Peran warga negara dalam upaya pemenuhan
kebtuhan listrik di Indonesia
Nama : Mardiansyah
NPM : 14412418
Kelas : 2ib02
FAK...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 2
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………..........................2
DAFTAR ISI…………………………………...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 4
BAB I
PENDAHULUAN
Kebutuhan manusia terhadap energy semakin lama semakin meningkat. Energi ya...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 5
1.1 Rumusan Masalah
1.1.1 Pengertian pembangkit listrik tenaga surya dan nuklir.
1.1.2 Manfaa...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 6
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)..
Pembangkit Listrik Tenaga Sury...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 7
dalam tulisan ini akan dijelaskan secara singkat komponen-komponen yang membentuk
PLTS, sisti...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 8
suryanya. Kontroler seperti ini dapat dibangun, misalnya, dengan menggunakan
mikrokontroler 8...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 9
KEUNTUNGAN PLTS
Keuntungan menggunakan PLTS :
a . Sumber energi yang dipakai tidak pernah hab...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 10
2.2 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah ...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 11
Reaktor thermal
Light water reactor (LWR)
o Boiling water reactor (BWR)
o Pressurized water ...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 12
Keuntungan dan kekurangan
Keuntungan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya utama lainnya ...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 13
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan.
Dari hasil pembahasan diatas , saya menarik kesimpulan bahwa Pem...
UNIVERSITAS GUNADARMA Page 14
Daftar pustaka
http://www.listriktenagasurya.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_li...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Peran warga negara dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia

705 views
581 views

Published on

Peran warga negara dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
705
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
163
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Peran warga negara dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia

  1. 1. Peran warga negara dalam upaya pemenuhan kebtuhan listrik di Indonesia Nama : Mardiansyah NPM : 14412418 Kelas : 2ib02 FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS GUNADARMA
  2. 2. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 2 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas softskill “peran warga negara dalam upaya pemenuhan kebtuhan listrik negara” . Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran warga negara dalam pemenuhan listrik di negara ini. Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai sumber untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Penulis sangat berharap sekali agar tugas dapat memberikan manfaat yang besar, tidak hanya untuk penulis, tetapi juga untuk semua pembaca yang telah membaca karya tulis ini. Penulis sadar bahwa dalam penyusunan karya tulis ini masih banyak terdapat kekurangan baik dalam gaya bahasa maupun deskripsi materi penjelasan. Untuk itu penulis meminta maaf jika telah terjadi kesalahan dalam karya tulis ini. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih banyak.
  3. 3. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR……………………………………………..........................2 DAFTAR ISI…………………………………………………………….…...…....3 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Rumusan Masalah……………………………………………….......…5 1.2 Tujuan Masalah………………………………………………...............5 BAB 2 PEMBAHASAN 2.1 Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)………………………….........6 2.2 Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)..............................................10 BAB 3 PENUTUP Kesimpulan dan saran……………………………………………….….....13 DAFTAR PUSTAKA
  4. 4. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 4 BAB I PENDAHULUAN Kebutuhan manusia terhadap energy semakin lama semakin meningkat. Energi yang digunakan saat ini berasal dari minyak bumi. Namun, eksploitasi yang berlebihan terhadap minyak bumi mengakibatkan persediaannya semakin menipis. ALLAH SWT menganugerahkan akal kepada manusia untuk berfikir. Disini warga dituntut untuk mendukung upaya pemenuhan kebutuhan listrik dengan berinovasi membuat solar cell pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga nuklir , tidak selamanya warga Indonesia bergantung pada PLN. Dengan harga minyak sekarang ini, pemerintah telah berada dalam pilihan yang sangat berat untuk mengambil keputusan menaikkan harga minyak mau tidak mau kita dituntut harus hemat energy. sekarang ini bangsa Indonesia harus segera memperoleh solusi untuk masalah energi pada masa yang akan datang. Walaupun krisis energi sekarang ini akan berlalu, usaha untuk mengganti peran bahan bakar fosil dengan sumber energi baru dan terbarukan perlu ditingkatkan lagi. Di antara berbagai sumber energi terbarui yang sedang dikembangkan, di bumi Indonesia terkandung potensi sumber energi sangat besar yang dapat mengurangi peran bahan bakar fosil dalam membangkitkan tenaga listrik. Yaitu sumber energi pembangkit listrik tenaga surya. Saat ini, ketersedianaan sumber energi listrik tidak mampu memenuhi kebutuhan listrik Indonesia. Krisis listrik terjadi karna pesatnya pertumbuhan permintaan listrik yang tidak diimbangi penambahan jaringan ditribusi dan pembangkit listrik, sehingga permintaan listrik perlu dikelola dengan baik.
