Otomasi; jenis dan analisis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Otomasi; jenis dan analisis

on

  • 1,700 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,700
Views on SlideShare
1,700
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
60
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Otomasi; jenis dan analisis Otomasi; jenis dan analisis Presentation Transcript

  • Otomasi Manufaktur 1
  • Isi Pendahuluan Jenis Automasi Manufaktur Sistem Produksi Otomatis Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi Otomasi pada Jasa Isu-isu otomasi Pengambilan Keputusan diantara alternatif otomasi Wrap-Up: What World-Class Companies Do 2
  • Pendahuluan Pada masa lampau, otomasi bermakna mengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin untuk menghemat ongkos buruh. Kini, otomasi bermakna mengintegrasikan seluruh informasi dan teknologi terkini ke dalam proses operasi untuk tujuan starategis. Kini, otomasi diterapkan tidak hanya untuk menghemat onkos buruh, namun juga untuk:  Meningkatkan mutu  Produksi dan penghantaran yang lebih cepat atas barang/jasa 3  Meningkatkan fleksibilitas
  • Jenis Otomasi Manufaktur (1) Perlengkapan tambahan pada mesin (Machine Attachments)  Penambahan yang murah ke mesin  Mewakili teknologi tertua pada otomasi  Pada umumnya membuat satu atau beberapa operasi sederhana  Contoh: Strip feeders (pengumpan strip) Quick centering (peralatan penyenter) dan grasping devices (perangkat pembawa) 4
  • Jenis Otomasi Manufaktur (2) Numerically Controlled (N/C) Machines  Memiliki sebuah sistem kendali yang menerima/membaca perintah dan menerjemahkan ke operasi mesin  Mesin N/C meliputi: CN/C – computer numerically controlled DN/C – direct numerically controlled (beberapa mesin dikendalikan oleh satu komputer)  Contoh: Mesin tenun Mesin bubut 5
  • Jenis Otomasi Manufaktur (3) Robot  Mesin seperti manusia dalam hal melaksanakan produksi  Otak mesin ini adalah sebuah microcomputer  Mempunyai grippers (vacuum, magnetized, adhesive)  Mempunyai sensors (tactile, proximity, vision/optical)  Dapat dioperasikan di lingkungan yang berbahaya bagi manusia (panas, bising, berdebu, gelap, iritasi kulit,…)  Melakukan pekerjaan berulang secara persis tanpa lelah  Contoh: robot las, rakit, mencat, isnpeksi, transportasi, ….. 6
  • Jenis Otomasi Manufaktur (4) Automated Quality Control Inspection  Mengambil dimensi fisik sebuah benda  Membandingkan ukurannya dengan standar  Menentukan apakah benda tersebut memenuhi spesifikasi  Juga mencek kinerjanya (mis. Rangkaian elektronik)  Membuat inspeksi 100% layak secara ekonomi 7
  • Jenis Otomasi Manufaktur (5) Automatic Identification Systems (AIS)  Mengindera dan memasukkan data ke komputer  Menggunakan bar codes, radio frequencies, magnetic stripes, optical character recognition, machine vision  Data dibaca dari produk, documen, komponen, dan kontainer  Digunakan di gudang, pabrik, pengecer, dan grosir  Contoh – scanner pencek pada gudang grosir 8
  • Jenis Otomasi Manufaktur (6) Automated Process Controls (Kendali Proses Terotomasi)  Menggunakan sensor untuk mendapatkan ukuran kinerja  Membandingkan ukuran dengan standar  Mungkin menggunakan “expert system” untuk menentukan apakah penyesuaian proses diperlukan  Jika diperlukan, ubah setting proses  Sudah lama digunakan di pemrosesan kimia, pemurnian minyak, produksi kertas 9
  • Sistem Produksi Terotomasi (1) Teknologi otomasi semakin canggih Fokus telah bergeser jauh dari mesin individual Yang lebih umum adalah keseluruhan sistem mesin terotomasi dihubungkan bersama untuk tujuan yang lebih luas 10
  • Sistem Produksi Terotomasi (2) Automated Flow Lines  In-line, mesin pemroses otomatis dihubungkan dengan pemindah bahan otomatis  Bekerja tanpa perlu kehadiran manusia  Digunakan untuk memproduksi keseluruhan komponen  Disebut juga fixed automation atau hard automation  Digunakan jika permintaan produk tinggi dan stabil 11
