NAMA:LINDIANI KELAS:2.C NPM:20080211027 PRODI:EKONOMI <ul><li>JUDUL BUKU:DASAR-DASAR EVALUASI PENDIDIKAN </li></ul><ul><li...
BAB 1  PENDAHULUAN <ul><li>1.Pengertian Pengukuran,Penilaian dan Evaluasi </li></ul><ul><li>a.Mengukur adalah membandingka...
Komentar bab 1 <ul><li>Menurut saya,nilai sangatlah penting untuk diukur dan hasilnya diketahui baik itu oleh siswa,guru/p...
BAB 2  SUBJEK DAN SASARAN EVALUASI <ul><li>1. SUBJEK DAN SASARAN </li></ul><ul><li>Yang dimaksud dengan subjek evaluasi ad...
Komentar bab 2 <ul><ul><ul><ul><ul><li>Subjek  evaluasi kaitannya dengan lingkungan </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul>...
BAB 3  PRINSIF,ALAT EVALUASI ,  DAN TAKSONOMI <ul><li>1.PRINSIP EVALUASI </li></ul><ul><li>Ada 1 yaitu:trigulasi/hubungan ...
Komentar bab3 <ul><li>Alat evaluasi bisa dengan teknik notes dan teknik tes,teknik notes biasany a dalam bentuk wawancara ...
BAB 4  MASALAH TES <ul><li>1.PENGERTIAN TES </li></ul><ul><li>Tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk menget...
Komentar bab 4 <ul><ul><ul><li>Dengan diadakannya tes maka guru dapat mengetahui nilai dari pada siswa. untuk itu pelaksan...
BAB 5  VALIDITAS <ul><li>1.PENGERTIAN VALIDITAS </li></ul><ul><li>Dikatakan valid yaitu sesuatu keadaan penting dalam eval...
Komentar bab 5 <ul><li>Data evaluasi yang baik adalah data evaluasi yang sesuai kenyataan,atau disebut juga dengan data va...
BAB 6  RELIABILITAS <ul><li>1.ARTI RELIABILITAS BAGI SEBUAH TES </li></ul><ul><li>Reliabilitas yaitu berhubungan dengan ke...
Komentar bab 6 <ul><li>Reliabilitas adalah ketepatan suatu tes apabila di tes kan kepada subjek yang sama.Tinggi rendahnya...
BAB 7  TUJUAN INSTRUKSIONAL DAN BERBAGAI TES <ul><li>1.TUJUAN PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Tujuan umum pendidikan  secara ...
Komentar bab 7 <ul><li>Dalam prmbaruan sistem pendidikan yang berlaku di indonesia sekarang ini,setiap guru dituntut untuk...
BAB 8  PENYUSUNAN TES <ul><li>1.FUNGSI TES </li></ul><ul><li>Ada 3 fungsi tes,yaitu:fungsi untuk kelas,bimbingan dan admin...
Komentar bab 8 <ul><li>Ada beberapa perbandingan fungsi tes </li></ul><ul><li>Fungsi untuk jelas: </li></ul><ul><li>1.Meng...
BAB 9  MENGANALISIS HASIL TES <ul><li>1.MENILAI TES </li></ul><ul><li>Ada 4 cara untuk menilai tes: </li></ul><ul><li>1.Me...
Komentar bab 9 <ul><li>Guru yang sudah banyak berpengalaman,mengajar,dan menyusun soal-soal tes,juga masih sukar mengetahu...
BAB 10  MENSEKOR DAN MENILAI <ul><li>1. Dalam hal mensekor atau menentukan angka,dapat menggunakan 3 alat bantu,yaitu: </l...