  5. 5. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 5 1.1 Rumusan Masalah 1.1.1 Pengertian pembangkit listrik tenaga surya dan nuklir. 1.1.2 Manfaat energi surya dan nuklir. 1.1.3 Keuntungan dan kerugian energi surya dan nuklir 1.2 Tujuan Masalah 1.2.1 Untuk mengetahui pengertian dari pembangkit listrik tenaga surya dan Nuklir. 1.2.2 Untuk mengetahui manfaat energi surya dan nuklir. 1.2.3 Untuk mengetahui keuntungan dan kerugian energi surya dan nuklir.
  6. 6. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 6 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).. Pembangkit Listrik Tenaga Surya, adalah pembangkit yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber penghasil listrik. Alat utama untuk menangkap, perubah dan penghasil listrik adalah Photovoltaic yang disebut secara umum Modul / Panel Solar Cell. Dengan alat tersebut sinar matahari dirubah menjadi listrik melalui proses aliran-aliran elektron negatif dan positif didalam cell modul tersebut karena perbedaan electron. Hasil dari aliran elektron-elektron akan menjadi listrik DC yang dapat langsung dimanfatkan untuk mengisi battery / aki sesuai tegangan dan ampere yang diperlukan. Rata-rata produk modul solar cell yang ada dipasaran menghasilkan tegangan 12 s/d 18 VDC dan ampere antara 0.5 s/d 7 Ampere. Modul juga memiliki kapasitas beraneka ragam mulai kapsitas 10 Watt Peak s/d 200 Watt Peak juga memiliki type cell monocrystal dan polycrystal. Komponen inti dari sistem PLTS ini meliputi peralatan : Modul Solar Cell, Regulator / controller, Battery / Aki, Inverter DC to AC, Beban / Load. Perusahaan kami telah mengembangkan beberapa produk PLTS yang digunakan untuk rumah tangga dengan skala kecil, contoh paket produk kami adalah Penerangan Listrik Rumah (PLR). Dengan paket produk PLR tersebut dapat dimanfaatkan untuk para penduduk di Indonesia untuk solusi akan kebutuhan listrik yang di daerahnya sulit dijangkau listrik PLN atau di daerah pelosok dan produk paket PLR ini dari waktu ke waktu juga dibutuhkan beberapa konsumen perkotaan dan perusahaan dengan maksud mengkombinasikan dengan listrik PLN. Rata-rata produk paket PLR ini digunakan untuk lampu-lampu penerangan di rumah, kantor, tempat ibadah, tempat umum dengan skala kecil dan menengah dan hasilnya dari penggunaan tersebut kalau dihitung secara besar diseluruh Indonesia, maka defisit akan listrik PLN akan teratasi karena PLR turut membantu dalam program penghematan listrik. Bayangkan bila tiap rumah, kantor, tempat ibadah, tempat umum di seluruh pulau jawa beberapa peralatan lampu penerangannyadiganti / dikombinasi dengan sistem PLTS, maka penghematan dalam listrik PLN akan terwujud secara nyata. Kalo ragu coba dihitung saja, misal 3 lampu 8 Watt (PLS/Cool day light, lumen cahanya sama dengan lampu pijar 40 Watt)untuk tiap rumah menggunakan PLTS maka, (8 Watt x 3 buah) x 20juta/malam (Perkiraan Pemakai PLN) = 480.000.000 Watt/malam. Bayangkan berapa besar penghematan dalam 1 malam saja!. Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan lebih diminati karena dapat digunakan untuk keperluan apa saja dan di mana saja : bangunan besar, pabrik, perumahan, dan lainnya. Selain persediaannya tanpa batas, tenaga surya nyaris tanpa dampak buruk terhadap lingkungan dibandingkan bahan bakar lainnya.Di negara-negara industri maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa negara di Eropa dengan bantuan subsidi dari pemerintah telah diluncurkan program-program untuk memasyarakatkan listrik tenaga surya ini. Tidak itu saja di negara-negara sedang berkembang seperti India, Mongol promosi pemakaian sumber energi yang dapat diperbaharui ini terus dilakukan. Untuk lebih mengetahui apa itu pembangkit listrik tenaga surya atau kami singkat dengan PLTS maka
  7. 7. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 7 dalam tulisan ini akan dijelaskan secara singkat komponen-komponen yang membentuk PLTS, sistim kelistrikan tenaga surya dan trend teknologi yang ada. KONSEP KERJA SISTEM PLTS Pembangkit listrik tenaga surya itu konsepnya sederhana. Yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Sumber daya alam matahari ini sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar. Sehingga sistem sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan. Badingkan dengan sebuah generator listrik, ada bagian yang berputar dan memerlukan bahan bakar untuk dapat menghasilkan listrik. Suaranya bising. Selain itu gas buang yang dihasilkan dapat menimbulkan efek gas rumah kaca (green house gas) yang pengaruhnya dapat merusak ekosistem planet bumi kita. Sistem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya, rangkaian kontroler