Msdm bab xiii

536 views
455 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
536
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
14
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Msdm bab xiii

  1. 1. BAB XIII SISTEM INFORMASISUMBER DAYA MANUSIA
  2. 2. SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SISM) :Adalah suatu prosedur sistematik pengumpulan,penyimpanan, pemeliharaan, perolehan kembali dan validasi berbagai data tertentu yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan tentang sumber daya manusianya, kegiatan kegiatanpersonalia dan karakteristik-karakteristik satuan kerja. 2
  3. 3. Data yang diperlukan dalam SISM•Data tentang para pelamar•Peraturan pemerintah yang berkaitan dengan penarikan/recruitmen•Promosi dan perputaran kerja•Program-program pengembangan disusun atas dasardata tentang keterampilan-keterampilan yang telahdimiliki oleh para karyawan•Latihan/training•Penilaian prestasi kerja•Pemberian kompensasi•Kenaikan kompensasi yang direncanakan•Survey pasar tenaga kerja•Praktik disiplin•Keluhan keluhan kerja karyawan 3
  4. 4. KOMPONEN-KOMPONEN DASAR SISM ada tiga komponen fungsional utama yang harus ada dalam SISM ;3. FUNGSI MASUKAN (INPUT) fungsi masukan memberikan kemampuan untuk memasukkan informasi personalia ke dalam SISM. Meliputi berbagai prosedur yang diperlukan untuk mengumpulkan data ; siapa yang mengumpulkan data, kapan dan bagaimana data seharusnya diproses.5. FUNGSI PEMELIHARAAN DATA Setelah di proses oleh fungsi masukan, fungsi pemeliharaan mengelola kualitas data yang disimpan. Fungsi ini memperbarui, menembah data baru dan menghilangkan data yang sudah tidak diperlukan data base.7. FUNGSI KELUARAN (OUTPUT) fungsi keluaran berkaitan dengan proses penarikan data (retieval). Kriteria penting untuk mengevaluasi efektivitas sistem sebagai alat bantu manajemen adalah apakah sistem itu mampu memproduksi informasi yang diperlukan/berguna dalam proses pengambilan keputusan (decision making) 4
  5. 5. KONSEP DASAR : BERBAGAI KARAKTERISTIK PENTING SISMAda lima konsep dasar yang dicakup dalam definisi SISM3. DATA BASE kreasi data base mungkin merupakan langkah terpenting proses pengembangan sistem. Sebagai titik awal data base hendaknya mencakup elemen-elemen data esensial yang dibutuhkan oleh intern perusahaan ataupun oleh pihak diluar perusahaan (kantor-kantor pemerintah, asosiasi bisnis dan serikat karyawan)6. PEMASUKAN DATA (DATA ENTRY) proses pemasukan data harus dirancang dan direncanakan dengan baik agar SISM berfungsi secara benar9. PENARIKAN DATA (RETRIEVAL) unsur pokok ketiga SISM yang dirancang dengan baik adalah penarikan informasi yang dibutuhkan secara tepat dengan cara yang COST-EFFECTIVE oleh pemakai 5
  6. 6. 4. PUSAT INFORMASI SUMBERDAYA MANUSIA (PISM) prosedur esensial keempat adalah menunjuk seseorang atau TEAM sebagai penanggung jawab operasional SISM setiap harinya.4. KUALITAS DATA prosedur esensial kelima adalah kualitas data, mencakup akurasi, ketepatan waktu, kejelasan dan ketersediaan data. Beberapa elemen mungkin butuh tingkat akurasi yang sangat tinggi, sedangkan berbagai elemen lain memerlukan tingkat akurasi yang moderat-sedang atau rendah. 6
  7. 7. TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN SISMTahap tahap proses desain pengembangan SISM adalahsebagai berikut;3.USULAN KEPADA MANAJEMEN pada tahap ini, konsep pengembangan SISMdiajukan, dan oleh karena itu berbagai parameter sistemsecara keseluruhan dianalisa cost/benefit nya.6.ANALISA KEBUTUHAN analisa kebutuhan mencakup analisa biaya-manfaatsecara lebih rinci, alternatif-alternatif dalampengembangan, berbagai masukan dan keluaran sistemdari perspektif luas, deskripsi aliran data, tipe tipe elemendata, pengukuran keamanan data dan spesifikasipelaksanaan sistem 7
  8. 8. 1. SPESIFIKASI SISTEM Dalam tahap ini pemakai menguraikan berbagai kebutuhan dan keinginan mereka-menguraikan apa yang akan dilakukan SISM dan bagaimana sistem akan beroperasi.4. DESAIN SISTEM Dalam tahap desain sistem keseluruhan dirinci secara spesifik agar semua fungsi dapat diperiksa dan semua program dapat disediakan.7. PENGEMBANGAN SISTEM Program computer dibuat dalam tahap ini. Berbagai program latihan dikembangkan dan percobaan percobaan dilakukan dalam situasi Dummy Test maupun dengan data sesungguhnya 8
  9. 9. 1. Instalasi dan Konversi setelah pengujian dilingkungan “laboratorium” berhasil, SISM dipasang dilingkungan perusahaan pemakai dan percobaan dilakukan dengan menggunakan data semu. Keseluruhan SISM kemudian dicoba dengan menggunakan data sesungguhnya, dan para pemakai dilatih tentang cara pengoperasian sistem4. EVALUASI evaluasi dilakukan, apakah sudah sesuai dengan sasaran dan tujuan yang ditetapkan pada tahap awal. (kualitas SISM, biaya-manfaat,) 9
  10. 10. BERBAGAI KESALAHAN UMUMBerbagai kesalahan umum yang sering terjadi dalam SISM;3.Sistem mencoba untuk melayani semua fungsi dan semua orangpersonalia-semua pada waktu yang sama4.Tidak ada ahli personalia dalam TEAM proyek5.Berbagai sistem yang terpisah pisah untuk setiap kegiatan personalia6.Sistem terlalu kompleks7.Dukungan manajemen pengoperasian yang tidak memadai8.Desain oleh panitia9.Secara teknis canggih, tetapi tidak berorientasi pada pemakai10.Lemahnya pengendalian proyek11.Menjanjikan pengurangan tenaga kerja : penghematan yang tidakpernah terjadi12.Mengembangkan sendiri-padahal kita dapat membeli 10
  11. 11. TH AN K S A LO T,S E E U N E X T TIM E 11

×