Bangun ruang

924 views
880 views

Published on

bangun ruang

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
924
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
105
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bangun ruang

  1. 1. Mathematica
  2. 2. 8
  3. 3. 7
  4. 4. 6
  5. 5. 5
  6. 6. 4
  7. 7. 3
  8. 8. SK / KDIndikatorMateri Bangun Ruang Kelas X semester 2
  9. 9. STANDAR KOMPETENSISK / KDIndikatorMateri
  10. 10. • Menentukan kedudukan titik dan garis dalam ruangSK / KD • Menentukan kedudukan titik dan bidang dalam ruang • Menentukan kedudukan antara dua garis dalam ruangIndikator • Menentukan kedudukan garis dan bidang dalam ruang • Menentukan kedudukan antara dua bidang dalamMateri ruang • Menentukan proyeksi titik ke garis, titik ke bidang, garis ke garis, dan garis ke bidang
  11. 11. Kedudukan Titik, Garis dan Bidang dalam Ruang Back Next
  12. 12. Q Titik Titik ditunjukkan dengan noktah A P dan ditulis dengan huruf besar Garis Garis adalah kumpulan titik-titik. Garis tidak memiliki batas ke kiri g atau ke kanan cukup digambarkan wakilnya saja dan ditulis dengan huruf kecil Bidang D C Sebuah bidang memiliki luas tak terbatas. Dalam geometri, bidang cukup digambar wakilnya V A B saja . Back Next
  13. 13. 1. Pada Titik A terletak pada garis g A g2. Di Luar Titik A terletak di luar garis g A g Back Next
  14. 14.  Melalui sebuah titik dapat dibuat banyak garis A Melalui dua titik yang berlainan dapat dibuat sebuah garis B A Back Next
  15. 15. 1. Pada Titik A terletak pada bidang V A V2. Di Luar Titik A terletak di luar bidang V A V Back Next
  16. 16. 1. Berimpit Garis g berimpit dengan garis h V g=h2. Berpotongan Garis g berpotongan dengan garis h. Perpotongan dua buah garis membentuk sebuah titik. Titik A adalah perpotongan antara garis g dan garis h g A h V Back Next
  17. 17. 3. Sejajar Garis g sejajar dengan garis h g h V4. Bersilangan Garis g bersilangan dengan garis h h A g V Back Next
  18. 18. 1. Terletak pada g Garis g terletak pada bidang V V2. Sejajar g Garis g sejajar dengan bidang V V3. Menembus atau memotong Garis g menembus bidang V. g Titik A adalah titik tembus A garis g pada bidang V V Back Next
  19. 19. Melalui tiga buah titik berlainan yangtidak segaris hanya dapat dibuat sebuahbidang C A B VMelalui garis dan titik diluar garis ituhanya dapat dibuat sebuah bidang g V A Back Next
  20. 20.  Melalui dua garis berpotongan hanya dapat dibuat satu bidang datar g V h Melalui dua garis sejajar hanya dapat dibuat satu bidang datar g V h Back Next
  21. 21. 1. Berimpit Bidang V berimpit dengan bidang W W V W2. Sejajar Bidang V sejajar dengan bidang W V Back Next
  22. 22. 3. Berpotongan Bidang V berpotongan dengan bidang W. Garis g adalah perpotongan bidang bidang V dan W W g V Back Next
  23. 23. 1. Proyeksi titik pada garis2. Proyeksi titik pada bidang3. Proyeksi garis pada garis4. Proyeksi garis pada bidang
  24. 24. Proyeksi Titik Pada Garis Posisi lampu ini lebih ke belakang P g P1 v P2Misal garis g terletak pada bidang v dan titik P di atas bidangv. Proyeksi P pada garis g adalah PP1 karena tegak lurusterhadap garis g.Perhatikan bahwa PP2 bukanlah proyeksi titik P pada garis g.
  25. 25. Proyeksi Titik Pada Bidang P v P1Perhatikan bahwa arah sinar adalah tegak lurus (penampang lampuparalel) terhadap bidang v sehingga PP1 tegak lurus terhadap bidang
  26. 26. Proyeksi Garis pada Garis h A g BPerhatikan bahwa penampang lampu paralel/sejajar garis g sehinggaarah sinar dari lampu tegak lurus ke garis g.AB merupakan hasil proyeksi garis h ke garis g.
  27. 27. Proyeksi garis Pada Bidang h v gProyeksi garis g pada bidang v adalah garis h
  28. 28. Referensi

×