pengisian (charge controller), dan aki (batere) 12 volt yang maintenance free. Panel sel surya merupakan modul yang terdiri beberapa sel surya yang digabung dalam hubungkan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. Modul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang proporsional dengan luas permukaan panel yang terkena sinar matahari. Rangkaian kontroler pengisian aki dalam sistem sel surya itu merupakan rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian akinya. Kontroler ini dapat mengatur tegangan aki dalam selang tegangan 12 volt plus minus 10 persen. Bila tegangan turun sampai 10,8 volt, maka kontroler akan mengisi aki dengan panel surya sebagai sumber dayanya. Tentu saja proses pengisian itu akan terjadi bila berlangsung pada saat ada cahaya matahari. Jika penurunan tegangan itu terjadi pada malam hari, maka kontroler akan memutus pemasokan energi listrik. Setelah proses pengisian itu berlangsung selama beberapa jam, tegangan aki itu akan naik. Bila tegangan aki itu mencapai 13,2 volt, maka kontroler akan menghentikan proses pengisian aki itu. Rangkaian kontroler pengisian itu sebenarnya mudah untuk dirakit sendiri. Tapi, biasanya rangkaian kontroler ini sudah tersedia dalam keadaan jadi di pasaran. Memang harga kontroler itu cukup mahal kalau dibeli sebagai unit tersendiri. Kebanyakan sistem sel surya itu hanya dijual dalam bentuk paket lengkap yang siap pakai. Jadi, sistem sel surya dalam bentukpaket lengkap itu jelas lebih murah dibandingkan dengan bila merakit sendiri. Biasanya panel surya itu letakkan dengan posisi statis menghadap matahari. Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari. Orbit yang ditempuh bumi berbentuk elip dengan matahari berada di salah satu titik fokusnya. Karena matahari bergerak membentuk sudut selalu berubah, maka dengan posisi panel surya itu yang statis itu tidak akan diperoleh energi listrik yang optimal. Agar dapat terserap secara maksimum, maka sinar matahari itu harus diusahakan selalu jatuh tegak lurus pada permukaan panel surya. Jadi, untuk mendapatkan energi listrik yang optimal, sistem sel surya itu masih harus dilengkapi pula dengan rangkaian kontroler optional untuk mengatur arah permukaan panel surya agar selalu menghadap matahari sedemikian rupa sehingga sinar mahatari jatuh hampir tegak lurus pada panel
  8. 8. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 8 suryanya. Kontroler seperti ini dapat dibangun, misalnya, dengan menggunakan mikrokontroler 8031. Kontroler ini tidaksederhana, karena terdiri dari bagian perangkat keras dan bagian perangkat lunak. Biasanya, paket sistem sel surya yang lengkap belum termasuk kontroler untuk menggerakkan panel surya secara otomatis supaya sinar matahari jatuh tegak lurus. Karena itu, kontroler macam ini cukup mahal. Manfaat PLTS 1. PLTS di daerah pedesaan Di daerah pedesaan yang belum tersentuh listrik PLN masyarakat sangat membutuhkan penerangan di malam hari, dengan hadirnya teknologi terbaru aplikasi pembangkit tenaga surya yang merupakan solusi terbaik untuk diterapkan di daerah pedesaan. Berikut ini adalah manfaat PLTS di daerah terpencil: a. Tersedianya mutu penerangan yang baik bagi masyarkat, dengan jumlah biaya pengeluaran yang terjangkau. b. Memperkokoh sistem pertahanan keamanan di lingkungan pedesaan. c. Menunjang usaha untuk mempercepat pemerataan listrik di daerah pedesaan d. Tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM), hanya menggunakan sinar matahari yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil. e. Dipasang secara individual (satu rumah satu system) sehingga jika rumah berjauhan sekalipun tidak memerlukan jaringan kabel distribusi, dan gangguan pada satu system tidak mengganggu system lainnya. 2. PLTS didaerah perkotaan Di daerah perkotaan yang para warganya cenderung memakai listrik dari PLN, karena banyaknya permintaan akan listrik di berbagai kota di Indonesia sementara pihak PLN tidak dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Akibatnya PLN mengadakan pemadaman listrik bergilir. Hal ini tentu akan mengganggu kegiatan masyarakat perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi dengan hadirnya teknologi terbaru aplikasi terbaik untuk diterapkan di daerah- yang mengalami krisis listrik. Berikut ini manfaat PLTS di daerah perkotaan : a. Berperan serta dalam penghematan energi listrik PLN, yang berarti ikut menghematpemakaian bahan baker minyak bumi. b. Meningkatnya mutu sumber daya manusia, karena proses belajar bisa dilakukan kapan saja tanpa harus terhalang oleh pemadaman listrik dari PLN. c. Mutu penerangan yang cukup baik dengan jumlah biaya pengeluaran yang terjangkau.