Komentar Bab 10  <ul><li>Disamping penyusunan dan pelaksanaan tes,mensekor dan menilai merupakan pekerjaan yang menuntut k...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Tugas Kurikulum Dan Pembelajaran

13,684

Published on

tugas kurikulum dan pembelajaran

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
13,684
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
214
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas Kurikulum Dan Pembelajaran

  1. 1. NAMA:LINDIANI KELAS:2.C NPM:20080211027 PRODI:EKONOMI <ul><li>JUDUL BUKU:DASAR-DASAR EVALUASI PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>PENGARANG:PROF.DR.SUHARSIMI ARIKUNTO </li></ul><ul><li>PENERBIT:PT.BUMI AKSARA </li></ul><ul><li>TAHUN TERBIT:MARET 2008 </li></ul><ul><li>JUMLAH HALAMAN:308 HALAMAN </li></ul>
  2. 2. BAB 1 PENDAHULUAN <ul><li>1.Pengertian Pengukuran,Penilaian dan Evaluasi </li></ul><ul><li>a.Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran </li></ul><ul><li>b.Menilai adalah mengambil suatu keputusan dengan ukuran baik buruk </li></ul><ul><li>c.Mengadakan evaluasi yaitu mencakup 2 hal diatas. </li></ul><ul><li>2.Penilaian Pendidikan </li></ul><ul><li>dalam hal ini brkaitan dengan input,outputtransformasi.feed back. </li></ul><ul><li>3.Mengapa Menilai? </li></ul><ul><li>Ada beberapa alasan kenapa nilai diperlukan,diantaranya </li></ul><ul><li>a.Bermakna bagi siwa dan dapat meningkatkan motivasi belajarnya </li></ul><ul><li>b.Guru dapat mengetahui seberapa persen kemampuan menerima materi </li></ul><ul><li>c.Sekolah mengetahui proses kbm yang berlangsung sudah sesuai harapan. </li></ul><ul><li>4.Tujuan atau Fungsi Penilaian </li></ul><ul><li>a.Penilaian berfungsi selektif(seleksi untuk berbagai tujuan) </li></ul><ul><li>b.Penilaian berfungsi diagnostik(mengetahui kelemahan siswa dan mencari jalan keluar) </li></ul><ul><li>c.Penilaian berfungsi sebagai penempatan </li></ul><ul><li>d.Sebagai pengukur keberhasilan </li></ul><ul><li>5.Ciri-Ciri Penilaian dalam Pendidikan </li></ul><ul><li>Diantaranya:dilakukan secara tidak langsung,penggunaan ukuran kuantitatif,menggunakan satuan-satuan,bersifat relatif,terkadang adanya kesalahan penilaian. </li></ul>
  3. 3. Komentar bab 1 <ul><li>Menurut saya,nilai sangatlah penting untuk diukur dan hasilnya diketahui baik itu oleh siswa,guru/pengajar,atau sekolah itu sendiri. Terukur dan diketahuinya nilai akan bermanfaat sekali bagi proses KBM tahap berikutnya. </li></ul><ul><li>Manfaat bagi siswa Contohnya seorang siswa jika melihat nilai yang diperolehnya di semester ini kurang baik,maka berangkat dari sanalah motivasi belajar siswa mungkin akan lebih meningkat agar di semester berikutnya dia mendapatkan nilai yang lebih baik.Manfaat bagi guru yaitu,seorang guru mengetahui seberapa jauh siswa yang dia didik mampu menerima materi darinya.bagi sekolah,sekolah tersebut bisa melihat sejauh mana keberhasilannya dalam mencapai tujuan pembelajaran,apakah sesuai dengan harapan sekolah atau tidak. </li></ul>
  4. 4. BAB 2 SUBJEK DAN SASARAN EVALUASI <ul><li>1. SUBJEK DAN SASARAN </li></ul><ul><li>Yang dimaksud dengan subjek evaluasi adalah orang yang melakukan pekerjaan evaluasi evaluasi,yang disebut sebagai subjek evaluasi untuk setiap tes ditentukan oleh suatu aturan pembagian tugas,atau ketentuan yang berlaku. </li></ul><ul><li>Contoh:untuk melaksanakan evaluasi tentang prestasi belajar siswa adalah guru. </li></ul><ul><li>2. SASARAN EVALUASI </li></ul><ul><li>Sasaran penilaian yaitu meliputi: </li></ul><ul><li>a.Input:kemampuan,kepribadian,sikap-sikap,dan inteligensi. </li></ul><ul><li>b.Tansformasi:kurikulum,metode,sarana pendidikan,kualitas guru,dll. </li></ul><ul><li>c.Output:penilaian terhadap lulusan suatu sekolah cont.dengan achievement test. </li></ul>