  • Sistem Produksi Terotomasi (3) Automated Assembly Systems  Mesin-mesin perakit otomatis dihubungkan dengan pemindah bahan otomatis  Operasinya penyisipan komponen dan penggabungan  Memproduksi perakitan utama atau produk komplit  Sering menggunakan robot standar (yang lebih murah)  Produk yang didesain cocok untuk dirakit oleh manusia, tidak sesuai untuk perakitan otomatis 12
  • Perancangan ulang produk untuk dirakit otomatis Mengurangi jumlah rakitan yang diperlukan Mengurangi jumlah baut yang diperlukan Komponen dirancang untuk dapat dikirim dan diposisikan secara otomatis Produk dirancang untuk perakitan berlapis dan penyisipan secara vertikal komponennya Komponen dirancang sehingga mampu meluruskan sendiri (self-aligning) Produk dirancang ke modul major untuk produksi Tingkatkan mutu produk untuk menghindari mesin macet 13
  • Sistem Produksi Terotomasi (4) Flexible Manufacturing Systems (FMS)  Kits bahan atau komponen untuk sebuah produk diletakkan di atas materials-handling system  Kode dimasukkan ke komputer untuk identifikasi produk tsb dan lokasinya dalam sebuah rangkaian  Setiap mesin produksi (tanpa operator):  Menerima settings/perintah dari komputer  Memasang/melepas pahat yang diperlukan secara otomatis  Melaksanakan instruksi pemrosesan  Produk secara otomatis dipindah ke mesin berikutnya 14
  • Flexible Manufacturing System (FMS) XPalletTransfer Tools XSystem X X Machine 1 Workpiece X in queue X Tools X X Machine 2 Pallet with X Computer workpiece X Tools attached X X Machine 3 X Load UnloadParts Worker 15
  • Sistem Produksi Terotomasi (5) Automated Storage & Retrieval Systems (ASRS)  Menerima perintah untuk bahan dari mana saja dalam operasi  Mengumpulkan bahan dari lokasi dalam gudang  Menghantar bahan-bahan ke stasiun kerja dalam operasi  Tiga elemen utama pada ASRS adalah: Komputer dan system komunikasi Sistem materials handling/delivery otomatis Sistem penyimpanan dan pencarian di gudang 16
  • Sistem Produksi Terotomasi (5…) Automated Storage & Retrieval Systems (ASRS)  Keuntungan utama ASRS adalah: Meningkatkan kapasitas penyimpanan  Meningkatkan throughput system  Mengurangi ongkos buruh  Meningkatkan mutu produk  17
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi Tiga sistem berbasis komputer yang “complex”  Computer-Aided Design and Computer-Aided Manufacturing (CAD/CAM)  Computer-Integrated Manufacturing (CIM)  Enterprise Resource Planning (ERP) 18
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi (1) Computer-Aided Design and Computer-Aided Manufacturing (CAD/CAM) CAD/CAM adalah merger dari dua sistem CAD and CAM Merupakan otomasi transisi dari rancang produk ke manufakturing 19
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi (1.a) Computer-Aided Design (CAD)  Fokus pada otomasi fase perancangan produk  Menggunakan komputer dalam gambar teknik interaktif dan menyimpan rancangan  Sistem CAD diinstal untuk: Meningkatkan produktivitas perancang Meningkatkan mutu rancangan Meningkatkan standarisasi produk Meningkatkan dokumentasi rancangan Membuat database manufacturing 20
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi (1.b) Computer-Aided Manufacturing (CAM)  Kapabilitas CAM meningkat sedikit drpd CAD  Fokus dengan otomasi perencanaan dan kendali produksi: Plan production Menpersiapkan rute produk Membangkitkan program N/C Memantapkan setting mesin Mempersiapkan jadwal produksi Mengendalikan operasi 21
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi (2) Computer-Integrated Manufacturing (CIM) “Semua operasi pabrik yang berhubungan dengan produksi dipadukan dalam sistem komputer terintegrasi untuk membantu, memperbesar atau mengotomasi operasi.” Melingkupi rantai kegiatan pesanan sales sampai ke pengiriman produk Luaran dari satu aktivitas akan menjadi masukan bagi aktivitas berikutnya. 22
  • Computer Integrated Manufacturing (CIM) Memasukkan semua fungsi yang terkait manufakturing ASRS Process Controls Automated Assembly GT Systems CAD/CAM MRP II 23
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi (3) Enterprise Resource Planning (ERP) Satu set program prangkat lunak yang kompleks Mengintegrasikan kebanyakan fungsi bisnis dalam sebuah organisasi Accounting  Human resources  Purchasing  Production  Logistics  E-Business  … and more  24
