Manajemen strategis

21,692 views
21,402 views

Published on

2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • tolongdong kasih data yang lebih lengkap & yg lbh akurat
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • sekarang saya tau..ada blog ini,terimakasih.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
21,692
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
471
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Manajemen strategis

  1. 1. HAKIKAT MANAJEMEN STRATEGISMANAJEMEN STRATEGIS ADALAH SEBAGAIILMU TENTANGPERUMUSAN, PELAKSANAAN, DAN EVALUASIKEEPUTUSAN KEPUTUSAN LINTAS FUNGSIYANG MEMUNGKINKAN ORGANISASIMENCAPAI TUJUANNYA.
  2. 2. MODEL PROSES MANAJEMEN STRATEGIS YG KOMPREHENSIF Audit eksternal Melaksana Membuat, Melaksanakan kan MEMBUAT Menetapkan mengeval strategi – isu2 strategi- EvaluasiPENYATAAN tujuan jk. uasi & pemasaran, sdVISI & MISI isu2 strategi panjang memilih m, Keuangan, li manajeme strategi tbang, sim n Audit Internal
  3. 3. TAHAP TAHAP MANAJEMEN STRATEGI Proses manajemen strategi terdiri : perumusan strategi, pelaksanaan strategi dan evaluasi strategi Perumusan strategi mencakup kegiatan : VISI dan MISI, AUDIT INTERNAL, AUDIT EKSTERNAL, PENETAPAN TUJUAN JANGKA PANJANG, MEMBUAT ALTERNATIF STRATEGI DAN MEMILIH STRATEGI Pelaksanaan Strategi : MENETAPKAN SASARAN TAHUNAN, MEMBUAT KEBIJAKAN, MEMOTIVASI KARYAWAN DAN MENGALOKASIKAN SUMBER DAYA. Evaluasi strategi : tiga kegiatan pokok 1. mengkaji ulang faktor faktor eksternal dan internal 2. mengukur kinerja 3. melakukan tindakantindakan korektif.
  4. 4. MEMADUKAN INTUISI DAN ANALISIS Seorang pimpinan dalam pengambilan keputusan selain dasarnya dari analisa harus juga ditunjang dengan dasar intuisi. APA INTUSI ?
  5. 5. BERADAPTASI DENGAN PERUBAHAN Lingkungan Sifatnya Dinamis, untuk itu organisasi wajib mengantisipasi perubahan tsb. Dlm rangka agar organisasi tetap bisa hidup.
  6. 6. VISI dan MISI Visi adalah tujuan jangka panjang yang masih bersifat abstrak MISI adalah tujuan yang bersifat realistis dalam jangka menengah dan panjang dalam rangka untuk menbreakdown VISI.
  7. 7.  Visi adalah pernyataan yang menjawab INGIN MENJADI APA KITA MISI : APAKAH BISNIS KITA
  8. 8. PENTINGNYA PERNYATAAN VISI DAN MISI Memastikan adanya kesatuan tujuan dlm organisasi Menjadi landasan dlm mengalokasi sumber daya Menciptakan iklim organisasi Sebagai acuan bagi setiap individu dlm memahami tujuan dan arah Menjelaskan tujuan tujuan organisasi dan menterjemahkan tujuan tsb menjadi beberapa sasaran kegiatan yg memiliki paramater biaya, waktu, kunerja yg dapat diawasi dan dinilai.
  9. 9. KARAKTERISTIK PERNYATAAN VISI Pernyataan sikap Orientasi pelangaan Pernyataan kebijakan sosial
  10. 10. KOMPONEN PERNYATAAN MISI Pelanggan ; siapa pelanggan prsh Produk : apakah produk utama prsh Pasar : Scr geografis dimanakah prsh beraing Teknologi : Apa punya teknologi terkini Perhatian thd kelangsungan hidup. Filsafat : Apa keyakinan, nilai2 dan prioritas etis dasar prsh. Konsep diri: Kompetensi apa mencolok ? Perhatian thdp citra publik Perhatian thdp karyawan.
  11. 11. MENILAI FAKTOR EKSTERNAL Hakikat audit eksternal : membuat daftar terbatas mengenai berbagai peluang yg dpt menguntungkan perusahanaan dan berbagai ancaman yang harus dihindari. Maksud terbatas adl audit eksternal tdk ditujukan untuk membuat daftar panjang variabel tetapi ditujukan untuk mengidentifikasi variabel2 yg dpt memberikan respon yg dapt dilaksanakan.