  5. 5. Komentar bab 2 <ul><ul><ul><ul><ul><li>Subjek evaluasi kaitannya dengan lingkungan </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>sekolah yaitu adalah guru.Disini peran dan perhatian </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>guru harus benar-benar tertuju pada sasaran </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>evaluasi ,yaitu faktor-faktor yang ada di dalam diri siswa </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>contohnya potensi yang dimiliki oleh siswa.selain itu banyak </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>faktor yang harus dibenahi misalnya kualitas guru dan </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>sarana belajar atau sarana pendidikan. </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Guru yangmempunyai ilmu atau bahan ajaran yang cukupSerta memilih metode pengajaran yang tepat pada saat proses KBM,maka mungkin siswa akan lebih cepat memahamimateri yang guru tersebut sampaikan,apalagi jika didukungdengan adnya sarana pendidikan yang cukup lengap makaakan lebih sempurna lagi. </li></ul></ul></ul></ul></ul>
  6. 6. BAB 3 PRINSIF,ALAT EVALUASI , DAN TAKSONOMI <ul><li>1.PRINSIP EVALUASI </li></ul><ul><li>Ada 1 yaitu:trigulasi/hubungan antara tujuan pembelajaran,kbm,dan evaluasi. </li></ul><ul><li>2.ALAT EVALUASI(INSTRUMEN) </li></ul><ul><li>a.Teknik notes:skala bertingkat,kuisioner,wawancara,dll. </li></ul><ul><li>b.Teknik tes:tes diagnosik,tes formatif,tes sumatif,tes formatif dan sumatif, </li></ul><ul><li>perbandingan antara tes diagnosik,tes formatif,dan tes sumatif. </li></ul><ul><li>3.ARTI DAN LETAK TAKSONOMI DALAM PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Taksonomi adalah berhasilnya suatu pendidikan dalam bentuk tingkah laku </li></ul><ul><li>menurut viviane de landsheere ada tiga tujuan(termasuk taksonomi),yaitu: </li></ul><ul><li>a.Tujuan akhir atau tujuan pendidikan </li></ul><ul><li>b.Taksonomi </li></ul><ul><li>c.Tujuan yang operasional </li></ul><ul><li>4.TAKSONOMI BLOOM </li></ul><ul><li>Prinsip-prinsip dasar yang digunakan yaitu: </li></ul><ul><li>a.Prinsip metodologis </li></ul><ul><li>b.Prinsif mitodologis </li></ul><ul><li>c.Prinsip logis </li></ul><ul><li>d.Prinsip tujuan </li></ul>
  7. 7. Komentar bab3 <ul><li>Alat evaluasi bisa dengan teknik notes dan teknik tes,teknik notes biasany a dalam bentuk wawancara atau kuisioner.Sedangkan dengan teknik tes biasanya digunakan tes formatif. Tetapi diantara kedua teknik tersebut yang sering sekli dipergunakan adalah teknik notes. </li></ul><ul><li>Untuk mengetahui keberhasilan taksonomi dalam pendidikan sangatlah susah pengukuran keberhasilannya karena,tingkah laku manusia susah sekali dinilai karena sifatnya yang berubah-ubah. </li></ul>
  8. 8. BAB 4 MASALAH TES <ul><li>1.PENGERTIAN TES </li></ul><ul><li>Tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui sesuatu </li></ul><ul><li>dalam suasana dengan cara,dan peraturan yang telah ditentukan. </li></ul><ul><li>2.CIRI-CIRI TES YANG BAIK </li></ul><ul><li>a. Validitas </li></ul><ul><li>dikatakan valid yaitu jika sebuah data atau informasi sesuai dengan keadaan senyatanya </li></ul><ul><li>b. Reliabilitas(dapat dipercaya) </li></ul><ul><li>seseorang dapat dipercaya jika bicaranya tidak berubah-ubah. </li></ul><ul><li>c. Objektivitas(objektiv) </li></ul><ul><li>tidak ada unsur pribadi yang mempengaruhinya. </li></ul><ul><li>d. Praktikabilitas(practicability) </li></ul><ul><li>tes yang praktis dan mudah pengadministrasiannya </li></ul><ul><li>e. Ekonomis </li></ul><ul><li>yaitu pelaksanaan tes tersebut tidak membutuhkan ongkos atau biaya yang mahal,tenaga yang banyak,dan waktu yang lama. </li></ul>
