Gizi tenaga kerja

6,494 views
6,022 views

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
6,494
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
219
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Gizi tenaga kerja

  1. 1. TENAGA KERJA DEVILLYA PUSPITA DEWI, S.Gz, MPH
  2. 2. Tenaga Kerja • Tenaga kerja : pelaksana pemb. Utk mencapai kesejahteraan umum dan kualitas hidup yg semakin meningkat • Perlu upaya perbaikan gizi dan kesehatan tenaga kerja utk meningkatkan produktifitas kerja
  3. 3. Gizi Kerja • Zat-zat gizi yg diperlukan oleh tenaga kerja utk memenuhi kebutuhan sesuai dgn jenis pekerjaan • Gizi kerja merupakan bagian dari kesehatan kerja adl zat2 gizi yg diperlukan oleh pekerja utk meningkatkan produktivitas kerja • Gizi baik meningkatkan kapasitas kerja&ketahanan fisik pekerja shg produktivitas meningkat
  4. 4. Makanan tenaga kerja Mengandung semua zat gizi dgn jml sesuai kebutuhan, kualitas, dan kuantitas makanan serta pola makan tenaga kerja yg akan memp. Keadaan gizi,ketahanan fisik dan produktifitas
  5. 5. Akibat Kurang Gizi pd Pekerja • • • • Kesehatan pekerja menurun Mudah terserang penyakit Kurang motivasi /bersemangat Reaksi lamban/apatis - prestasi menurun &produktivitas kerja berkurang - peranan gizi utk perkembangan bobot fisik,mental dan intelektual
  6. 6. Faktor yg mempengaruhi prestasi kerja 1. Keterampilan 2. Keserasian (dgn lingk, teman kerja, jenis pekerjaan, alat yg digunakan utk bekerja) 3. Gizi baik 4. Jenis kelamin 5. Ukuran tubuh 6. Usia 7. Beban kerja yg dipakai 8. Lingkungan kerja
  7. 7. Mengapa gizi kerja penting ? 1. Kualitas fisik manusia 2. Rata –rata bekerja adl 8-10jam/hari atau 40 jam/mgg, stelah 3-4jam bekerja, daya kerja menurun shg perlu makanan tambahan 3. Pentingnya sarapan pagi bagi pekerja 4. Akibat kerja tbh mjd lelah shg perlu istirahat dan masukan energi
  8. 8. Klasifikasi tenaga kerja berdasarkan jenis kegiatan 1. Ringan - penggunaan energi 3 - 5 kal/menit - melakukan pekerjaan sambil duduk 2. Sedang - penggunaan energi 5 - 7 kal/menit - pekerjaan rutin sambil berdiri dan kadang2 berjalan 3. Berat - penggunaan energi > 7 kal/menit - pekerjaan rutin mengangkat dan membawa beban (25 kg)
  9. 9. Kebutuhan Energi Dewasa • Basal Energy Expenditure energi utk fungsi fisiologis tubuh, diukur dgn kalorimeter direk (diukur menjelang pagi dlm keadaan tidur) • Aktifitas ringan, sedang, berat • Spesific Dynamic Action energi utk proses pencernaan makanan • Status gizi
  10. 10. Kebutuhan dan Peranan Karbohidrat • KH sbg penghasil kalori, dmn kalori sgt berperan krn pekerja lbh byk menggunakan energi utk otot saat beraktivitas • Kalori memp kemampuan bekerja • Bila kalori kurang maka waktu yg dibutuhkan pekerja utk menyelesaikan pekerjaan bertambah byk, menyebabkan produktifitas menurun • Kalori kurang menyebabkan pekerja tdk kreatif, cpt lelah dan sukar konsentrasi
  11. 11. • Kebutuhan KH 60-70% total energi • Selama bekerja dibutuhkan 30-35% dari total kalori • Sarapan pagi : memelihara ketahanan fisik, mempertahankan daya tahan saat bekerja&produktivitas kerja • Pemulihan cadangan energi dari KH saat bekerja : upaya yg baik
  12. 12. Kebutuhan dan Peranan Protein • Protein diperlukan utk pemeliharaan fungsi tubuh disamping sbg sumber energi • Guna protein : meningkatkan daya tahan tbh, meningkatkan daya kreatifitas dan daya kerja serta meningkatkan kekebalan tubuh • Kebutuhan protein : 10-20% total kalori
  13. 13. • Selama bekerja dibutuhkan 30-35% dari total protein. • Kebutuhan protein disesuaikan dgn jenis pekerjaan, bila diperlukan diberikan ekstra protein • Tdk diperlukan tambahan putih telur utk kegiatan otot yg lbh besar asalkan dpt dipenuhi dr kebutuhan sehari-hari
