SISTEM BASIS DATA _BAB 2
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

SISTEM BASIS DATA _BAB 2

on

  • 1,493 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,493
Views on SlideShare
1,493
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
98
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

SISTEM BASIS DATA _BAB 2 SISTEM BASIS DATA _BAB 2 Document Transcript

  • SISTEM BASIS DATA BAB II DASAR TEORI 2.1 Pengenalan Basis Data Sistem Basis Data adalah suatu sistem menyusun dan mengelola record-record menggunakan computer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan. Salah satu cara menyajikan data untuk mempermudah modifikasi adalah dengan cara pemodelan data. Model yang akan dipergunakan pada pelatihan ini adalah Entity Relationship Model. Model Entity Relationship adalah representasi logika dari data pada suatu organisasi atau area bisnis tertentu dengan menggunakan Entity dan Relationship. 2.1.1 Entity/ Entitas  Adalah obyek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari obyek lain.  Entity Set / Kumpulan Entity adalah kumpulan dari entitas sejenis/dalam tipe sama.  Entity set dapat berupa: Obyek fisik : rumah, kendaraan, pegawai Obyek abstrak : konsep politik, pekerjaan, rencana, dll.  Simbol yang digunakan untuk entity adalah persegi panjang.  Tipe entitas : Entitas Kuat yaitu entitas mandiri yang keberadaannya tidak bergantung pada keberadaan entitas lain Entitas Lemah / Weak Entity yaitu entitas yang keberadaannya bergantung pada keberadaan entitas lain. Entitas Assosiatif adalah entitas yang terbentuk dari suatu relasi, bisa terjadi jika : o Relasi yang merekatkan dua entitas bersifat banyak ke banyak o Biasanya berasal dari suatu relasi dimana relasi itu memiliki makna mandiri bagi pengguna 1
  • SISTEM BASIS DATA 2.1.2 Relationship Hubungan antara suatu himpunan entitas dengan himpunan entitas lainnya.  Simbol yang digunakan adalah bentuk belah ketupat, diamod atau rectangle.  Derajat Relationship Menjelaskan jumlah entity yang terlibat dalam suatu relationship Unary Degree (Derajat satu) -> hanya satu entity yang terlibat Binary Degree (Derajat dua) menghubungkan dua entity Ternary Degree (Derajat tiga) menghubungkan tiga entity  Cardinality Ratio Constraint Menjelaskan batasan jumlah relasi suatu entity dengan entity lainnya Jenis rasio kardinalitas : One to one (1:1) One to many/many to one (1: M / M:1) Many to many (M : M) 2
  • SISTEM BASIS DATA o Batasan kardinalitas  Kardinalitas Minimum Adalah jumlah minimum instansiasi relasi B yang berasosiasi dengan setiap instansiasi entitas A  Kardinalitas Maksimum Adalah jumlah maksimum instansiasi relasi B yang berasosiasi dengan setiap instansiasi entitas A  Participation Constraint Menjelaskan apakah keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannya dengan entity lain Total participation, yaitu keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannya dengan entity lain. Di dalam diagram ER digambarkan dengan dua garis penghubung antara entity dengan relationship. Partial participations, yaitu keberadaan suatu entity tidak tergantung pada hubungan dengan entity lain. Di dalam diagram ER digambarkan dengan satu garis penghubung antara entity dengan relationship. 2.1.3 Atribut  Adalah property deskriptif yang dimiliki oleh setiap himpunan entitas  Jenis-jenis atribut : Atribut key : digunakan untuk mengidentifikasi suatu entity secara unik Atribut tunggal : memiliki nilai tunggal Atribut multivalue : memiliki sekelompok nilai untuk setiap instant entity Atribut composite : dapat didekomposisi menjadi beberapa atribut lain Atribut derivative : dihasilkan dari atribut yang lain 3
