Makalah kurikulum

604 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
604
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah kurikulum

  1. 1. MakalahMEMAHAMI DAN MEMAKNAI STANDAR ISISERTA MEMAHAMI DAN MENJABARKAN STANDARKOMPETENSI LULUSANMakalah ini disusununtuk memenuhi tugas Curriculum and Material Developmentyang diampu oleh Dra. Widyastuti, M.Pd.Disusun Oleh:1. Palupiningsih : 113100202. Nur Rofi’ah : 113100233. M. Khafidz A. : 113100244. Evin Masrochah : 113100555. Aris Zulfa : 113100476. Nur Ikhsan : 11310058SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)SALATIGA2012
  2. 2. I. Standar IsiStandar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkandalam criteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensimata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik padajenjang dan jenis pendidikan tertentu.Standar isi memuat kerangka dasar, struktur kurikulum, beban belajar, kurikulumtingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan/akademik.A. Kerangka Dasar KurikulumKurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,kompetensi dasar, materi standar, dan hasil belajar, serta cara yang digunakan sebagaipedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar dantujuan pendidikan. Kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus padajenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:1. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; yang dilaksanakan melaluikegiatan agama, kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan tekhnologi,estetika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.2. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; yang dilaksanakanmelalui kegiatan agama, akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni dan budaya,serta pendidikan jasmani.3. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan tekhnologi; yang dilaksanakanmelalui kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuansocial, keterampilan, kejuruan, tekhnologi informasi dan komunikasi, serta muatanlocal yang relevan.4. Kelompok mata pelajaran estetika; yang dilaksanakan melalui kegiatan bahasa, senidan budaya, keterampilan, dan muatan local yang relevan.5. Kelompok mata pelajaran jasmani; yang dilaksanakan melalui kegiatan jasmani,olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan muatan local yangrelevan.
  3. 3. Setiap kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan secara holistic, sehinggapembelajaran masing-masing kelompok mempengaruhi pemahaman dan penghayatanpeserta didik, dan semua kelompok pelajaran sama pentingnya dalam menentukankelulusan.B. Struktur KurikulumStruktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harusditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulumsetiap mata pelajaran setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harusdikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam strukturkurikulum.Struktur pendidikan dasar dan menengah mencakup struktur kurikulumpendidikan umum dan pendidikan khusus.1. Struktur Kurikulum Pendidikan UmumStruktur kurikulum pendidikan umum terdiri dari struktur kurikulum SD/MI,kurikulum SMP/MTs, dan struktur kurikulum SMA/MA.Struktur kurikulum pendidikan umum SD/MI meliputi substansi pembelajaran yangditempuh dalam jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai denganKelas VI. Untuk SMP/MTs ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tigatahun, mulai dari Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Sedangkan untuk SMA/MAjuga ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun, mulai dari Kelas Xsampai dengan Kelas XII. Semua struktur kurikulum jenjang-jenjang pendidikandiatas disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi matapelajaran.Untuk jenjang SMA/MA pengorganisasian kelas-kelas dibagi ke dalam duakelompok, yaitu kelas X yang merupakan program umum yang diikuti oleh seluruhpeserta didik, dan kelas XI juga XII merupakan program penjuruan, yang terdiri atasempat program, seperti (1) Program Ilmu Pengetahuan Alam, (2) ProgramPengetahuan Sosial, (3) Program Bahasa, dan (4) Program Keagamaan, khusus untukMA.
  4. 4. 2. Struktur Kurikulum Pendidikan KejuruanPendidikan kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahan,kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikutipendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Agar dapat bekerja secara efektifdan efisien serta mengembangkan keahlian dan keterampilan, mereka harus memilikistamina yang tinggi menguasai bidang keahliannya dan dasar-dasar ilmu pengetahuandan tekhnologi, memiliki etos kerja tinggi, serta mampu berkomunikasi sesuai dengantuntutan pekerjaannya, juga memiliki kemampuan mengembangkan diri.Mata pelajaran Dasar Kejuruan terdiri atas beberapa mata pelajaran yangbertujuan untuk menunjang pembentukan kompetensi kejuruan dan pengembangankemampuan menyesuaikan diri dalam bidang keahliannya.Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh olehguru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didikuntuk mengembangkan dan mengekspresikandiri sesuai dengan kebutuhan, bakat, danminat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangandiri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikanyang dapat dilakukan dalam bentuk ekstrakurikuler.Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konselingyang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan social, belajar danpembentukan karir peserta didik. Pengembangan diri bagi peserta didik SMK/MAKterutama, ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karir.3. Struktur Kurikulum Pendidikan KhususStruktur Kurikulum dikembangkan untuk peserta didik berkelainan fisik,emosional, intelektual, dan/atau social berdasarkan standar kompetensi lulusan,standar kompetensi kelompok mata pelajaran, dan standar kompetensi mata pelajaran.Peserta didik berkelainan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, (1) Pesertadidik berkelainan tanpa disertai denga kemampuan intelektual di bawah rata-rata, dan(2) Peserta didik berkelainan disertai dengan kemampuan intelektual di bawah rata-rata.Kurikulum Pendidikan Khusus terdiri atas delapan sampai sepuluh matapelajaran, muatan local, program khusus, dan pengembangan diri.
