Your SlideShare is downloading. ×
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

PERANAN HAK ATAS MEREK (HAKI)

912

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
912
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PERANAN HAK ATAS MEREK Muhammad Harry Supriyadi ( 1710022 ) Utami Puji A. ( 1710013 ) Desti Mutia D.P ( 1710014 ) SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INDUSTRI KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA
  • 2. “ Peranan Hak atas Merek dalam Menumbuhkan Kreatifitas Wirausaha Muda dalam Berusaha “
  • 3. Latar Belakang Meski telah banyak bukti yang menunjukkan tentang keampuhan merek dalam mengembangkan suatu bisnis, namun banyak pengusaha UKM yang memilih untuk mengacuhkan manfaat dari pembangunan merek ini. Harga bagi para pemilik bisnis kecil, merupakan senjata utama untuk mengalahkan pesaing mereka. Dengan memberikan harga yang murah memang akan memancing para konsumen untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan, namun nilai loyalitas terhadap produk atau jasa yang dijual itu sangat lemah.
  • 4. Latar Belakang Perusahaan yang hanya menjual produk dengan harga murah tanpa memperhatikan kualitas, tidak akan punya konsumen yang loyal. Mereka membeli harga tapi tidak menghargai merek. Cara terbaik bagi UKM untuk bersaing dalam area bisnis yang ketat adalah dengan menciptakan suatu inovasi-inovasi baru untuk memunculkan suatu produk baru yang belum dimiliki oleh perusahaan mana pun. Lalu carilah kelebihan dari produk yang telah dibuat kemudian tanamkan kelebihan itu kedalam benak konsumen. Selain itu perusahaan kecil atau menengah juga harus memiliki merek tersendiri. Dengan begini maka perusahaan kecil maupun menengah dapat bersaing dengan perusahaan besar.
  • 5. Pengertian Merek • Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angkaangka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. (Menurut UU No. 15 Tahun 2001). • David A. Aaker – penulis buku Managing Brand Equity: Capitalizing on The Value of Brand Name – menyeut merek sebagai nama dan atau nama simbol yang berisifat membedakan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari seorang penjual atau kelompok penjual tertentu, serta membedakan dari barang atau jasa yang dihasilkan oleh para pesaing.
  • 6. Manfaat Merek Bagi Perusahaan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Merek memberikan identitas Membedakan dengan pesaing Meningkatkan penjualan Membangun loyalitas Membuat pelanggan tidak sensitif harga Komunikasi pemasaran jadi lancar
  • 7. Jangka Waktu Perlindungan Hukum Terhadap Merek Yang Terdaftar Untuk jangka waktu perlindungan merek itu sendiri 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan dan dapat diperpanjang untuk setiap 10 tahun. Perpanjangan merek dapat diajukan sejak 1 tahun sebelum berakhirnya pendaftaran sampai dengan berakhirnya tanggal perlindungan.
  • 8. Proses Pendaftaran Merek • • • • • • • Permohonan untuk pendaftaran merk dagang harus diterima oleh Kantor Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Permohonan untuk pendaftaran merk dagang harus diterima oleh Kantor Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Permohonan harus mencantumkan etiket merek. termasuk semua jenis warna, bentuk atau bentuk 3 dimensi. Apabila etiket merek menggunakan bahasa asing atau menggunakan huruf/angka yang tidak lazim digunakan dalam bahasa indonesia, harus disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia Permohonan juga harus disertai dengan daftar barang atau jasa yang akan diberi tanda/merek tersebut. Tanda tersebut harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar dapat dilindungi sebagai suatu merek dagang atau tipe merek lain Merek dagang harus memiliki daya pembeda, sehingga pelanggan dapat membedakan, mengidentifikasi suatu produk tertentu terhadap produk yang lain. Merek dagang tidak boleh membingungkan pelanggan atau melanggar norma kesopanan atau moralitas Selain itu, permohonan merek juga harus mencantumkan surat pernyataan bahwa merek yang akan di daftarkan adalah miliknya, juga surat kuasa apabila permintaan pendaftaran merek diajukan melalui kuasa, serta membayar seluruh biaya Permohonan pendaftaran merek dapat juga dilakukan dengan hak prioritas. Permohonan dengan hak prioritas ini harus diajukan dalam waktu selambat-lambatnya 6 bulan sejak tanggal penerimaan permohonan pendaftaran merek pertama kali di negara asal, yang merupakan anggota konvensi internasional perlindungan merek.