  • Sistem Perangkat Lunak untuk Otomasi (3) Enterprise Resource Planning (ERP) Lima perusahaan perangkat lunak ERP yang terkemuka: SAP ( their “R/3” software is top seller)  Oracle  J.D. Edwards  PeopleSoft  Baan  Memerlukan waktu tahunan dan mengeruk milyaran untuk mengimplementasikan (Chevron mengeluarkan $160 million selang 5 tahun) 25
  • Otomasi pada Bidang JasaContoh: Airlines – air traffic control, passenger reservation Banks – ATMs, computerized bank statements Gas Stations – automated payment (pay-at-the-pump) Health Care – MRI system, AGVS for waste disposal Grocery Store – self-service checkout stations Real Estate – web based house-for-sale tour video 26
  • Otomasi pada Bidang Jasa Trend kemajuan lebih ke layanan terstandar dan mengurangi kontak dengan pelanggan Standarisasi layanan mengarah ke:  - Jasa tidak didesain untuk mengikuti selera individu konsumen  + Harga layanan dikurangi Industri perbankan menuju otomasi layanan Perusahaan jasa dapat memiliki perpaduan manual/otomatis:  Manual - “front room” operations  Automated - “back room” operations 27
  • Tingkat Kontek Pelanggan pada Jasa dan Penggunaan Perangkat OtomatisTingkat KontekDengan PelangganTinggi Manual Operations Mechanized Operations Automated OperationsRendah Intensitas Rendah Tinggi Modal 28
  • Isu Otomasi Tidak semua projek otomasi berhasil Otomasi tidak mampu membereskan manajemen yang kacau. Analisis ekonomi tidak mampu menentukan otomasi untuk beberapa operasi. Beberapa operasi secara teknik tidak layak untuk diotomasi. Projek otomasi mungkin harus menunggu pada bisnis kecil atau yang baru bangkit. 29
  • Pertanyaan tentang Otomasi Pada level mana otomasi akan sesuai? Bagaimana otomasi akan memengaruhi kelenturan sistem operasi? Bagaimana projek otomasi dapat ditentukan? Bagaimana perubahan teknologi dapat diatur? Apa konsekuensi dari penerapan projek otomasi? 30
  • Membangun Kelenturan Manufakturing Kelenturan manufakturing telah menjadi dasar strategi operasi pada tahun 2000-an. Kemampuan untuk meningkatkan/menjaga pangsa pasar karena:  Pesanan pelanggan dapat dihantar segera setelah pemesanan  Produksi dapat diganti secara cepat dari satu produk ke produk lain  Kapasitas produksi dapat ditingkatkan secara cepat  Produk baru dapat dikembangkan dan diperkenalkan ke produksi dengan cepat dengan biaya murah 31
  • Pembenaran Projek Otomasi Payback period, NPV, IRR, and other conventional approaches alone are inadequate tools on which to base product/process design/redesign decisions Teknologi produk/proses harus dilihat sebagai pilihan strategis jangka panjang Pemgembalian investasi termasuk:  Meningkatkan mutu produk/jasa  Hantaran pesanan yang semakin cepat  Kenaikan kelenturan  Pengurangan ongkos produksi  Peningkatan pangsa pasar 32
  • Pengaturan Perubahan Teknologi Miliki rencana induk untuk jangka panjang Kenali resiko otomasi Dirikan sebuah departemen teknologi produksi Luangkan waktu yang cukup untuk melengkapi otomasi. Jangan coba mengotomasi semua hal sekaligus Manusia adalah kunci kesuksesan otomasi Jangan terlalu lambat mengadopsi teknologi baru. 33
  • Pemindahan pekerja dan Training/ Retraining Salah satu akibat otomasi adalah pengurangan kerja Sebagian mengatakan bahwa pekerjaan tercipta di bagian engineering, manufacturing, programming, selling, dan servicing the new-technology products Banyak perusahaan menyadari bahwa mereka tidak mampu menanggung TIDAK melatih atau melatih lagi pekerja yang ada. Perusahaan harus meyediakan pelatihan yang lebih banyak daripada sebelumnya 34
  • Memutuskan Pilihan Otomasi Faktor ekonomi Efek terhadap pangsa pasar Efek terhadap kualitas produk/jasa Efek terhadap kelenturan manufakturing Efek terhadap hubungan buruh Waktu yang diperlukan untuk penerapan Efek penerapan terhadap produksi yang sedang berlangsung Modal yang diperlukan 35