  • SISTEM BASIS DATA  Key  Adalah sejumlah atribut yang mengidentifikasi record/baris dalam sebuah relation secara unique.  Beberapa jenis key: Super Key satu atribut atau kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah record di dalam relasi atau himpunan dari satu atau lebih entitas yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik sebuah entitas dalam entitas set. Candidate Key : atribut-atribut yang menjadi determinan yang dapat dijadikan identitas record pada sebuah relation bisa terdapat satu atau lebih candidate key Primary key : candidate key yang menjadi identitas record karena dapat mengidentifikasi record secara unik Altenate key : candidate key yang tidak dijadikan primary key Composite key : key yang terdiri dari 2 atribut atau lebih. Atributatribut tersebut bila berdiri sendiri tidak menjadi identitas record, tetapi bila dirangkaikan menjadi satu kesatuan akan dapat mengidentifikasi secara unik. Foreign key : non key atribut pada sebuah relation yang juga menjadi key (primary) atribut di relation lainnya. Foreign key biasanya digunakan sebagai penghubung antara record-record dan kedua relation tersebut. Contoh : Super Key : S#, SName, Kode Candidate Key : S#, SName Primary Key : S# Alternative Key : SName 4
  • SISTEM BASIS DATA Foreign Key : Kode 2.2 Membuat dan Memodifikasi Tabel (Table) Tabel adalah kumpulan data yang berhubungan dengan topik tertentu, misalnya daftar produk atau daftar pemasok. Dengan menggunakan tabel-tabel yang terpisah untuk tiap topik, artinya anda menyimpan data hanya sekali untuk setiap data, yang mengakibatkan database anda lebih efisien dan mengurangi kesalahan pemasukan data. Tabel mengorganisasikan data ke dalam kolom-kolom (field) dan baris-baris (record). 2.2.1 Jenis Data Beberapa jenis data yang ditempatkan dalam setiap field yaitu antara lain :  Text, dapat menerima huruf, angka, spasi dan tanda baca. Sebuah field berisi jenis data teks dapat menampung hingga 255 karakter, atau sebanyak lebar yang anda tentukan dalam properti FieldSize.  Memo, dapat menerima teks apa saja sebagai catatan atau keterangan dengan panjang maksimal 65535 karakter.  Number, berisi data bilangan yang digunakan untuk perhitungan matematis. Ukurannya tergantung dari properti FieldSize.  Date/Time, hanya dapat menerima tanggal/waktu. Berisi nilai data tanggal dan waktu untuk tahun 100 sampai dengan 9999. Ukuran tipe data ini adalah 8 byte.  Currency, berisi nilai uang dan data bilangan yang digunakan dalam perhitungan matematis termasuk data dengan 1 sampai 4 angka dibelakang tanda desimal. Tipe data ini memiliki ketelitian sampai 15 digit disebelah kiri tanda desimal dan 4 digit disebelah kanan tanda desimal. Ukuran tipe data ini adalah 8 byte.  AutoNumber, berisi bilangan yang berurutan atau bilangan acak yang unik secara otomatis diberikan oleh Access 2003 jika record baru ditambahkan kedalam tabel. Tipe data ini tidak dapat diubah-ubah nilainya oleh user. Properti FieldSize dari tipe data ini dapat berupa Long Integer atau Replication ID. Ukuran tipe data ini adalah 4 byte untuk bilangan (number) dan 16 byte untuk Replication ID. 5
  • SISTEM BASIS DATA  Yes/No, berisi nilai Yes atau No, atau field yang hanya memiliki 2 kemungkinan nilai (Yes/NO, True/False, atau On/Off). Ukuran tipe data ini adalah 1 byte.  OLE Object, berisi obyek yang dikaitkan (linked) ke atau disisipkan (embedded) ke dalam tabel Access 2003. Obyek disini contohnya antara lain lembar kerja Excel, dokumen Word, gambar, foto, grafik, suara, atau data biner lainnya. Ukuran tipe data ini adalah sampai 1 gigabyte atau dibatasi dengan ukuran media penyimpanan yang tersedia.  Hyperlink, dapat diisi dengan alamat hyperlink (URL) agar bisa terkait dengan objek atau data yang tersimpan dilokasi tertentu. Dengan menggunakan hyperlink anda dapat melompat ke sebuah obyek dalam database Microsoft Access, ke dokumen Microsoft Word, ke lembar kerja Microsoft Excel, ke slide presentasi Microsoft PowerPoint, ke halaman Web di Internet atau Intranet.  