  14. 14. Kebutuhan dan Peranan Lemak • Fungsi lemak dlm makanan : memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah terutama pd makanan yg digoreng & sumber energi yg tinggi • Fungsi lain sbg cadangan energi dlm btk jaringan lemak yg ditimbun, pembentuk susunan tbh, pelindung kehilangan panas tbh, pengatur suhu tbh • Lemak yg kurang akan menyebabkan penurunan BB • Kebutuhan lemak pekerja 15-20% • Selama bekerja dibutuhkan 30-35%dari total lemak
  15. 15. Peranan Vitamin Vitamin diperlukan dlm proses metabolisme tbh utk menghasilkan energi dan pertumbuhan jaringan • Vit B : bhubungan erat dgn fungsi enzim, mrpkn katalisator organik yg menjalankan&mengatur reaksi biokimia dlm tubuh • Vit B1 : metab. CHO&fungsi susunan saraf • Vit B2 : metab CHO, penglihatan, kulit • Vit B6 : metab. Protein, fungsi syaraf, SDM • Vit B12 : pembentukan SDM
  16. 16. Peranan Vitamin • Niasin : metab. CHO&lemak • As. Folat : pbtkn SDM • Vit C : metab.&pertahanan dari infeksi, kulit • Vit A : proses penglihatan, jar.ikat&kulit Kekurangan vit.akan memp. kualitas kerja
  17. 17. Peranan Mineral • Kebutuhan sgt sedikit. Mineral yg ptg dlm meningkatkan prestasi kerja adl Fe, as folat, dan Vit B1. kekurangan mineral tsb menyebabkan pekerja cpt lelah dan tdk mampu bekerja • Mineral yg ptg pd pekerja : zat besi (Fe) • Fungsi Fe adl utk membtk Hb (mengangkut O2 yg sgt diperlukan pd proses metab. di dlm sel pbtkn energi) • Kekurangan Fe akan mengakibatkan anemia shg mengakibatkan mudah lesu, lelah, tdk bertenaga (menurunkan produktivitas kerja)
  18. 18. Kebutuhan dan Peranan Cairan • Tubuh manusia mengandung 60-70% air dari seluruh BB, bila tubuh kehilangan 20% air saja dapat mengakibatkan kematian (FAO, 1997) • Tubuh org dewasa membutuhkan paling sedikit 8 gelas air setiap hari. Air berperan ptg dlm metabolisme sel • Air bersih dan aman adl air bersih yg jernih, tdk mengandung kuman penyakit dan bahan beracun, tdk berasa, tdk bwarna, & tdk berbau dan sebelum diminum hrs dimasak sampai mendidih (Depkes, 1996) • Air&natrium diperlukan sbg pengganti cairan yg hilang terutama bagi pekerja yg bekerja di tempat yg bersuhu tinggi/pekerja berat • Kebutuhan cairan 2-3 liter
  19. 19. Kebutuhan dan Peranan cairan • Asupan cairan minuman 1400 ml, dari makanan 700 ml, oksidasi makanan 200 ml (total 2300ml) • Pengeluaran cairan BAK 1400ml, BAB 100ml, persipirasi kulit 100ml, kehilangan yg tdk kelihatan, kulit, &saluran nafas 700 ml(total 2300 ml) • Kehilangan cairan tubuh 4 - 5% akan menurunkan kapasitas kerja 20 - 30% • Kehilangan cairan tubuh 10% akan menganggu sirkulasi
  20. 20. Serat Makanan • Dari CHO yg tdk dpt dicerna • Penting utk fungsi normal sal. cerna
  21. 21. Kecukupan Energi dgn Protein menurut Jenis pekerjaan (AKG) Laki-laki Jenis pekerjaan Perempuan Energi (kal) Protein (gr) Energi (kal) Protein (gr) Ringan 2800 55 2050 48 Sedang 3000 55 2250 48 berat 3600 55 2600 48
  22. 22. Kebutuhan energi (Stump, 1992) Berat badan Aktivitas ringan Aktivitas sedang Aktivitas berat BB lebih 20 – 25 kkal/kg BB 30 kkal/kg BB 35 kkal/kg BB BB normal 30 kkal/kg BB 35 kkal/kg BB 40 kkal/kg BB BB kurang 30 kkal/kg BB 40 kkal/kg BB 40 – 45 kkal/kg BB
  23. 23. Pekerjaan fisik&energi yg digunakan (Katch et al, 1988) Katagori pekerjaan Pria (kkal/menit) Wanita (kkal/wanita) Ringan 2.0 – 4.9 1.5 – 3.4 Sedang 5.0 – 7.4 3.5 – 5.4 Berat 7.5 – 9.9 5.5 – 7.4 Sangat berat 10.0 – 12.4 7.5 – 9.4 Berat sekali >=12.5 >=9.5
  24. 24. Aktifitas Fisik (Mahan&Krause, 1992) • Pasien bed rest total kenaikan BMR naik 5 – 10% • Pasien yg boleh jalan2 BMR naik 20% • Aktifitas ringan sekali (banyak duduk) BMR naik 30% • Aktifitas sedang (tukang cat, tk kayu) BMR naik 75% • Aktifitas berat (olahragawan, petani, perenang) BMR naik 100%
  25. 25. Pedoman Makanan • Penjabaran menu berdasarkan PUGS • Makanlah aneka ragam makanan • Makanlah mkn utk memenuhi kecukupan energi • Makanlah makanan sumber zat besi • Biasakan makan pagi • Minumlah air bersih, aman yg cukup jumlahnya • Makanlah makanan yg aman bagi kesehatan