  9. 9. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 9 KEUNTUNGAN PLTS Keuntungan menggunakan PLTS : a . Sumber energi yang dipakai tidak pernah habis dan sangat ramah lingkungan. b. Dapat dipakai dimana saja terutama didaerah yang belum terjangkau PLN. c. Tidak memerlukan perawatan khusus sehingga bebas dari segala biaya perawatan. d. Hemat karena tidak memerlukan bahan bakar. e. Bersifat moduler artinya kapasitas listrik yang dihasilkan dapat sesuai dengan kebutuhan. f. Tanpa suara sehingga tidak mengganggu ketertiban umum. g. Ramah lingkungan h. Pemasangannya sangat mudah. KERUGIAN PLTS Kerugian PLTS Berikut ini kelemahan dari PLTS adalah : a. Memiliki ketergantungan pada cuaca. Saat mendung kemampuan panel surya menangkap sinar matahari tentu akan berkurang. Akibatnya, PLTS tidak bisa digunakan secara optimal.Karena saat mendung kemampuan PLTS menyimpan energi berkurang sekitar 30 persen. b. Rencana pembangunan PLTS dihadang sejumlah masalah. Masalah utama adalah besarnya biaya membangun pembangkit ini.Yaitu mencapai Rp. 11 milyar per MW.Jika PLTS nanti kapasitasnya 30 MW, berarti biaya yang dibutuhkan Rp 330 Milyar. c. Teknologi PLTS dikhawatirkan menjadi sumber pencemar udara baru. Kondisi geografis Samarinda yang membentuk cekungan membuat sirkulasi udara menjadi lambat. Polutan PLTS nantinya berputar-putar diatas kota Samarinda
  10. 10. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 10 2.2 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik. PLTN termasuk dalam pembangkit daya base load, yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarannya konstan (meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam hari). Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe. Hingga saat ini, terdapat 442 PLTN berlisensi di dunia dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan reaktor tersebut menyuplai 17% daya listrik dunia. PLTN dikelompokkan berdasarkan jenis reaktor yang digunakan. Tetapi ada juga PLTN yang menerapkan unit-unit independen, dan hal ini bisa menggunakan jenis reaktor yang berbeda. Sebagai tambahan, beberapa jenis reaktor berikut ini, di masa depan diharapkan mempunyai sistem keamanan pasif. Reaktor Fisi Reaktor daya fisi membangkitkan panas melalui reaksi fisi nuklir dari isotop fissil uranium dan plutonium. Selanjutnya reaktor daya fissi dikelompokkan lagi menjadi: Reaktor thermal menggunakan moderator neutron untuk melambatkan atau me- moderate neutron sehingga mereka dapat menghasilkan reaksi fissi selanjutnya. Neutron yang dihasilkan dari reaksi fissi mempunyai energi yang tinggi atau dalam keadaan cepat, dan harus diturunkan energinya atau dilambatkan (dibuat thermal) oleh moderator sehingga dapat menjamin kelangsungan reaksi berantai. Hal ini berkaitan dengan jenis bahan bakar yang digunakan reaktor thermal yang lebih memilih neutron lambat ketimbang neutron cepat untuk melakukan reaksi fissi. Reaktor cepat menjaga kesinambungan reaksi berantai tanpa memerlukan moderator neutron. Karena reaktor cepat menggunkan jenis bahan bakar yang berbeda dengan reaktor thermal, neutron yang dihasilkan di reaktor cepat tidak perlu dilambatkan guna menjamin reaksi fissi tetap berlangsung. Boleh dikatakan, bahwa reaktor thermal menggunakan neutron thermal dan reaktor cepat menggunakan neutron cepat dalam proses reaksi fissi masing-masing.
