Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup SMP Kelas 8
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup SMP Kelas 8

on

  • 24,424 views

Materi ini merupakan bab pertama dalam IPA Terpadu kelas 8 semester 1

Materi ini merupakan bab pertama dalam IPA Terpadu kelas 8 semester 1

Statistics

Views

Total Views
24,424
Views on SlideShare
24,424
Embed Views
0

Actions

Likes
10
Downloads
361
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup SMP Kelas 8 Presentation Transcript

  • 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup Lisna Puspita Marliany, S.Pd IPA TERPADU KELAS VIII SEMESTER I
  • 2. INDIKATOR PENCAPAIAN Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup Menyimpulkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup Membandingkan Metamorfosis dan Metagenesis Mendeskripsikan tahapan perkembangan manusia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dan dewasa Menjelaskan perbedaan karakteristik setiap tahapan perkembangan manusia Membuat laporan hasil percobaan pertumbuhan pada macam-macam tumbuhan berdasarkan titik tumbuhnya
  • 3. B. Faktor Internal 1. Sifat Genetis 2. Hormon Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan A. Faktor Ekternal 1. Udara 2. Cahaya matahari 3. Air 4. Tanah 5. Suhu
  • 4. Jenis-jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya Hormon Pengaruh Tempat Produksi Auksin Pemanjangan batang, akar, cabang, buah, titik tumbuh Di embrio dalam biji, meristem ujung batang. Giberelin Perkecambahan biji dan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, bunga dan buah Dalam meristem batang, akar, daun muda dan embrio Sitokinin Pembelahan dan pertumbuhan sel, menghambat penuaan Pada akar, dan diangkat ke organ lain Asam Absisat Menghambat perumbuhan, menutup stomata selama kekuarangan air, menghilangkan dormansi Disintesis pada daun, batang, dan buah hijau Etilen Mendorong pemasakan buah, emndorong atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan akar, daun serta bunga Di jaringan buah masak, ruas batang dan daun tua
  • 5. PERBEDAAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MAKHLUK HIDUP PERTUMBUHAN : Proses kenaikan volume yang bersifat irreversible, artinya tidak bisa kembali lagi ke keadaan semula dan bisa diukur secara kuantitatif. PERKEMBANGAN : Proses perubahan struktur dan fungsi sel, jaringan, organ maupun tubuh menuju kedewasaan, proses ini tidak dapat diukur (bersifat kualitatif dan tidak dapat dinyatakan dengan angka)
  • 6. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Perkecambahan tipe hipogeal Perkecambahan tipe epigeal
  • 7. Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Perkecambahan Pertumbuhan Primer Pertumbuhan Sekunder Pertumbuhan Terminal
  • 8. 1. Perkecambahan Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang). Faktor yang mempengaruhi perkecambahan adalah air, kelembapan, oksigen, dan suhu. Perkecambahan dibagi menjadi dua yaitu a. Perkecambahan epigeal b. Perkecambahan hypogeal
  • 9. 2. Pertumbuhan Primer Merupakan pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem primer. Pertumbuhan ini disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang dimulai sejak tumbuhan masih berupa embrio.
