• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Tugas kurikulum sule
 

Tugas kurikulum sule

on

  • 427 views

 

Statistics

Views

Total Views
427
Views on SlideShare
427
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
9
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Tugas kurikulum sule Tugas kurikulum sule Presentation Transcript

    •  PENCAPAIAN KOMPETENSI Sebagai tahapan strategis pencapaian kompetensi,kegiatan pembelajaran perlu didesain dan dilaksanakan secara efektif dan efisien sehingga memperoleh hasil maksimal.Berdasarkan panduan penyusun KTSP,kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan tatap muka,kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. KEGIATAN TUGAS TERSTRUKTUR Sekolah yang menerapkan sistem SKS, kegiatan tugas terstrukturalnya dirancang dan dicatumkan dalam jadwal pelajaran meskipun alokasi waktu yang lebih sedikit di bandingkan dengan kegiatan tatap mukanya karena mengebangkan kemendirian peserta didiknya. KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR Kegiatan pembelajaran yang dirancang guru tetapi tidak dicantumkan dalam jadwal pelajaran baik yang memakai sistem paket maupun SKS.strategi yang digunakan adalah diskoveri inkuiri dengan metode seprti penugasan,observasi lingkungan atau proyek.
    • STRATEGI PEMBELAJARAN Strategi pembelajran yang dipilih guru selayaknya didasari pertimbangan sesuai situasi,kondisi dan lingkungan yang akan dihadapinya. Pemilihan strategi pembelajaran umumnya bertolak dari: A. Rumusan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan B. Analisis kebutuhan dan karekteristik peserta didik yang dihasilkan C. Jenis materi pelajaran yang akan dikomunikasikan kozma dalam gafur (1989:91) secara umum menjelaskan bahwa strategi pembelajaran dapat di artikan sebagai segala kegiatan yang dipilih yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya tujuan pembelajaran. Strategi pembelajaran pada dasarnya adalah suatu rencana mencapai tujuan.istilah strategi ,metode atau tehnik sering digunakan secara bergantian walaupun pada dasarnya istilah-istilah tersebut mempunyai perbedaan satu sama lainnya.
    • KOMENTAR Sebagai tahapan strategis pencapaian kompetensi,kegiatan pembelajaran perlu didesain dan dilaksanakan secaraefektif dan efisien sehingga memperoleh hasil maksimal.dengan cara kegiatan tugas terstruktur maupun kegiatan mandiri tidak berstruktur. Dalam proses pembelajaran harus diterapkan pendekatan pembelajaran agar kita tahu kaleteristik siswa yang berbeda – beda sehingga kita dapat merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. Guru melakukan pembelajaran harus mengikuti dan didasari berbagai pertimbangan sesuai situasi,kondisi dan lingkungan yang akan dihadapinya,
    • BAB 2 KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KURIKULUM Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan tentang tujuan,isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk kemungkinan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada didaerah. pengembangan kurikulum Tingkat Satuan pendidikan (KTSP) yang beragam,mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. TUJUAN PENYUSUNAN KTSP Tujuan panduan penyusunan KTSP ini adalah untuk menjadi acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB, SMP/MTS/SMPLB, SMA/MA/SMALB dan SMK/MAK dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan.
    •  PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip, sbb : a. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepntingan peserta didik dan lingkungannya. b. Beragam dan terpadu c. Tanggap perkembangan terhadap ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan menyeluruh dan berkesinambungan e. Belajar sepanjang hayat f. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
    •  VISI MISI KTSP data membuktikan bahwa sampai pernyataan visi dan misi, seluruh sekolah memiliki cita-cita yang tinggi. Harapan yang tinggi sangat berpotensi dan menjadi sumber semangat peningkatan mutu. Pernyataan visi misi tergambar seperti berikut: a. Seluruh sekolah memiliki perhatian yang baik mengenai pentingnya pernyataan visi dan misi. b. Mempublikasikan visi dan misi pada berbagai media sebagai pernyataan formal sekolah c. Mendeskripsikan secara umum pada konsentrasi sekolah meningkatkan konpetensi siswa dalam bidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi. d. Menunjukan kuatnya keyakinan bahwa sekolah dapat berprestasi sebagai mana harapan yang dideskripsikan pada visi dan misi sekolah yang ideal
    • komentar Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan tentang tujuan,isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelanggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu,tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta dbuat oleh pemerintahan pusat, pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) hrus disuaikan dengan keadaan sekolah itu kelebihan maupun kekurangannya,,,
    • BAB 3 MACAM-MACAM METODE PEMBELAJARAN METODE PEMBELAJARAN metode pembelajaran adalah cara untuk mempermudah peserta didik mencapai kompetensi tertentu. Hal ini berlaku baik bagi guru (dalam pemilihan metode mengajar) maupun bagi peserta didik (dalam memilih strategi belajar). Strategi pembelajaran mempunyai langkah-langkah sbb : a. Mengidentifikasi prasyarat (prerequisitel) b. Membuat tes untuk mengukur perkembangan dan pencapaian kompetensi. c. Mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.