  9. 9. Komentar bab 4 <ul><ul><ul><li>Dengan diadakannya tes maka guru dapat mengetahui nilai dari pada siswa. untuk itu pelaksanaan tes sebaiknya jangan terlalu memberatkan siswa dan guru baik itu dalam hal biaya ataupun waktu. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Yang harus lebih diperhatikan itu adalah apakah siswa mematuhi peraturan yang ada dalam ketentuan pelaksanaan tes atau tidak,supaya pelaksanaan tes tidak mengalami hambatan dan berjalan sesuai dengan Tujuan diadakannya tes itu sendiri. </li></ul></ul></ul>
  10. 10. BAB 5 VALIDITAS <ul><li>1.PENGERTIAN VALIDITAS </li></ul><ul><li>Dikatakan valid yaitu sesuatu keadaan penting dalam evaluasi,dalam hal ini </li></ul><ul><li>suatu hasil tes harus sesuai dengan keadaan yang dievaluasi. </li></ul><ul><li>2.MACAM-MACAM VALIDITAS </li></ul><ul><li>a. Validitas logis,yaitu sebuah instrumen evaluasi menunjuk pada kondisi bagi sebuah instrumen yang memenuhi persyaratan valid berdasarkan hasil penalaran. </li></ul><ul><li>b. Validitas empiris,yaitudikatakan telah valid jika suatu instrumen telah diuji dengan pengalaman. </li></ul><ul><li>c. Validitas ada sekarang (concurrent validity) </li></ul><ul><li>d. Validitas prediksi (predictive validity) </li></ul><ul><li>3.CARA MENGETAHUI VALIDITAS ALAT UKUR </li></ul><ul><li>Cara mengetahui kesejajaran atau validitas digunakan teknikkorelasi product moment yang dikemukakan oleh pearson. </li></ul><ul><li>4.TES STANDAR SEBAGAI KRITERIUM DALAM MENENTUKAN VALIDITAS </li></ul><ul><li>Tes standar adalah tes yang telah dicobakan berkali-kali sehingga dapat dijamin kebaikannya. </li></ul><ul><li>5.VALIDITAS FAKTOR </li></ul><ul><li>Adalah faktor-faktor atau bagian keseluruhan materi yang terdiri dari pokok-pokok bahasan . </li></ul>
  11. 11. Komentar bab 5 <ul><li>Data evaluasi yang baik adalah data evaluasi yang sesuai kenyataan,atau disebut juga dengan data valid. </li></ul><ul><li>Validitas sebuah tes dapat diketahui dari hasil pemikiran dan hasil </li></ul><ul><li>pengalaman.hal yang pertama akan diperoleh validitas logis,dan hal yang </li></ul><ul><li>kedua diperoleh validitas empiris. </li></ul><ul><li>Validitas empiris biasnya didasarkan pada pengalaman sedangkan validitas logis berdasarkan pengalaman. </li></ul>
  12. 12. BAB 6 RELIABILITAS <ul><li>1.ARTI RELIABILITAS BAGI SEBUAH TES </li></ul><ul><li>Reliabilitas yaitu berhubungan dengan kepercayaan.suatu tes yang dapat dikatakan mempunyai taraf kepercayaan yang tinggi jika tes tersebut dapat memberikan hasil yang tetap.Beberapa hal yang mempengaruhi hasil tes: </li></ul><ul><li>a .Hal yang berhubungan dengan tes itu sendiri,yaitu panjang tes dan kualitas butir-butir soalnya. </li></ul><ul><li>b .Hal yang berhubungan dengan tercoba (testee) </li></ul><ul><li>c. Hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan tes. </li></ul><ul><li>2.CARA-CARA MENCARI BESARNYA RELIABILITAS </li></ul><ul><li>a .Metode bentuk pararel (equivalent) </li></ul><ul><li>b.Metode tes ulang (test-retest method) </li></ul><ul><li>c.Metode belah dua (split-halfmethod) </li></ul>
