Presentasi Pengantar Masail Fiqhiyah

37,783 views

Published on

12 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
37,783
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,958
Actions
Shares
0
Downloads
1,195
Comments
12
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi Pengantar Masail Fiqhiyah

  1. 1. Presentasi Awal Oleh: Hj. Marhamah Saleh, Lc. MA MasāiI al-Fiqhiyyah merupakan salah satu mata kuliah yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa/i, khususnya jurusan PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Materi yang dibahas menyangkut masalah-masalah fiqih Islam kontemporer. P ENGANTAR M ATA K ULIAH MASAIL FIQHIYAH
  2. 2. HUKUM ABORSI 1 UJIAN TENGAH SEMESTER UNDIAN/SMS BERHADIAH, DAN LOTERE HUKUM POLIGAMI & POLIANDRI 2 8 PEMANFAATAN BARANG GADAIAN 7 NIKAH SIRRI, MUT’AH DAN PROBLEMNYA 3 HUKUM ASURANSI & BUNGA BANK INDUKSI HAID Pengaruhnya Terhadap Haji HUKUM PERKAWINAN BEDA AGAMA 4 BEROBAT DGN BENDA HARAM 5 6 ALUR MATERI KAJIAN MATA KULIAH MASÂIL AL-FIQHIYYAH INSEMINASI BUATAN, BAYI TABUNG, KLONING UJIAN AKHIR SEMESTER HUKUM PENGGANTI-AN KELAMIN TRANSPLAN-TASI, HUKUM MELUKAI 11 10 13 14 12 9
  3. 3. KONTRAK KULIAH Penilaian diperoleh dari aspek - aspek sebagai berikut : Keaktifan, diskusi & makalah 30% • U T S 30% • U A S 40% • Total penilaian adalah 100% • Semoga Sukses Ceramah • diskusi • penugasan • quiz • presentasi makalah • tanya-jawab • P B L ( Problem Based Learning ) • active learning • tampilan slides powerpoint • 30 menit seminar 60 menit tutorial • Memiliki pemahaman dan penghayatan yg mendalam terhadap permasalahan fiqih kontemporer, serta metode kajian yang diterapkan dalam proses penetapan hukum fiqih melalui ushul & qawa’id fiqih. KOMPETENSI METODE EVALUASI 1
  4. 4. LITERATUR WAJIB Buku Tambahan Buku Anjuran Literatur Wajib Buku Anjuran Mas ā il Fiqhiyyah Buku Tambahan Mas ā il Fiqhiyyah FIQIH PEREMPUAN KONTEMPORER Prof.DR.Huzaimah Tahido Yanggo 234 FATAWA MU’ASHIRAH DR. Yusuf al-Qardhawi MASAIL FIQHIYAH M. Ali Hasan Al Halal Wa Al Haram Fi Al Islam DR. Yusuf al-Qardhawi MASAILUL FIQHIYAH Drs.H.Mahjuddin, M.Pd.i Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam MASAIL FIQHIYAH Prof.DR.Huzaimah Tahido Yanggo MASAIL FIQHIYAH Fatawa Mu’ashirah MASAILUL FIQHIYAH Fiqih Perempuan Kontemporer MASAIL FIQHIYAH MASAIL FIQHIYAH MASAIL FIQHIYAH Masfuk Zuhdi KITAB alFIQH ‘ Abd al-Rahman bin Muhammad 'Awd al-Jazeeri FIQIH SUNNAH. Sayyid Sabiq.
  5. 5. ALUR PEMBENTUKAN HUKUM FIQH <ul><li>(1) Sumber hukum Islam: al-Quran dan hadits , (2) lalu muncul USHUL FIQH sebagai metodologi dalam penarikan hukum menggunakan pola pikir deduktif, (3) selanjutnya menghasilkan hukum FIQH dengan materi yang beragam dalam kitab yang sangat banyak. Setelah diteliti persamaan hukum fiqh menggunakan pola pikir induktif, kemudian dikelompokkan dari masalah-masalah yang serupa, (4) akhirnya disimpulkan menjadi QAWA’ID FIQHIYYAH yang memudahkan ulama dalam menentukan hukum fiqh terhadap persoalan baru. (5) setelah melalui pengujian dan dengan dukungan ushul fiqh, maka natijahnya adalah terbentuknya hukum FIQH BARU, QANUN , maupun fatwa terhadap permasalahan kontemporer. </li></ul>SUMBER HUKUM (Al-Quran dan Hadits) 1 USHUL FIQH (+ Kaidah Ushul) 2 FIQH (hasil dari pola istinbath al-ahkam)) 3 QAWA’ID FIQHIYYAH (Kaidah Fiqh) 4 FIQH BARU (QANUN) 5
  6. 6. Pengertian Fiqh DEFINISI OBJEK Secara etimologi, fiqh = pemahaman (QS. Hud 11:91). Secara terminologi “pengetahuan ttg hukum syara’ yang berhubungan dengan amal perbuatan, yang digali dari dalilnya secara terperinci”. SUMBER TUJUAN Setiap perbuatan mukallaf yang memiliki nilai dan telah ditetapkan hukumnya. Nilai perbuatan itu bisa berbentuk wajib, sunah, mubah, haram & makruh. Fiqh berkaitan dgn masalah ‘amaliyah Sumber/landasan yang digunakan untuk memperoleh hukum fiqh yang disepakati ulama (al-mashadir al-asasiyyah) yaitu: Al-Quran, Sunnah, Ijma’, Qiyas. Ada pula al-mashadir al-taba’iyyah . 5 Menerapkan hukum syari’at terhadap perbuatan/ucapan manusia ▪ Menun-tun manusia dlm bermuamalat ▪ Memberi rambu2 dan konsekwensi bagi perbuatan mukallaf
