Your SlideShare is downloading. ×
Perhitungan Bagi Hasil Dalam Bank Syari'ah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Perhitungan Bagi Hasil Dalam Bank Syari'ah

19,492
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
19,492
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
697
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1.  
  • 2. Jenis Produk Rata-rata Sebulan Saldo Harian Bobot *) Saldo Rata-rata Tertimbang **) Distri-busi Distribusi Penyimpan Dana Bank Porsi Pendapatan Porsi Pendapatan (0) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (A) (B) (A)x(B) = (C) (D) (E) (F)=(D)x(E) (G) (H)=(D)x(G) Rekening Giro 10000000 0,700 7000000 D1 0,250 F1 0,750 H1 Rek. Tabungan 60000000 1,000 60000000 D2 0,550 F2 0,450 H2 Deposito Mudharabah 1 bulan 10000000 0,800 8000000 D3 0,570 F3 0,430 H3 3 bulan 20000000 0,850 17000000 D4 0,600 F4 0,400 H4 6 bulan 5000000 0,900 4500000 D5 0,580 F5 0,420 H5 12 bulan 10000000 1,000 10000000 D6 0,570 F6 0,430 H6 Grand Total 115000000 (B) 106500000 (D) 20000000 (F) (H) Keterangan : D1=C1/Grand Total C x Grand Total D, dst *) Bobot = 1 – (GWM + Excess Reserve + Floating) **) Dalam bank konvensional dikenal dengan loanable funds
  • 3.
    • Saldo rata-rata harian untuk jenis produk funding di bank syari’ah ditentukan sebagai berikut:
      • Menentukan tanggal berapa keuntungan yang diperoleh dari penempatan dana akan dibagi-hasilkan. Misalnya setiap buLan ditentukan pada tanggal 25 bulan ybs, maka pendapatan yang akan dibagihasilkan kepada penyimpan dana adalah pendapatan yang diperoleh sejak tanggal 26 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 25 pada bulan di mana pendapatan tersebut dibagi hasilkan
      • Jumlah hari yang dihitung dalam satu bulan adalah sesuai dengan hitungan kalender. Oleh karena itu, saldo rata-rata harian per bulan dihitung sejak tanggal 26 sampai dengan tanggal 25 bulan berikutnya.
  • 4.
    • Contoh kasus :
      • Tuan Amir adalah nasabah Bank Syari’ah at-Taqwa, berupa tabungan Mudharabah. Catatan kartu tabungannya menunjukkan transaksi sebagai berikut:
    Tanggal Debet Kredit Saldo 26/6/02 575.000 575.000 02/7/02 125.000 450.000 10/7/02 250.000 700.000 15/7/02 100.000 600.000 21/7/02 400.000 1.000.000
  • 5. Tabel: 2 Menghitung Saldo Rata-Rata Harian Sandi Penyetoran :1 Kadar keuntungan :4 Rupa-rupa :7   Pengambilan :2 Pembetulan kesalahan :5 Pajak :8   Pemindahbukuan :3 Pemindahan saldo :6 Zakat :9 Tanggal Sandi Debet Rp Kredit Rp PC Pengesahan Petugas Bank   27-Oct-97 1   575000 575000     2-Nov-97 2 125000   450000     10-Nov-97 1   250000 700000     15-Nov-97 2 100000   600000     21-Nov-97 1   400000 1000000     Maka saldo rata harian perbulan adalah 27-Oct-97 s/d 1/11/1997 = 6 x 575,000 3,450,000 2-Nov-97 s/d 9/11/1997 = 8 x 450,000 3,600,000 10-Nov-97 s/d/14/11/1997 = 5 x 700,000 3,500,000 15-Nov-97 s/d/20/11/1997 = 6 x 600,000 3,600,000 21-Nov-97 s/d/26/11/1997 = 6 x 1,000,000 6,000,000 Jumlah = 31 20,150,000 Sehingga saldo rata-rata harian = 650000
  • 6.
    • Kelebihan cara ini:
    • Penyertaan dana shohibul maal dalam investasi dikoreksi dengan GWM
    • Bobot dihilangkan/diseragamkan = 1
    • Cara perhitungan relatif lebih mudah
    • Mempermudah perencanaan
    • Penggunaan ekuivalent rate hasil investasi per-Rp. 1000 dana nasabah
    Penetapan Pendapatan yang akan dibagihasikan: Jenis dan Jumlah Perhitungan Hasil Investasi untuk setiap rupiah 1000 dana nasabah Distribusi ke tiap nasabah
  • 7. Apabila bank syari’ah mampu mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK) sebanyak Rp. 90.000.000. DPK yang dapat disalurkan pada pembiayaan sebanyak Rp. 85.500.000 (karena ada Giro Wajib Minumum sebesar 5%). Pembiayaan yang harus disalurkan ke masyarakat sebanyak Rp. 100.000.000. Dari pembiayaan Rp. 100.000.000 diperoleh pendapatan dari penyaluran pembiayaan sebesar Rp. 6.000.000. Nisbah bagi hasil 65% (nasabah): 35% (bank). Saldo rata-rata harian dana nasabah (Pak Amir) sebesar Rp. 1.000.000. (1) Berapa pendapatan bagi setiap Rp. 1000 dana nasabah? (2) Berapa pendapatan bagi hasil pak Amir?