  13. 13. Komentar bab 6 <ul><li>Reliabilitas adalah ketepatan suatu tes apabila di tes kan kepada subjek yang sama.Tinggi rendahnya validitas maka menunjukan tinggi rendahnya reliabilitas.Dengan demikian,maka semakin panjang tes maka reliabilitasnya semakin tinggi. </li></ul><ul><li>Dalam menghitung reliabilitas berhubung dengan penambahan banyaknya butir soal dalam tes ini ada dua buah jenis tes yaitu:spearman dan brown sehingga terkenal dengan rumus spearman browen. </li></ul>
  14. 14. BAB 7 TUJUAN INSTRUKSIONAL DAN BERBAGAI TES <ul><li>1.TUJUAN PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Tujuan umum pendidikan secara eksplisit tertera dalam GBHN. </li></ul><ul><li>2.TUJUAN INSTRUKSIONAL </li></ul><ul><li>Yaitu,tujuan yang menggambarkan pengetahuan ,kemampuan,keterampilan,dan sikap yang harus dimiliki oleh seorang siswa dari hasil pengajaran yang dinyatakan dalam bentuk tingkah laku(behavior). </li></ul><ul><li>Terbagi ke dalam 2: </li></ul><ul><li>a.Tujuan instruksional umum (tiu) </li></ul><ul><li>b.Tujuan instruksional khusus (tik) </li></ul><ul><li>3.LANGKAH-LANGKAH MERUMUSKAN TUJUAN INSTRUKSIONAL </li></ul><ul><li>a.Membuat sejumlah tiu:memahami teori evaluasi,mengetahui perbedaan nilai dan sekor. </li></ul><ul><li>b.Dari masing-masing tiudijabarkan menjadi sejumlah tik yang rumusaannya jelas. </li></ul><ul><li>tingkahg laku akhir adalah tingkah laku yang diharapkan setelah seseorang mengalami proses belajar. </li></ul><ul><li>4.TES STANDAR DAN TES BUATAN GURU </li></ul><ul><li>Tes standar ada 2 macam:tes bakat,tes prestasi. </li></ul><ul><li>5.PERBANDINGAN ANTARA TES STANDAR DAN TES BUATAN GURU </li></ul><ul><li>Tes standar:mencakup aspek yang luas dan hanya sedikit butir tes untuk setiap keterampilan.,didasarkan atas bahan dan tujuan umum sekolah. </li></ul><ul><li>Tes buatan:didasarkan atas tujuan khusus,hanya mencakup pengetahuan atau keterampilan yang sempit. </li></ul>
  15. 15. Komentar bab 7 <ul><li>Dalam prmbaruan sistem pendidikan yang berlaku di indonesia sekarang ini,setiap guru dituntut untuk menyadari tujuan dari kegiatannya mengajar dengan titik tolak keabutuhan siswa. Oleh karena itu dalam merancang sistem belajar yang akan dilakukannya,langkah yang pertama yang harus dilakukan adalah membuat tujuan instruksional. </li></ul><ul><li>Hal ini sangat bermanfaat karena: </li></ul><ul><li>1.guru bisa memilih metode mengajar dalam mengajar siswanya </li></ul><ul><li>2.siswa mengetahui arag mana belajarnya </li></ul><ul><li>3.setiap guru mengetahui batasan-batasan tugas dan wewenangnya,dll. </li></ul><ul><li>Tes tandar bukanlah hal yang istimewa dalam tes prestasi belajar.Tes ini disusun dalam tipe-tipe soal yang sama dan meliputi bahan atau pengetahuan yang sama banyak dengan bahan atau pengetahuan yang dicakup oleh tes buatan guru. </li></ul>
  16. 16. BAB 8 PENYUSUNAN TES <ul><li>1.FUNGSI TES </li></ul><ul><li>Ada 3 fungsi tes,yaitu:fungsi untuk kelas,bimbingan dan administrasi </li></ul><ul><li>2.LANGKAH-LANGKAH DALAM PENYUSUNAN TES </li></ul><ul><li>a.Menentukan tujuan tes </li></ul><ul><li>b.Mengadakan pembatasan bahan tes </li></ul><ul><li>c.Merumuskan tujuan khusus </li></ul><ul><li>d.Menderetkan semua tik </li></ul><ul><li>3.KOMPONEN-KOMPONEN TES </li></ul><ul><li>Komponen/kelengkapan sebuah tes yaitu:buku tes,lembar jawaban tes,kunci jawaban tes,pedoman nilai. </li></ul><ul><li>4.BENTUK-BENTUK TES </li></ul><ul><li>a.Tes subjektif:mudah disiapkan dan disusun </li></ul><ul><li>b.Tes objektif.pemeriksaannya dapat diserahkan ke orang lain. </li></ul><ul><li>5.PENGUKURAN RANAH AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR </li></ul><ul><li>Mengukur ranah afektif tidaklah mudah karena tidak dapat dilakukan setiap saat karena perubahan tingkah laku siswa tidak dapat berubah sewaktu-waktu. </li></ul><ul><li>Pengukuran ranah psikomotorik dilakukan terhadap hasil-hasil belajar yang berupa penampilan. </li></ul>