Lookup Wizard¸memungkinkan anda untuk memilih nilai dari tabel lain atau dari daftar nilai yang didefinisikan sendiri dengan menggunakan list box atau combo box. Ukuran tipe data ini adalah sama dengan primary key yang digunakan untuk menampilkan lookup, biasanya 4 byte. 2.3 Membuat Dan Menggunakan Query Anda dapat menggunakan query untuk melihat, mengubah, dan menganalisa data dalam berbagai cara. Anda juga dapat menggunakan query sebagai sumber untuk record-record yang digunakan pada form dan report. Ada beberapa macam query yang terdapat dalam Access 2003, yaitu :  Select Query, merupakan jenis query yang paling umum. Select query mengambil data dari satu tabel atau lebih menggunakan suatu kriteria tertentu, kemudian menampilkannya. Anda dapat juga menggunakan select query untuk mengelompokkan sejumlah record dan menghitung jumlah total, jumlah, serta rata-rata.  Parameter Query, adalah query yang jika dijalankan menampilkan kotak dialog yang menanyakan informasi yang akan digunakan sebagai kriteria untuk mengambil data atau suatu nilai yang ingin disisipkan dalam suatu field. Anda dapat merancang query untuk menanyakan lebih dari satu informasi sebagai 6
  • SISTEM BASIS DATA kriteria, misalnya anda dapat merancang untuk menanyakan dua buah tanggal, kemudian Access 2003 mengambil semua record yang ada diantara kedua tanggal tersebut. Parameter query juga berguna sebagai basis data bagi form dan report. Contohnya, untuk membuat laporan pendapatan bulanan berdasarkan parameter query. Ketika anda mencetak laporan (report), Access 2003 menampilkan kotak dialog menanyakan bulan yang anda inginkan. Anda mengisikan bulan yang anda inginkan dan Access 2003 mencetak laporan pendapatan bulan tersebut.  Crosstab Query, menampilkan nilai-nilai yang telah diolah (jumlah total, jumlah nilai, dan rata-rata) dari suatu field dalam tabel dan mengelompokkannya kedalam suatu kelompok fakta yang didaftarkan pada bagian kiri dari datasheet dan kelompok fakta lain pada bagian atas dari datasheet. Anda juga bisa menampilkan data crosstab tanpa membuat query yang terpisah dalam database dengan menggunakan PivotTable Wizard. Dengan PivotTable anda dapat mengubah judul baris dan kolom untuk menganalisa data dalam berbagai cara.  Action Query, adalah query yang membuat perubahan terhadap satu atau beberapa report sekaligus. Ada 4 macam action query yaitu : delete query, update query, append query, make-table query.  Delete Query, digunakan untuk menghapus sekumpulan record dalam satu tabel atau lebih. Misalnya, anda dapat menggunakan delete query untuk menghapus produk-produk yang sudah tidak aktif dijual dan dibeli lagi. Dengan delete query, anda selalu menghapus keseluruhan record, bukan hanya beberapa field dalam satu record.  Update Query, digunakan untuk membuat perubahan umum/global terhadap sekumpulan record dalam satu tabel atau lebih. Sebagai contoh, anda dapat menaikkan harga produk sebesar 10 %, atau anda dapat menaikkan upah sebesar 5 %.  Append Query, digunakan untuk menambahkan sekelompok record dari satu atau lebih tabel kedalam satu atau lebih tabel.  Make-Table Query, digunakan untuk membuat tabel baru dari seluruh atau sebagian data dalam satu atau lebih tabel. Make-Table Query juga berguna untuk membuat tabel untuk ditransfer pada database Access 2003 yang lain, membuat 7
  • SISTEM BASIS DATA report yang menampilkan data mulai posisi tertentu, membuat backup atau salinan dari suatu tabel, membuat tabel history yang berisi record-record yang sudah lama.  SQL Query, adalah query yang dibuat menggunakan pernyataan SQL. SQL query terdiri dari union query, pass-through query, data definition query.  Union, jenis query ini menggabungkan field (kolom) dari satu atau lebih tabel atau query kedalam satu field atau kolom dalam query hasilnya. Misalnya, jika anda memiliki enam pemasok yang mengirimkan daftar persediaan barang tiap bulan, anda dapat menggabungkan daftar tersebut ke dalam sebuah query menggunakan union query, kemudian anda dapat membuat tabel make-table query berdasarkan union query tersebut untuk membuat sebuah tabel yang baru.  Pass-Through, jenis query ini mengirimkan perintah secara langsung ke database ODBC, seperti Microsoft SQL Server, menggunakan perintah yang dapat diterima oleh server. Contohnya, anda dapat menggunakan pass-through query untuk mengambil record atau mengubah data.  