• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Lompat jangkit
 

Lompat jangkit

on

  • 2,055 views

Dalam olah raga lompat jangkit terdapat peraturan-peraturan yang harus diperhatikan dan di patuhi.

Dalam olah raga lompat jangkit terdapat peraturan-peraturan yang harus diperhatikan dan di patuhi.

Statistics

Views

Total Views
2,055
Views on SlideShare
2,055
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
8
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Lompat jangkit Lompat jangkit Document Transcript

    • http://makalahplus.blogspot.com/ BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tubuh manusia merupakan suatu organ yang sangat kompleks. Sampai saat ini, pengetahuan di bidang faal mengenai perubahan-perubahan yang timbul akibat dari suatu latihan, tetap belum lengkap. Kurangnya fakta-fakta mengenai pengaruh latihan terhadap salah satu bagian tubuh manusia, membuat keadaan menjadi lebih rumit. Boleh dikatakan, hampir tidak mungkin bagi kita untuk mengetahui pengaruh latihan-latihan terhadap tubuh kita secara pasti. Akibatnya, sulit sekali untuk mengevaluasi dan mencatat metode-metode latihan secara ilmiah. Meskipun sudah banyak tahapan latihan yang terbukti baik atau diakui manfaatnya, tetap saja banyak hal yang harus dipecahkan : masih banyak pertentangan pendapat yang membutuhkan jawaban. Menurut data riset, percobaan dan data dari suatu program latihan yang digunakan para atlet juara, terbukti bahwa atlet modern digunakan untuk berlatih sepanjang tahun. Ia harus memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai tahapan kesegaran jasmani dan rohani yang tinggi jika ingin duduk di puncak tangga kejuaraan atletik. Sampai saat ini belum diketahui, dengan pasti bagaimana seorang atlet mampu mencapai puncak tersebut. Mungkin saja kita menarik kesimpulan (dengan rasa percaya yang berlebihan) bahwa kemenangan itu diperoleh si atlet karena berbagai faktor, misalnya karena bakat alamiahnya, keterampilannya, atau semata-mata karena hasil kerja kerasnya. Suatu metode latihan fisik, baik yang sudah umum maupun yang khusus, sering pula dianggap sebagai pencetak keberhasilan seorang atlet. Umumnya, dalam melatih seorang atlet, pelatih atau guru olah raga selalu 1
    • http://makalahplus.blogspot.com/ menyusun suatu program yang berdasarkan pada peningkaan program latihan, prinsip interval, dan kekhususan latihan tersebut. 1.2 Pembatasan Masalah Permasalahan yang kami kemukakan dalam materi Lompat Jangkit (Atletik) kami batasi agar masalah tidak melebar lebih luas. 2
    • http://makalahplus.blogspot.com/ BAB II PEMBAHASAN MASALAH 2.1 Peraturan Dalam Cabang Lompat Jangkit - Lompatan harus sedemikian rupa, sehingga atlet tadi mendarat lagi dengan kaki yang sama. - Langkah kaki harus sedemikian rupa, sehingga kaki yang berlawanan dengan kaki yang dipakai melompat dapat menyentuh tanah terlebih dahulu. - Jika si pelompat menyentuh tanah pada saat melompat dengan menggunakan kaki yang tidak digunakan kaki yang tidak digunakan untuk melompat, maka di hitung dis. 2.2 Tahap Lari dalam Lompat Jangkit Tahap lari merupakan tahap pertama dari serangkaian gerakan dalam cabang lompat jangkit. Berikut ini akan diuraikan tentang tujuan latihan, petunjuk pelaksanaan, dan saran-saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini ◊ Tujuan Latihan Tujuan latihan lari dalam cabang lompat jangkit adalah untuk meningkatkan kecepatan horizontal secara maksimum tanpa menimbulkan hambatan sewaktu take off. ◊ Petunjuk Pelaksanaan Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam tahap berlari sebelum melompat, pada cabang lompat jangkit, antara lain : - Jarak lari harus cukup panjang, sehingga memungkinkan peningkatan kecepatan sampai hampir maksimum pada saat take off. 3
