Your SlideShare is downloading. ×
Fhylum annelida
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Fhylum annelida

4,466
views

Published on


1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
4,466
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
283
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. TUGAS BIOLOGI DISUSUN OLEH : MARTA AGUSTINA
  • 2. PHYLUM ANNELIDA
  • 3. Annelida berasal dari kata annulus yang berarti cincin.Annelida termasuk hewan yang memiliki lapisan tubuh triploblastik selomata.Selomata artinya sudah terdapat selom sejati, sistem peredaran darahnya berupasistem sirkulasi terbuka, memiliki sistem saraf tangga tali. Tubuh hewan ini memilikisegmen dan setiap segmen disebut metameri. Memiliki sistem saraf, pencernaan,reproduksi serta memiliki sistem ekskresi.Ukuran dan bentuk tubuhAnnelida memiliki panjang tubuh sekitar 1 mm hingga 3 m. Contoh annelida yangpanjangnya 3 m adalah cacing tanah Australia. Bentuk tubuhnya yang beruas-ruasdan memanjang.
  • 4. Struktur dan fungsi tubuhAntara satu segmen dengan segmen lainya terdapatsekat yang disebut septa.Pembuluh darah, sistemekskresi, dan sistem saraf di antara satu segmen dengansegmen lainnya saling berhubungan menembus septa.Rongga tubuh Annelida berisi cairan yang berperandalam pergerakkan annelida dan sekaligus melibatkankontraksi otot.Ototnya terdiri dari otot melingkar (sirkuler) dan ototmemanjang (longitudinal).
  • 5. Sistem pencernaan annelida sudah lengkap, terdiridari mulut, faring, esofagus (kerongkongan), usus, dan anus.
  • 6. Sistem saraf annelida adalah sistem saraf tangga tali. Ganglia otak terletak di depan faring pada anterior.
  • 7. Ekskresi dilakukan oleh organ ekskresi yangterdiri dari nefridia, nefrostom, dan nefrotor. Terdapat sepasang organ ekskresi tiap segmen tubuhnya.• Nefridia ( tunggal – nefridium ) merupakan organ ekskresi yang terdiri dari saluran.• Nefrostom merupakan corong bersilia dalam tubuh.• Nefrotor merupakan pori permukaan tubuh tempat kotoran keluar.
  • 8. Cara hidup dan habitatSebagian besar annelida hidup dengan bebasdan ada sebagian yang parasit denganmenempel pada vertebrata, termasuk manusia.Habitat annelida umumnya berada di dasar lautdan perairan tawar, dan juga ada yang sebagianhidup di tanah atau tempat-tempat lembap.Annelida hidup di berbagai tempat denganmembuat liang sendiri.
  • 9. ReproduksiAnnelida umumnya bereproduksi secara seksual dengan pembantukan gamet. Namun ada juga yang bereproduksi secara fragmentasi, yangkemudian beregenerasi. Organ seksual annelida ada yang menjadi satu dengan individu (hermafrodit) dan ada yang terpisah pada individu lain (gonokoris).
  • 10. KlasifikasiAnnelida dibagi menjadi tiga kelas, yaituPolychaeta, Oligochaeta, dan Hirudinea.
  • 11. 1. Polychaeta
  • 12. PolychaetaPolychaeta (dalam bahasa yunani, poly = banyak, chaetae =rambut kaku) merupakan annelida berambut banyak.TubuhPolychaeta dibedakan menjadi daerah kepala (prostomium)dengan mata, antena, dan sensor palpus.
  • 13. Kebanyakan Polychaeta hidup di laut serta memiliki parapodia dan seta.Parapodia adalah kaki seperti dayung (sirip) digunakan untuk berenangsekaligus bertindak sebagai alat pernafasan.Seta adalah bulu-bulu yang melekat pada parapodia, yang membantupolychaeta melekat pada substrat dan juga membantu mereka bergerak.
  • 14. Contoh Polychaeta yang sesil adalahcacing kipas (Sabellastarte indica) yang berwarna cerah.Sedangkan yang bergerak bebas adalah Nereis virens, Marphysa sanguinea, Eunice viridis(cacingpalolo), dan Lysidice oele(cacing wawo).
  • 15. Cacing Kipas ( Sabellastarte indica )
  • 16. Nereis virens
  • 17. 2. Oligochaeta
  • 18. OligochaetaOligochaeta (dalam bahasa yunani, oligo = sedikit, chaetae =rambut kaku) yang merupakan annelida berambut sedikit.Oligochaeta tidak memiliki parapodia, namun memiliki seta padatubuhnya yang bersegmen. Cacing ini memakan organisme hidupyang ada di dalam tanah dengan cara menggali tanah.Kemampuannya yang dapat menggali bermanfaat dalammenggemburkan tanah. Manfaat lain dari cacing ini adalahdigunakan untuk bahan kosmetik, obat, dan campuran makanberprotein tinggi bagi hewan ternak.Contoh Oligochaeta yang paling terkenal adalah cacing tanah.
  • 19. Contoh Oligochaeta yang paling terkenal adalah cacing tanah.Jenis cacing tanah antara lain adalah cacing tanah Amerika(Lumbricus terrestris), cacing tanah Asia (Pheretima), cacingmerah (Tubifex), dan cacing tanah raksasa Australia (Digasterlongmani).
  • 20. 3. Hirudinea
  • 21. Hirudinea Hirudinea merupakan kelas annelida yang jenisnyasedikit.Hewan ini tidak memiliki parapodium maupun seta pada segmen tubuhnya.Panjang Hirudinea bervariasi dari 1 – 30 cm.Tubuhnya pipih dengan ujung anterior dan posterior yang meruncing.
  • 22. Pada anterior dan posterior terdapat alat pengisap yang digunakan untuk menempel dan bergerak. Sebagian besarHirudinea adalah hewan ektoparasit pada permukaan tubuh inangnya. Inangnya adalah vertebrata dan termasuk manusia.
  • 23. Hirudinea parasit hidup dengan mengisapdarah inangnya, sedangkan Hirudinea bebashidup dengan memangsa invertebrata kecil seperti siput.
  • 24. Saat merobek atau membuat lubang, lintah mengeluarkan zat anestetik (penghilang sakit), sehingga korbannya tidak akan menyadari adanya gigitan. Setelah ada lubang, lintah akan mengeluarkan zat anti pembekuan darah yaituhirudin. Dengan zat tersebut lintah dapat mengisap darah sebanyak mungkin.
  • 25. PerananPeranan Platyhelminthes dalam kehidupan :a. Cacing tanah dapat menyuburkan tanah karenamembantu menghancurkan tanah.b. Cacing palolo dan cacing wawo dimanfaatkanmasyarakat di daerah tertentu dijadikan sebagaimakanan.c. Lintah menghasilkan zat hirudin atau zatantikoagulan atau zat anti pembekuan darah.