Your SlideShare is downloading. ×

Diet wanita hamil

277

Published on

just download

just download

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
277
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 1
  • 2. 2 Pengertian Kehamilan  Prose alami /fisiologis yg terjadi semenjak terjadinya pertemuan antara sperma dan ovum
  • 3. Laboratorium - hasil Pregnosticon Planotest + USIA SUBUR: (dasar-dasar demografi)- 15 s/d 49 th 3
  • 4. 4 Tanda – Tanda Kehamilan: @ Tanda Klinis - payudara membesar - warna areola mammae menjadi lebih gelap - Pembulu darah disekitar payudara mulai membesar - mual-mual - Kadang muntah terutama pagi hari - Pusing-pusing - Badan terasa kurang segar
  • 5. 5 Faktor-Faktor Resiko Tinggi Kehamilan  Anemia Berat (Hb < 8 gr %)  Tekanan Darah diastole > 90 mm Hg  Pendarahan selama kehamilan  Kelainan pd persalinan terdahulu  Jarak kehamilan terakhir < 2 th  Tinggi badan < 140 cm  Umur ibu < 20 th atau > 35 th  Pernah sakit menahun  Status gizi kurang
  • 6. PREEKLAMPSIA  Kita mungkin asing dengan kata preeklampsia, Preeklampsia atau sering juga disebut toksemia adalah suatu kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita hamil. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh peningkatan kadar protein di dalam urine. Wanita hamil dengan preeklampsia juga akan mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Preeklampsia umumnya muncul pada pertengahan umur kehamilan, meskipun pada beberapa kasus ada yang ditemukan pada awal masa kehamilan 6
  • 7. EKLAMPSIA  Eklampsia merupakan kondisi lanjutan dari preeklampsia yang tidak teratasi dengan baik. Selain mengalami gejala preeklampsia, pada wanita yang terkena eklampsia juga sering mengalami kejang kejang. Eklampsia dapat menyebabkan koma atau bahkan kematian baik sebelum, saat atau setelah melahirkan. 7
  • 8. PENYEBAB PREEKLAMPSIA DAN EKLAMPSIA  Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab dari kelainan ini, namun penelitian menyebutkan ada beberapa faktor yang dapat menunjang terjadinya preeklampsia dan eklampsia. Faktor faktor tersebut antara lain, gizi buruk, kegemukan dan gangguan aliran darah ke rahim. 8
  • 9. FAKTOR RESIKO TERJADINYA PREEKLAMSIA  Preeklampsia umumnya terjadi pada kehamilan yang pertama kali, kehamilan di usia remaja dan kehamilan pada wanita diatas 40 tahun.  Riwayat kencing manis, kelainan ginjal, lupus atau rematoid arthritis  Riwayat tekanan darah tinggi yang khronis sebelum kehamilan.  Kegemukan.  Riwayat mengalami preeklampsia sebelumnya.  Riwayat preeklampsia pada ibu atau saudara perempuan.  Mengandung lebih dari satu orang bayi. 9
  • 10. GEJALA PREEKLAMPSIA  Selain bengkak pada kaki dan tangan, protein pada urine dan tekanan darah tinggi, gejala preeklampsia yang patut diwaspadai adalah :  Sakit kepala yang berat.  Berat badan yang meningkat secara drastis akibat dari penimbunan cairan dalam tubuh.  Nyeri perut.  Penurunan produksi kencing atau bahkan tidak kencing sama sekali.  Perubahan pada refleks.  Mual dan muntah yang berlebihan  Ada darah pada air kencing.  Pusing. 10
  • 11. EFEK PREEKLAMPSIA PADA BAYI  Preeklampsia dapat menyebabkan gangguan peredaran darah pada plasenta. Hal ini akan menyebabkan berat badan bayi yang dilahirkan relatif kecil. Selain itu, preeklampsia juga dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur dan komplikasi lanjutan dari kelahiran prematur yaitu keterlambatan belajar, epilepsi, sereberal palsy, dan masalah pada pendengaran dan penglihatan. 11
  • 12. DIET  KALORI 250 kal s/d 300 kal…  Makanan biasa tanpa ada pengecualian  Beresiko Bayi  Beresiko pada ibu  Gangguan metabolisme…..> DM…  Jantung degebratif lainya…..sulit …caesar 12