    • http://makalahplus.blogspot.com/ - Gerakan lari harus dilakukan secara konsisten dan uniform (seragam), sehingga atlet dapat mencapai titik take off dengan tepat. - Untuk seorang pemula, sebaiknya jarak lari cukup 20-25 meter saja sedangkan untuk yang sudah berpengalaman maka jarak lari tersebut dapat ditingkatkan hingga sejauh 30-45 meter tergantung pada kemampuan yang bersangkutan dalam menambah kecepatannya ◊ Saran Perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi Saran Perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini, dapat diikhtisarkan sebagai berikut : - Hindarkan ketegangan yang berlebihan, dengan menekankan akumulasi kecepatan secara bertahap. - Hindarkan penurunan kecepatan pada saat menginjak papan lompat. - Hindarkan langkah berlebihan, dengan menekankan pada kecepatan kaki sejauh kurang lebih 10 meter terakhir. - Hindarkan memotong langkah, dengan memperpanjang jarak lari. - Hindarkan tercapainya kecepatan maksimum yang terlalu dini, dengan cara memperpendek jarak lari. 2.3 Tahap HOP dalam Lompat Jangkit Tahap hop merupakan tahap kedua dari serangkaian gerakan dalam cabang lompat jangkit. Berikut ini akan diuraikan tentang tujuan latihan, petunjuk pelaksanaan, dan saran-saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini.  Tujuan Latihan Tujuan latihan hop dalam cabang lompat jangkit adalah mengubah gerakan lari menjadi suatu hop yang rendah menurut suatu lintasan, 4
    • http://makalahplus.blogspot.com/ dengan sedapat mungkin tetap mempertahankan kecepatan horizontal semaksimal mungkin.  Petunjuk Pelaksanaan Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam tahap hop, pada cabang lompat jangkit, antara lain : - Perubahan gerakan maju ke muka menjadi gerakan bersudut didapat dengan cara memberikan tenaga maksimum pada kaki yang akan take off. - Perubahan arah dalam lompat jangkit ini, kurang begitu nyata jika dibandingkan dengan pada lompat jauh. Arahnya juga lebih cenderung ke depan dari pada ke atas. - Setelah take off, kaki yang dipakai melompat hendaknya melakukan gerakan melingkar penuh dengan lutut dinaikkan paling sedikit sejajar lantai. - Kaki melewati lengkungan yang lebar untuk mendapatkan posisi landing yang efisien. - Ini dilakukan pada tahap akhir gerakan melayang dan langsung ditarik mundur untuk menyiapkan landing aktif. - Untuk mendapatkan posisi landing yang aktif, lengkungan terbalik dari kaki take offi harus sudah lengkap pada saat-saat terakhir gerakan melayang. - Sebelum mendarat, kaki yang take off harus digerakkan ke depan pusat gaya berat tubuh pelompat, dengan kaki yang satunya tergantung bebas ke belakang. - Pada saat mendarat, kaki menyentuh tanah dengan tumit lebih dulu. Hendaknya tumit terletak sedikit di muka pusat gaya berat tubuh pelompat. - Ketika melayang, punggung harus diusahakan setegak mungkin.  Saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi 5
    • http://makalahplus.blogspot.com/ Saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini, dapat diikhtisarkan sebagai berikut : • Untuk mencegah lompatan yang terlampau tinggi, usahakan menekankan arah gerak ke depan, terutama pada waktu take off. • Untuk menghindarkan lompatan yang terlalu tinggi, usahakan untuk melakukan langkah panjang pada beberapa langkah terakhir sebelum melakukan lompatan. • Untuk mencegah agar tidak jatuh, perbaiki posisi landing dengan ibu jari kaki yang terbuka sedikit sebelum melakukan landing. • Koreksi take off yang buruk sebelum melakukan step. Usahakan supaya punggung lurus dan landing secara aktif. • Lakukan landing secara aktif sebagai suatu gerakan memegas ketika menyentuh tanah, daripada menunggu tanah menyentuh