  17. 17. Komentar bab 8 <ul><li>Ada beberapa perbandingan fungsi tes </li></ul><ul><li>Fungsi untuk jelas: </li></ul><ul><li>1.Mengadakan diagnosis terhadap kesulitan belajar siswa </li></ul><ul><li>2.Mengevaluasi celah antara bakat dengan pencapaian </li></ul><ul><li>3.Menaikan tingkat prestasi. </li></ul><ul><li>Fungsi untuk bimbingan: </li></ul><ul><li>1.Menentukan siswa dalam menentukan pilihan </li></ul><ul><li>2.Membantu siswa dalam mencapai tujuan </li></ul><ul><li>Fungsi untuk administrasi: </li></ul><ul><li>1.Memberi petunjuk dalam mengelompokan siswa </li></ul><ul><li>2.Membantu siswa dalam memilih kelompok </li></ul>
  18. 18. BAB 9 MENGANALISIS HASIL TES <ul><li>1.MENILAI TES </li></ul><ul><li>Ada 4 cara untuk menilai tes: </li></ul><ul><li>1.Meneliti secara jujur soal-soal yang sudah disusun </li></ul><ul><li>2.Mengadakan analisis soa </li></ul><ul><li>3.Mengadakan checking validitas </li></ul><ul><li>2.ANALISIS BUTIR SOAL (ITEM ANALYSIS) </li></ul><ul><li>A.Taraf kesukaran </li></ul><ul><li>Soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah,atau tidak terlalu sukar. </li></ul><ul><li>B.Daya pembeda </li></ul><ul><li>Daya pembeda soal adalah kemampuan sesuatu soal untuk membedakan antara siswa yang pandai dengan siswa yang bodoh. </li></ul><ul><li>C..Pola jawaban soal </li></ul><ul><li>Yang dimaksud dengan pola jawaban disini adalah distribusi testee dalam hal menentukan pilihan jawaban pada soal bentuk pilihan ganda. </li></ul><ul><li>Dengan melihat pola jawaban soal,maka dapat diketahui: </li></ul><ul><li>a.Taraf kesukaran soal </li></ul><ul><li>b.Daya pembeda soal </li></ul><ul><li>c.Baik dan tidaknya distraktor . </li></ul>
  19. 19. Komentar bab 9 <ul><li>Guru yang sudah banyak berpengalaman,mengajar,dan menyusun soal-soal tes,juga masih sukar mengetahui bahwa tes nya belum sempurna. Oleh karena itu,cara yang paling baik adalah secara jujur melihat hasil yang diperoleh oleh siswa. </li></ul><ul><li>Apabila hampir seluruh siswa memperoleh nilai jelek,maka soal yang kita buat mangkin terlalu sukar.Dan jika sebaliknya maka kita membuat soal terlalu mudah.jadi sebagai seorang guru kita sebaiknya mempertimbangkan soal-soal yang akan kita berikan sebelum memberikan tes. </li></ul>
  20. 20. BAB 10 MENSEKOR DAN MENILAI <ul><li>1. Dalam hal mensekor atau menentukan angka,dapat menggunakan 3 alat bantu,yaitu: </li></ul><ul><li>1.pembantu menentukan jawaban yang benar, disebut kunci jawaban. </li></ul><ul><li>2.Pembantu menyeleksi jawaban yang benr dan yang salah di sebut kunci skoring. </li></ul><ul><li>3.Pembantu menentuka angka, disebut pedoman penilaian. </li></ul><ul><li>2. Perbedaan antara ckor dan nilai: </li></ul><ul><li>Skor adalah hasil pekerjaan mensekor yang diperoleh dengan menjumlahkan angka angka bagi setipm soal tes yang di jawab betul oleh siswa. </li></ul><ul><li>Nilai adalah angka ubahan dari skor dengan menggunakan acuan tertentu , yakni acuan normal atau acuan standar . </li></ul>
  21. 21. Komentar Bab 10 <ul><li>Disamping penyusunan dan pelaksanaan tes,mensekor dan menilai merupakan pekerjaan yang menuntut ketekunan yang luar biasa dari penilai,ditambah dengan kebijaksanaan-kebijaksanaan tertentu. </li></ul><ul><li>pengubahan skor enjadi nilai dapat dilakukun untuk skr tunggal misalnya sesudah mempeoleh skorharian ulangan harian atau untuk skor gabungan dari beberapa ulangan dalam memperoleh nilai akhir untuk rapor. </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×