  • 13. 13 Diit Rendah Garam I (200 – 400 mg Na)  Dalam pemasakan tidak ditambahkan garam dapur  Bahan makanan tinggi natrium dihindarkan  Diberikan pada penderita dengan oedema, ascites dan atau hipertensi berat
  • 14. 14 Bahan makanan yang diberikan Bahan Makanan Berat (gr) URT Beras Daging Telur Tempe Kacang hijau Sayuran Buah Minyak Gula pasir 350 100 50 100 25 200 150 25 25 5 gls nasi 2 ptg sdg 1 btr 4 ptg sdg 2 ½ sdm 2 gls 2 bh pisang sdg 2 ½ sdm 2 ½ sdm
  • 15. 15 Nilai gizi  Kalori 2230  Protein 75 gr  Lemak 53 gr  Hidrat arang 365 gr  Kalsium 0,5 gr  Besi 24 mg  Vitamin A 6139 SI  Thiamin 1,2 mg  Vitamin C 87 mg  Natrium 305 mg
  • 16. 16 Pembagian Makanan Sehari  Diit Rendah Garam I Waktu Bahan Makanan Berat (gr) URT Pagi Pkl. 10.00 Siang dan sore Beras Telur Sayuran Minyak Kacang hijau Gula pasir Beras Daging Tempe Sayuran Buah Minyak 70 50 50 5 25 15 140 50 50 75 75 10 1 gls 1 btr ½ gls ½ sdm 2 ½ sdm 1½ sdm 2 gls nasi 1 ptg sdg 2 ptg sdg ¼ gls 1 bh pisang sdg 1 sdm
  • 17. 17 Diit Rendah Garam II (600 – 800 mg)  Pemberian makanan sehari = diit rendah garam I  Dalam pemasakan boleh menggunakan ¼ sdt garam dapur (1 gr)  Bahan makanan tinggi natrium dihindari  Diberikan pada penderita dengan oedema, ascites, dan atau hipertensi tidak terlalu berat
  • 18. 18 Diit Rendah Garam III (1000 – 1200 mg)  Pemberian makanan sehari = diit rendah garam I  Dalam pemasakan boleh menggunakan ½ sdt garam dapur (2 gr)  Diberikan pada penderita dengan oedema, ascites, dan atau hipertensi tidak terlalu berat
  • 19. 19 Cara memilih bahan makanan  Makanan biasa rata-rata mengandung 2800 – 6000 mg natrium sehari ≈ 7 – 15 gr natrium chlorida  Sebagian besar natrium dari garam dapur, selebihnya dari bahan makanan asli  Diit rendah garam membatasi konsumsi garam dan bahan makanan yg mengandung natrium tinggi
  • 20. 20 Keterangan  Rasa makanan dipertinggi dengan menggunakan bumbu-bumbu lain yang tidak mengandung natrium seperti gula, suka, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, laos, salam, dsb  Makanan yg dikukus, ditumis, digoreng lebih enak daripada makanan yg direbus
  • 21. 21 Contoh menu Pagi Siang Sore Nasi Telur dadar Tumis kacang panjang Nasi Ikan acar kuning Tahu bacem Sayur lodeh Pepaya Nasi Daging semur Tempe keripik Cah sayuran pisang Pukul 10.00 Bubur Kacang hijau
  • 22. 22 Cara memesan  Diit Rendah Garam I/II/III : RG I/II/III
  • 23. MAKANAN YG HARUS DI HINDARI @ bagian kepala ikan atau ternak makanan ini harus dihindari karena meningkatkan resiko terkontaminasi listeriosis. @ sayur dan buah yang belum dicuci cucilah kembali sayur dan buah yang baru saja anda beli, karena sayur dan buah yang tidak bersih meningkatkan resiko terkena penyakit toxoplasma hati @ telur mentah atau telur setengah matang hindari makan telur mentah atau setengah matang maupun makanan-makanan yang mengandung telur mentah atau setengah matang seperti tiramisu, ice cream fla dll, karena bisa menyebabkan keracunan salmonella. makanan siap saji setengah matang 23
  • 24. Lanjutan @ makanan siap saji setengah matang @ daging setengah matang @ kacang-kacangan @ kerang-kerangan @ ikan hiu, ikan todak, ikan marlin jenis ikan diatas banyak mengandung merkuri yang membahayakan sistem syaraf bayi anda. @ keju ripe dan blue vein beberapa jenis keju memang berbahaya dikonsumsi hamil seperti jenis keju ripe dan blue vein namun ada juga jenis keju yang aman dikonsumsi seperti selai keju, cream cheese, feta, dan keju mozzarella atau keju ricotta. 24

×