    • CIRI PEMBELAJARAN TUNTAS sangat beragam seperti dijelaskan dibawah ini : a. Siswa dapat belajar dengan baik dalam kondisi pengajaran yang tepat sesuai dengan harapan pengajar. b. Bakat seseorang dalam bidang pengajaran dapat diramalkan, baik tingkatannya maupun waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari bahan tsb. c. Tingkat hasil belajar bergantung pada waktu yang digunakan secara nyata oleh siswa untuk mempelajari sesuatu dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan untuk mempelajarinya. Metode pembelajaran yang sangat ditekankan dalam pembelajaran tuntas adalah pembelajaran individual, pembelajaran dengan teman atau sejawat (peer instruction) dan bekerja dalam kelompok kecil.
    • *Peran Guruperan guru harus dalam hal-hal berikut :a. Menjabarkan KD (Kompetensi Dasar) kedalam satuan-satuan yang lebih kecil dalam memperhatikan pengetahuanprasyaratnya.b. Mengembangkan indikator berdasarkan SK/KDc. Menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk yangbervariasid. Memonitor seluruh pekerjaan peserta didike. Menilai perkembangan peserta didik dalam pencapaiankompetensi ( kognitif, psikomotor, dan afektif)*Peran peserta didikKurikulum tingkat satuan pendidikan yang memilikipendekatan berbasis kompetensi sangat menjunjung tinggidan menempatkan peran peserta didik sebagai subjek.
    •  Komentar metode pembelajaran adalah cara untuk mempermudah pesrta didik mencapai kompetensi tertentu agar pencapaian pembelajaran bisa makin efefktif dan berjalan dengan baik.dalam pembelajaran pesrta didik dapat memapreasikan kemampuan atau keterampilan dia baik diluar maupun disekolah,dalam pembelajaran ada yang disebut pembelajaran tuntas yang mengsyaratkan peseta didik menguasai secara tuntas seluruh standar kompetensi maupun kompetensi dasar mata kuliah tertentu.
    • BAB 4PERSIAPAN PEMBELAJARAN Keutamaan persiapan pembelajaran Dalam persiapan mengajar harus jelas kompetensi dasar yang akan dikuasai peserta didik, apa yang harus dilakukan, apa yang harus dipelajari, bagaimana mempelajarinya serta bagaimana guru mengetahui bahwa peserta didik telah menguasai kompetensi tertentu. Aspek-aspek tersebut merupakan unsur utama yang secara minimal harus ada dalam setiap persiapan mengajar sebagai pedoman guru dalam melaksanakan pembelajaran dan membentuk kompetensi peserta didik. Terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan persiapan mengajar diantaranya : 1. kompetensi yang dirumuskan dalam persiapan mengajar harus jelas. 2. persiapan mengajar harus sederhana dan fleksibel serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran 3. persiapan mengajar yang dikembangkan harus utuh menyeluruh serta jelas pencapaiannya. 4. harus ada koordinasi antar komponen pelaksana program disekolah, terutama pembelajaran dilaksanakan secara tim (team teaching) atau moving class.
    •  Metode umum Pembelajaran dalam proses metode umum pembelajaran, dikenal beberapa istilah-istilah tersebut adalah: 1.Pendekatan pembelajaran 2. Strategi pembelajaran 3. Metode pembelajaran 4.Teknik pembelajaran 5. Taktik pembelajaran 6. Model pembelajaran Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Dilihat dari pendekatannya pembelajran terdapat 2 jenis pendekatan yaitu: 1. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa( student centered approach) 2. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru( teacher centered approach)
    •  Faktor – faktor yang mendukung terjadinya proses belajar 1.nyaman 2. Melakukan sendiri 3. Diulang – ulang 4. pengalaman bermakna 5. membangun pemahaman tentang dunianya sendiri Strategi pembelajaran berbasis kompetensi Menurut E.Mulyasa ada 5 model pembelajaran yang dianggap sesuai dengan tuntutan kurikulum berbasis kompetensi. 1. Pembelajaran Kontekstual ( contextual teaching learning) 2. Bermain Peran ( Role playing) 3. Pembelajaran partisipatif ( Participative teaching and learning) 4. Belajar Tuntas (Mastery Learning) 5. Pembelajaran dengan modul (Modular Instruction)
    • komentar Dalam persiapan mengajar harus jelarkompetensi dasarnya yang akan dikuasai pesrtadidik,apa yang harus dilakukan dan apa yang harusdipelajari,dalam persiapan pembelajran gurumempunyai rencana atau gambaran untuk mengajaryg disabut RPP(Rencana PelaksanaanPembelajaran).dalam pembelajaran guru dan pesrtadidik harus merasa nyaman dan menceritakanpengalaman bermakna secara berulang-ulang agarpeserta didik bisa memahami dan mengerti.
    • BAB 5 MODUL PENGEMBANGAN KURIKULUM• Model pengembangan kurikulum terbagi atas 2 bagian yaitu:• 1.Model TOP DOWN• Gagasan pengembangan kurikulum model ini datang dari para administrator pendidikan dan menggunakan prosedur administrasi• 2. Model GRASS ROOTS• Model pengembangan kurikulum yang pertama,digunakan dalam sistem pengelolaan pendidikan / kurikulum yang bersifat sentralisasi sedangkan model grass roots akan berkembang dalam sistem pendidikan yang bersifat desetralisasi.
    •  KOMPONEN KURIKULUM kurikulum memiliki lima komponen utama yaitu: (1) Tujuan (2) Materi (3) Strategi pembelajaran (4) Organisasi kurikulum (5) Evaluasi Kelima komponen tersebut memiliki keterkaitan yang erat dan tidak bisa dipisahkan. Tujuan pendidikan adalah untuk meletakan dasar kecerdasan,pengetahuan,kepribadian,ahlak yang mulia serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
    • komentar Model pengembangan kurikulum ada berapa model pengembangan yaitu model top-down dan model grass roots. Tujuan pendidikan adalah menanamkan pengetahuan,kecerdasan,kepribadaian,ahlak mulia serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.