Kajian Kritis Terhadap Masa Depan Internet Mohamad Adriyanto www.adriyanto.or.id
Prediksi-Prediksi Masa Lalu
Komputer masa depan akan memiliki berat tidak lebih dari 1,5 ton (Majalah Popular Mechanics, 1949)
Saya pikir mungkin akan ada potensi pasar dunia sekitar 5 komputer (Thomas Watson, Chairman of IBM, 1943)
Memory 640KB (saat ini 1GB) akan cukup untuk semua orang (Bill Gates, 1981)
Tidak ada alasan bahwa setiap orang butuh 1 komputer di masing-masing rumah (Ken Olson, pemilik & CEO Digital Equipment Corp, 1977)
Fakta-Fakta Masa Kini & Perkembangan Masa Depan
Internet Connectivity
Koneksi Internet sangat murah, sangat cepat, dan “selalu ON”
Komputer semakin ringan & tidak perlu canggih; namun selalu butuh koneksi Internet untuk bekerja
Hampir semua aplikasi bersifat web-based untuk meningkatkan efisiensi
Top Countries With The Highest Number Of Internet Users Total 20 Countries = 915 juta Total World = 1.173 juta Sumber: www.internetworldstats. com (June 2007)
Sumber: www.internetworldstats. com (June 2007)
Semua Alat Digital Akan Terhubung Dalam Jaringan
Dari mobil, pesawat, dimana laptop, telepon, MP3 player dll, semua “selalu ON”
Alat yang tidak terkoneksi ke jaringan akan jadi “barang aneh”
Penyimpanan file akan ada dimana-mana secara virtual
Kacamata Wimax-connected dengan reminder waktu sholat?
Masa Jaya Mobile Internet
Perubahan sangat cepat dalam konektivitas alat-alat digital bergerak
Mobile platform akan menjadi wahana dominan dalam menghubungkan dunia ke Internet
Jepang saat ini: Jelajah Internet via ponsel
Panggilan telepon berbasis Internet (VoIP, instant messenger)
Ponsel sebagai alat bayar digital utama & sebagai virtual ID card
Ikut Pemilu Online & mencoblos dari ponsel?
Pengguna Ponsel di Indonesia
Telkom Flexi
2007 6 juta
2008 17 juta (targeted)
Telkomsel As
2006 18 juta
2007 22 juta (targeted)
Telkomsel Total
2007 28 juta
XL
2006 8,4 juta
2007 12,8 juta
Indosat
2007 21,5 juta
Total Indonesia
58-60 juta
26-27% penduduk
(Diolah dari berbagai sumber)
Puncak Traffic Lebaran 2007
Telkomsel (11-14 Okt 2007)
1,6 miliar minute of usage voice call naik 68% dr periode normal
1,3 miliar SMS naik 70% dr periode normal
Indosat (SMS/hari)
H-biasa 100-120 juta
H-2 157 juta
H-1 200 juta
H-0 207 juta
(Diolah dari berbagai sumber)
Masa Jaya Individu Berjiwa Wirausaha
Open Source: Akses tanpa batas ke source code dan aplikasi
Sangat murah untuk memulai bisnis atau memiliki media sendiri
Anak-anak muda yang bekerja dari garasi punya peran sama dengan pekerja profesional di perusahaan besar
Contoh: Joomla, DetikCom, GerbangKaltim.com
Sekelompok kaum muda idealis di kota Balikpapan, Kaltim mencoba mendobrak hegemoni media massa tradisional melalui situs berita independen yang isinya disumbang bersama-sama…
Privacy di Internet: Hampir Tidak Ada
Data kita ada diluar sana…
Search engine crawler yang semakin canggih dan “kejam”, apapun dapat diidentifikasi dan di-index, kemudian “disediakan” terbuka ke publik
Dipicu oleh layanan social networking seperti Friendster dan personal email service seperti Gmail
Jejak-jejak digital ada dimana-mana dan dapat diakses publik secara bebas, milik siapakah data-data itu?