  11. 11. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 11 Reaktor thermal Light water reactor (LWR) o Boiling water reactor (BWR) o Pressurized water reactor (PWR) o SSTAR, a sealed, reaktor untuk jaringan kecil, mirip PWR Moderator Grafit: o Magnox o Advanced gas-cooled reactor (AGR) o High temperature gas cooled reactor (HTGR) o RBMK o Pebble bed reactor (PBMR) Moderator Air berat: o SGHWR o CANDU Reaktor cepat Meski reaktor nuklir generasi awal berjenis reaktor cepat, tetapi perkembangan reaktor nuklir jenis ini kalah dibandingkan dengan reaktor thermal. Keuntungan reaktor cepat diantaranya adalah siklus bahan bakar nuklir yang dimilikinya dapat menggunakan semua uranium yang terdapat dalam urainum alam, dan juga dapat mentransmutasikan radioisotop yang tergantung di dalam limbahnya menjadi material luruh cepat. Dengan alasan ini, sebenarnya reaktor cepat secara inheren lebih menjamin kelangsungan ketersedian energi ketimbang reaktor thermal. Lihat juga reaktor fast breeder. Karena sebagian besar reaktor cepat digunakan untuk menghasilkan plutonium, maka reaktor jenis ini terkait erat dengan proliferasi nuklir. (Daya listrik yang ditampilkan adalah daya listrik maksimum, tanggal yang ditampilkan adalah tanggal ketika reaktor mencapai kritis pertama kali, dan ketika reaktor kritis untuk teakhir kali bila reaktor tersebut sudah di dekomisi (decommissioned). Reaktor Fusi Fusi nuklir menawarkan kemungkinan pelepasan energi yang besar dengan hanya sedikit limbah radioaktif yang dihasilkan serta dengan tingkat keamanan yang lebih baik. Namun demikian, saat ini masih terdapat kendal-kendala bidang keilmuan, teknik dan ekonomi yang menghambat penggunaan energi fusi guna pembangkitan listrik. Hal ini masih menjadi bidang penelitian aktif dengan skala besar seperti dapat dilihat di JET, ITER, dan Z machine.
  12. 12. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 12 Keuntungan dan kekurangan Keuntungan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya utama lainnya adalah: Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama operasi normal) - gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas) Tidak mencemari udara - tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksida, sulfur dioksida, aerosol, mercury, nitrogen oksida, partikulate atau asap fotokimia Sedikit menghasilkan limbah padat (selama operasi normal) Biaya bahan bakar rendah - hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan Ketersedian bahan bakar yang melimpah - sekali lagi, karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan Baterai nuklir - (lihat SSTAR) Berikut ini berberapa hal yang menjadi kekurangan PLTN: Risiko kecelakaan nuklir - kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl (yang tidak mempunyai containment building) Limbah nuklir - limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat bertahan hingga ribuan tahun. AS siap menampung limbah ex PLTN dan Reaktor Riset. Limbah tidak harus disimpan di negara pemilik PLTN dan Reaktor Riset. Untuk limbah dari industri pengguna zat radioaktif, bisa diolah di Instalasi Pengolahan Limbah Zat Radioaktif, misal yang dimiliki oleh BATAN Serpong.
  13. 13. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 13 BAB III PENUTUP Kesimpulan. Dari hasil pembahasan diatas , saya menarik kesimpulan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memiliki berbagai keuntungan. PLTS ini juga sangat cocok dikembangkan di Indonesia karna memiliki iklim tropis, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini bisa digunakan sebagai pengganti pembangkit listrik berbahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Pemanfaatan energi tenaga surya terbarukan secara efisien, akan menimbulkan keuntungan secara materi dan kesehatan lingkungan alam. Serta dapat dibuat untuk perumahan. Saran. Kita sebagai warna negara seharusnya sadar akan krisis energi, sebaiknya kita sebagai warga negara Indonesia harus menghemat penggunaan energi dan mencari energi listrik pengganti contohnya penggunaan solar panel. sebagai alternative energi, panas matahari dapat dimanfaatkan untuk mengganti energi listrik. Sehingga dapat mngurangi penggunaan listrik yang berlebihan.
  14. 14. UNIVERSITAS GUNADARMA Page 14 Daftar pustaka http://www.listriktenagasurya.com/ http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_listrik_tenaga_nuklir Numbers of Reactors in Operation Worldwide, Badan Tenaga Atom http://ilmupengetahuan.org/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/

×