PPT aqidah akhlak TAUHID

12,830 views
12,105 views

Published on

0 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
12,830
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
480
Comments
0
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PPT aqidah akhlak TAUHID

  1. 1. Materi Presentasi Aqidah Akhlak Pengertian Tauhid
  2. 2. Kelompok 1
  3. 3. A. Pengertian Tauhid Kata Tauhid berasal dari bahasa Arab, masdar dari kata Wahhada, yuwahhidu. Secara etimologis, tauhid berarti keesaan, maksudnya keyakinan bahwa Allah SWT adalah Esa, Tunggal atau satu. Mentauhidkan berarti mengakui keesaan Allah. Secara etimologis tauhid adalah ilmu yang membahas tentang wujud Allah, sifat-sifat yang wajib tetap padaNya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepada-Nya, dan tentang sifat-sifat yang sama sekali wajib dilenyapkan pada-Nya. Juga membahas Rasul-rasul Allah, meyakinkan kerasulan mereka. Pokok pembahasan ilmu tauhid adalah wujud Allah SWT dan hal-hal yang berkaitan dengan-Nya. Karena itu aspek penting dalam ilmu tauhid adalah keyakinan akan adanya Allah yang Maha Sempurna, Maha Kuasa, dan memiliki sifat maha sempurnaan lainnya.
  4. 4. Tauhid tak hanya sekedar diketahui dan dimiliki oleh seseorang, tetapi lebih dari itu, ia harus dihayati dengan baik dan benar. Apabila tauhid telah dimiliki, dimengerti, dan dihayati dengan baik dan benar, kesadaran seseorang akan tugas dan kewajibannya sebagai hamba Allah akan muncul dengan sendirinya. Keesaan Allah mencakup 4 macam yakkni : 1) Keesaan Dzat Keesaan dzat mengandung pengertian bahwa Allah SWT tidak terdiri dari unsur-unsur, atau bagian-bagian, karena bila dzat yang maha kuasa itu terdiri dari 2 unsur atau lebih berarti dia membutuhkan unsur/ bagian. Dzat Allah pasti tidak terdiri dari unsur/ bagian betapapun kecilnya, karena jika demikian Dia tidak lagi menjadi Tuhan . Al quran menegaskan dalam (QS. Fathir:15) “Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia-
  5. 5. 2. Keesaan Sifat Keesaan sifat-Nya berarti Allah memiliki sifat yang tidak sama dalam substansi dan kapasitasnya dengan sifat makhluk, walaupun dari segi bahasa kata yang digunakan untuk menunjuk sifat tersebut sama. Sebagai contoh , kata Rahim merupakan sifat Allah, tetapi juga digunakan untuk menunjuk rahmat atau kasih sayang makhluk. Namun substansi dan kapasitas rahmat dan kasih sayang Allah berbeda dengan rahmat makhluk-Nya . 3. Keesaan Perbuatan Keesaan ini mengandung arti segala sesuatu yang berada di alam ini, baik sistem maupun sebab wujudnya , kesemuaannya adalah hasil perbuatan Allah semata. Keesaan perbuatan-Nya dikaitkan dengan hukum atau takdir dari sunnatullah yang ditetapkan-Nya. Dalam mewujudkannya Dia tidak membutuhkan apapun. Sebagaimana firmannya (Qs. Ya Sin : 82) Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia.
  6. 6. 4. Keesaan dalam beribadah kepada-Nya Mengesakan Allah dalam beribadah, menurut manusia untuk melaksanakan segala sesuatu karena demi Allah , baik dalam bentuk ibadah mahdah , maupun lainnya. Alhasil keesaan Allah dalam beribadah kepadanya adalah dengan melaksanakan apa yang tergambar dalam Firman-Nya (Qs. Al An’am: 162) 162. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, (QS. 6:162) Apabila seseorang telah menganut akidah tauhid dalam pengertian yang sebenarnya maka akan lahir pada dirinya berbagai aktivitas, yang kesemuanya merupakan ibadah kepada Allah , baik ibadah pengertiannya yang sempit maupun pengertiannya yang luas
  7. 7. TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN NYA WASSALAMUALAIKUM WR. WB

×