Tracking “satria dharma” with Google Search
Tracking “satria dharma” with Google Image Search
Kesenjangan Digital yang Semakin Menyempit
Bangsa-bangsa terkebelakang ikut bergabung dalam “digital ecosystem” melalui ponsel
Ponsel semakin murah dan sambungan Internet ada dimana-mana
Isu-isu “computer literacy” menjadi bias karena mudahnya sistem operasi di ponsel
Peluang tanpa batas untuk peningkatan pendidikan dan pengembangan ekonomi rakyat
Masa Jaya “Dunia Virtual”
Dunia virtual seperti Second Life akan semakin menjadi mainstream
Dipicu majunya teknologi grafis dan tersedianya akses broadband
Bisa menjadi potensi kuat menggantikan Internet masa sekarang yang masih “2D”
Standard baru “interactivity” yang menggabungkan berbagai kultur dalam “Republik Second Life”
Dimulai dengan game “stand-alone” yang sangat populer…
Masuk ke dunia Internet menjadi dunia interaksi sosial berbasis web tapi dengan teknologi 3D. Dibuat oleh Linden Tech (IBM Corp) Anda Orang lain “live”
Berkembang “tidak terduga” menjadi dunia dengan ekonomi sendiri !
Bahkan memiliki kurs mata uang sendiri yang punya harga “riil” dan dapat ditukar dg US$
Polusi Informasi & Information Overload
Tantangan terbesar kedepan: Bagaimana mengelola informasi yang sedemikian banyak tersedia didepan kita
Tidak semua informasi “benar” dan sesuai kebutuhan
Fokus pada pengembangan filter dan aggregator serta teknologi “data mining” lintas format
“ Search box” ada dimana-mana
Lebih Banyak “Google” & “Facebook”
Model bisnis Google dan Facebook akhirnya diikuti banyak pihak
Microsoft membuka source code nya dan masuk dunia open source
Microsoft mendapat keuntungan dari advertising dan layanan support
Google & Facebook menjadi “OS” yang paling populer
Berakhirnya Fungsi Negara
Pemerintah semakin kehilangan pengaruh dan kontrol terhadap masyarakatnya
Teknologi mengancam tatanan kekuasaan dan hubungan ekonomi
Perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Google yang “mengatur” dunia
Jaringan Al-Qaeda online yang semakin kuat, tersebar dimana-mana dan semakin sulit dihancurkan
Perang online Indonesia vs Malaysia
Revolusi Media
Konvergensi total berbagai format publikasi media via Internet
Siapapun bisa menjadi penerbit, distributor sekaligus raksasa penyedia informasi
Operator seluler menjadi pesaing dari perusahaan media/pers?
Raksasa media melintas batas negara, lintas budaya, tanpa hambatan
Ponsel dan teknologi GPS bergabung menciptakan hal-hal baru yang kreatif
Kesimpulan
Revolusi digital telah dan akan mengubah dunia dengan kecepatan tinggi. Ini adalah revolusi!
Jaringan Internet, komunikasi, mobile akan menjadi alat utama bisnis dan kehidupan masyarakat, siapaun yang menguasainya akan menguasai dunia
Dampak Bagi Kita di Kaltim?
Saat ini, tidak ada bedanya kita tinggal di New York, Tokyo, atau Loa Bakung. Semua orang punya kesempatan yang sama untuk bisa berbuat hal-hal kelas dunia.
Masyarakat Kaltim secara teknologi siap untuk “go global” dan mendapat banyak keuntungan (finansial, sosial, kultural, edukasional, dll)
Saat ini sedang terjadi revolusi kultur dunia baru, dunia berbasis jaringan Internet. Kita mau ikut? Atau kita santai saja dan tertinggal…
Namun, bereskan terlebih dahulu kebutuhan dasar: Listrik & kapasitas akses Internet.
0 comments
Post a comment