kaki yang take off. 2.4 Tahap Step dalam Lompat Jangkit Tahap step merupakan tahap ketiga dari serangkaian gerakan dalam cabang lompat jangkit. Berikut ini akan diuraikan tentang tujuan latihan, petunjuk pelaksanaan, dan saran-saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini. ◊ Tujuan Latihan Tujuan latihan step dalam cabang lompat jangkit adalah : - Mengubah kecepatan horizontal yang masih ada setelah hop, menjadi suatu langkah (step) – ground covering step. - Menjaga momentum horizontal sebanyak mungkin, sehingga tahap ini sangat penting artinya bagi fase terakhir dari jump. ◊ Petunjuk Pelaksanaan 6
    • http://makalahplus.blogspot.com/ Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam step, pada cabang lompat jangkit antara lain sebagai berikut : • Jauhkan langkah tergantung pada kecepatan horizontal dan komponen vertical yang muncul pada saat dilakukan take off. • Perpindahan momentum didapat dari pengarahan oleh kaki yang pada waktu hop masih menyentuh tanah dan dari gerakan mengayun oleh tangan dan kaki yang diangkat sewaktu melompat. • Begitu kaki yang dipakai melompat dalam hop menyentuh tanah, kaki yang sebelah lagi (yang saat itu tergantung di belakang) hendaknya digerakkan dengan lutut terlebih dahulu dan paha hendaknya dipertahankan tetap tinggi. • Gerakkan dari kaki yang memimpin sangatlah vital untuk mencegah terjadinya peluncuran tubuh dan lompatan yang rendah serta mendatar. • Kaki harus diusahakan setinggi mungkin dengan bagian bawah harus tetap santai dan terayun ke belakang kea rah pinggang pada waktu melayang. • Sebelum landing, kaki yang memimpin dilempar ke luar, kemudian digerakkan ke arah belakang untuk memproduksi landing yang aktif. • Pada saat landing, kaki menyentuh tanah dengan bagian tumit terlebih dahulu. Tumit hendaknya jatuh sedikit di depan pusat gaya berat tubuh pelompat. • Punggung diusahakan setegak mungkin pada waktu tubuh melayang di udara. ◊ Saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi Saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam pelaksanaan step, pada cabang lompat jangkit, dapat diikhtisarkan sebagai berikut : 7
    • http://makalahplus.blogspot.com/ • Untuk menghindarkan langkah yang terlampau pendek dan datar, usahakan meninggikan lutut sewaktu take off. • Langkah yang terlampau pendek (jaraknya) dan tinggi, dapat dihindarkan dengan cara melebarkan kaki pada saat take off. • Hindarkan ketergesaan sewaktu take off, dengan cara mengoreksi gerakan kaki setelah landing dari gerakan hop tadi. • Jika menggunakan take off dengan tangan, segera koreksi gerakan tangan yang terlampau berlebih untuk mencegah perputaran punggung ke arah depan. 2.5 Tahap Jump dalam Lompat Jangkit Tahap jump merupakan tahap terakhir dari serangkaian gerakan dalam cabang lompat jangkit. Berikut ini akan diuraikan tentang tujuan latihan, petunjuk pelaksanaan, dan saran-saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini.  Tujuan Tujuan latihan jump dalam cabang lompat jangkit adalah mengerahkan kecepatan horizontal yang masih tersisa untuk fase terakhir (jump), sehingga dicapai jarak lompatan yang maksimal.  Petunjuk Pelaksanaan Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam melakukan jump, pada cabang lompat jangkit antara lain sebagai berikut : • Jauhnya lompatan tergantung pada distribusi ekonomis dari momentum ke depan fase-fase sebelumnya dan komponen vertical dari tenaga yang digunakan sewaktu take off. • Pemindahan momentum ini didapat dari pengarahan kaki setelah mengayun dari kaki sebelahnya, serta kedua tangan. 8
