• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Peran hukum dalam penegakkan hak asasi manusia di indonesia
 

Peran hukum dalam penegakkan hak asasi manusia di indonesia

on

  • 12,480 views

 

Statistics

Views

Total Views
12,480
Views on SlideShare
12,480
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
67
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Peran hukum dalam penegakkan hak asasi manusia di indonesia Peran hukum dalam penegakkan hak asasi manusia di indonesia Document Transcript

    • iPERAN HUKUM DALAM PENEGAKAN HAK AZASI MANUSIALISA SAVITRI YOUNAN PUTRI115010101111018
    • iiKATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dankarunia-Nya kepada penulis sehingga penulis berhasil menyelesaikan Makalah ini yangalhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul " PERAN HUKUM DALAMPENEGAKKAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA " Makalah ini berisikan tentanginformasi pengertian tentang HAM, dasar hukum yang mengatur tentang HAM diIndonesia serta contoh kasus pelanggaran Ham di Indonesia. Diharapkan Makalah inidapat memberikan informasi kepada kita semua tentang pelaksanaan dan penegakkanhak asasi manusia di Indonesia . Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh darisempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangunselalu diharapkan demi kesempurnaan makalah ini . Akhir kata, penulis sampaikanterima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunanmakalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segalausaha kita. Amin.Malang, 23 Mei 2012Penulis
    • iiiDAFTAR ISIKATA PENGANTAR ……………………. iDAFTAR ISI ……………………. iiBAB I PENDAHULUAN ……………………. 11.1 Latar Belakang Masalah ……………………. 11.2 Rumusan Masalah ……………………. 11.3 Tujuan Penulisan ……………………. 11.4 Batasan Masalah ……………………. 21.5 Metode Penulisan ……………………. 2BAB II PEMBAHASAN ……………………. 32.1 Pengertian HAM ……………………. 32.2 Dasar hukum HAM ……………………. 32.3 Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia ……………………. 5BAB III PENUTUP ……………………. 83.1 Kesimpulan ……………………. 83.2 Saran ……………………. 8DAFTAR PUSTAKA ……………………. 9
    • 1BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang MasalahHak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalampenerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yangterkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Hak juga merupakansesuatu yang harus diperoleh. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kalidibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. HAM lebih dijunjung tinggidan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Perludiingat bahwa dalam hal pemenuhan hak, kita hidup tidak sendiri dan kita hidupbersosialisasi dengan orang lain. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAMterhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kitasendiri. Maka dari itu di sana lah dibutuhkan alat dan sarana yang dapat membatasiupaya pemenuhan HAM setiap warga Negara di Indonesia yaitu hukum. Dalam hal inipenulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang peranan hukum dalammelindungi dan mengatur serta mengakkan hak asasi manusia. Maka dengan inipenulis mengambil judul “Peran hukum dalam penegakkan hak asasi manusia diIndonesia”1.2Rumusan MasalahDalam makalah ini penulis merumuskan masalah sebagai berikut:1. Pengertian HAM2. Dasar hukum HAM dalam perundang-undangan di Indonesia3. Contoh-contoh pelanggaran HAM1.3Tujuan PenulisanTujuan yang hendak dicapai dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
    • 21. Untuk mengetahui hakekat dan pengertian HAM2. Mengetahui dasar-dasar hukum yang mengatur HAM di Indonesia3. Menganalisis dan mengetahui contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesiadan sejauh mana hukum berperan dalam penegakkannya.1.4 Batasan MasalahAgar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalahdan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini, maka dengan ini penyusunmembatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM.1.5Metode PenulisanDalam hal ini penulis menggunakan:1. Metode deskritif, sebagaimana ditunjukan oleh namanya, pembahasan inibertujuan untuk memberikan gambaran tentang suatu masyarakat atau kelompokorang tertentu atau gambaran tentang suatu gejala atau hubungan antara dua gejalaatau lebih (Atherton dan Klemmack: 1982).2. Penelitian kepustakaan, yaitu Penelitian yang dilakukan melalui kepustakaan,mengumpulkan data-data dan keterangan melalui buku-buku dan bahan lainnyayang ada hubungannya dengan masalah-masalah yang diteliti.