  • Memutuskan Pilihan Otomasi (1) Analysis Ekonomi  Analisis ekonomi akan selalu penting, bahkan faktor dominan dalam memutuskan diantara pilihan otomasi  Pendekatan yang sering digunakan adalah: Break-even analysis Financial analysis  Dengan menggunakan analisis ekonomi, faktor penting lainnya diabaikan 36
  • Example: Valley Hospital Economic Analysis Valley Hospital is planning to install a new linen retrieval system. Two alternatives being considered are: a continuous vacuum (CV) system and a batch robotic/chute (BR/C) system. The following estimates were prepared: CV BR/C Annual Fixed Costs ($000) $2,690 $975 Average Variable Cost per Ton $1,660 $2,590 37
  • Example: Valley Hospital Economic Analysis At a forecast annual operating level of 2,000 tons of linen, which alternative should be chosen based only on total annual cost? TCCV = 2,690,000 + 1,660(2,000) = $6,010,000 TCBR/C = 975,000 + 2,590(2,000) = $6,155,000 The continuous vacuum (CV) alternative has a lower total annual cost. 38
  • Example: Valley Hospital Economic Analysis The annual volume of linen has to increase or decrease to what level in order for the BR/C alternative to be favored? TCCV = TCBR/C 2,690,000 + 1,660(Q) = 975,000 + 2,590(Q) 830Q = 1,715,000 Q = 1,844.1 tons Annual volume must decrease to 1,844 tons or less. 39
  • Example: Security Bank Economic Analysis Security is considering the installation of an ATM and has estimated the cost of the machine, effects on revenue, savings in taxes from depreciation, and labor savings. The machine is estimated to have an initial cost of $250,000 and an expected life of five years. The after-tax cash inflows for years 1-5 are estimated to be: $87,500; $79,600; $75,300; $71,600; and $69,400. Compute the after-tax payback period. 40
  • Example: Security Bank Economic Analysis Cumulative After-Tax After-Tax Year Cash Inflow Cash Inflow 1 $87,500 $ 87,500 2 79,600 167,100 3 75,300 242,400 4 71,600 314,000 5 69,400 383,400 Payback period = 3 + (250,000 – 242,400)/71,600 = 3.106 years 41
  • Memutuskan Pilihan Otomasi (2) Pendekatan Skala Peringakat Arternatif otomasi diranking, misalnya skala 5 pada variasi faktor, misalnya: Ukuran ekonomi Efek terhadap pangsa pasar Efek terhadap mutu produk Efek terhadap kelenturan manufakturing Efek terhadap hubungan buruh Lama waktu untuk penerapan Efek terhadap produksi yang sedang berlangsung 42
  • Deciding Among Automation Alternatives Relative-Aggregate-Scores Approach Similar to Rating Scale Approach, but weights are formally assigned to each factor which permits the direct calculation of an overall rating for each alternative. 43
  • Example: Brownell Cleaners Relative-Aggregate-Scores Approach An analyst at Brownell Cleaners is considering two alternatives for a new garment conveyor system, GCS1 and GCS2. He has interviewed several managers in the firm and conducted extensive analysis of the problem. He has collected the information shown on the next slide. Which alternative do you recommend, based on the relative-aggregate-scores approach? 44
  • Example: Brownell Cleaners Relative-Aggregate-Scores Approach FactorAutomation Factors Weight GCS1 GCS2Economic factors Annual savings .30 $21,600 $26,700Other factors Score Score Market share .30 .700 .800 Service quality .15 .600 .700 Labor relations .15 .500 .800 Implementation time .10 .700 .600 45
  • Example: Brownell Cleaners Relative-Aggregate-Scores Approach 21,600/26,700 GCS1 GCS2 Factor Wgt. Wgt.Automation Factors Weight Score Score Score ScoreEconomic factors Annual savings .30 1.000 .300 .809 .243Other factors Market share .30 .700 .210 .800 .240 Service quality .15 .600 .090 .700 .105 Labor relations .15 .500 .075 .800 .120 Implementation time .10 .700 .070 .600 .060Total Aggregate Score .745 .768 46
  • Kesimpulan: Perusahaan kelas dunia menggunakan teknologi terbaru. Misalnya:  Produk desain menjadi bersahabat dengan otomasi  Menggunakan CAD/CAM untuk mendesain produk  Beralih dari fixed automation ke flexible automation  Beralih ke ukuran batch yang lebih kecil  Merencanakan otomasi  Membangun tim untuk mengembangkan sistem otomasi  Menentukan otomasi berdasar banyak pertimbangan 47
  • Tamat 48