Data-Definition, jenis query ini membuat obyek database, seperti tabel Microsoft Acccess atau tabel Microsoft SQL Server. 2.4 Mengenal Access 2003 Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu kita membuat sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya digunakan untuk pembuatan aplikasi-aplikasi yang kecil. Misalnya Program untuk Kasir di koperasi, penjualan untuk toko. Sebelum mulai belajar jangan lupa berdoa dulu kemudian Tanamkan pada diri anda bahwa Microsoft Access itu gampang dan mudah dipelajari. Kuatkan keyakinan pada diri anda bahwa anda dapat menguasainya. Bagian – bagian Microsoft Access yaitu terdiri dari : a. Table digunakan untuk menyimpan data b. Query digunakan untuk memanipulasi data c. Form digunakan untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data, menambah data dll. d. Report digunakan untuk membuat laporan e. Macro digunakan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi. 8
  • SISTEM BASIS DATA f. Switchboard 2.4.1 Memulai Microsoft Access 2003 Ada beberapa cara yang dapat anda gunakan untuk menjalankan Access 2003. Yang pertama adalah dengan menggunakan tombol Start di Taskbar, kedua dengan menggunakan Microsoft Office Shortcut Bar dan yang ketiga yaitu dengan memilih Menu New Office Document. Pada buku bab ini akan dijelaskan urutan langkah bagaimana menjalankan Access 2003 dengan menggunakan Tombol Start di Taskbar, dengan langkah sebagai berikut : 1. Klik tombol Start yang ada di Taskbar. 2. Pilih menu Programs. Lalu pilih Microsoft Office dan klik program Microsoft Office Access 2003 (gambar 2.1.). Kemudian tunggu sampai jendela program aplikasi Access 2003 ditampilkan dan kotak dialog Startup Access ditampilkan. (gambar 2.1.). Gambar 2.1. Cara Memulai Access 2003 Melalui Tombol Start 9
  • SISTEM BASIS DATA 2.4.2 Membuat Database Baru yang Masih Kosong Untuk membuat database baru yang masih kosong, berikut langkahnya : 1. Jalankan atau aktifkan program aplikasi Access 2007. Setelah terbuka klik Blank Database, pada jendela file new database isikan nama file yang diinginkan. Gambar 2.2. Kotak Dialog Microsoft Access Startup 2. Pada kotak dialog tersebut beri tanda atau klik tombol, pilihan berikut ini: a. Blank Access database, untuk membuat sebuah database baru yang masih kosong. b. Access database wizard, pages, and projects, untuk membuat sebuah database baru dengan menggunakan panduan dari Access 2000. c. Open an existing file, untuk membuka file database yang ada. 2.4.3 Mengenal Elemen Dasar Access 2007 Elemen dasar Access 2007 yang perlu diketahui diantaranya : a. Icon Kontrol Menu (Control Menu Icon), digunakan untuk mengontrol jendela yang sedang aktif. b. Baris Judul (Title Bar), berisi nama file dan nama program aplikasi yang sedang aktif. Baris judul ini dapat juga digunakan untuk memindahkan jendela ke posisi lain. 10
  • SISTEM BASIS DATA c. Baris Menu (Menu Bar), berisi barisan perintah berupa menu, seperti menu File, Edit, View, Insert, Format, Records, Tools, Windows dan Help. d. Baris Toolbar (Toolbars), berisi tombol-tombol yang digunakan untuk menjalankan suatu perintah dengan cepat dan mudah, terutama untuk perintah-perintah yang sering anda gunakan. e. Jendela Database, menampilkan file database yang sedang aktif, lengkap dengan seluruh obyek databasenya. f. Microsoft Access Help, memberikan informasi dan penjelasan singkat untuk setiap masalah yang ditemui ketika bekerja dengan Access 2003. 2.4.4 Mengakhiri Penggunaan Access 2003 Setelah anda selesai bekerja dengan Access 2003, anda dapat mengakhirinya dengan menggunakan langkah sebagai berikut : 1. Simpan database yang telah dibuat atau yang telah disunting (edit). 2. Kemudian pilih salah satu langkah untuk mengakhiri penggunaan Access 2003 berikut ini :  Pilih dan klik menu File, Exit (Alt+F4).  Klik tombol Close (X) yang berada di pojok kanan atas jendela.  Klik dua kali Icon Kontrol Menu yang berada dipojok kiri atas jendela kerja Access 2003. 3. Tunggu sampai jendela kerja Access 2003 ditutup. 11
  • SISTEM BASIS DATA 12