  5. 5. Muatan local merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensiyang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah,yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada.Substansi muatan local ditentukan oleh satuan pendidikan.Program khusus berisi kegiatan yang bervariasi sesuai dengan jenis ketunaannya,yaitu program orientasi dan mobilitas untuk peserta didik tunanetra, bina diri untukpeserta didik tunagrahita dan tunadaksa, dan bina pribadi untuk peserta didiktunalaras.Peserta didik berkelainan tanpa disertai dengan kemampuan intelektual di bawahrata-rata, dalam batas-batas tertentu masih memungkinkan dapat mengikutikurikulum standar meskipun harus dengan penyesuaian-penyesuaian. Peserta didikberkelainan disertai dengan kemampuan intelektual di bawah rata-rata, diperlukankurikulum yang sangat spesifik, sederhana dan bersifat tematik untuk mendorongkemandirian dalam hidup sehari-hari.Peserta didik berkelainan tanpa disertai kemampuan intelektual di bawah rata-rata, yang ingin melanjutkan sampai ke jenjang pendidikan lebih tinggi, semaksimalmungkin didorong untuk dapat mengikuti pendidikan secara inklusif pada satuanpendidikan umum sejak Sekolah Dasar. Jika peserta didik mengikuti pendidikanSDLB, setelah lulus, didorong untuk dapat melanjutkan ke Sekolah MenengahPertama umum. Bagi mereka yang tidak memungkinkan dan/atau tidak berkeinginanuntuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, setelah menyelesaikan padajenjang SDLB dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMPLB, dan SMALB.C. Beban BelajarBeban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan olehpeserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui system tatap muka,penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua itu dimaksudkanuntuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkatperkembangan peserta didik.
  6. 6. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksiantara peserta didik dengan guru. Beban belajar kegiatan tatap muka per jampembelajaran pada masing-masing satuan pendidikan ditetapkan sebagai berikut:a. SD/MI/SDLB berlangsung selama 35 menitb. SMP/MTs/SMPLB berlangsung selama 40 menitc. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK berlangsung selama 45 menitPenugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalamanmateri pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapaistandar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupapendalaman materi pembelajaran oleh pendidik untuk mencapai atandar kompetensi.Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi pesertadidik SD/MI/SDLB maksimum 40%, pada SMP/MTs/SMPLB maksimum 50%, dan padaSMA/MA/SMALB/SMK/MAK maksimum 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap mukadari mata pelajaran yang bersangkutan.D. Kalender PendidikanKurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis jenjang diselenggarakan denganmengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan adalahpengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaranyang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaranefektif, dan hari libur.II. Standar Kompetensi LulusanStandar Kompetensi Lulusan berfungsi sebagai criteria dalam menentukankelulusan peserta didik pada setiap satuan pendidikan; rujukan untuk penyusunanstandar-standar pendidikan lain; dan merupakan arah peningkatan kualitas pendidikansecara mendasar dan holistic pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, serta
  7. 7. merupakan pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik, yangmeliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran, serta mencakup aspek sikap,pengetahuan, dan keterampilan.Standar Kompetensi Lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untukmeletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, sertaketerampilan untuk hidup mandiri dan pendidikan lebih lanjut. Pada satuan-satuanpendidikan menengah umum, bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan,pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri danmengikuti pendidikan lebih lanjut. Sedangkan pada satuan pendidikan menengahkejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian,akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebihlanjut sesuai dengan kejuruannya.A. Standar Kompetensi Lulusan Satuan PendidikanStandar Kompetensi Lulusan (SKL) satuan pendidikan adalah kualifikasikemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap yangdigunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik darisatuan pendidikan. SKL meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran dan kelompokmata pelajaran.SKL pada jenjang pendidikan dasar betujuan untuk meletakkan dasarkeccerdasan, pengetahuan, keribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidupmandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. SKL pada jenjang pendidikan menengahumum juga memiliki tujuan yang sama dengan SKL jenjang pendidikan dasar diatas.Sedangkan SKL pada jenjang pendidikan menengah kejuruan untuk pemilihanpendidikan lebih lanjut bisa disesuaikan dengan masing-masing jurusannya.
  8. 8. B. Standar Kompetensi Kelompok Mata PelajaranKualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaansikap, pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkatdan/atau semester untuk kelompok mata pelajaran tertentu.Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SKMP) terdiri atas kelompok-kelompok mata pelajaran:1. Agana dan Akhlak Mulia2. Kewarganegaraan dan Kepribadian3. Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi4. Estetika5. Jasmani, Olahraga, dan KesehatanC. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD)Standar kompetensi dan kompetensi dasar merupakan arah dan landasan untukmengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indicator pencapaiankompetensi untuk penilaian. Sedangkan dalam merancang kegiatan pembelajaran danpenilaian perlu memperhatikan standar proses dan standar penilaian.Dalam kaitanya dengan KTSP, Depdiknas telah menyiapkan Standar Kompetensidan Kompetensi Dasar (SKKD) berbagai mata pelajaran, untuk dijadikan acuan oleh parapelaksana (guru) dalam mengembangkan KTSP pada satuan pendidikan masing-masing.Dengan demikian, tugas utama guru dalam KTSP adalah menjabarkan,menganalisis, mengembangkan indicator, dan menyesuaikan SKKD dengan karakteristikdan perkembangan peserta didik, situasi dan kondisi sekolah, serta kondisi dan kebutuhandaerah. Selanjutnya mengemas hasil analisis terhadap SKKD tersebut dalam KTSP, yangdi dalamnya mencakup silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).D. Cara Menjabarkan Kompetensi Dasar ke dalam Indikator KompetensiLangkah penting yang harus dipahami guru dalam kaitannya dengan KTSP, ialahbahwa guru harus mampu menjabarkan kompetensi dasar ke dalam indicator kompetensi,
  9. 9. yang siap dijadikan pedoman pembelajaran dan acuan penilaian. Namun sebelumnya,harus dipahami dulu apa itu kompetensi dasar dan apa itu indicator kompetensi.Kompetensi dasar adalahsejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalammata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indicator kompetensi. Indicatorkompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau di observasi untuk menunjukkanketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.E. Daftar PustakaMulyana.E. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung. RemajaRosdakarya. 2011.

×