    • http://makalahplus.blogspot.com/ • Begitu kaki yang melakukan stepping mendarat, kaki sebelahnya yang tergantung bebas, diayunkan ke depan dengan lutut terlebih dahulu. • Punggung harus selurus mungkin untuk mendapatkan ketinggian yang diharapkan. • Sewaktu melayang, si pelompat yang sebelumnya lari dengan kecepatan kurang, harus berusaha untuk melakukan gerakan hang atau hitch kick yang dimodifikasi. • Merentangkan kedua tangan di atas kepala, akan membantu melambatkan gerakan rotasi ke depan. • Pada saat landing, perhatian hendaknya dicurahkan pada kaki yang direntang sejauh mungkin dari pinggul. • Lutut diangkat ke atas belakangan, dan kedua tangan diayunkan ke bawah untuk membantu rentangan kaki. • Kedua tangan segera diayunkan ke depan begitu tumit menyentuh pasir; hal ini dilakukan untuk mencegah tubuh terjatuh ke belakang.  Saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi Saran perbaikan atas beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam tahap ini, dapat diikhtisarkan sebagai berikut : • Hindarkan terjadinya hang atau hitch kick yang dimodifikasi terlampau dini, dengan mengusahakan agar kedua paha terbuka lebar sebelum take off. • Usahakan supaya kedua kaki tidak diangkat ke atas terlampau awal, dengan melakukan gerakan sedikit lamban. • Usahalam untuk memperbaiki landing yang tegak, dengan cara menekukkan kedua kaki sebelum diluncurkan ke muka. 9
    • http://makalahplus.blogspot.com/ • Usahakan untuk memperbaiki posisi jatuh ke pit tidak ke belakang, dengan cara memperhatikan menekuknya lutut sewaktu kaki menyentuh pasir; sekaligus disertai gerakan tangan ke depan. 10
    • http://makalahplus.blogspot.com/ BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1 Kesimpulan Setelah diadakan pembahasan secara sederhana maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa : • Dalam olah raga lompat jangkit terdapat peraturan-peraturan yang harus diperhatikan dan di patuhi. • Dapat mengetahui dan memahami tentang tata cara atau petunjuk pelaksanaan dalam lompat jangkit. • Dalam pelaksanaan lompat jangkit, disamping memperhatikan hasil yang baik juga perlu diperhatikan keselamatan. 3.1 Saran Makalah yang sederhana ini hendaknya dijadikan motivasi belajar bagi pembaca untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan lompat jangkit yang baik dan benar serta dapat memperluas wawasan tentang pendidikan (atletik) yang lebih jauh dan lebih dalam lagi, sehingga pembaca mengetahui dan mampu membaca keadaan-keadaan / permasalah yang terjadi dalam olah raga lompat jangkit. 11
    • http://makalahplus.blogspot.com/ DAFTAR PUSTAKA - Jess Jarver. 2005. Belajar dan Berlatih Atletik. CV.Pionir Jaya. Bandung 12
    • http://makalahplus.blogspot.com/ DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................................................................... i DAFTAR ISI ........................................................................................ ii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ................................................................... 1 1.2 Pembatasan Masalah ........................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN MASALAH 2.1 Peraturan dalam Cabang Lompat Jangkit ............................ 3 2.2 Tahap Lari dalam Lompat Jangkit ...................................... 3 2.3 Tahap HOP dalam Lompat Jangkit ..................................... 4 2.4 Tahap Step dalam Lompat Jangkit ...................................... 6 2.5 Tahap Jump dalam Lompat Jangkit .................................... 8 BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1 Kesimpulan ......................................................................... 10 3.2 Saran ................................................................................... 10 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 11 13 ii