  12. 12. KEKUATAN KEKUATAN EKSTERNAL UTAMA1. EKONOMI2. SOSIAL, BUDAYA, DEMOGRAFI DAN LINGKUNGAN.3. POLITIK, PEMERINTAH DAN HUKUM4. TEKNOLOGI5. PERSAINGAN Bagi perusahaan terhadap lingkungan ini hanya bisa menyesuaikan.
  13. 13. Hubungan antara kekuatan-kekuatan Utama dan Perusahaan Pesaing, pemasok, distributor, kredito r, pelanggan, karya PELUANG & Faktor-faktor wan, masyarakat, m ANCAMAN eksternal anajer, pemegang TERHADAP saham, serikat PERUSAHAAN buruh, pemerintah, asosiasi dagang, jasa, pasar dan lingkungan alam
  14. 14. PROSES AUDIT EKSTERNAL1. Melibatkan para sumber daya manusia yang terkait2. Perusahaan harus mampu mengumpulkan intelejen untuk memperoleh info yg akurat.3. Mengidentifikasi dari info yg sudah ada.
  15. 15. Contoh variabel ekonomi utama Pergeseran ke ekonomi jasa Ketersediaan kredit Pendapatan yang dapat dibelanjakan Suku bunga Tingkat inflasi PDB Pola konsumsi Tren pengangguran Tingkat produktifitas kerja Tren pasar saham Keadaan ekonomi negara asing Faktor ekspor dan impor kebijakan moneter, fiskal dan pajak Perbedaan pendapatan menurut daerah dan kelompok konsumen dll
  16. 16. Sifat persaingan dalam suatu industri (Porter) Potensi pengembangan produk pengganti Perseturuan di Kekuatan Kekuatan antara prsh yg tawarpasar pemasok saling bersaing menawar Potensi masuknya pesaing baru
  17. 17. TANTANGAN GLOBAL Persaingan internasional1. Bagaimana meningkatkan ekspor2. Bagaimana mempertahankan pasar domestik terhadap masuknya barang2 impor.• Korporasi internasional1. Pengambilalihan aset2. Kerugian nilai mata uang ( fluktuasi nilai tukar)3. Gangguan soasil/politik4. Kontrak2 yg tidak menguntungkan5. Hambatan tarif serta perdagangan.• Globalisasi
  18. 18. ANALISIS INDUSTRI : MATRIKS EVALUASI FAKTOR EKSTERNAL (EFE) Dengan EFE membuat perencana strategi dapat meringkas dan mengevaluasi informasi ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik, pemerintah, hukum, te knologi dan persaingan. LANGKAH-LANGKAHnya :1. Buat daftar faktor eksternal yg diidentifikasi dlm proses audit eksternal. Cari 10 sampai 20 faktor, termasuk peluang dan ancaman.2. Beri bobot pada setiap faktor dari 0,0 (tdk penting) sampai 1,0 ( amat penting)3. Beri peringkat 1 sampai 4 pada masing-masing faktor eksternal kunci (4 = respon luar biasa, 3 = di atas rata rata, 2 = respon rata-rata, 1 = respon jelek), dasar peringkat atas keadaan peerusahaan, bobot didasarkan atas industri.4. Kalikan setiap bobot faktor peringkat untuk menentukan niai yg dibobot.5. Jumlahkan nilai yg dibobot untuk setiap variabel untuk menentukan nilai bobot total bagi organisasi.
  19. 19. CONTOH EFEFAKTOR-FAKTOR NILAI YANGEKSTERNAL KUNCI BOBOT PERINGKAT DIBOBOTPeluang1. Pasar global secara praktis belum digarap oleh tembakau tanpa asap 0,15 1 0,152 Permintaan naik karena larangan merokok di tempat umum 0,05 3 0,153 Perumbuhan iklan internet yg meroket 0,05 1 0,054 Pinkerton adl pelopor dalam pasar tembakau diskon. 0,15 4 0,605 Tekanan sosial lebih besar untuk berhenti merokok 0,10 3 0,30Ancaman1. Peraturan yg merugikan industri tembakau 0,10 2 0,202. Pembatasan produksi pd tembakau. 0,05 3 0,153. Pasar tembakau yg terkonsentrasi 0,05 2 0,104. Pemaparan media yg buruk 0,10 2 0,205. Pemerintahan Clinton 0,20 1 0,20 JUMLAH 1,00 2,10

×