Materi 7 [Pelatihan Kader Posyandu]

9,972 views
9,839 views

Published on

0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,972
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
797
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi 7 [Pelatihan Kader Posyandu]

  1. 1. MATERI 7 PEMBAHASAN MASALAH POSYANDU Manjilala | www.gizimu.com
  2. 2. TUJUAN BELAJAR • Peserta dapat menjelaskan pengertian / masalah kebutuhan • Peserta dapat menyebutkan masalah-masalah yang sering ditemukan di Posyandu • Peserta dapat menyebutkan potensi/kemampuan yang dimiliki • Peserta dapat menentukan kegiatan untuk menangani masalah yang ada • Peserta dapat menyebutkan masalah-masalah yang perlu dirujuk ke sarana kesehatan
  3. 3. DISKUSI • Apa yang dimaksud dengan istilah "masalah". • Masalah-masalah apa yang sering dijumpai di Posyandu dan apa upaya yang telah dilakukan
  4. 4. PENGERTIAN MASALAH/KEBUTUHAN • Masalah / kebutuhan adalah keadaan-keadaan yang dianggap mengganggu, menghambat atau mengurangi kesejahteraan hidup masyarakat. • Masalah / kebutuhan yang menjadi perhatian kader posyandu antara lain : • Masalah dari kelompok sasaran umum : antara lain ibu hamil, ibu menyusui / ibu nifas, bayi, balita dan pasangan usia subur. • Masalah dari kelompok sasaran yang perlu perhatian segera, antara lain : – Ibu hamil / menyusui / nifas : ibu hamil risiko tinggi, ibu hamil kurang gizi dan anemia, ibu hamil berisiko. – Bayi / balita : bayi berat lahir rendah, balita kurang gizi, balita yang belum di imunisasi, balita yang mengalami rabun ayam (kekurangan vitamin A), balita di daerah gondok, balita yang mengalami batuk dengan nafas sesak (gejala radang paru-paru), balita yang sering sakit diare. • Pada saat ini, kader sebaiknya mengutamakan untuk memperhatikan masalah gizi masyarakat, khususnya gizi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita
  5. 5. DISKUSI Coba andaperhatikan gambar- gambar berikut : Masalah yang mana paling sering anda temukan di wilayah kerja anda
  6. 6. DISKUSI (lanjut) Coba andaperhatikan gambar- gambar berikut : Masalah yang mana paling sering anda temukan di wilayah kerja anda
  7. 7. DISKUSI (lanjut) Coba andaperhatikan gambar- gambar berikut : Masalah yang mana paling sering anda temukan di wilayah kerja anda
  8. 8. DISKUSI (lanjut) Coba andaperhatikan gambar- gambar berikut : Masalah yang mana paling sering anda temukan di wilayah kerja anda
  9. 9. DISKUSI (lanjut) MENGAPA KADER PERLU MEMAHAMI SEBAB-SEBAB DAN AKIBAT DARI SUATU MASALAH?
  10. 10. PEMBAHASAN MASALAH • Yang dimaksud dengan pembahasan masalah adalah mendiskusikan masalah-masalah yang berhasil ditemukan oleh kader di Posyandu untuk melihat apa penyebab dan akibat suatu masalah. • Manfaat pembahasan masalah antara lain adalah – Kader bisa menentukan masalah yang paling mendesak untuk segera ditangani. – Kader bisa menentukan kegiatan yang tepat untuk menangani suatu masalah. • Perlu diingat, kader Posyandu bukanlah satu- satunya orang yang mampu memecahkan masalah masyarakat, tetapi masyarakat sendiri yang harus didorong agar berusaha memecahkan masalah-masalahnya sendiri, dan sebaiknya mencegahnya agar tidak terjadi
  11. 11. KAPAN KADER MELAKUKAN PENILAIANMASALAH • Kegiatan buka Posyandu atau pelayanan 5 langkah kegiatan karena pada saat itu biasanya ditemukan sejumlah masalah Posyandu. • Kegiatan evaluasi bulanan bersama petugas sektor atau Puskesmas untuk merencanakan kegiatan Posyandu bulan berikutnya. • Bahan-bahan yang bisa dipergunakan untuk melihat masalah yaitu : – Data KMS / SIP dan catatan kegiatan Posyandu lainnya. – SKDN – SIP / buku catatan lain. – Buku Bantu Kader
  12. 12. DISKUSI (20 menit) • KAMI AKAN MEMBAGI PESERTA MENJADI 4 KELOMPOK. • TUGAS ANDA ADALAH : – Pilihlah 3 kartu (masalah) dari kartu masalah yang kami bagikan. yang menurut kelompok merupakan masalah yang paling sering terjadi di lapangan. Apabila masalah belum ada pada kartu tersebut anda bisa tuliskan pada kartu / kertas kosong. – Selanjutnya pilihlah kartu-kartu dari kegiatan-kegiatan yang perlu dan bisa dilakukan untuk mengatasi 3 masalah tersebut. Apabila kegiatan belum ada pada kartu tersebut. tuliskan pada kartu / kertas kosong. – Tempelkan kartu-kartu masalah dan kegiatannya diatas kertas plano yang telah disediakan.
  13. 13. PLENO (20 menit) Kami persilahkan masing-masing wakil dari setiap kelompok menyampaikan hasil kelompoknya