  7. 7. Mas ā il al-Fiqhiyyah <ul><li>Mas ā il merupakan bentuk jama’ taktsir bahasa Arab dari kata mas-alah yang artinya perkara/masalah (persoalan) </li></ul><ul><li>Fiqhiyyah dari kata fiqh yang artinya pemahaman yang mendalam tentang hukum-hukum Islam. </li></ul><ul><li>Jadi mas ā il al-fiqhiyyah berarti persoalan hukum Islam yang selalu dihadapi oleh umat Islam sehingga mereka beraktifitas dalam sehari-hari selalu bersikap dan berperilaku sesuai dengan tuntunan Islam. </li></ul><ul><li>Mas ā il al-Fiqhiyyah disebut juga mas ā il al-fiqhiyyah al-had ī tsah (persoalan hukum Islam yang baru), atau mas ā il al-fiqhiyyah al-‘ashriyyah. </li></ul><ul><li>Fokus kajiannya tidak hanya membahas persoalan fiqih, tapi juga aqidah (kepercayaan) dan persoalan akhlak (moral), maka disebut mas ā il al-d ī niyyah al-had ī tsah/al-’ashriyyah (al-w ā qi’iyyah). </li></ul><ul><li>► Di kalangan NU, ada forum khusus: Bahtsul Masail. </li></ul><ul><li>Metode Kajian: Metode Ijtihad lebih banyak digunakan ketimbang metode istinbath, karena kebanyakan masalahnya tidak ditentukan ketentuannya dalam nash. </li></ul>
  8. 8. Rambu dan Ketentuan <ul><li>Rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar dalam penetapan hukum: </li></ul><ul><li>1. Tidak boleh merusak aqidah. </li></ul><ul><li>2. Tidak boleh mengurangi/menghilangkan martabat manusia. </li></ul><ul><li>3. Tidak boleh mendahulukan kepentingan perorangan atas kepentingan umum. </li></ul><ul><li>4. Tidak boleh mengutamakan hal-hal yang masih samar-samar kemanfaatannya atas hal-hal yang sudah nyata kemanfaatannya. </li></ul><ul><li>5. Tidak boleh melanggar ketentuan dasar akhl ā q al-kar ī mah (moralitas manusia). </li></ul><ul><li>3 (tiga) cara penentuan hukum dengan metode ijtihad: </li></ul><ul><li>1. Harus selalu jaga dasar aqidah Islam. </li></ul><ul><li>2. Harus menghindari syirik. </li></ul><ul><li>3. Harus mengutamakan kehidupan yang bermoral. </li></ul>
  9. 9. Ciri Hukum Islam <ul><li>Hukum Islam bersumber dari ajaran agama Islam, bertujuan untuk mewujudkan kemashlahatan bagi umat manusia. </li></ul><ul><li>Hukum Islam tidak dapat dipisahkan dengan iman, susila/akhlak Islam. </li></ul><ul><li>Hukum Islam punya istilah kunci: Syari’ah dan fiqih. Syari’ah bersumber dari wahyu Allah dan Sunnah Nabi SAW. Fiqih adalah hasil pemahaman manusia bersumber dari nash-nash yang bersifat umum. </li></ul><ul><li>Hukum Islam terdiri dari 2 bidang utama: Ibadah dan Muamalah. </li></ul><ul><li>Hukum Islam mendahulukan kewajiban dari hak, amal dari pahala. </li></ul><ul><li>Hukum Islam dapat dibagi menjadi: </li></ul><ul><li>a. Hukum Taklifi, yaitu al-ahk ā m al-khamsah, terdiri dari 5 kaidah jenis hukum: wajib, sunnah/nadb, makruh, mubah, haram. </li></ul><ul><li>b. Hukum Wadh’i, yaitu hukum yang mengandung sebab, syarat & m ā ni’ (penghalang) terjadi atau terwujudnya hubungan hukum. </li></ul>
  10. 10. SELAMAT BELAJAR Selamat membaca, menulis, searching, Googling, diskusi, dan presentasi. Keaktifan dan kesungguhan Anda adalah kunci kesuksesan studi. Mau?
  11. 11. Apa itu PBL ? Belajar Berdasarkan Masalah atau Problem Based Learning adalah Suatu proses pembelajaran yang diawali dari masalah-masalah yang ditemukan dalam suatu lingkungan pekerjaan. Problem Based Learning (PBL) adalah lingkungan belajar yang di dalamnya menggunakan masalah untuk belajar. Yaitu, sebelum pebelajar mempelajari suatu hal, mereka diharuskan mengidentifikasi suatu masalah, baik yang dihadapi secara nyata maupun telaah kasus. Masalah diajukan sedemikian rupa sehingga para pebelajar menemukan kebutuhan belajar yang diperlukan agar mereka dapat memecahkan masalah tersebut. Penerapan metode PBL ini merupakan suatu bentuk implementasi team learning dan personal mastery* menuju suatu organisasi pembelajar * Personal mastery is about creating what one wants in life and in work … Peter Senge says, “Personal mastery goes beyond competence and skills…it means approaching one’s life as a creative work, living life from a creative as opposed to a reactive viewpoint.” Back to Previous slide

×