    • 3BAB IIPEMBAHASAN2.1 Pengertian HAMHAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia, sesuai dengan kodratnya(Kaelan: 2002).Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB), dalam TeachingHuman Rights, United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskanbahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia, yang tanpanyamanusia mustahil dapat hidup sebagai manusia.John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsungoleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. (Mansyur Effendi, 1994).Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkanbahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dankeberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakananugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara,hukum, pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat danmartabat manusia”2.2 Dasar hukum HAM dalam perundang-undangan di IndonesiaPengaturan tentang hak asasi manusia telah diatur dalam beberapa produk hukum diIndonesia yaitu sebagai berikut :Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia th 1945 pasal 28 :- Hak untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya (Pasal 28 A)· Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinanyang syah (Pasal 28 B ayat 1)· Hak anak untuk kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta hak atas
    • 4perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi (Pasal 28 B ayat 2)· Hak untuk mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasar (Pasal 28 Cayat 1)· Hak untuk mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmupengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya (Pasal 28 C ayat 1)· Hak untuk mengajukan diri dalam memperjuangkan haknya secara kolektif (Pasal28 C ayat 2)· Hak atas pengakuan, jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil danperlakuan yang sama di depan hukum (Pasal 28 D ayat 1)· Hak utnuk bekerja dan mendapat imbalan serta perlakuan yang adil dan layakdalam hubungan kerja (Pasal 28 D ayat 3)· Hak untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan (Pasal 28 Dayat 3)· Hak atas status kewarganegaraan (Pasal 28 D ayat 4)· Hak kebebasan untuk memeluk agama dan beribadah menurut agamanya (Pasal28 E ayat 1)· Hak memilih pekerjaan (Pasal 28 E ayat 1)· Hak memilih kewarganegaraan (Pasal 28 E ayat 1)· Hak memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhakuntuk kembali (Pasal 28 E ayat 1)· Hak kebebasan untuk meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuaihati nuraninya (Pasal 28 E ayat 2)· Hak kebebasan untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat (Pasal28 E ayat 3)· Hak untuk berkomunikasi dan memeperoleh informasi (Pasal 28 F)· Hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan hartabenda (Pasal 28 G ayat 1)· Hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atautidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi manusia (Pasal 28 G ayat 1)· Hak untuk bebeas dari penyiksaan (torture) dan perlakuan yang merendahkanderajat martabat manusia (Pasal 28 G ayat 2)
    • 5· Hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkanlingkungan hidup yang baik dan sehat (Pasal 28 H ayat 1)· Hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan (Pasal 28 H ayat 1)· Hak untuk mendapat kemudahan dan perlakuan khusus guna mencapaipersamaan dan keadilan (Pasal 28 H ayat 2)· Hak atas jaminan sosial (Pasal 28 H ayat 3)· Hak atas milik pribadi yang tidak boleh diambil alih sewenang-wenang olehsiapapun (Pasal 28 H ayat 4)· Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (retroaktif) (Pasal 28I ayat 1)· Hak untuk bebas dari perlakuan diskriminasi atas dasar apapun dan berhakmendapat perlindungan dari perlakuan diskriminatif tersebut (Pasal 28 I ayat 2) Hakatas identitas budaya dan hak masyarakat tradisional (Pasal 28 I ayat 3)Undang-undang No. 39 th 1999 tentang hak asasi manusia2.3 Kasus Pelanggaran HAM di IndonesiaContoh beberapa kasus yang berkaitan dengan pelanggaran hak asasi manusiayaitu :a. Kasus Tanjung Priok (1984)Kasus tanjung Priok terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar yangberawal dari masalah SARA dan unsur politis. Dalam peristiwa ini diduga terjadipelanggaran HAM dimana terdapat rarusan korban meninggal dunia akibatkekerasan dan penembakan.b. Kasus terbunuhnya Marsinah, seorang pekerja wanita PT Catur Putera SuryaPorong, Jatim (1994)Marsinah adalah salah satu korban pekerja dan aktivitas yang hak-hak pekerja di PTCatur Putera Surya, Porong Jawa Timur. Dia meninggal secara mengenaskan dandiduga menjadi korban pelanggaran HAM berupa penculikan, penganiayaan danpembunuhan.