  14. 14. PLENO (LANJUT) • Dari hasil presentasi masing-masing kelompok tadi, kita diskusikan pertanyaan- pertanyaan berikut : – Apakah kegiatan-kegiatan yang dipilih oleh kelompok untuk menangani suatu masalah sudah tepat ? – Kegiatan-kegiatan mana yang bisa ditangani oleh masyarakat sendiri dan mana yang perlu dibantu oleh Posyandu ? – Mengapa kader harus mendorong masyarakat agar mampu memecahkan masalahnya sendiri ?
  15. 15. UPAYA PEMECAHAN MASALAH Dalam upaya menentukan pemecahan masalah yang ditemukan di Posyandu, kader sebaiknya mengutamakan kegiatan yang bisa ditangani oleh masyarakat sendiri, kegiatan yang perlu dikenal oleh kader antara lain, yaitu :
  16. 16. UPAYA PEMECAHAN MASALAH (lanjut) 1. KEGIATAN OLEH MASYARAKAT – Melaksanakan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keluarga (kebersihan diri, lingkungan rumah, melaksanakan pola hidup sehat, memanfaatkan pekarangan untuk menyediakan bahan makanan bergizi bagi keluarga, dan sebagainya). – Menggunakan pelayanan kesehatan yang terjamin untuk ibu hamil, bayi serta balita yang sakit, dan sebagainya. – Melaksanakan anjuran-anjuran dari kader Posyandu maupun petugas lainnya, seperti memeriksakan kehamilan secara rutin, membawa anak untuk imunisasi, membawa anak yang sakit ke Puskesmas atau petugas kesehatan lain, dsb
  17. 17. UPAYA PEMECAHAN MASALAH (lanjut) 2. KEGIATAN OLEH POSYANDU – Kegiatan-kegiatan Posyandu yang paling dasar disebut sebagai Kegiatan Pelayanan Minimal Posyandu, yang terdiri dari : kegiatan perbaikan gizi (termasuk paket PMT), kesehatan ibu dan anak, Keluarga Berencana, imunisasi, penanggulangan diare. – Kegiatan-kegiatan di luar paket minimal disebut Paket Pelayanan Pilihan Posyandu yaitu kegiatan di luar paket minimal berdasarkan masalah / kebutuhan yang dirasakan di wilayah masing- masing, sehingga berbeda pada setiap wilayah. Kegiatan-kegiatan yang bisa dipilih antara lain : kesehatan lingkungan, perkembangan anak (termasuk BKB, PAUD), penanggulangan penyakit menetap (demam berdarah, malaria, gondok, dll). Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat Daerah(UKGMD), dan sebagainya
  18. 18. UPAYA PEMECAHAN MASALAH (lanjut) 3. RUJUKAN OLEH KADER – Apabila kader tidak bisa membantu masyarakat untuk menangani suatu masalah kader perlu memberikan rujukan ke Puskesmas agar orang tersebut segera ditangani oleh petugas kesehatan. – Kader posyandu melakukan rujukan ke Puskesmas pada hari buka Posyandu tetapi bisa juga melakukan rujukan di luar hari buka Posyandu bila kader menemukan masalah
  19. 19. DISKUSI • Siapa yang bisa menyebutkan pengertian dari rujukan ? • Masalah-masalah apa saja yang bila ditemukan kader di Posyandu perlu diberikan rujukan?
  20. 20. PENGERTIAN RUJUKAN • Rujukan adalah pemberian surat pengantar kepada orang yang dianggap memiliki tanda- tanda masalah. Surat itu biasanya ditujukan kepada Puskesmas. • Meskipun memberi rujukan merupakan tugas utama dari petugas kesehatan yang bertugas di langkah-5 pada hari buka Posyandu, tetapi kader perlu juga memberi rujukan apabila diperlukan. • Biasanya, kader memberikan rujukan di kegiatan 4, pada saat bertugas memberikan penyuluhan. Tetapi bisa juga memberikan rujukan di luar hari Posyandu, ketika kader menemukan suatu masalah
  21. 21. ORANG-ORANG YANG PERLU DIRUJUK • Balita yang berat badannya berada di BAWAH GARIS MERAH (BGM) atau kurus • Balita yang berat badannya 2 kali berturut-turut TIDAK NAIK • Balita yang terlalu gemuk • Balita yang tampak sakit, dengan tanda-tanda sebagai berikut : – Keadaan anak lemah, lesu, dan tidak bergairah – Badannya panas tinggi – Rewel dan tidak mau makan – Tidak mau menetek – Memiliki bercak putih pada matanya – Badan berbercak-bercak merah – Buang air terus menerus (diare) lebih dari 1 hari – Muntah-muntah – Tidak bisa kencing lebih dari ½ hari – Batuk lebih dari 100 hari – Batuk cepat disertai nafas sesak – Kelihatan kena penyakit kulit
  22. 22. ORANG-ORANG YANG PERLU DIRUJUK(lanjut) • Ibu hamil yang mengalami tanda-tanda sebagai berikut : – Lingkar Lengan Atas (LILA)-nya kurang dari 23,5 cm atau kurus – Kepala sering pusing – Penglihatan berkunang-kunang – Muntah terus menerus – Nafsu makan kurang – Kakinya bengkak – Sesak nafas – Mengalami perdarahan pada usia kehamilan muda – Lesu, lemah, mudah capek dan mudah mengantuk – Kelopak mata bagian dalam pucat – Mencret Lebih dari sehari semalam – Mencretnya mengandung darah • Orang sakit yang minta pertolongan kepada Kader
  23. 23. PENUTUP Sebelum kita mengakhiri materi ini, apakah masih terdapat penjelasan yang belum dimengerti, kalau masih ada kami persilahkan untuk bertanya.
  24. 24. TERIMA KASIH

×