  • 10. 3. Pertumbuhan Sekunder Merupakan pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem sekunder. Ketika pertumbuhan berlangsung secara aktif, sel-sel meristem membelah membentuk sel-sel baru. Sel-sel baru yang terbentuk itu pada awalnya rupanya sama, tetapi setelah dewasa, sel-sel tadi berdiferensiasi menjadi jaringan lain. Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh kegiatan meristem sekunder, yang meliputi: a. Kambium gabus (felogen) Pertumbuhan felogen menghasilkan jaringan gabus. b. Kambium fasis Berperan membentuk xilem sekunder ke arah dalam dan membentuk floem sekunder ke arah luar, selain itu juga menghasilkan sel-sel hidup yang berderet-deret menurut arah jari-jari dari bagian xilem ke bagian floem yang disebut jari- jari empulur. c. Kambium interfasis Merupakan kambium yang membentuk jari-jari empulur.
  • 11. 4. Pertumbuhan Terminal Terjadi pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan berbiji yang aktif tumbuh. Terdapat 3 daerah (zona) pertumbuhan dan perkembangan. a. Daerah pembelahan (daerah meristematik) Merupakan daerah yang paling ujung dan merupakan tempat terbentuknya sel-sel baru. Sel-sel di daerah ini mempunyai inti sel yang relatif besar, berdinding tipis, dan aktif membelah diri. b. Daerah pemanjangan Merupakan daerah hasil pembelahan sel-sel meristem. Sel-sel hasil pembelahan tersebut akan bertambah besar ukurannya sehingga menjadi bagian dari daerah perpanjangan. Ukuran selnya bertambah beberapapuluh kali dibandingkan sel-sel meristematik. c. Daerah diferensiasi Merupakan daerah yang terletak di bawah daerah pemanjangan. Selsel di daerah ini umumnya mempunyai dinding yang menebal dan beberapa di antaranya mengalami diferensiasi menjadi epidermis, korteks, dan empulur.
  • 12. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan Zigot Morula Blastula Gastrula Embrio FASEEMBRIONIK Hasil peleburan antara sel telur dan sel sperma Zigot yang mengalami pembelahan dari 2 menjadi 4, 8, 16 sel sampai terbentuk sebuah bola seperti buah arbei Morula yang terus membelah & mengalami pergeseran smp tengahnya ada cekungan yg berisi cairan (blastosoel) Embrio akan berubah bentuk sehingga ruang blastosoel mengempis (gastrulasi) yang membentuk 2 lapisan embrionik Lapisan itu menjadi jaringan, organ, sistem organ sampai menjadi embrio yang lengkap
  • 13. • Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk pada tubuh hewan tertentu selama proses pertumbuhan dan perkembangannya. • Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang dimulai dari larva sampai dewasa. METAMORFOSIS Metamorfosis Sempurna pada serangga telur --> larva --> pupa (kepompong) --> dewasa (imago)
  • 14. Metamorfosis pada katak (amfibi) telur --> kecebong --> kecebong berkaki --> katak berekor --> katak dewasa Metamorfosis Tidak Sempurna (Hemimetabola) pada Belalang telur --> nimpa --> dewasa (imago)
  • 15. Metagenesis adalah proses pergiliran hidup yaitu antara fase seksual dan aseksual. Metagenesis dapat berlaku pada hewan maupun tumbuhan. Metagenesis pada tumbuhan dapat diamati dengan jelas pada tumbuhan tak berbiji (paku dan lumut), sementara pada hewan dapat diamati pada ubur-ubur Metagenesis pada tumbuhan paku Pada tumbuhan paku, pembentukan gamet jantan berlangsung di dalam antheridium dan gamet betina berlangsung di dalam arkegonium. Jika kedua gamet jantan membuahi gamet betina, maka akan terbentuk zigot. Zigot tumbuh menjadi individu yang menghasilkan spora. Generasi ini disebut fase vegetatuf (aseksual) atau sporofit. Spora yang jatuh di tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi individu baru yang menghasilkan gamet. Karena menghasilkan gamet, maka generasi ini disebut fase generatif (seksual) atau gametofit. Demikian seterusnya terjadi pergiliran keturunan antara fase gametofit dan sporofit. METAGENESIS