  • 9. Unsur dalam Pembuatan Merek 1. 2. 3. 4. Dalam proses pembuatan merek, merek harus terdiri 4 unsur berikut ini, yaitu: Kreatifitas Sendiri Mudah diingat Menarik Sederhana
  • 10. Unsur lain dalam pembuatan merek      Orisinil Mudah diingat Nama merek berhubungan dengan produk yang akan ditawarkan Konsultasikan dengan para “senior” Daftarkan brand di Ditjen HKI
  • 11. Peranan merek dalam membangun kreatifitas Konsep kreativitas suatu merek telah memberikan banyak perhatian dalam literatur pemasaran dan perilaku konsumen. Hal ini memberikan dampak yang signifikan bagi profitabilitas perusahaan. Pelanggan yang loyal terhadap merek tertentu kemungkinan akan menunjukkan sikap dan perilaku positif, seperti pembelian ulang merek yang sama dan rekomendasi positif yang dapat mempengaruhi pelanggan.
  • 12. Contoh Pembahasan “Peranan HAKI ( hak atas merk ) dalam menjaga dan meningkatkan kreatifitas usaha Burger Klenger”
  • 13. KLENGER BURGER • • • • • Klenger Burger sebagai produk dan merek, dipersonifikasikan sebagai sosok yang ingin bersosialisasi denga banyak orang Untuk memagari diri dari pihak-pihak yag mungkin memperdagangkan dan atau mengatasnamakan merek Klenger Burger serta melanggar ketentuan UU tentang merek, maka mulai awal November 2008, sertifikat merek Klenger Burger dari Direktorat Jendral Hak Kekayaan Itelektual Republik Indonesia atas nama dan pemilik Ibu VELLY KRISTANTI , telah resmi diterbitkan. Hal tersebut sesuai degan Undang-undang MEREK no. 15 tahun 2001 Merek Direktorat jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia segala hal pelanggaran akan dikenaka sanksi pidana. untuk mengantisipasi kasus-kasus menyangkut persoalan hukum, maka manajemen Klenger Burger telah menunjuk kantor hukum Farhat Abbas dan Elsya Syarief sebagai kuasa hukum dalam hal perlindungan Merek Klenger Burger. Sebagai konsekuensi dari upaya tersebut, maka per bulan Oktober 2008 tidak ada satu pihak manapun yang telah diberikan wewenang atas merek Klenger Burger Peranan Hak atas merek tersebut bagi manajemen klenger Burger jelas memberikan perlindungan terhadap merek mereka untuk lebih meningkatkan kreatifitas dan menjaga kualitas produknya, karena merek adalah payung yang mempresentasikan produk atau layanan. manajemen Kleger Burger melakukan perlindungan Hak atas Merek nya untuk kemudian menjaga apa yang telah ada, dan terus mengembangkan apa yang belum tersedia kedepannya.
  • 14. Sejarah Klenger Burger Menjamurnya kedai-kedai luar negeri dan maraknya pengunjung di setiap outlet tersebut, membuat Velly Kristanti (34) melihat peluang sukses di bisnis ini. Diawali dengan promosi melalui internet dan website, alumnus Sastra Belanda Universitas Indonesia ini berhasil membuka 54 kedai burger dengan merek Klenger Burger™ (KB) melalui sistem waralaba. . Velly Kristanti ingin membuktikan bahwa anak negeri juga mampu kreatif menciptakan penganan yang tidak kalah dengan buatan luar negeri. Ia pun menggambarkan burgernya sebagai western made eastern. Nama Klenger sengaja ia gunakan untuk mencerminkan rasa burgernya yang sangat lokal. Meskipun burger yang dijajakan tetap berpenampilan burger asal Amerika, namun rasanya ia sesuaikan dengan lidah Indonesia. Outlet pertama Klenger Burger™ di buka di Pekayon, Bekasi Selatan pada Februari 2006. Klenger Burger™ menawarkan burger siap makan yang terbuat dari 100% daging sapi pilihan yang sehat dan segar, bumbu asli dan sayuran. Sementara itu dalam perkembangan selanjutnya, merek Klenger Burger™ dirasakan masih harus diperkuat, karena sebagai muslim, yang memang mengincar pasar muslim Indonesia, mereka harus memastikan bahwa grill’d burger yang dimakan harus 100% halal. Setelah proses yang panjang dari MUI, DEPAG dan DEPKES, akhirnya Klenger Burger™ mendapatkan sertifikat halal pada September 2006 dengan nomor 013/TPH-KOTA/IX/2006.
