Trauma tumpul abdomen

7,736 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
7,736
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
143
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Trauma tumpul abdomen

  1. 1. ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. T DGN TRAUMA TUMPUL ABDOMEN DI RUANG BEDAH MINOR RSDM SURAKARTA IKRIMA RAHMASARI J 230 080 038
  2. 2. DEFINISI <ul><li>Trauma adalah </li></ul><ul><li>cedera fisik dan psikis,kekerasan yang brakibat cedera </li></ul>
  3. 3. ETIOLOGI <ul><li>Trauma abdomen kbnykan disebbkn oleh trauma tumpul. </li></ul><ul><li>Trauma akibat benda tajam umumnya disebabkan oleh luka tembak dan luka tusuk </li></ul>
  4. 4. ANALISA DATA Pola nafas tdk efektif Penurunan ekspansi paru <ul><li>DS : </li></ul><ul><li>Klien mengatakan sesak nafas </li></ul><ul><li>Klien mengatakan perut sebelah kanan terasa ampeg </li></ul><ul><li>DO : </li></ul><ul><li>Klien gelisah </li></ul><ul><li>R : 26x/menit </li></ul>1. Symptom Etiologi Data No
  5. 5. Nyeri akut Trauma abdomen <ul><li>DS : </li></ul><ul><li>Klien mengatakan perut sebelah kanan sakit </li></ul><ul><li>P : bila bergerak dan </li></ul><ul><li>bernafas </li></ul><ul><li>Q : seperti tertusuk-tusuk </li></ul><ul><li>R : perut sebelah kanan </li></ul><ul><li>S : 7 </li></ul><ul><li>T : hilang timbul </li></ul><ul><li>DO : </li></ul><ul><li>Klien tampak mengerang-erang menahan sakit. </li></ul><ul><li>Tampak luka lecet dan jejas pd abdomen sebelah kanan </li></ul>2.
  6. 6. Resiko infekso Luka non-penetrasi abdomen <ul><li>DS : - </li></ul><ul><li>DO : </li></ul><ul><li>Terdapat luka lecet pada abdomen kanan </li></ul><ul><li>Terdapat jejas dan hematoma pada abdomen sebelah kanan </li></ul><ul><li>Hb : 14,5 g/dl </li></ul><ul><li>Leukosit : 12,1 10 3 /ul </li></ul>3.
  7. 7. INTERVENSI & EVALUASI S : klien Mengatakan sesak nafas berkurang,Klien mengatkan lebih nyaman O : R : 24x/” A : masalah teratasi P :intervensi dihentikan <ul><li>Kaji pola nafas klien </li></ul><ul><li>Posisikan klien semi fowler </li></ul><ul><li>Berikan nasal kanul 2L/menit </li></ul>Stelah dilakukan tindakan keperawatan slama 1x15’ pola nafas efektif Dg KH : Klien mngatakan sesak nafas berkurang Klien rileks Pernafasan 20-24 x/ menit Pola nafas tidak efektif b.d adanya trauma abdomen 1. Evaluasi Intervensi Tujuan Dx Kep No
  8. 8. S : klien mengatakan nyeri sedikit berkurang O : klien masih gelisah klien masih tampak merintih sakit A :masalah teratasi sebagian P :lanjutkan intervensi <ul><li>Mengkaji tingkat nyeri </li></ul><ul><li>Memberikan injeksi ketorolak 2ml </li></ul><ul><li>Mengajarkan nafas dalam bila nyeri timbul </li></ul><ul><li>Stelah dilakukan </li></ul><ul><li>tindakan </li></ul><ul><li>Keperawatan </li></ul><ul><li>1x10 menit,nyeri </li></ul><ul><li>teratasi </li></ul><ul><li>Dengan KH : </li></ul><ul><li>Klien mengatakan nyeri berkurang/ hilang </li></ul><ul><li>Klien tenang tdk mengerang kesakitan </li></ul><ul><li>Skala nyeri 1-3 </li></ul>Nyeri akut b.d trauma abdomen 2.
  9. 9. S : - O : urine jernih tdk ada perdarahan Volume urine 200cc Keluaran NGT cairan bersih Hb : 14,5 g/dl A :masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi <ul><li>Memasang kateter </li></ul><ul><li>Memasang NGT </li></ul><ul><li>Mengambil sample darah </li></ul><ul><li>Memasang trail tempat tidur </li></ul><ul><li>Memonitor NGT </li></ul><ul><li>Memberikan injeksi cefotaxim 1g </li></ul><ul><li>Setelah dilakukn </li></ul><ul><li>Tindakan </li></ul><ul><li>Keperawatan </li></ul><ul><li>1x20 menit, tidak </li></ul><ul><li>terjadi infeksi </li></ul><ul><li>Dengan KH : </li></ul><ul><li>Tidak ada tanda-tanda infeksi </li></ul><ul><li>Tidak ada perdarahan </li></ul><ul><li>Suhu tubuh normal : 36-37 </li></ul>Resiko infeksi b.d trauma non-penetrasi abdomen 3.

×