  • 16. Pada ubur-ubur tampak jelas pada gambar yaitu kehidupan pada saat menempel (polip) dan kehidupan bergerak bebas (medusa). Metagenesis pada ubur-ubur (Aurelia)
  • 17. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia • Masa Sebelum Lahir • Masa Bayi dan masa Kanak-kanak • Masa Remaja (Baligh) • Masa Dewasa dan Masa Tua
  • 18. Masa Sebelum Lahir
  • 19. Masa Sebelum Lahir
  • 20. Bulan pertama : Sudah terbentuk organ-organ tubuh yang penting seperti jantung yang berbentuk pipa, sistem saraf pusat (otak yang berupa gumpalan darah) serta kulit. Embrio berukuran 0,6 cm. Bulan kedua : Tangan dan kaki sudah terbentuk, alat kelamin bagian dalam, tulang rawan (cartilago). Embrio berukuran 4 cm. Bulan ketiga : Seluruh organ tubuh sudah lengkap terbentuk, termasuk organ kelamin luar. Panjang embrio mencapai 7 cm dengan berat 20 gram. Bulan keempat : Sudah disebut dengan janin dan janin mulai bergerak aktif. Janin mencapai berat 100 gram dengan panjang 14 cm.
  • 21. Bulan kelima : Janin akan lebih aktif bergerak, dapat memberikan respon terhadap suara keras dan menendang. Alat kelamin janin sudah lebih nyata dan akan terlihat bila dilakukan USG (Ultra Sonographi). Bulan keenam : Janin sudah dapat bergerak lebih bebas dengan memutarkan badan (posisi) Bulan ketujuh : Janin bergerak dengan posisi kepala ke arah liang vagina. Bulan kedelapan : Janin semakin aktif bergerak dan menendang. Berat dan panjang janin semakin bertambah, seperti panjang 35-40 cm dan berat 2500 – 3000 gram. Bulan kesembilan : Posisi kepala janin sudah menghadap liang vagina. Bayi siap untuk dilahirkan.
  • 22. Masa Bayi dan Kanak-kanak
  • 23. MasaRemaja
  • 24. Ciri-ciripubertas Perempuan Laki-Laki Berlangsung antara usia 11-19 Berlangsung antara usia 13-21 Ciri kelamin primer : Mulai menghasilkan sel telur, ditandai dengan mulainya haid Ciri kelamin Primer : Mulai menghasilkan sel sperma, ditandai dengan “mimpi basah” Ciri Kelamin sekunder : Payudara mulai membesar, pinggul melebar, kulit semakin halus, suara semakin nyaring, tumbuh rambut disekitar alat kelamin luar dan ketiak Ciri kelamin sekunder : Tumbuhnya kumis, janggut, jakun, dan jambang. Mulai tumbuh rambut di dada, ketiak,, dan sekitar alat kelamin luar, otot semakin kekar, bahu dan dada menjadi lebar, suara menjadi lebih berat dan rendah
  • 25. Tipsmasa pubertas(baligh) Pada Usia ini, mulai menginjak masa baligh. Segala perbuatan Antum mulai akan dicatat dan akan dipertanggungjawabkan diakherat kelak, oleh karena itu yang harus Antum lakukan adalah : 1. Fahami bahwa hukum asal ikhwan dan akhwat itu terpisah (Infishol). Tidak boleh berkhalwat, atau pun bercampur baur. 2. Batasi pergaulan dengan lawan jenis. 3. Perkuat diri dengan keimanan kepada Allah, dengan meningkatkan ibadah Mahdoh atau goir mahdoh. 4. Tambahlah Tsaqafah Islam dengan mempelajari buku-buku islam atau mengikuti kelompok pengajian. 5. Jika ada masalah, jangan enggan berkonsultasi dengan guru atau dengan orang tua. 6. Carilah teman yang dapat membawa kebaikan bagi Antum, jangan mudah terbawa arus yang bertentangan dengan islam
  • 26. MasaDewasadan MasaTUa Ciri-ciri Masa Dewasa: 1. Pertumbuhan tinggi badan telah sempurna 2. Sistem organ telah mencapai kematangan 3. Pada usia 20-30 tahun kekuatan otot telah mencapai puncaknya Ciri-ciri Masa Tua : 1. Pertumbuhan telah terhenti 2. Secara lambat laun akan mengalami penurunan fungsi organ 3. Jaringan elastis dikulit menghilang 4. Munculnya lipatan atau kerutan pada kulit 5. Rambut menjadi putih dan rontok 6. Pada wanita akan mengalami monopouse (berhentinya siklus haidh)