  • 15. VISI & MISI Visi Wadah karya cipta anak negeri yang solid, terkemuka, modern dan mendunia. “ Brand F&B Terkemuka, Solid dan Modern Misi Menciptakan brand dan produk yang inovatif, acceptable, berkembang serta bermanfaat bagi seluruh stakeholder. “ Memberikan Standar Kualitas, Pelayanan, Kebersihan bagi Pelanggan, dan Profit Yang Optimal Bagi Seluruh Stakeholder “ Tagline “ Gak Burger Kalo Gak Klenger “
  • 16. • • • • • • • Warna utama adalah orange yang melambangkan kesegaran ( fresh) anak muda yang kreatif. Ketika melihat tanda ini (logo) artinya Klenger Burger™ always on Grilled to give you the best taste ever. So, NO GRILLED, NO WAY. KLENGER BURGER™ is a GRILLBURGER. K : Kreatif (kemauan, komitmen, keberanian) L : Lakukan (just do it) E : Effective/Effisien (planning, organizing, controlling) N : Never give up (pantang menyerah) G : Gigih (ulet, terus berusaha,sabar, dinamis, adaptif) E : Empati (social responsibility) R : Religius (ikhlas dan bersyukur pada yang Maha Kuasa)
  • 17. PRODUK Nama Klenger sengaja digunakan untuk mencerminkan rasa burgernya yang sangat local. Meskipun burger yang dijajakan tetap berpenampilan burger asal Amerika, namun rasanya ia sesuaikan dengan lidah Indonesia. Membuat burger yang inovatif dan mix and match antara selera local dan modern merupakan salah satu keunggulan yag ditawarkan KB, “ selain burger aku juga punya Pizza Kriuk, yaitu pizza yang dipadupadankan dengan makanan local, contohnya pizza topping sate,” terang velly. Selain pizza, KB juga menyediakan Cassava, yaitu French Fries yang bahan dasarnya dari singkong dan juga produk yang lainnya.
  • 18. Peta Persaingan Brand Klenger Burger
  • 19. Kesimpulan Merek merupakan payung yang mempresentasikan produk atau layanan. Merek merupakan cerminan value yang diberikan perusahaan kepada pelanggan. Klenger Burger pun menginterpretasikan mereknya sebagai persepsi yang didasarkan pada sejumlah informasi dan pengalaman yang terintegrasi, membedakan suatu produk dengan yang lainnya. Merek adalah cara untuk memperkenalkan produk dan seringkali sebuah merek memiliki suatu asosiasi serta citra (image) tertentu. Hak atas Merek berperan melindungi dan memagari segala kreatifitas yang tercipta, agar pemilik merasa apa yang ia punya dan ia ciptakan bisa terjaga atas namanya, memeberikan perlindungan hukum, untuk selanjutnya dapat meningkatkan kreatifitasnya dalam berusaha berdasarkan merek yang telah diciptakan dan juga mendapatkan keuntungan ( royalty ) atas merek tersebut.
  • 20. SARAN • Sebagai pengusaha dan calon pengusaha harus menciptakan sebuah image (merek) yang benar-benar tepat dalam menginterpretasikan sbuah bisnis atau usaha. • Jadikan Hak atas merek sebagai acuan perlindungan hukum yang terdepan untuk meningkatkan kreatifitas. • Bagi pelaku usaha kecil hendaknya mulai berfikir bahwa melakukan pendaftaran Hak atas Merek merupakan sebuah keuntungan jangka panjang, bukan lagi berfikir bahwa itu adalah sebuah biaya (cost) pengeluaran dalam usaha. • Bagi pemerintah untuk terus mendukung para pelaku usaha dalam negeri baik kecil maupun besar, dan terus meyebarluaskan akan pentingngya perlindungan Hak atas Merek sebuah usaha.
  • 21. TERIMAKASIH

Ă—