Larutan penyangga

  • 1,379 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
1,379
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
89
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Directed by :Marlita Pramuharti17 / XI IPA 4
  • 2. MENU Pengertian Jenis Larutan Cara Kerja Cara Membuat Menghitung pH Manfaat
  • 3. PENGERTIANLarutan penyangga adalahlarutan yang dapatmempertahankan harga pHdari pengaruh penambahansedikit asam atau basa sertapengenceran. Meskipunditambah sedikit asam ataubasa atau pundiencerkan, maka pH larutantetap sama.
  • 4. JENIS LARUTAN Larutan Penyangga AsamYaitu larutan yang mengandung campuranasam lemah dan basa konjugasinyaContoh :a. CH3COOH dan CH3COONab. H3PO4 dan Na3PO4c. HCOOH dan HCOONa
  • 5.  Larutan Penyangga BasaLarutan yang mengandung campuran basalemah dan asam konjugasinyaContoh :a. NH4OH dan NH4Clb. Al(OH)3 dan AlCl3
  • 6. CARA KERJABagaimana sebuah larutan dapatmempertahankan pH?Sebagaimana telah diuraikan diatas, larutanyang dapat mempertahankan harga pHdisebut larutan penyangga atau buffer. pHsuatu larutan bergantung pada perbandingankonsentrasi ion H+ dengan konsentrasi OH-dalam larutannya.
  • 7. Sedangkan larutan penyangga merupakanlarutan yang mengandung suatu komponenasam dan komponen basa yang tidak salingbereaksi, sehingga larutan penyangga dapatbereaksi dengan ion H+ maupun ion OH-
  • 8. CARA MEMBUATLarutan penyangga dapat dibuat denganmencampurkan suatu asam lemah denganbasa konjugasinya, atau suatu basa lemahdengan asam konjugasinya.
  • 9. 1. Larutan penyangga dari asam lemah dan basakonjugasinyaAsam lemah CH3COOH dan basa konjugasinyaCH3COO-Larutan penyangga dibuat dengan mencampurkanlarutan CH3COOH dengan suatu garam yangmengandung asetat yang mudah larut dalamair, misalnya CH3COONa. Apabila kedalam larutantersebut ditambahkan asam, maka ion H+ akandiikat oleh ion CH3COO- membentuk CH3COOH.
  • 10. 2. Larutan penyangga dari basa lemah dan asamkonjugasinyaBasa lemah NH3 dan asam konjugasinya NH4+Larutan penyangga dibuat denganmencampurkan larutan amonia (NH3) denganlarutan garam amonium yang mudahlarut, misalnya NH4Cl. Apabila ke dalamlarutan tersebut ditambahkan asam, maka ionH+ akan diikat oleh molekul Nh3 membentukion NH4+
  • 11. MENGHITUNG pH1. Larutan Penyangga dari asam lemah danbasa konjugasinyaCH3COONa(aq) CH3COO-(aq) +Na+(aq)CH3COOH(aq) CH3COO-(aq) + (aq)H
  • 12. ][]][[33COOHCHHCOOCHKaltrmolCOOCHltrmolCOOHCHKaH/][/][.][33Berasal dari garam
  • 13. ][][.][ngnaKaHUntuk basa konjugasi yang memiliki 2 anion maka :]2[][.][ngnaKaH
  • 14. 2. Larutan Penyangga dari basa lemah danasam konjugasinya. NH4Cl(aq) NH4+(aq) + Cl-(aq)NH4OH(aq) NH4+(aq)+ OH-(aq)
  • 15. ][]][[44OHNHOHNHKbltrmolNHltrmolOHNHKbOH/][/][.][44Berasal dari garam
  • 16. ][][.][ngnbKbOH]2[][.][ngnbKbOHUntuk basa konjugasi yang memiliki 2 anion maka :
  • 17. MANFAAT1. Adanya larutan penyangga ini dapat kita lihatdalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna.Selain aplikasi tersebut, terdapat fungsi penerapankonsep larutan penyangga ini dalam tubuhmanusia seperti pada cairan tubuh.2. Cairan tubuh ini bisa dalam cairan intraselmaupun cairan ekstrasel. Dimana sistempenyangga utama dalam cairan intraselnya sepertiH2PO4- dan HPO42- yang dapat bereaksi dengansuatu asam dan basa. Adapun sistem penyanggatersebut, dapat menjaga pH darah yang hampirkonstan yaitu sekitar 7,4.
  • 18. 3. Menjaga pH pada plasma darah agar beradapada pH berkisar 7,35 – 7,45 ,yaitu dari ionHCO3- denganion Na+ . Apabila pH darah lebihdari 7,45 akan mengalami alkalosis, akibatnyaterjdi hiperventilasi/ bernapasberlebihan, mutah hebat.Apabila pH darahkurang dari 7,35 akan mengalami acidosisakibatnya jantung ,ginjal ,hati dan pencernaanakan terganggu.4. Menjaga pH cairan tubuh agar ekskresi ion H+pada ginjal tidak terganggu, yaitu asamdihidrogen posphat (H2PO4-) dengan basamonohidrogen posphat (HPO4-2)
  • 19. 5. Menjaga pH makanan olahan dalam kalengagar tidak mudah rusak /teroksidasi (asambenzoat dengan natrium benzoat).6. Selain itu penerapan larutan penyangga inidapat kita temui dalam kehidupan sehari-hariseperti pada obat tetes mata.
  • 20. SEKIAN