sekitar dimana pesan disampaikan (lingkungan sosial, alam, budaya). Contoh: gedung sekolah, pasar, kebun, bengkel, banjir, gempa bumi, gunung meletus, dan lain-lain. </li></ul>
  7. 7. TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN SUMBER BELAJAR <ul><li>Sumber belajar pra-guru. </li></ul><ul><li>Lahirnya guru sebagai sumber belajar utama. </li></ul><ul><li>Sumber belajar bentuk cetak. </li></ul><ul><li>Sumber belajar produk teknologi komunikasi. </li></ul>
  8. 8. HAL-HAL YANG HARUS DIOERHATIKAN KETIKA MEMILIH SUMBER BELAJAR <ul><li>Bersifat ekonomis dan praktis (kesesuaian antara hasil dan biaya). </li></ul><ul><li>Praktis dan sederhana artinya mudah dalam pengaturannya. </li></ul><ul><li>Fleksibel dan luwes, maksudnya tidak kaku dalam perencanaan sekaligus pelaksanaannya. </li></ul><ul><li>Sumber sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan waktu yang tersedia. </li></ul><ul><li>Sumber sesuai dengan taraf berpikir dan kemampuan siswa. </li></ul><ul><li>Guru memiliki kemampuan dan terampil dalam pengelolaannya. </li></ul>
  9. 9. MANFAAT <ul><li>Selama pengumpulan informasi, terjadi kegiatan berpikir yang kemudian akan menimbulkan pemahaman yang mendalam dalam belajar (McFarlane, 1992) </li></ul><ul><li>Mendorong terjadinya pemusatan perhatian terhadap topik sehingga membuat peserta didik menggali lebih banyak informasi dan menghasilkan hasil belajar yang lebih bermutu (Kulthan, 1993) </li></ul><ul><li>Meningkatkan ketrampilan berpikir seperti ketrampilan memecahkan persoalan. </li></ul>
  10. 10. JENIS-JENIS <ul><li>Media yang tidak diproyeksikan </li></ul>MEDIA PEMBELAJARAN (buku teks, modul, dan lain-lain) <ul><li>Media yang diproyeksikan </li></ul>(transparansi, slide, TV, dan lain-lain) <ul><li>Media audio </li></ul>(radio, kaset recorder, dan lain-lain) <ul><li>Media visual </li></ul>(foto, grafis, bagan, dan lain-lain) <ul><li>Media berbasis komputer </li></ul>(multimedia pembelajaran interaktif) <ul><li>Multi media kit </li></ul>
  11. 11. PRINSIP DASAR PEMILIHAN MEDIA <ul><li>Setiap media memiliki lebihan dan kelemahan </li></ul><ul><li>Pilihlah media yang memang sangat diperlukan </li></ul><ul><li>Penggunaan media harus dapat mempelakukan siswa secara aktif </li></ul><ul><li>Sebelum media digunakan harus direncanakan secara matang dalam penyusunan rencana pelajaran </li></ul><ul><li>Hindari penggunaan media yang hanya dimaksudkan sebagai selingan atau sekedar pengisi waktu kosong </li></ul><ul><li>Harus senantiasa dilakukan persiapan yang cukup sebelum penggunaan media </li></ul>
  12. 12. NILAI-NILAI PRAKTIS MEDIA <ul><li>Membuat konsep yang abstrak menjadi konkrit </li></ul>DALAM PEMBELAJARAN <ul><li>Dapat melampaui batas indra, ruang dan waktu </li></ul><ul><li>Dapat diamati secara seragam atau bersama </li></ul><ul><li>Memberi kesempatan pengguna untuk mengontrol dirinya kecepatan atau kelambatan dalam belajarnya </li></ul><ul><li>Membangkitkan keingintahuan dan motivasi belajar </li></ul><ul><li>Dapat memberikan pengalaman belajar dari yang abstrak hingga yang konkrit </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan </li></ul>MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN <ul><li>Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik </li></ul><ul><li>Pembelajaran lebih interaktif dan lebih hidup </li></ul><ul><li>Efisien waktu dan tenaga dalam pembelajaran </li></ul><ul><li>Dapat meningkatkan hasil belajar </li></ul><ul><li>Pembelajaran berbantuan media siswa dapat belajar secara luas </li></ul><ul><li>Media dapat menumbuhkan sikap terhadap materi yang dipelajari </li></ul><ul><li>Mengurangi kesibukan guru sehingga lebih produktif </li></ul>
  14. 14. KRITERIA PEMILIHAN <ul><li>Tujuan Pembelajaran </li></ul>MEDIA PEMBELAJARAN <ul><li>Sasaran pengguna </li></ul>(kawasan kognitif, afektif, psikomotor) (karakteristiknya, jumlah pengguna, latar belakangnya si pengguna) <ul><li>Biaya </li></ul>(terlalu mahal atau terlalu murah untuk disesuaikan dengan tujuan yang diharapkan) <ul><li>Ketersediaan </li></ul>(sudah tersedia atau belum, buat sendiri atau harus beli) <ul><li>Kemampuan media </li></ul>(untuk belajar individual, kelompok kecil, kelompok besar atau massa)