  26. 26. Anemia pada pekerja • Penelitian thd pekerja, pabrik, perkebunan&perusahaan – Anemia gizi pd pria : 30-40% – Anemia gizi pd wanita : 30-70% • Anemia gizi memp. Konsentrasi bekerja shg menganggu/menurunkan produktifitas kerja • Zat besi : pembentukan SDM&ptg utk menjaga kerja sel tubuh sebagaimana mestinya (FAO, 1997)
  27. 27. Anemia pada pekerja • Mkn sumber zat besi : terpenuhinya kecukupan vit.B krn mkn sumber zat besi biasanya juga merupakan sumber vitamin B (Depkes, 1995) • Gejala umum anemia : lemah, letih, lesu, mudah lelah yg dpt mengganggu produktifitas kerja&konsentrasi belajar • Anemia gizi besi : wanita hamil, menyusui, WUS, anak sekolah, remaja, pekerja penghasilan rendah, balita, manula
  28. 28. Sarapan pagi • Makan pagi ptg bagi tubuh (krn selama 12-13 jam mkn sdh diubah&diedarkan ke seluruh tubuh) • Tdk makan pagi akan mengakibatkan menurunnya kadar gula dlm darah shg tubuh mengambil cadangan HA&lemaklah yg diambil shg tubuh tdk dpt melakukan pekerjaan dgn baik • Makan pagi sebaiknya tdr dari mkn sumber zat tenaga, zat pengatur, dan zat pembangun
  29. 29. Sarapan pagi hubungannya dgn produktifitas • Makan pagi teratur dlm jumlah yg cukup amat ptg untuk memelihara ketahanan fisik, daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi belajar dan meningkatkan produktifitas kerja (Depkes, 1995) • Agar produktif maka pekerja harus : - sarapan pagi - 3-4 jam stlah bekerja : istirahat - 3-4 jam stlah bekerja : makan mkn bergizi - makanan sehari-hari memenuhi kecukupan tubuh
  30. 30. Faktor-faktor lingkungan kerja 1. Tekanan panas - lingk kerja panas&kerja berat >=2.8 liter air minum (kerja ringan 1.9 liter) - hindarkan minuman beralkohol 2. Pengaruh kronis bahan kimia - mengganggu proses metabolisme - gangguan nafsu makan - gangguan sal pencernaan - keracunan 3. Parasit dan mikroorganisme - gangguan kronis sal pencernaan - kurang darah (anemia) 4. Faktor2 psikologis 5. Kesejahteraan tinggi
  31. 31. Masalah dalam penerapan gizi kerja • Kebijakan manajemen • Pengetahuan pengelola makan di perusahaan ttg gizi kerja dan higiene sanitasi makanan • Partisipasi tenaga kerja dan pengawasan
  32. 32. Hal penting yg berhubungan dgn gizi kerja 1. 2. 3. 4. 5. Pemberian kesempatan utk makan pd saat istirahat Makan pagi memp. Pengaruh ptg dlm meningkatkan produktivitas Mknan yg diberikan dlm pekerjaan bsifat enteng dan menambah kalori yg diperlukan sbg makanan tambahan/selingan Jika kecukupan gizi terpenuhi maka tdk perlu lagi tambahan frekuensi makan di pekerjaan kecuali saat istirahat Adanya ruang makan&kantin pekerja makan sesuai prinsip peningkatan gizi utk kesehatan&produktifitas kerja
  33. 33. Gizi kerja di perusahaan dpt ditingkatkan dengan : 1. Pendidikan gizi 2. Pengadaan uang makan dan kantin 3. Penilaian dgn perbaikan serta pemberian paket preparat gizi bagi pekerja atau keluarga yaitu pemberian kapsul VIt A dosis tinggi, pemberian oralit, pemberian tablet Fe, pemberian obat cacing
  34. 34. Petunjuk makanan pekerja sehari Wanita Pria Nasi 5 gelas 5 gelas Telur 1 butir 1 butir Daging 2 potong 2 potong Tempe 2 potong 3 potong Sayuran 2 mangkuk 2 mangkuk Kacang hijau 1 gelas 1 gelas Buah-buahan 2 potong 2 potong Gula 4 sdm 5 sdm Minyak 3sdm 3sdm Susu 0.5 gelas 1 gelas
  35. 35. Proporsi penggunaan energi (kalori) Waktu makan (%) Ringan Sedang Berat Pagi 20 410 560 450 600 520 720 Selingan 10 205 280 225 300 260 360 Siang 717.5 980 787.5 1050 910 1260 Selingan 10 205 280 225 300 260 360 Malam 25 512.5 700 562.5 750 650 900 jumlah 100 2050 2800 2250 3000 2600 3600 Wanita Laki2 Wanita Laki2 Wanita Laki2 35
  36. 36. Terima kasih ….semoga bermanfaat ada pertanyaan?????

×