  • 8.         Dana Pihak Ketiga (DPK Mudharabah) A 90,000,000.00 DPK yang disalurkan untuk Pembiayaan B 85,500,000.00 (= DPK x (1 - GWM) --> GWM = 5%)     Pembiayaan Yang Disalurkan C 100,000,000.00 Dana Bank   14,500,000.00 Pendapatan dari Penyaluran Pembiayaan D 6,000,000.00 Pendapatan bagi setiap Rp. 1000 DPK E 57.00 E= B/C * D * 1/A * 1000
  • 9.             Dari hasil perhitungan di atas, ditemukan pendapatan nasabah untuk bulan ini dengan dananya sebesar Rp. 1.000.000, bagi hasilnya sebesar Rp. 37,050.00 Pendapatan Investasi untuk setiap Rp. 1000 E 57.00 DPK Mudharabah     Saldo rata-rata Harian Nasabah F 1,000,000.00 Nisbah Bagi Hasil G 65 Porsi Bagi Hasil untuk Nasabah bulan ini H 37,050.00 H= E/1000 * F * G/100
  • 10. Nisbah bagi hasil dihitung berdasarkan profit sharing dari usaha pengadaan kacang kedelai yang dibiayai dengan fasilitas Mudharabah Muqayyadah sebesar Rp. 125.000.000, dengan data sebagai berikut: Harga Jual Kacang Kedelai = Rp. 2.150/kg Harga jual kepada nasabah = setara 16% p.a Volume Penjualan Kedelai per bulan = 65.000 kg Nilai Penjualan (65.000 x Rp. 2.150) = Rp. 139.750.000 Harga Pokok Pembelian = Rp. 125.000.000 Laba penjualan kedelai = Rp. 14.750.000 Berapa Nisbah bagi hasilnya?
  • 11. Perhitungan Nisbah: Volume Penjualan = 65.000 kg Profit Margin (Rp. 14.750.000/139.750.000)x 100% = 10,55% Lama Piutang (data neraca 31-07-2003) = 65 hari Lama persediaan (data neraca 31-08-2003) = 2 hari Lama hutang dagang (pembayaran ke suplier & carry) = 0 Cash to cash periode = 360/(DI+DR-DP) = 5,4 DI= Days Inventories; DR= Days Receivable; DP= Days Payable Profit margin per tahun = 5,4 x 10,55 = 57% Nisbah Bank Syari’ah: (16%)/(57%)x100% = 28% Nisbah untuk Nasabah: 100% - 28% = 72%
  • 12.               Seorang nasabah mengajukan pembiayaan untuk modal kerja dagang sebesar Rp. 100.000.000 selama 1 tahun, dengan perbandingan bagi hasil antara nasabah dan bank 60 : 40 %. Baga i mana cara perhitungannya?
  • 13. Penyelesaian Pertama : Kasus Perhitungan Bagi Hasil Mudharabah Bulan Laba Usaha Bagian Bank   40 % Bagian Nasabah 60 % Cicilan Pokok Total Setoran 1. 6.000.000 2.400.000 3.600.000   2.400.000 2. 7.000.000 2.800.000 4.200.000   2.800.000 3. 4.000.000 1.600.000 2.400.000   1.600.000 4. 4.500.000 1.800.000 2.700.000   1.800.000 5. 5.000.000 2.000.000 3.000.000   2.000.000 6. 5.500.000 2.200.000 3.300.000   2.200.000 7. 6.000.000 2.400.000 3.600.000   2.400.000 8. 5.400.000 2.160.000 3.240.000   2.160.000 9. 9.000.000 3.600.000 5.400.000   3.600.000 10. 5.700.000 2.280.000 3,420.000   2.280.000 11. 4.700.000 1.880.000 2.820.000   1.880.000 12. 3.500.000 1.400.000 2.100.000 100.000.000 1.400.000 Total 66.300.000 26.520.000 39.780.000 100.000.000 126.520.000 % dari Hasil Usaha   0,40 0,60     % dari Modal   26,52 39.78