  15. 15. <ul><li>Sederhana Kompleks </li></ul>PRINSIP PEMBELAJARAN <ul><li>Konkrit Abstrak </li></ul><ul><li>Pengulangan </li></ul><ul><li>Respon yang menyenangkan </li></ul><ul><li>Individualisasi </li></ul><ul><li>Informasikan kemajuan </li></ul><ul><li>Langkah kecil untuk tujuan besar </li></ul>
  16. 16. PERTIMBANGAN DALAM <ul><li>Pilih jenis materi yang diperlukan: (apakah video, animasi, teks, dan lain-lain) </li></ul>PEMBUATAN MEDIA <ul><li>Keterkaitan isi materi dengan tujuan & aktivitas pembelajaran </li></ul><ul><li>Materi tidak ketinggalan jaman </li></ul><ul><li>Materi cukup lengkap, jelas & mudah dipahami oleh siswa </li></ul><ul><li>Hal-hal yang berkaitan dengan hak cipta </li></ul>
  17. 17. PEMBUATAN MEDIA AKAN LEBIH MENARIK <ul><li>Visible (mudah dilihat) </li></ul>APABILA MEMILIKI SYARAT: <ul><li>Interesting (menarik) </li></ul><ul><li>Simple (sederhana) </li></ul><ul><li>Useful (bermanfaat) </li></ul><ul><li>Accurate (benar) </li></ul><ul><li>Legitimate (sah, masuk akal) </li></ul><ul><li>Structure (terstruktur) </li></ul>
  18. 18. GAYA BELAJAR <ul><li>Auditorial: </li></ul>Kalau belum mendengar kata-kata, belum dapat memahami pesan dengan baik <ul><li>Visual: </li></ul>Kalau belum melihat belum dapat memahami pesan dengan baik <ul><li>Kinestetik: </li></ul>Kalau belum melakukan belum mengerti dengan baik (Jeannett Vos, 2001)
  19. 19. PENGETAHUAN DIPEROLEH MELALUI: <ul><li>Melihat 75% </li></ul>(People, 1988) <ul><li>Mendengar 13% </li></ul><ul><li>Merasa, </li></ul><ul><li>Mencium, & 12% </li></ul><ul><li>Meraba </li></ul>
  20. 20. PENGETAHUAN DIPEROLEH MELALUI: <ul><li>Verbal (kata-kata) 75% </li></ul>(People, 1988) <ul><li>Visual (gambar) 13% </li></ul><ul><li>Verbal + Visual 12% </li></ul>
  21. 21. Anak belajar dari kehidupannya, jika anak dibesarkan dengan: <ul><li>Celaan Memaki </li></ul><ul><li>Permusuhan Berkelahi </li></ul><ul><li>Rasa iba Menyesali diri </li></ul><ul><li>Olok-olok Rendah diri </li></ul><ul><li>Iri hati Kedengkian </li></ul><ul><li>Dipermalukan Merasa bersalah </li></ul><ul><li>Dorongan Percaya diri </li></ul><ul><li>Toleransi Menahan diri </li></ul><ul><li>Pujian Menghargai </li></ul><ul><li>Penerimaan Menyenangi diri </li></ul><ul><li>Dukungan Mengenali tujuan </li></ul>
  22. 22. <ul><li>Pengakuan Mencintai </li></ul><ul><li>Rasa berbagi Kedermawanan </li></ul><ul><li>Rasa aman Menaruh kepercayaan </li></ul><ul><li>Persahabatan Cinta dalam kehidupan </li></ul><ul><li>Ketentraman Berdamai dengan pikiran </li></ul><ul><li>Kejujuran dan Kebenaran dan keadilan </li></ul>keterbukaan
  23. 23. YANG PERLU DIPERHATIKAN DLM MENYAMPAIKAN Visual/Gambar: Memiliki banyak Tafsiran yang berbeda- beda PESAN LEWAT GAMBAR “ ISTRIKU dan MERTUAKU ”
  24. 24. BENTUK PENYAMPAIAN PESAN LEWAT VISUAL BAYANGAN GRAFIS KONSEP GRAFIS ABSTRAK SIMBOL GRAFIS FOTO (LIVE) ILUSTRASI SIMBOL PIKTORIAL URAIAN LABEL KELEMBUTAN KAUM HAWA WANITA SIMBOL VERBAL
  25. 25. PROSES PENGEMBANGAN MEDIA Analisis Kebutuhan Perumusan Tujuan Mengembangkan materi Perumusan alat pengukur keberhasilan Penulisan naskah Pelaksanaan produksi Evaluasi / Uji coba tidak tidak Siap pakai Ya Revisi
  26. 26. TIPS UNTUK MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN YANG BAIK <ul><li>Harus menguasai bidang yang akan diajarkan </li></ul><ul><li>Harus menguasai media pembelajaran </li></ul><ul><li>Mampu menterjemahkan materi pelajaran ke dalam bentuk (teks, audio dan visual) </li></ul><ul><li>Terbuka dalam menerima masukan-masukan </li></ul><ul><li>Mau melihat hasil karya orang lain dan menggali sumber lain guna peningkatan diri </li></ul><ul><li>Mau dikritik untuk perbaikan berikutnya </li></ul>
  27. 27. Terimakasih ....

×