Letak lintang

3,271 views

Published on

materi kegawatdaruratan obstetri

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,271
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
80
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Letak lintang

  1. 1. LETAK LINTANG Oleh : Dr. dr. HMA . ASHARI, Sp.OG(K)
  2. 2. DEFINISI Letak lintang terjadi bila sumbu janin membentuk sudut tegak lurus dengan sumbu memanjang ibu Definisi …
  3. 3. LANJUTAN DEFINISI… bayi dapat benar-benar melintang terhadap perut ibu atau miring dengan kepala atau bokong ada di fossa iliaca. Insidensi …
  4. 4. INSIDENSI Kejadian letak lintang ini tidak terlalu banyak hanya sekitar 0,5% atau 1:500 Keadaan ini merupakan malposisi yang gawat dan tidak dapat dibiarkan begitu saja Etiologi…
  5. 5. ETIOLOGI Sudut Maternal Sudut Uterus Sudut Janin • Panggul sempit • Multiparitas • Kehamilan ganda •Hidramnion atau oligo-hidramnion • tumor pada daerah pelvis • Uterus arkuatus • Uterus septus / bikornis • Uterus oblikus • Prematuritas • Kelainan kongenital (anensefalus, monster) • Janin IUFD atau maserasi • Kehamilan ganda Diagnosis: Pemeriksaan Abdominal…
  6. 6. LETAK LINTANG & PRESENTASI BAHU :  Bila ditemukan pd UK 28 – 36 mg upayakan KCP  Bila tdk berhasil Versi Luar dg mengetahui sgl risiko smp menjelang inparto upaya Versi Extraksi selama selaput ketuban masih intak  Bila berhasil tunggu persalinan spontan  Bila tdk berhasi lakukan bedah Caesar  Bila terjadi prolapsus foeniculi → S C  Risiko terjadi rupture uteri bila tdk terawasi dg baik  Untuk mencegah terjadinya M & M ibu baik janin hidup maupun mati saat ini dilakukan S C
  7. 7. DIAGNOSIS: PEMERIKSAAN ABDOMINAL  Inspeksi abdomen: perut tidak simetris. tampak melebar kesamping dibandingkan dengan pembesarannya ke atas  Palpasi - Fundus uteri lebih rendah dari seharusnya sesuai umur kehamilan - Fundus uteri kosong dan bagian bawah kosong, kecuali kalau bahu sudah masuk ke dalam pintu atas panggul - Kepala (ballotement) teraba di kanan atau di kiri - Ekstremitas teraba berlawanan dengan tempat kepala Diagnosis: Pemeriksaan Abdominal…
  8. 8. Lanjutan Diagnosis: Pemeriksaan Abdominal… Pemeriksaan Dalam…
  9. 9. PEMERIKSAAN DALAM Yang paling penting adalah hasil negatif, yaitu tidak teraba kepala maupun bokong. Kadang-kadang dapat di raba bahu, tangan, iga, atau punggung anak. Karena bagian terendah tidak dengan baik menutupi panggul, mungkin ketuban menonjol ke dalam vagina. Pemeriksaan Penunjang…
  10. 10. PEMERIKSAAN PENUNJANG  USG akan tampak kepala di kanan atau kiri dengan punggung di bagian atas atau di bagian bawah Letak Lintang Kasep…
  11. 11. LETAK LINTANG KASEP Mula-mula kontraksinya lemah dan cerviks membuka perlahan-lahan. Oleh karena ketidakteraturan bagian terendah, ketuban pecah spontan dini dan air ketuban mengalir dengan cepat. Pada waktu kontraksi menjadi lebih kuat bahu anak terdorong ke dalam panggul, uterus mencekam janin dan kemajuan persalinan terhalang.
  12. 12. LETAK LINTANG KASEP
  13. 13. LETAK LINTANG KASEP Sehingga terjadi dua akibat yaitu: 1. Persalinan jalan terus  uterus memendek, SBR teregang dan menipis  ruptur 2. Terjadi inertia uteri, konstraksi menghilang  sepsis intrauteri diikuti sepsis umum  janin meninggal. Kemungkinan juga terjadi kematian ibu Komplikasi…
  14. 14. KOMPLIKASI Karena bagian terendah tidak menutup PAP, ketuban cenderung pecah dini dan dapat disertai menumbungnya tangan janin atau tali pusat. Prognosis Persalinan…
  15. 15. PROGNOSIS PERSALINAN Bagi ibu  Ruptura uteri (spontan/sewaktu versi dan ekstraksi)  Partus lama  ketuban pecah dini  infeksi intrapartum Bagi janin Angka kematian tinggi (25 – 49 %), yang dapat disebabkan oleh :  Prolasus funiculi  Trauma partus  Hipoksia karena kontraksi uterus terus menerus  Ketuban pecah dini Penatalaksanaan…
  16. 16. PENATALAKSANAAN Komplikasi Tindakan…
  17. 17. KOMPLIKASI TINDAKAN Bentuk operasi Komplikasi maternal Komplikasi perinatal Tindakan Secsio cesaria Well health mother Well born baby Versi Luar - Rupture uteri - Solusio plasenta - Fetal distress - Seksio Sesaria Versi ekstraksi - Rupture uteri - Infeksi - Perdarahan post partum - Fetal distress - Infeksi - Trauma persalinan - Kp laparotomi - Sesuai dengan sebabnya Dekapitasi Trias komplikasi - Trauma/rupture - Infeksi - Perdarahan postpartum - KP laparotomi - Terapi sesuai dengan sebab
  18. 18. PENCEGAHAN  PRIMIGRAVIDA  Umur kehamilan < 28 minggu dianjurkan posisi lutut dada  Umur kehamilan > 28 minggu dilakukan versi luar (kalau gagal dianjurkan posisi lutut dada sampai persalinan)  MULTIGRAVIDA  Umur kehamilan < 32 minggu dianjurkan posisi lutut dada  Umur kehamilan > 32 minggu dilakukan versi luar (kalau gagal dianjurkan posisi lutut dada sampai persalinan)
  19. 19. VERSI LUAR
  20. 20. VERSI EKSTRAKSI
  21. 21. DEKAPITASI Pembahasan…
  22. 22. PEMBAHASAN
  23. 23. KESIMPULAN Dari hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan pemeriksaan dalam tersebut diputuskan untuk segera dilakukan secsio cesarian emergensi segera. Alasan diambil keputusan SC emergensi mengacu pada:  Posisi melintang  Primigravida  Janin hidup  Taksiran Berat Janin 3050 gram  Sudah masuk dalam persalinan. Akhirnya segera dilakukan SC satu jam setelah kedatangan ibu ke rumah sakit. Dilakukan SC emergensi, bayi dilahirkan secara abdominal dengan jenis kelamin perempuan berat badan 2900 gram, panjang badan 48 cm, dan dengan APGAR score 5/7. Dari hasil follow up pasien beberapa hari, didapatkan hasil yang baik bagi ibunya dan bayinya. Sehingga dapat mencegah prognosis dan komplikasi yang buruk bagi ibu dan bayi.
  24. 24. TERIMA KASIH

×