    • 6c. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum bernas (1996)Wartawan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) adalah seorang wartawan dari harianBernas yang diduga diculik, dianiaya oleh orang tak dikenal dan akhirnya ditemukansudah tewas.d. Peristiwa Aceh (1990)Peristiwa yang terjadi di Aceh sejak tahun 1990 telah banyak memakan korban, baikdari pihak aparat maupun penduduk sipil yang tidak berdosa. Peristiwa Aceh didugadipicu oleh unsur politik dimana terdapat pihak-pihak tertentu yang menginginkanAceh merdeka.e. Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998)Telah terjadi peristiwa penghilangan orang secara paksa (penculikan) terhadap paraaktivis yang menurut catatan Kontras ada 23 orang (1 orang meninggal, 9 orangdilepaskan, dan 13 orang lainnya masih hilang).f. Peristiwa Trisakti dan Semanggi (1998)Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998 (4 mahasiswa meninggal dan puluhanlainnya luka-luka). Tragedi Semanggi I terjadi pada 11-13 November 1998 (17 orangwarga sipil meninggal) dan tragedi Semanggi II pada 24 September 1999 (1 orangmahasiswa meninggal dan 217 orang luka-luka).g. Peristiwa kekerasan di Timor Timur pasca jejak pendapat (1999)Kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia menjelang dan pasca jejak pendapat 1999di timor timur secara resmi ditutup setelah penyerahan laporan komisi Kebenarandan Persahabatan (KKP) Indonesia - Timor Leste kepada dua kepala negara terkait.
    • 7h. Kasus Ambon (1999)Peristiwa yang terjadi di Ambon ni berawal dari masalah sepele yang merambatkemasala SARA, sehingga dinamakan perang saudara dimana telah terjadipenganiayaan dan pembunuhan yang memakan banyak korban.i. Kasus Poso (1998 – 2000)Telah terjadi bentrokan di Poso yang memakan banyak korban yang diakhiri denganbentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKAUB) di kabupaten Dati II Poso.j. Kasus Dayak dan Madura (2000)Terjadi bentrokan antara suku dayak dan madura (pertikaian etnis) yang jugamemakan banyak korban dari kedua belah pihak.k. Kasus TKI di Malaysia (2002)Terjadi peristiwa penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Wanita Indonesia daripersoalan penganiayaan oleh majikan sampai gaji yang tidak dibayar.l. Kasus bom Bali (2002) DAN beberapa tempat lainnyaTelah terjadi peristiwa pemboman di Bali, yaitu tahun 2002 dan tahun 2005 yangdilakukan oleh teroris dengan menelan banyak korban rakyat sipil baik dari warganegara asing maupun dari warga negara Indonesia sendiri.
    • 8BAB IIIPENUTUP3.1 KesimpulanHAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya. Setiapindividu mempunyai keinginan agar HAM-nya terpenuhi, tapi dalam pemenuhannyaNegara berwenang untuk membatasinya melalui undang-undang yang dibuat untukmengatur pelaksanaan pemenuhan HAM itu sendiri.Dalam kehidupan bernegara HAM diatur dan dilindungi oleh perundang-undangan RI, dimana setiap bentuk pelanggaran HAM baik yang dilakukan olehseseorang, kelompok atau suatu instansi atau bahkan suatu Negara akan diadili dalampelaksanaan peradilan HAM, pengadilan HAM menempuh proses pengadilan melaluihukum acara peradilan HAM sebagaimana terdapat dalam Undang-Undang pengadilanHAM.3.2SaranSebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkanHAM kita sendiri. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAMorang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. Dan Jangan sampai pulaHAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain.Jadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus dapat menjaga HAM danmampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.
    • 9DAFTAR PUSTAKAhttp://melisa07.blogspot.com/2011/02/pengertian-ham-menurut-para-ahli.htmlhttp://imadekariada.blogspot.com/2008/08/ham-dalam-konstitusi-uud-1945-dan.htmlhttp://ml.scribd.com/doc/2534411/UU-Nomor-39-tentang-Hak-Asasi-Manusia